Bacaterus / Film Indonesia / 10 Rekomendasi Film Indonesia Terbaik yang ada di Netflix

10 Rekomendasi Film Indonesia Terbaik yang ada di Netflix

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Menonton film di bioskop merupakan salah satu hiburan yang menyenangkan. Namun, menonton film melalui layar ponsel atau komputer juga tak kalah seru. Kamu bisa menonton berbagai film favoritmu dari rumah karena saat ini ada banyak aplikasi streaming film dengan biaya yang jauh lebih murah dibanding tiket sekali nonton di bioskop. Salah satu aplikasi tersebut adalah Netflix.

Tren menonton film melalui situs atau aplikasi streaming saat ini semakin berkembang pesat. Menonton film via aplikasi streaming dianggap lebih praktis karena kamu bisa menonton berbagai judul film hanya dengan berlangganan layanan. Dari berbagai judul film tersebut, berikut 10 film Indonesia terbaik yang bisa kamu tonton di situs Netflix untuk menemani waktu kamu di rumah.

1. Posesif

Posesif

* sumber: cinemapoetica.com

  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Roman / Drama
  • Produksi: Palari Films
  • Sutradara: Edwin
  • Pemeran: Adipati Dolken, Putri Marino

Posesif merupakan film yang berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang Festival Film Indonesia tahun 2017, masing-masing untuk Sutradara Terbaik, Aktris Terbaik, dan Aktor Pendukung Terbaik. Film ini juga merupakan debut film dari aktris Putri Marino yang kemudian melambungkan namanya di dunia perfilman.

Posesif mengangkat tema mengenai toxic relationship antara pasangan muda-mudi SMA bernama Lala dan Yudhis. Kisah cinta remaja yang awalnya terasa menyenangkan kemudian menjadi sesuatu yang buruk dan merugikan keduanya. Selain mengangkat isu toxic relationship, film ini juga mengangkat isu mengenai kekerasan keluarga yang memberi trauma pada anak.

2. Sang Penari

Sang Penari

* sumber: cinemapoetica.com

  • Tahun Rilis: 2011
  • Genre: Drama / Roman
  • Produksi: Salto Films
  • Sutradara: Ifa Isfansyah
  • Pemeran: Prisia Nasution, Oka Antara

Film Sang Penari merupakan film yang paling sukses mendapatkan sepuluh nominasi dan memenangkan empat Piala Citra pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2011. Film ini meraih penghargaan untuk Aktris Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Film Terbaik. Sang Penari merupakan film yang diadaptasi dari sebuah novel terlaris, Ronggeng Dukuh Paruk.

Kisah dalam film Sang Penari berlatar pada sekitar tahun 1953 di sebuah desa bernama Dukuh Paruk dan berfokus pada kisah cinta tragis antara Srintil dan Rasus. Srintil merupakan seorang penari ronggeng sementara Rasus adalah teman kecil Srintil yang mencintainya dan memilih menjadi tentara. Kisah mereka kemudian berujung tragis karena gejolak politik di tahun 1965.

3. Ada Apa dengan Cinta?

Ada Apa dengan Cinta

* sumber: www.imdb.com

  • Tahun Rilis: 2002
  • Genre: Roman / Drama
  • Produksi: Miles Production
  • Sutradara: Rudi Soedjarwo
  • Pemeran: Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra

Siapa yang tidak mengenal pasangan ikonik Cinta dan Rangga? Kisah mereka dalam film Ada Apa dengan Cinta? merupakan kisah cinta yang sangat populer hingga saat ini. Film ini juga disebut-sebut sebagai salah satu film yang menjadi titik balik perfilman Indonesia dan menjadi film pertama dalam sejarah sinematik Indonesia yang meraih lebih dari dua juta penonton.

Film yang meraih 12 nominasi di ajang Festival Film Indonesia dan puluhan penghargaan di ajang lainnya ini mengisahkan tentang kisah cinta remaja SMA antara Cinta dan Rangga dan juga kehidupan persahabatan semasa SMA. Cinta yang seolah telah memiliki segalanya kemudian menemukan banyak hal baru ketika ia bertemu pria dingin dan puitis seperti Rangga.

4. Tenggelamnya Kapal van der Wijck

Tenggelamnya Kapal van der Wijck

* sumber: cirebon.pikiran-rakyat.com

  • Tahun Rilis: 2013
  • Genre: Roman / Drama
  • Produksi: Soraya Intercine Films
  • Sutradara: Sunil Soraya
  • Pemeran: Herjunot Ali, Pevita Pearce

Tenggelamnya Kapal van der Wijck merupakan film yang diangkat dari novel sejarah terkenal karya Buya Hamka. Film ini juga menjadi film terlaris di tahun 2013 dan memenangkan banyak nominasi dan penghargaan di ajang Festival Film Indonesia dan Festival Film Bandung pada tahun tersebut.

Film ini ber-setting pada tahun 1930-an dan kental dengan nilai budaya. Kamu akan melihat bagaimana kisah cinta antara Zainuddin dan Hayati yang harus kandas karena perbedaan adat dan tradisi yang menghalangi mereka kala itu. Dalam film ini kamu juga akan melihat bagaimana modernisasi budaya Barat mulai mengikis nilai-nilai kebudayaan asli Indonesia.

5. 5 cm

5 cm

* sumber: www.kompasiana.com

  • Tahun Rilis: 2018
  • Genre: Drama / Petualangan
  • Produksi: Soraya Intercine Films
  • Sutradara: Rizal Mantovani
  • Pemeran: Raline Shah, Herjunot Ali, Fedi Nuril

Film yang bertabur bintang-bintang ternama ini merupakan film adaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama. 5 cm juga menjadi film yang merajai ajang Festival Film Bandung tahun 2013 dengan meraih empat penghargaan termasuk penghargaan untuk sutradara terpuji dan film bioskop terpuji.

5 cm merupakan film yang berkisah mengenai kisah cinta dan persahabatan lima orang sahabat yang dibalut dengan cerita petualangan. Kelima sahabat tersebut mencoba sesuatu yang baru untuk mempererat persahabatan mereka dengan mendaki puncak tertinggi di Jawa, Mahameru. Selain kisah petualangan seru, kamu juga akan dimanjakan dengan visual keindahan Semeru.

6. Filosofi Kopi

Filosofi Kopi

* sumber: www.rappler.com

  • Tahun Rilis: 2015
  • Genre: Drama
  • Produksi: Visinema Pictures
  • Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
  • Pemeran: Rio Dewanto, Chicco Jerikho

Film Filosofi Kopi diangkat dari sebuah novel karya novelis Dewi Lestari. Film ini juga sukses meraih beberapa penghargaan untuk piala citra dan piala maya di tahun 2015. Selain di dalam negeri, Filosofi Kopi juga sukses meraih prestasi dalam ajang internasional World Premieres Film Festival pada tahun 2015.

Filosofi Kopi bercerita mengenai kisah persahabatan antara Ben dan Jodi, pengusaha dan barista yang bekerja sama membuat kedai kopi yang mereka namakan filosofi kopi. Keduanya kemudian melakukan perjalanan untuk menemukan kopi tiwus yang disebut-sebut sebagai kopi terenak di Indonesia. Di film ini kamu juga akan banyak mendapat informasi mengenai kopi-kopi Indonesia.

7. Gie

Gie

* sumber: www.tokopedia.com

  • Tahun Rilis: 2005
  • Genre: Drama / Political Drama
  • Produksi: Sinemart Pictures
  • Sutradara: Riri Riza
  • Pemeran: Nicholas Saputra, Wulan Guritno

Gie merupakan sebuah film biopik yang diangkat dari kisah hidup Soe Hok Gie, seorang mahasiswa Universitas Indonesia yang juga merupakan aktivis dan pecinta alam. Film Gie merupakan film yang memenangkan kategori film terbaik pada ajang Festival Film Indonesia 2005 dan juga sukses memenangkan beberapa kategori lainnya.

Film ini berfokus pada kisah hidup Soe Hok Gie, mulai dari masa kecil dan remajanya hingga kehidupannya saat menjadi mahasiswa. Saat menjadi mahasiswa, Gie merupakan sosok yang aktif dalam menyuarakan aspirasinya dalam aksi demonstrasi. Kata-kata Gie yang terkenal dari film ini adalah “lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan”.

8. Pintu Terlarang

Pintu Terlarang

* sumber: www.imdb.com

  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Horror / Thriller
  • Produksi: Visinema Pictures
  • Sutradara: Joko Anwar
  • Pemeran: Fachri Albar, Marsha Timothy

Film Pintu Terlarang sering disebut-sebut sebagai salah satu karya terbaik Joko Anwar. Selain memenangkan dua Piala Citra di tahun 2009, film ini juga sukses di dunia internasional. Pintu Terlarang pernah diputar di International Film Festival Rotterdam ke-38 dan juga meraih penghargaan di ajang Puchon International Fantastic Film Festival di Korea Selatan.

Pintu Terlarang mengisahkan tentang kehidupan seorang pria bernama Gambir yang berprofesi sebagai seniman patung. Gambir memiliki hidup yang tampak sempurna. Istri yang cantik, keluarga yang bahagia, dan karir yang cemerlang. Namun sebenarnya Gambir menyimpan sebuah rahasia yang ia simpan dibalik sebuah pintu di rumahnya.

9. Athirah

Athirah

* sumber: beritagar.id

  • Tahun Rilis: 2016
  • Genre: Drama / Roman
  • Produksi: Miles Film
  • Sutradara: Riri Riza
  • Pemeran: Cut Mini, Christoffer Nelwan

Athirah merupakan film biografi yang bercerita mengenai kisah hidup Hj. Athirah Kalla yang juga merupakan ibunda dari mantan wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla. Film ini juga merupakan adaptasi dari novel berjudul sama. Athirah meraih enam Piala Citra di ajang Festival Film Indonesia 2016 dan sukses meraih banyak penghargaan hingga di level internasional.

Film Athirah mengisahkan mengenai masa muda Hj Athirah Kalla. Athirah yang kehidupannya goyah ketika sang suami menikahi wanita lain berusaha menjadi wanita yang kuat demi mempertahankan keutuhan keluarganya. Dalam film ini kamu akan menyaksikan bagaimana ketegaran dan kesabaran Athirah sebagai seorang istri dan ibu.

10. Cahaya dari Timur: Beta Maluku

Cahaya dari Timur Beta Maluku

* sumber: www.liputan6.com

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Drama
  • Produksi: Visinema Pictures
  • Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
  • Pemeran: Chicco Jerikho, Shafira Umm

Film Cahaya dari Timur: Beta Maluku adalah sebuah film yang diangkat dari kisah nyata mengenai konflik agama yang terjadi di Maluku. Film ini juga menjadi pemenang dalam kategori film terbaik di ajang Festival Film Indonesia tahun 2014. Film ini juga cukup unik dengan penggunaan dialog dalam bahasa Ambon di sepanjang film.

Kisah dalam film ini bermula ketika Sani Tawainella, seorang mantan pemain sepak bola ingin menyelamatkan anak-anak di Ambon dari konflik agama melalui sepak bola. Ia membuat tim sepak bola yang berhasil masuk kejuaraan nasional. Namun perbedaan agama para anak-anak anggota tim tersebut mulai menyebabkan perpecahan dalam tim.

Wah, seru sekali kan film-film yang dibahas tadi? Kini kamu juga bisa menonton film-film tersebut di rumah melalui aplikasi Netflix. Manakah yang akan kamu tonton lebih dulu? Setelah selesai menonton, bagikan tanggapanmu tentang film-film tersebut di kolom komentar ya!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *