Bacaterus / Film Action Indonesia / Ini Dia Rekomendasi 5 Film Gangster Indonesia Paling Seru

Ini Dia Rekomendasi 5 Film Gangster Indonesia Paling Seru

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 November 2019

Selain film tentang superhero, sepertinya film yang menceritakan gangster banyak diminati kaum pria. Apalagi mereka yang masih muda, sebab film semacam ini menonjolkan nilai persahabatan yang kental. Selain itu, karakter yang diceritakan pun kerap tampil dengan karisma masing-masing.

Nggak aneh kalau karakternya menonjol baik itu di kalangan pria-pria atau di kalangan wanita yang mengagumi karisma karakter tersebut. Lihat saja, Crow Zero yang berasal dari Jepang. Atau yang paling terkenal dari ranah Hollywood seperti film-film Fast & Farious yang menceritakan perseteruan gangster dalam setiap film yang dirilisnya.

Kalau dari Indonesia ada nggak sih film kayak gini? Ada dong, kita juga pernah bikin film seperti ini meskipun nggak sebanyak film drama atau komedi. Namun, film gangster dari Indonesia juga pernah dibuat yang cukup sukses menarik perhatian penggemarnya.

Film gangster Indonesia cukup beragam penceritaannya. Dari mulai yang keren sampai yang lucu. Garis besarnya, film-film tersebut menghibur. Ini cuma masalah selera, kamu suka film gangster Indonesia yang keren dan penuh aksi-aksi menegangkan atau yang menghibur dengan adegan-adegan kocaknya? Simak beberapa ulasan Bacaterus ini, yuk!

1. Bad Wolves [2005]


Waktu film ini dirilis, film gangster Indonesia belum populer. Nggak heran kalau waktu dirilis langsung mendapat banyak perhatian. Film ini muncul ke permukaan menyajikan kisah yang berbeda di antara film lain yang rilis pada waktu itu.

Kamu tahu Indra Bekti? Iya, yang presenter itu. Indra Bekti ikut membintangi film ini. Kamu pasti penasaran bagaimana seorang Indra Bekti membintangi film gangster Indonesia? Jadi apa dia? Jangan salah, Indra Bekti tampil keren loh di film ini.

Selain Indra Bekti, ada juga beberapa aktor berbakat lain seperti Sultan Djorghi, Ferry Maryadi, bahkan Olga Syahputra. Kisah yang diangkat tentang peredaran narkoba. Konflik bergerak karena pencurian narkoba jenis baru bernama ‘The Joker’ oleh salah satu gang paling disegani bernama Viper.

Salah satu pengedar tewas dibunuh. Kakak dari pengedar yang tewas juga memimpin sebuah geng bernama Bad Wolves. Dia mendapat informasi kalau Viper adalah dalang dari pembunuhan adiknya itu.

Bad Wolves dibantu beberapa gang hendak melakukan perlawanan terhadap Viper. Pertempuran itu nggak cuma melibatkan baku hantam, tetapi juga strategi licik yang dibuat Viper. Mereka memfitnah Bad Wolves dan menjadikan geng itu menjadi incaran geng lain di seluruh Jakarta.

2. Serigala Terakhir [2009]

Serigala Terakhir

* sumber: mubi.com

Penggemar Vino G. Bastian mana suaranya? Kamu harus banget nonton film gangster Indonesia yang satu ini. Karena, di film Serigala Terakhir aura kelelakiannya keluar semua! Vino terlihat sangat macho di dalam film ini. Nggak cuma itu, ceritanya juga menarik loh! Ditulis dan disutradarai oleh Upi Avianto.

Vino berperan sebagai Jarot. Awalnya mereka cuma sekelompok pemuda kampung biasa yang sering membuat onar. Seperti gangster yang mungkin sering kamu lihat mabuk-mabuk dan bergerombol di pinggir jalan. Lalu, mereka terlibat sebuah tawuran ketika bermain sepakbola dengan geng lain.

Pertandingan itu berakhir ricuh. Kedua geng itu saling baku hantam. Ditengah kericuhan itu, Vino melihat temannya tersudut dan dipukuli. Atas nama solidaritas, dia mengambil batu lalu menghantam kepala orang yang sedang memukuli temannya. Aksinya ini ternyata menyeretnya ke penjara.

Dari sinilah konflik bermula. Cuma Jarot yang diseret ke penjara sementara teman-temannya yang lain nggak. Konflik berujung petaka, ketika teman-temannya itu seolah melupakan Jarot. Sampai akhirnya, ketika bebas Jarot bergabung dengan gangster yang lebih besar. Dia juga dihadapkan pada posisi yang membuat dia merasa harus menghabisi teman-temannya.

3. The Raid: Redemption [2011]

The Raid Redemption

* sumber: www.tracking-board.com

Sejak kemunculan trailer filmnya, film ini sudah menjadi perbincangan banyak orang karena adegan-adegan yang menjanjikan. Orang-orang bilang, ini film kelas dunia dan memang demikianlah adanya. Semuanya terbukti setelah film ini tayang.

Film The Raid sebenarnya adalah ide lanjutan dari keseluruhan cerita yang diinginkan penulis dan sutradara Gareth Evans. Proyek awalnya, Berandal, diumumkan sebelum ‘The Raid’ dibuat pada tahun yang sama yaitu 2011. Namun, baru dirilis pada tahun 2014 dengan judul The Raid 2: Berandal.

Berkisah tentang sebuah gedung yang ditinggali oleh berbagai gangster. Mereka adalah sumber dari kriminalitas. Gedung itu dikelola oleh sekelompok mafia yang pemimpinnya sangat disegani. Diperankan oleh Ray Sahetapy yang memang cocok memerankan karakter seperti ini.

Sekelompok polisi berencana untuk menyerbu gedung itu. Mereka ingin membasmi akar dari tindakan kriminal yang kerap terjadi dan di gedung itulah akar-akarnya tinggal. Di sinilah Joe Taslim, Iko Uwais, dan Yayan Ruhiyan terlibat pertengkaran seru.

Penyerbuan ini berlangsung sangat sengit. Nggak cuma soal tembak-tembakan, tetapi juga soal pengkhianatan. Cerita terfokus di satu lokasi tetapi sangat mudah untuk di pahami. Tentang kenapa gedung itu menjadi tempat yang aman untuk para gangster. Juga tentang kisah-kisah pengorbanan sekelompok orang yang membela kebenaran.

4. The Raid 2: Berandal [2014]

The Raid 2 Berandal

* sumber: subsymphonika.wordpress.com

Ini lanjutan dari film pertamanya yang sukses besar di pasaran. Bisa dibilang, The Raid adalah film gangster Indonesia terbaik. Nggak cuma di Indonesia, The Raid juga diminati penonton di luar negeri. Kesuksesannya berlanjut di film The Raid 2.

Iko Uwais dan Arifin Putra menjadi dua aktor yang menonjol pada film ini. Ceritanya pun lebih seru dan rumit. Iko Uwais (berperan sebagai Rama) diceritakan sebagai polisi yang menyamar sebagai penjahat demi bisa masuk ke lingkaran gangster yang menjadi target kepolisian, Arifin Putra (berperan sebagai Uco) adalah anak dari pemimpin gangster incarannya.

Rama dijebloskan ke penjara dimana Uco sedang menjalani masa hukuman di sana. Misinya mendekati Uco dan mendapat kepercayaan supaya bisa masuk ke dalam tubuh gangster incarannya itu. Kalau kamu suka dengan acting Iko Uwais dalam film The Raid 2: Berandal, baca juga artikel film terbaik yang dibintangi oleh Iko Uwais ini.

5. The Tarix Jabrix [2008]

The Tarix Jabrix

Dibanding film gangster lainnya, film gangster Indonesia yang satu ini adalah yang paling beda. Sebab nggak ada adegan laga yang berdarah-darah. Sebaliknya, gangster yang satu ini malah terasa konyol dan menghibur. Namun, nilai persahabatan yang diceritakan tetap nggak kalah keren kok.

Dibintangi oleh para personil grup musik The Changcuters membuat film ini sudah menarik perhatian sejak awal. Diceritakan kalau mereka membentuk sebuah gangster yang sopan, berbudi luhur, dan tertib lalu lintas. Kebalikan dari persona anggota gangster yang umumnya negatif.

Mungkin itu yang ingin disampaikan melalui film ini, bahwa menjadi gangster nggak melulu soal kenakalan, kejahatan, atau kekerasan. Kalau kamu menonton film ini, kamu pasti terhibur dengan ulah para anggotanya yang punya keunikan masing-masing.

Tria sang vokalis berperan sebagai Caca Sutarya atau biasa dipanggil Cacing. Dia yang jadi pemimpinnya. Personil The Changcuters lainnya berperan sebagai anggota geng. Ulah mereka di dalam film ini memberikan sudut pandang lain soal gangster.

Kamu suka yang film gangster Indonesia yang berdarah-darah kayak The Raid? Atau yang lucu kayak The Tarix Jabrix? Ceritakan di kolom komentar, dong! Kalau ada film lain yang belum diulas, kamu juga boleh menambahkan loh! Mungkin ada film gangster Indonesia lain yang belum diketahui pembaca sekalian.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *