15 Film Hollywood Terbaik yang Bersetting di Thailand

Ditulis oleh Dhany Wahyudi

Thailand adalah salah satu negara populer bagi para wisatawan di Asia Tenggara. Negara berbentuk kerajaan ini banyak dikunjungi karena keindahan alamnya. Sebenarnya masih lebih indah alam di Indonesia, tetapi pemerintah Thailand lebih gencar dalam mempromosikan lokasi-lokasi wisata di negaranya, sehingga banyak wisatawan yang tertarik untuk datang kesana.

Selain itu, masyarakat disana sangat terbuka dengan masuknya berbagai kemajuan untuk mendukung area pariwisata, baik yang bermanfaat maupun yang bersifat negatif, sehingga wisatawan asing merasa tidak asing ketika berada disana. Slogan “Amazing Thailand” mampu menjadikan pariwisata sebagai pemicu meningkatnya perekonomian di Thailand. Sejak tahun 2015, ditambahkan lagi dengan slogan “Discover Thainess”.

Bagi dunia perfilman, terutama Hollywood, negara terbuka seperti ini sudah pasti dijadikan lokasi syuting untuk film-film mereka, terutama yang mengangkat tema Perang Vietnam. Apalagi, di setiap era perang apapun, Thailand tidak ikut berperang atau dijajah, dan selalu menjadi basis militer pasukan Sekutu di Asia Tenggara. Sehingga jalinan kerjasama Thailand dengan dunia barat sudah sangat baik.

Terdapat banyak film yang berlokasi di Thailand, diluar setting Perang Vietnam tentunya. Bahkan film-film adaptasi video game terkenal, seperti Mortal Kombat dan Street Fighter, selalu mengambil setting Thailand. Berikut ini adalah daftar film hollywood terbaik yang mengambil Thailand tidak hanya sebagai lokasi syuting, tetapi juga mengangkat keindahan alam dan kehidupan masyarakat disana.

1. The Man with the Golden Gun [1974]

The Man with the Golden Gun film hollywood terbaik
  • Tahun Rilis: 1974
  • Genre: Action, Adventure, Thriller
  • Sutradara: Guy Hamilton
  • Pemeran: Roger Moore, Christopher Lee, Britt Ekland
  • Perusahaan Produksi: Eon Productions

Dalam petualangannya, James Bond melakukan misi ke benua Asia, salah satunya ke Thailand untuk meringkus Francisco Scaramanga yang memiliki alat untuk menyedot tenaga matahari yang akan dipergunakan sebagai senjata pemusnah massal.

Roger Moore tampil untuk kali kedua sebagai James Bond, tetapi yang mendapat pujian adalah penampilan Christopher Lee sebagai Scaramanga. Di era ini, selain dipengaruhi oleh isu krisis energi di tahun 1973, juga mengangkat seni bela diri Asia, seperti Kung Fu, meski tidak banyak ditampilkan.

2. Kickboxer [1989]

Kickboxer
  • Tahun Rilis: 1989
  • Genre: Action, Sport, Thriller
  • Sutradara: Mark DiSalle, David Worth
  • Pemeran: Jean-Claude Van Damme, Dennis Alexio, Dennis Chan
  • Perusahaan Produksi: Kings Road Entertainment, The Movie Group

Salah satu film klasik yang diperankan oleh Jean-Claude Van Damme ini termasuk film action bela diri terkenal di zamannya. Lawan Van Damme di film hollywood terbaik ini adalah mantan juara kickboxing dunia, Dennis Alexio.

Adegan kelahi yang ditampilkan cukup menggigit dengan banyaknya tendangan yang melayang dan tinjuan yang keras dengan tehnik slow-motion yang diulang-ulang, terlebih karena diperagakan oleh para ahlinya dan hingga saat ini masih sangat membekas bagi yang pernah menonton film ini. Karena kesuksesannya, beberapa sequel dibuat meski tidak ada peran Van Damme lagi disitu.

3. Anna and the King [1999]

Anna and the King
  • Tahun Rilis: 1999
  • Genre: Drama, History, Romance
  • Sutradara: Andy Tennant
  • Pemeran: Jodie Foster, Yun-Fat Chow, Bai Ling
  • Perusahaan Produksi: Fox 2000 Pictures, Lawrence Bender Productions

Raja Mongkut adalah salah satu Raja Siam yang pernah memerintah Thailand di tahun 1851-1968. Dirinya dikenal sebagai “The Father of Science and Technology” karena perannya dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi modern di Thailand. Ketika pengaruh Barat mulai menyebar di Asia, Raja Mongkut mendukungnya dengan maksud memajukan teknologi dan bercampurnya kebudayaan asing dengan budaya lokal.

Dirinya adalah karakter utama dalam film Anna and the King, yang merupakan adaptasi dari novel karya Margaret Landon yang menceritakan kisah Anna Leonowens sebagai pengajar dan pendidik bagi anggota Kerajaan Siam, terutama anak-anak dan para istri sang raja. Film ini sendiri merupakan adaptasi kedua, setelah sebelumnya pernah difilmkan lewat Anna and the King of Siam (1946).

4. Ong-Bak: The Thai Warrior [2003]

Ong-Bak The Thai Warrior
  • Tahun Rilis: 2003
  • Genre: Action, Crime, Thriller
  • Sutradara: Prachya Pinkaew
  • Pemeran: Tony Jaa, Petchtai Wongkamlao, Pumwaree Yodkamol
  • Perusahaan Produksi: Baa-Ram-Ewe, Sahamongkolfilm Co.

Tony Jaa adalah aktor action asal Thailand yang mulai angkat nama lewat film ini. Kemahirannya dalam seni bela diri khas Thailand yaitu Muay Thai, mengantarkan film ini menjadi terkenal di seluruh dunia, hingga membuatnya melakukan promosi film sampai ke benua Eropa dan Amerika.

Di film action thailand ini, Thailand digambarkan sangat natural apa adanya, dimana kehidupan sangat keras bagi masyarakat kelas bawah yang selalu bersinggungan dengan berbagai tindak kriminal. Adegan action yang ditampilkan sangat spektakuler dengan kedahsyatan jurus-jurus Muay Thai yang keras dan cepat. Sayangnya, dua film sequel-nya tidak mampu menyaingi kualitas film pertamanya.

5. The Beach [2000]

The Beach
  • Tahun Rilis: 2000
  • Genre: Adventure, Drama, Romance
  • Sutradara: Danny Boyle
  • Pemeran: Leonardo DiCaprio, Daniel York, Patcharawan Patarakijjanon
  • Perusahaan Produksi: Figment Films

Phi Phi Islands adalah gugusan kepulauan indah di Thailand yang letaknya antara Phuket dan Selat Malaka. Keindahan pulau ini ditampilkan oleh sutradara Danny Boyle lewat film yang dibintangi oleh idola remaja di zamannya, Leonardo DiCaprio.

Merupakan adaptasi dari novel karya Alex Garland, film ini sempat dihujat oleh masyarakat lokal dan kelompok pencinta lingkungan, karena proses syutingnya yang dianggap merusak lingkungan dan ekosistem setempat. Hal ini dilakukan untuk membuat pantai yang masih alami tersebut tampak seperti “surga”, dengan menebang beberapa pohon dan mendekorasi ulang pantai.

Kasus ini berlanjut hingga tahun 2006 dimana akhirnya diputuskan bahwa rumah produksi 20th Century Fox dan beberapa pejabat Thailand dianggap bersalah atas kerusakan alam akibat kepentingan film. Memang, sejak proses syuting hingga terjadi bencana tsunami di tahun 2004, pantai tersebut ditinggalkan begitu saja dalam keadaan rusak.

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram