Bacaterus / Film Jepang / 10 Rekomendasi Film Action Jepang yang Seru untuk Ditonton

10 Rekomendasi Film Action Jepang yang Seru untuk Ditonton

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Januari 2019

Film action Jepang telah memberikan pengaruh yang kuat dalam industri perfilman dunia. Jika Anda menonton film terbaru buatan Hollywood, besar kemungkinannya Anda akan menemukan film Jepang dengan tema serupa.

Film-film bertema samurai mungkin salah satu jenis film action Jepang yang paling populer. Film seperti ini biasanya mengisahkan tentang seorang ksatria yang melakukan perjalanan seorang diri untuk menjalani takdirnya.

Daftar film action Jepang yang disajikan di sini merupakan tempat yang tepat untuk menemukan tontonan terbaik yang ditawarkan Negeri Sakura ini. Bagi Anda yang belum terlalu mengenal film Jepang, silakan gunakan informasi dalam artikel ini untuk mendapatkan film yang dibuat dengan ide cemerlang.

10 Film Action Jepang yang Keren

1. Rurouni Kenshin: The Legend Ends

* sumber: reelgood.com

Film yang disutradarai Keishi Otomo ini didasarkan pada manga Rurouni Kenshin, melanjutkan pada dua sekuel sebelumnya. Film ini juga menjadi film Box Office dengan pendapatan hingga USD $49.9 juta di seluruh dunia.

Cerita film ini merupakan kelanjutan dari dua film sebelumnya di mana Kenshin mencari cara untuk mengalahkan Shishio dengan meminta gurunya untuk mengajarkan teknik pedang terakhir yang belum diajarkannya, Amakakeru Ryu no Hirameki. Apakah Kenshin mampu menghentikan rencana Shishio untuk membakar Seluruh kota? Tonton saja langsung filmnya.

2. Seven Samurai

* sumber: www.imdb.com

Film ini adalah karya tahun 1954 yang legendaris. Seven Samurai mendapatkan 268 juta Yen dalam waktu 12 bulan sejak penayangan pertamanya tahun 1954. Pada tahun 2002, film ini kembali ditayangkan di Amerika dan menghasilkan $271,841.

Seven Samurai mengambil cerita di tahun 1586, pada zaman Sengoku dalam sejarah Jepang. Film ini mengisahkan tentang seorang petani yang menyewa tujuh orang ronin untuk melawan bandit yang selalu datang untuk mengambil hasil panen mereka.

3. 13 Assassins

* sumber: www.amazon.com

Film yang disutradarai Takashi Miike ini adalah sebuah remake dari film tahun 1963 dengan judul yang sama. 13 Assassins diambil dari sebuah peristiwa sejarah di tahun 1844. Di akhir masa Edo, 12 Samurai dan seorang pemburu dengan diam-diam merencanakan pembunuhan pada seorang pemimpin kejam dari klan Akashi bernama Matsudaira Naritsugu.

13 Assassins mendapatkan ulasan positif dari para kritikus, khususnya dalam adegan pertempuran terakhir, yang memakan waktu 45 menit. Bahkan, Rotten Tomatoes memberikan rating 96% untuk film ini.

4. Battle Royale

* sumber: www.imdb.com

Film buatan tahun 2000 ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Koushun Takami. Film ini menceritakan tentang sekelompok anak-anak sekolah yang dipaksa bertarung hingga mati oleh pemerintah Jepang. Karena jalan ceritanya yang kontroversial, film ini dilarang tayang di beberapa negara.

Battle Royale mendapatkan keuntungan sebesar $1.8 juta dalam satu minggu penayangannya dan menjadi film dengan pendapatan terbesar selama enam minggu berturut-turut sejak penayangan perdananya.

5. High and Low (1963)

* sumber: reelgood.com

Film ini memiliki judul asli “Tengoku to Jigoku”, yang berarti ”Surga dan Neraka”. Sebuah film buatan tahun 1963 ini disutradarai oleh Akira Kurosawa. Jalan ceritanya terinspirasi dari sebuah novel karya Ed McBain yang berjudul King’s Ransom.

Film ini menceritakan tentang seorang pemilik perusahaan sepatu yang mendapat telepon misterius bahwa anaknya diculik. Namun kenyataannya si penculik membawa anak dari supirnya. Dalam situasi ini, Gondo sang pemilik perusahaan, harus memilih antara menyelamatkan perusahaannya atau membayar tebusan untuk menyelamatkan anak supirnya.

6. Kagemusha

* sumber: en.wikipedia.org

Kagemusha adalah film produksi 1980 yang ber-genre jidaigeki (drama berlatar zaman Edo) dan disutradarai oleh Akira Kurosawa. Dalam bahasa Jepang sendiri, Kagemusha adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sebuah umpan dalam dunia politik.

Film ini mengisahkan tentang seorang penjahat amatiran yang diajarkan berpura-pura menjadi seorang daimyo palsu karena daimyo yang sebenarnya sedang dalam kondisi sekarat. Dia harus berpura-pura untuk mencegah pemimpin musuh menyerang klannya yang sedang rapuh.

Film ini berhasil mendapatkan penghasilan sebesar $26 juta di Jepang dan $4 juta di Amerika setelah dirilis pada tahun 1980. Padahal, film berdurasi 180 menit ini hanya menghabiskan dana $11 juta saja.

7. Yojimbo

* sumber: www.imdb.com

Yojimbo pertama dirilis di Jepang pada 25 April 1961. Kemudian, Seneca International merilis versi berbahasa Inggris di Amerika pada bulan September 1961. Yojimbo mendapat peringkat 95 dalam daftar 500 Film Terhebat Sepanjang Masa versi majalah Empire.

Cerita yang diambil mengisahkan tentang seorang ronin (samurai tak bertuan) yang datang ke suatu desa yang dikuasai oleh dua kelompok penjahat. Untuk membebaskan desa tersebut, sang ronin mengadu domba kedua kelompok tersebut. Apakah usahanya berhasil untuk membebaskan desa tersebut? Cek saja langsung filmnya.

8. Ran

* sumber: uisjournal.com

Film buatan tahun 1985 ini adalah adaptasi karya Shakespeare berjudul King Lear yang mengambil latar lokasi di Jepang, khususnya pada era yang dikenal sebagai masa peperangan. Di masa ini, negara Jepang terbagi menjadi berbagai provinsi yang saling bersaing satu sama lain.

Ran bercerita tentang seorang pemimpin bernama Hidetora Ichimonji yang memutuskan untuk membagi wilayah kekuasaannya pada ketiga putranya. Dua anak tertuanya justru merencanakan pemberontakan pada ayahnya.

Film ini disutradarai oleh Akira Kurosawa, seorang sutradara Jepang dan juga seorang penulis naskah film yang sangat berpengaruh dalam industri perfilman barat, karenanya banyak kritikus film yang memberikan pujian pada karyanya yang satu ini.

9. Sanjuro

* sumber: twitter.com

Satu lagi karya sutradara Akira Kurosawa yang dibuat dalam format hitam putih, Sanjuro. Film ini adalah sekuel dari film Kurosawa lainnya, Yojimbo. Juga, film ini diadaptasi dari novel Shugoro Yamamoto berjudul Hibi Heian. Namun, Kurosawa mengubahnya sedikit untuk memperkuat karakter utama dalam filmnya.

Menceritakan tentang seorang ronin yang mencoba membantu sembilan samurai untuk menyelamatkan Mutsuta, pemimpin di wilayah tersebut. Karena munculnya rencana kotor di pemerintahan, Mutsuta yang sebelumnya disangka sebagai pejabat korup, harus dilindungi agar kekuasaannya tidak jatuh ketangan yang salah.

10. Harakiri

* sumber: www.rogerebert.com

Harakiri dirilis pada tahun 1962 dan merupakan hasil karya Masaki Kobayashi. Film ini menceritakan zaman di mana banyak samurai yang sudah tidak memiliki tuan. Kondisi ini tentunya memalukan hingga banyak dari mereka yang melakukan harakiri, sebuah ritual bunuh diri untuk mengembalikan harga diri sang samurai.

Film ini memberikan sebuah gambaran bahwa seseorang pasti punya alasan tertentu yang tidak kita pahami. Sang karakter utama dalam film ini yang terkesan menunda keinginannya melakukan harakiri karena takut mati. Tapi, dia mencoba menghormati para pemimpin yan pernah dia layani sebelumnya sebagai penghormatan terakhirnya.

Itulah film-film yang dapat menjadi rekomendasi tontonan Anda di waktu luang. Beberapa film-film yang telah disebutkan di atas mungkin produksi lama. Namun, Anda tidak akan kecewa dengan jalan cerita yang disajikan. Jadi, film mana yang akan Anda tonton? Sampaikan kesan Anda tentang film di atas di kolom komentar, ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar