Ditulis oleh - Diperbaharui 14 Februari 2019

Kalau Anda pernah menonton film “Ada Apa dengan Cinta” yang rilis di tahun 2002, Anda pasti pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta. Ya, gadis tersebut adalah Adinia Wirasti.

Image gadis tomboy yang tidak pernah dandan tersebut kini sudah tak tampak lagi pada diri wanita kelahiran 19 Januari 1987 itu. Yang ada hanyalah sosok aktris cantik, dewasa, dan terlihat piawai beradu peran dengan siapapun lawan mainnya.

Ingin mengenal sosok Adinia Wirasti secara lebih dalam? Simak ulasan Bacaterus mengenai 10 film Adinia Wirasti yang tebaik berikut ini.

10 Film Terbaik Adinia Wirasti

1. Apa Apa dengan Cinta [2002]

Apa Apa dengan Cinta film Adinia Wirasti

Adinia Wirasti memulai debutnya dalam dunia acting melalui film “Ada Apa dengan Cinta” (AADC) yang pertama. Di film tersebut, Adinia memerankan sosok Karmen, gadis tomboy, penggemar basket, dan tidak kenal takut. Karmen tergabung dalam Geng Cinta, geng yang dipelopori oleh Cinta (Dian Sastrowardoyo), Milly (Sissy Priscillia), Alya (Laudya Cheril), dan Maura (Titi Kamal).

Boleh dibilang, Adinia memulai debutnya ini saat usianya masih sangat belia, yakni 15 tahun. Meskipun perannya tidak sebesar Dian Sastrowardoyo yang mendapat peran utama, tetapi film AADC ini membuat nama Adinia Wirasti semakin dikenal publik.

2. Tentang Dia [2005]

Tentang Dia

Di film kedua ini, Adinia Wirasti menjadi peran pendukung. Ia berperan sebagai wanita bernama Rudi. Namun, perannya tersebut justru membuat dirinya mendapatkan Piala Citra Aktris Pendukung Terbaik.

Fokus cerita film ini adalah Gadis (Sigi Wimala), wanita penyendiri dan pemurung setelah mendapat pengkhianatan dari kekasihnya yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Ketika semua teman-temannya menganggap Gadis aneh dan kuper, justru Randu (Fauzi Baadilla) jatuh cinta padanya.

Saat Gadis mengalami kecelakaan, ia bertemu dengan Rudi, wanita yang membawanya berpetualang dan membuat Gadis bisa menjadi dirinya sendiri. Namun, sikap Rudi yang over protektif justru disalahartikan oleh Gadis.

3. Dunia Mereka [2006]

Dunia Mereka

Dunia Mereka adalah film Adinia Wirasti yang ketiga, di mana ia mendapatkan peran utama dalam film ini. Sayangnya, film ini tidak sepopuler “AADC” atau “Tentang Dia”. Dalam film “Dunia Mereka”, Adinia dipasangkan dengan Christian Sugiono.

Sinopsis film ini bercerita tentang kehidupan Filly (Adinia Wirasti), seorang gadis yang hanya tertarik pada genre musik blues. Filly pun bergabung dengan band Ivan (Christian Sugiono). Filly dan Ivan akhirnya bersahabat dan kemudian Ivan menemukan sesuatu hal di balik kepribadian Filly yang tertutup. Keterasingan Filly ternyata semata-mata merupakan pilihan yang ia jalani karena perasaan bersalah.

Hingga suatu saat band mereka mendapat tawaran rekaman, tetapi harus mengubah genre musiknya menjadi pop yang lebih komersil. Ivan berpikir realistis, sedangkan Filly bersikap tegas untuk menolak memainkan musik selain blues. Konflik inilah merupakan benang merah cerita film ini.

4. 3 Hari untuk Selamanya [2007]

3 Hari untuk Selamanya

5 tahun setelah “AADC”, Adinia Wirasti kembali dipertemukan dengan Nicholas Saputra. Kali ini, mereka berdua memang dipasangkan sebagai pemeran utama. Film Adinia Wirasti yang disutradari oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana ini merupakan film low budget, tapi sarat akan makna.

Ambar (Adinia Wirasti) dan Yusuf (Nicholas Saputra) adalah saudara sepupu. Mereka menempuh perjalanan Jakarta – Yogyakarta dengan menggunakan mobil. Perjalanan yang harusnya bisa ditempuh selama setengah hari ternyata menjadi tiga hari karena beberapa hal.

Dalam perjalanan ini, dua saudara yang memiliki sifat berbeda ini belajar tentang perbedaan dan mengambil keputusan dari hal-hal sederhana yang terjadi selama perjalanan mereka. Perjalanan mereka selama tiga hari itu membuat mereka banyak belajar mengenai jadi diri sendiri, persahabatan, cinta, harapan, kematian, takdir, dan mengambil keputusan.

5. Laura & Marsha [2013]

Laura & Marsha

* sumber: www.tamanfilm.com

Dalam film Adinia Wirasti yang kali ini Anda akan diajak berkeliling menikmati keindahan negara-negara di Eropa. Ya, film ini memang banyak mengambil setting di Eropa.

Laura & Marsha adalah film mengenai dua sahabat dengan sifat yang berbeda. Laura (Prisia Nasution) tidak pernah berpikir untuk meninggalkan Jakarta, apalagi setelah ia menjalani 4 tahun hidupnya sebagai single parent. Sementara Marsha (Adinia Wirasti) adalah penulis buku travelling yang belum pernah ke Eropa dan ingin sekali mengunjungi Eropa untuk mengenang kepergian ibunya.

Ketika mereka berdua memulai perjalanan ke Eropa, mereka banyak berselisih paham selama perjalanan. Ternyata mereka menemukan bahwa ada banyak hal yang tidak mereka ketahui satu sama lain meskipun mereka sudah bersahabat sejak SMA. Ketika Marsha tahu alasan Laura mau ikut ke Eropa, pertengkaran hebat pun terjadi. Mampukah mereka menyelesaikan perjalanan mereka di Eropa dan berbaikan kembali?

6. Kapan Kawin? [2014]

Kapan Kawin

Boleh dibilang film “Kapan Kawin?” ini merupakan pengalaman pertama Adinia bermain dalam film drama dengan sentuhan komedi. Dalam film ini, Adinia berpasangan dengan Reza Rahadian yang kemampuan acting-nya memang luar biasa hebat.

Sejatinya, film ini menceritakan tentang fenomena yang sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Seorang wanita karir yang sukses, Dinda (Adinia Wirasti), terpaksa menyewa seorang pria bernama Satrio (Reza Rahadian) untuk berpura-pura menjadi kekasihnya. Dinda merasa terus diteror dengan pertanyaan “Kapan kawin?” sehingga ia memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya dengan “kekasih” sewaannya ini.

Satrio yang berprofesi sebagai aktor amatiran ternyata sangat annoying dan tidak bisa bekerjasama dengan baik. Akhirnya, banyak kekacauan yang ditimbulkan oleh Satrio sehingga membuat Dinda kesulitan.

7. Ada Apa dengan Cinta? 2 [2016]

Ada Apa dengan Cinta 2

Tahun 2016 lalu Adinia kembali membintangi sekuel film AADC, yang judulnya adalah “Ada Apa dengan Cinta? 2” dan masih berperan sebagai Karmen. Tapi tentu saja tampilan Karmen di AADC 2 ini jauh lebih feminin dan manis.

Sebelum memulai perjalanan dengan Geng Cinta ke Yogyakarta, diketahui bahwa Karmen sempat kecanduan narkoba sebagai pelariannya karena suaminya selingkuh dengan wanita lain. Namun, Geng Cinta selalu ada untuk memberi support untuknya.

Fokus AADC 2 tentu saja pada kisah Cinta (Dian Sastrowardoyo) dan Rangga (Nicholas Saputra) yang semakin complicated. Akan tetapi, kehadiran Karmen (Adinia Wirasti), Milly (Sissy Priscillia), dan Maura (Titi Kamal) tetap membawa warna tersendiri untuk film ini.

8. Cek Toko Sebelah [2016]

Cek Toko Sebelah

Dari sekian banyak film Adinia Wirasti, nampaknya Cek Toko Sebelah inilah yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Film garapan Ernest Prakasa ini menceritakan tentang fenomena keluarga keturunan Tionghoa yang sering menyekolahkan anak-anaknya sampai tinggi, tapi pada akhirnya mereka diminta untuk meneruskan usaha keluarga.

Dalam film ini Adinia berperan sebagai Ayu, istri dari Yohan (Dion Wiyoko), anak sulung Koh Afuk (Chew Kinwah). Koh Afuk memiliki usaha sebuah toko kelontong yang cukup maju. Namun, ia lebih memilih Erwin (Ernest Prakasa), putra keduanya yang sukses berkarir di dunia perkantoran, untuk meneruskan usaha tokonya. Yohan pun merasa tidak dianggap padahal ia merasa lebih berpotensi untuk meneruskan toko tersebut.

9. Critical Eleven [2017]

Critical Eleven

Setelah “Kapan Kawin?”, Adinia kembali dipertemukan dengan Reza Rahadian dalam film Critical Eleven. Namun, film drama ini cenderung lebih serius dan memainkan emosi penontonnya.

Critical Eleven menceritakan tentang Anya (Adinia Wirasti) dan Ale (Reza Rahadian) yang berkenalan di dalam pesawat dan hubungan mereka berlanjut hingga ke jenjang pernikahan. Mereka berdua memutuskan untuk pindah ke New York dan memulai hidup baru di sana.

Sayangnya, mahligai rumah tangga mereka tidak berjalan semulus yang diharapkan. Mereka mengalami sebuah tragedi di mana cinta mereka berdua mulai dipertanyakan satu sama lain.

10. Susah Sinyal [2017]

Susah Sinyal

* sumber: niwayanprima.blogspot.co.id

Ernest Prakasa kembali mengajak Adinia Wirasti dalam film yang rilis pada akhir 2017, yaitu “Susah Sinyal.” Lagi-lagi Ernest mengangkat film dengan jalan cerita ringan yang memang kerap terjadi di kehidupan kita sehari-hari.

Sebagai single parent dengan karir yang sukses, Ellen (Adinia Wirasti), selalu disibukkan dengan pekerjaannya sehingga jarang memiliki waktu dengan putri semata wayangnya, Kiara (Aurora Ribero). Akhirnya, Kiara menjadi pemberontak dan sering mencurahkan isi hatinya di media sosial. Beruntung Kiara masih memiliki Agatha (Niniek L. Karim), Ibunda Ellen yang sangat menyayangi Kiara.

Ketika Agatha meninggal, Ellen berusaha berdamai dengan Kiara. Ellen merencanakan liburan ke Sumba dan mereka pun kembali berbaikan. Namun, saat kembali ke Jakarta, Ellen dihadapkan pada masalah pekerjaan yang membuatnya tak bisa menepati janji kepada Kiara.

Kiara marah dan pergi sendiri ke Sumba, tempat di mana ia merasa bahagia untuk terakhir kalinya. Apakah Ellen dapat menemukan Kiara? Akankah Kiara dapat kembali percaya dengan ibunya? Saksikan film Adinia Wirasti ini untuk menemukan jawabannya.

Itulah kumpulan film Adinia Wirasti yang paling populer atau berkesan dalam perjalanan karirnya. Namanya sebagai aktris Indonesia mulai diperhitungkan melihat film-film yang ia bintangi cukup sukses dan menghibur bagi masyarakat.