Bacaterus / Film Artis Hollywood / 10 Film Terbaik Al Pacino yang Nggak Boleh Dilewatkan

10 Film Terbaik Al Pacino yang Nggak Boleh Dilewatkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Penggemar film pasti pernah mendengar nama Al Pacino. Aktor kawakan yang berasal dari Amerika itu sudah mulai mengisi layar lebar dari akhir tahun 60-an. Sampai saat ini, dia sudah membintangi sekitar 56 film. Kalau kamu terlalu bingung mau nonton yang mana, inilah 10 film terbaik Al Pacino yang nggak boleh dilewatkan.

1. Scarface [1983]

Scarface [1983]

Antonio “Tony” Montana diekstradisi dari Kuba ke Amerika dan tinggal di kamp pengungsi. Untuk menyambung hidup dia bekerja sebagai pencuci piring di sebuah kedai. Dia mendapat tawaran untuk sebuah transaksi narkoba berbahaya tapi dia berhasil menyelesaikannya dengan baik. Kemampuannya itu membuat dia bekerja sama dengan mafia dalam skala yang lebih besar.

Karakter Tony Montana akan selalu dikaitkan dengan Al Pacino karena penampilannya yang ikonik. Pengaruh Scarface nggak berhenti di dekade ketika film itu dirilis, bahkan disebut-sebut mengilhami lahirnya hip hop. Pengaruhnya juga sampai menginspirasi salah satu gim paling terkenal yaitu Grand Theft Auto.

2. Frankie and Johnny [1991]

Frankie and Johnny [1991]

Johnny merupakan seorang pria yang baru saja bebas dari penjara. Untuk memulai hidup baru, dia melamar pekerjaan di sebuah restoran untuk mejadi koki. Setelah diterima dia berkenalan dengan Frankie yang juga bekerja di sana. Lama-kelamaan Johnny menyimpan perasaan lebih pada Frankie yang mempunyai trauma dalam urusan percintaan.

Di film Frankie & Johnny, Al Pacino bermain dalam genre film yang jarang dia bintangi, yaitu romantic comedy. Kemampuannya memerankan Johnny yang pemalu dianggap berhasil keluar dari zona nyaman. Walaupun terdengar banal, tapi film ini nggak membosankan sama sekali dengan sedikit humor di dalamnya.

3. The Devil’s Advocate [1997]

The Devil’s Advocate [1997]

Kevin Lomax adalah seorang pengacara muda di Florida yang belum pernah mengalami kekalahan di meja hijau. Rekornya itu membuat dia mendapat tawaran pekerjaan di New York yang akhirnya dia terima. Karirnya semakin menanjak dan menjadikannya pengacara sukses. Ternyata kesuksesan itu harus dibayar mahal karena dia mendapat bantuan dari setan.

The Devil’s Advocate menampilkan Keanu Reeves dan Al Pacino sebagai pemeran utamanya. Al Pacino memerankan John Milton, salah satu pengacara yang mempunyai firma hukum di New York. Kemampuan Al Pacino memainkan karakter yang terlihat kalem dan bijak sementara di sisi lain dia menunjukkan gerak-gerik jahat layak mendapat pujian tersendiri.

4. Carlito’s Way [1993]

Carlito’s Way [1993]

Carlito Brigante merupakan seorang mantan mafia narkoba yang baru saja keluar dari penjara. Dia berniat untuk menjadi pengusaha mobil dan hidup berbahagia bersama kekasihnya, Gail. Namun pengacaranya, David Kleinfeld justru membuatnya terjerumus lagi ke dalam dunia mafia. Alhasil, hidup Carlito selalu berada dalam bahaya.

Carlito’s Way menampilkan Al Pacino sebagai Carlito dan Sean Penn sebagai David Kleinfeld. Film ini disutradarai oleh Brian De Palma yang menyutradarai Scarface. Peran Al Pacino sebagai mafia lagi-lagi menuai pujian. Film ini bukan hanya menceritakan bagaimana berbahayanya dunia mafia tapi juga konflik internal seperti cinta segitiga yang dikemas dengan porsi yang pas.

5. The Godfather [1972]

The Godfather [1972]

Don Vito Corleone merupakan seorang mafia yang sudah memasuki usia senja. Dia mempunyai empat anak lelaki yaitu Sonny, Fredo, Michael dan Connie. Dengan banyaknya mafia lain yang bertikai dengan keluarganya, Vito tertembak. Posisinya digantikan oleh Sonny sebagai anak tertua tapi dianggap gagal memimpin.

Michael yang pendiam melakukan aksinya dengan membunuh mafia rival keluarganya dan membuatnya diasingkan ke Italia, sementara itu Sonny terbunuh dan Michael berniat membalas dendam. The Godfather merupakan salah satu film paling terkenal sepanjang masa. Kemampuan para pemainnya untuk masuk dalam karakter serta dialog yang ikonik menjadi alasan utamanya.

6. Insomnia [2002]

Insomnia [2002]

 Seorang gadis berusia 17 tahun terbunuh di Nightmute, kota kecil di Alaska. Kasusnya yang masih menjadi misteri membuat Detektif Dormer dan rekannya, Hap didatangkan untuk penyelidikan. Dormer yang terkena kasus dan kesaksian Hap yang akan memberatkannya membuat mereka berselisih.

Tanpa sengaja Dormer menembak Hap yang dikira sebagai pelaku sebenarnya yaitu Walter Finch. Untuk menyembunyikan kesalahan, dia mengaku bahwa rekannya ditembak oleh Finch. Dia akhirnya bersekongkol dengan Finch yang melihat kejadian tersebut. Hal itu diperparah dengan insomnia yang diidap oleh Dormer yang membuatnya berhalusinasi dan kesulitan untuk fokus.

Insomnia menampilkan Al Pacino dan Robin Williams sebagai pemeran utama. Al Pacino yang memerankan sebagai Detektif Dormer tampil apik dengan menjadi seorang detektif yang seharusnya menjadi pahlawan justru melakukan kesalahan besar yang harus ditutupi oleh kebohongan. Film ini sangat seru dari segi cerita serta sinematografinya.

7. Heat [1995]

Heat

* sumber: www.imdb.com

Neil McCauley merupakan seorang perampok yang hobi mengincar sesuatu bernilai tinggi seperti bank, mobil, alat pengangkut barang. Tindakan McCauley mulai diketahui oleh Vincent Hanna yang menangani kasus pencurian dan pembunuhan. Bersama tim polisi, Hanna berusaha untuk menciduk McCauley yang kemudian menampilkan strategi meloloskan diri yang epik.

Robert De Niro dan Al Pacino kembali tampil dalam satu film setelah Godfather Part II. Bukan hanya karena nama kedua pemeran utama yang membuat Heat spesial, tapi juga karena penggambaran karakter protagonis dan antagonis yang menjadi kabur ketika memasuki pertengahan film. Saking serunya, film ini dianggap sebagai salah satu film perampokan terbaik sepanjang masa.

8. Scent of a Woman [1992]

Scent of a Woman [1992]

Frank Slade adalah seorang pensiunan tentara yang kehilangan indera penglihatan. Charlie Simms, seorang pelajar ingin bekerja di akhir pekan dan mengambil pekerjaan untuk menjaga Slade yang ditinggal keluarganya berlibur. Slade bukan orang tua biasa, dia berkepribadian keras dan kadang berperilaku menyebalkan pada Simms.

Suatu hari, Simms terpaksa menemaninya pergi ke New York. Ternyata Sims bisa memetik banyak hal dengan pertemuannya dengan Slade. Scent of a Woman bergenre drama yang terdengar biasa tapi banyak memberi pesan positif. Al Pacino yang memerankan Frank Slade berhasil menunjukkan bagaimana kesepian benar-benar menghantui.

9. Donnie Brasco [1997]

Donnie Brasco [1997]

Joe Pistone adalah agen FBI yang menggunakan nama samaran Donnie Brasco untuk masuk ke sebuah kelompok mafia. Dengan bantuan Lefty, dia berhasil menjadi anggota kelompok mafia tersebut. Keduanya mulai menjalin persahabatan yang sangat erat. Brasco berhasil mendapat kepercayaan bahkan dipercaya memimpin untuk daerah Florida.

Persahabatan mereka diuji ketika Lefty mengetahui siapa Brasco sebenarnya. Di film Donnie Brasco ini, Al Pacino berhasil memerankan seorang mafia yang mulai berumur dan karirnya nggak menanjak juga walaupun setia pada kelompok mafianya. Banyak yang memuji peran Al Pacino di film ini, bahkan menganggap dia layak diberi penghargaan karena perannya di film ini.

10. The Irishman [2019]

The Irishman [2019]

Awalnya Frank Sheeran bekerja sebagai sopir pengantar daging. Pertemuannya dengan Russell Bufalino membuat dia mendapat tugas untuk membunuh atau memberi ancaman pada orang-orang tertentu. Karena dipercaya, dia diberi tugas untuk mendampingi Frank Hoffa yang merupakan ketua serikat pekerja di Amerika yang terjun di bidang politik.

Lama-lama hubungan mereka berdua menjadi dekat dan bersahabat sementara di sisi lain, Russell dan kelompok mafianya merasa terancam oleh keberadaan Hoffa dan menugaskan Frank untuk membunuh Hoffa. The Irishman merupakan adaptasi dari buku I Heard You Paint Houses karya Charles Brandt.

Tokoh utamanya merupakan spesialis film-film mafia yaitu Robert De Niro, Al Pacino dan Joe Pesci.  Al Pacino berperan sebagai Jimmy Hoffa di The Irishman. Dengan durasi 3 jam 29 menit, kita dibuat tertegun melihat bagaimana terorganisirnya kejahatan di tahun 60-an yang melibatkan kelompok mafia, serikat pekerja sampai politisi.

Demikianlah 10 film terbaik Al Pacino yang nggak boleh dilewatkan. Melalui film-film itu, kamu bisa menyaksikan perkembangan salah satu aktor terbaik Hollywood dari masa ke masa. Coba, film mana yang bikin kamu tertarik? Kamu boleh membagikan pendapat kamu di kolom komentar kalau sudah menonton, ya!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *