Ditulis oleh - Diperbaharui 4 Februari 2019

Mengajak si buah hati menghabiskan waktu libur bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mengajaknya ke taman bermain atau ke tempat-tempat untuk mengasah kemampuan dan wawasannya adalah beberapa opsinya. Namun, menambah wawasan si buah hati bisa dilakukan dengan mengajaknya menonton film, lho. Tontonan yang disuguhkan tentu khusus untuk anak-anak.

Nah, negara kita ini punya beragam film anak-anak yang sangat menghibur dan memberi berbagai nilai yang bisa dipetik. Si buah hati tak hanya dihibur, mereka pun bisa belajar dari film dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jenis filmnya mulai dari petualangan, mengejar impian, dan hubungan dengan orang tua. Di bawah ini, Bacaterus telah mendaftar 10 film Indonesia untuk anak-anak yang tak boleh terlewatkan.

10 Film Anak Indonesia yang Menghibur

1. Petualangan Sherina (2000)

* sumber: www.imdb.com

Membicarakan film anak-anak, kita tak bisa lepas dari yang satu ini. Ya, Petualangan Sherina begitu dinikmati dan menghibur anak-anak 90-an. Apakah kamu salah satu yang pernah menonton film ini?

Petualangan Sherina mengajarkan arti sebuah pertemanan yang tidak memandang latar belakang dan tidak saling mengejek karena perbedaan. Tak hanya itu, film yang dibintangi Sherina dan Derby Romero ini juga mengajarkan kita untuk saling tolong menolong satu sama lain.

Awalnya, Sherina dan Derby adalah dua anak yang saling bermusuhan. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka menyadari kalau bermusuhan tidak akan menyelesaikan masalahnya. Maka dari itu, mereka sepakat untuk menjadi teman dan saling membantu.

2. Joshua Oh Joshua (2001)

Joshua Oh Joshua (2001)

* sumber: www.youtube.com

Bagi anak 90-an, rasanya hampir semua mengenal siapa Joshua. Selain bernyanyi, Joshua juga bermain film drama musikal dengan judul Joshua oh Joshua. Hampir sama seperti film Sherina, Joshua oh Joshua juga mengisahkan tentang persahabatan dengan berbeda usia dan latar belakang.

Joshua memerankan Jojo adalah penyanyi jalanan yang bersahabat dengan Jejen (Mega Utami). Mereka harus membantu keluarganya mencari uang ketika sepulang sekolah. Meski beragam rintangan menghampiri, mereka tetap riang gembira dan tak pernah menyerah.

3. Laskar Pelangi (2008)

* sumber: montasefilm.com

Sedikit lebih modern, Indonesia punya film anak-anak yang begitu menyentuh semua kalangan. Film Laskar Pelangi diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata. Film yang mengambil latar tahun 70-an ini bercerita tentang sebuah harapan dan cita-cita.

Laskar Pelangi memberi pesan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk seseorang bisa bangkit dan maju. Meski berada di pedalaman, anak-anak dalam film tersebut terus berusaha sehingga satu persatu mendapatkan apa yang diinginkannya.

4. Untuk Rena (2005)

Untuk Rena

Mungkin tidak seterkenal film-film sebelumnya, tapi Untuk Rena juga sangat cocok untuk ditonton di akhir pekan bersama si buah hati. Ceritanya adalah tentang Rena yang diperankan Maudy Ayunda. Ia tinggal di panti asuhan bernama Rumah Matahari.

Rena adalah yang anak paling besar di panti asuhan. Ia menganggap semua yang tinggal di sana adalah adiknya. Maka dari itu, karena tidak ingin berpisah dengan mereka, ia selalu membuat onar ketika ada pasangan atau keluarga yang ingin mengadopsi anak-anak. Namun, semuanya berubah ketika pria bernama Yudha datang ke sana.

Film Untuk Rena mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan untuk saling memaafkan satu sama lain, perasaan kehilangan hingga keinginan untuk saling memaafkan.

5. Serdadu Kumbang (2011)

Serdadu Kumbang

Serdadu Kumbang mengisahkan tiga anak bernama Amek, Umbe, dan Ancan. Mereka berasal dari Desa Mantar, Nusa Tenggara Barat. Ketiganya merupakan sahabat yang tak bisa dipisahkan. Dalam film ini, ketiga anak tersebut digambarkan sebagai anak yang tidak pernah menyerah akan cita-cita meskipun serba kekurangan.

Salah satu contohnya adalah Amek. Dengan kekurangan fisiknya karena bibir sumbing, ia tetap yakin dengan cita-citanya untuk menjadi seorang presenter di TV.

6. Jendral Kancil (2012)

Jendral Kancil

Jendral Kancil berbicara tentang seorang anak bernama Guntur (Adam Farrel Xavier). Ia merupakan anak pembuat onar di sekolahnya. Orang tuanya sering sekali mendapat laporan dari guru. Bahkan, beberapa guru tak sanggup dengan kenakalannya.

Meski demikian, Guntur adalah orang yang setia kawan. Ia tak pernah jahat kepada teman-temannya, selalu menolong mereka yang membutuhkan. Film ini merupakan remake dari judul yang sama di tahun 1985.

7. Tanah Air Beta (2010)

Tanah Air Beta

Tanah Air Beta berlatar tempat di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Film ini bercerita tentang ikatan keluarga yang sangat kuat. Rasa saling menghormati satu sama lain begitu kental dalam film ini. Ditambah, mereka tak pernah lelah untuk bersyukur terhadap yang dimilikinya, meski pada 1998 telah terjadi konflik yang memisahkan Indonesia dan sebagian wilayah Kupang.

8. Garuda di Dadaku (2009)

Garuda di Dadaku

Garuda Di Dadaku adalah film tentang seorang anak bernama Bayu yang bercita-cita menjadi seorang pesepak bola. Layaknya Tsubasa, ia hampir setiap hari menggiring bola dan menyusuri setiap jalan yang dilewatinya. Ia juga tak pernah lelah untuk berlatih.

Film ini mengajarkan arti semangat pantang menyerah, meski banyak rintangan yang cukup berat di depan mata. Garuda di Dadaku cukup unik jika dibanding dengan film lainnya. Selain kegigihan mengejar cita-cita, film ini bermuatkan tema kebangsaan dengan membawa olahraga sepak bola Indonesia.

9. Koki-Koki Cilik (2018)

Koki-Koki Cilik

Sesuai namanya, film ini bercerita tentang anak-anak yang berusaha untuk mendapatkan gelar sebagai koki di Cooking Camp. Acara tersebut adalah lomba memasak paling bergengsi dan sangat mahal. Salah satu anak bernama Bima, berasal dari keluarga kurang mampu yang berhasil masuk seleksi.

Meski dengan segala kekurangannya, Bima terus menghadapi tantangan memasak dan bersaing dengan anak-anak lainnya yang memiliki segala fasilitas yang dibutuhkan. Seiring berjalannya waktu, Bima bertemu dengan seorang chef yang telah pensiun. Awalnya, si koki tersebut terganggu dengan Bima. Namun, melihat kegigihan Bima, koki tersebut dengan senang hati mengajari tentang masak.

Di samping kegigihan seorang anak, Koki-koki Cilik ini memperlihatkan kebersamaan antar teman. Bima punya teman-teman yang selalu mendukungnya dalam keadaan apapun juga.

10. Kulari ke Pantai (2018)

Kulari ke Pantai

Film terakhir adalah Kulari ke Pantai. Rasanya, film ini memberi warna baru bagi film anak di Indonesia. Bertema tentang keluarga, Kulari ke Pantai berkisah tentang perjalanan yang dilakukan anak dan ibu, keduanya sangat suka menjelajah. Sehingga suatu hari, mereka merencanakan pergi dari Jakarta ke Banyuwangi menggunakan mobil.

Sepanjang perjalanan, si anak yang bernama Sam mendapat banyak pelajaran. Apalagi ketika perjalanan mereka ditemani sepupunya bernama Happy. Perbedaan karakter membikin film ini lebih menarik. Tak jarang, keduanya saling beradu mulut. Meski demikian, film ini begitu kental dengan rasa toleransinya.

Nah, itulah film-film Indonesia tentang anak dan keluarga yang perlu ditonton bersama si buah hati. Meski ada yang terbilang film lawas, tapi nilai yang terkandung di dalam tidak pernah luntur untuk diterapkan anak dalam kehidupan saat ini. Nah, mana film anak-anak favoritmu?

Ingin tontonan seru dan menambah wawasan lainnya? Langsung kepoin artikel 10 Film Biografi Indonesia yang sangat menginspirasi ini, yuk! Selamat menonton, ya!

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .