Bacaterus / Kopi / 10 Fakta Unik Tentang Kopi yang Menarik dan Mengejutkan

10 Fakta Unik Tentang Kopi yang Menarik dan Mengejutkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kopi sekarang ini menjadi minuman yang populer di dunia. Di Indonesia minum kopi sudah menjadi gaya hidup. Kedai-kedai kopi yang sederhana hingga yang mewah pun bermunculan seperti jamur di musim hujan. Kalau kamu salah satu penikmat kopi, ada informasi penting mengenai kopi yang unik dan menarik untuk kamu ketahui. Apa sajakah infonya? Cari tahu di artikel berikut ini.

1. Penggembala Kambing Berjasa Atas Penemuan Kopi

Penggembala Kambing Berjasa Atas Penemuan Kopi

* sumber: pixabay.com

Konon kabarnya kopi ditemukan oleh penggembala kambing di Ethiopia pada tahun 1500-an. Si penggembala tersebut melihat kambingnya memakan buah kopi. Setelah itu, dia mengamati perubahan perilaku kambing-kambingnya. Hewan tersebut jadi mendapatkan energi yang lebih.

Selain itu kambing-kambingnya juga tidak tidur di malam hari. Setelah mengetahui hal tersebut, si penggembala membagikan hasil temuannya kepada para bhikkhu setempat dan lalu para bhikkhu itu membuat minuman dari biji kopi tersebut.

Setelah meminum kopi tersebut mereka menyadari bahwa mereka bisa begadang semalaman dan berdoa. Kemudian, para bhikhku tersebut menyebarkan berita itu kepada bhikkhu-bhikkhu Ethiopia lainnya dan menjangkau seluruh peradaban dunia.

2. Kopi Luwak Adalah Kopi Termahal dan Harganya Bisa Mencapai $ 100 per Cangkir

Kopi Luwak Adalah Kopi Termahal dan Harganya Bisa Mencapai $ 100 per cangkir

* sumber: pixabay.com

Kopi luwak, atau dikenal juga sebagai kopi kotoran kucing, mengalami proses produksi yang unik karena biji kopi dicerna oleh musang, yaitu hewan yang mirip kucing yang berasal dari Indonesia. Kotoran kucing tersebut kemudian dikumpulkan oleh petani kemudian dicuci,

Sesudahnya kopi lalu dikeringkan, disortir, kemudian dipanggang. Selama proses pencernaan, buah kopi dan bagian pulp kopi (bagian terluar kopi) dicerna oleh luwak sementara biji kopi tetap utuh dan menjalani proses fermentasi unik yang dikatakan memberi kopi luwak rasa yang berbeda.

3. Kopi Asli Dikunyah, Bukan Disesap

Kopi Asli Dikunyah, Bukan Disesap

* sumber: unsplash.com

Meminum secangkir kopi mungkin merupakan metode konsumsi pilihan saat menikmati kopi, tetapi kopi tidak selalu merupakan minuman cair. Ternyata faktanya kopi awalnya tidak diminum seperti yang dilakukan oleh banyak orang sekarang ini.

Menurut sejumlah sejarawan, suku-suku Afrika pertama yang mengkonsumsi kopi melakukannya dengan menggiling buah kopi, menambahkan beberapa lemak hewani, dan menggulung camilan berkafein ini menjadi bola kecil yang dapat dimakan.

Minuman kopi baru dikonsumsi dengan cara diminum pada tahun 1000 Masehi. Biji kopi tersebut diubah menjadi minuman, tepatnya yaitu minuman wine khusus.

4. Kopi Gratis di Naples

Kopi Gratis di Naples

* sumber: unsplash.com

Kota Napoli Italia punya tradisi minum kopi yang dikenal dengan nama Caffè Sospeso. Ketika seseorang memiliki hari yang benar-benar baik atau meraih sesuatu kesuksesan, dia akan memesan Sospeso. Caffe Sospeso istimewa karena orang tersebut akan disajikan  secangkir kopi tapi dia bayar untuk dua cangkir.

Tetapi tak hanya itu. Ada sisi lain dari cerita Sospeso ini. Kemudian, kalau orang miskin meminta Sospeso, dia akan mendapatkan kopi tanpa harus membayar sepeser pun. Apakah negara-negara maju lainnya juga mulai hari dengan kopi?

5. Brasil Merupakan Produsen Kopi Terbesar di Dunia

Brasil Merupakan Produsen Kopi Terbesar di Dunia

* sumber: pixabay.com

Mungkin kamu sudah tahu fakta tentang Brasil ini karena negara ini memang sudah memegang gelar tersebut selama lebih dari 150 tahun sekarang. Ya, Brasil merupakan produsen kopi terbesar di dunia. Data menunjukkan bahwa negara tersebut menghasilkan sepertiga dari produksi kopi dunia.

Sementara itu Vietnam menghasilkan sekitar setengahnya, diikuti oleh Columbia kemudian barulah Indonesia tercinta. Sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, maka tak heran kalau konsumsi kopi di negara kita pun cukup tinggi, berada di urutan keenam.

Baca juga: Inilah Jenis-Jenis Biji Kopi yang Paling Populer di Dunia

6. Kopi Memiliki Senyawa Aromatik yang Bermacam-Macam

Kopi Memiliki Senyawa Aromatik yang Bermacam-Macam

* sumber: unsplash.com

Ternyata dalam kopi terdapat lebih dari 800 senyawa aromatik kopi. Itu merupakan temuan para ilmuwan. Senyawa aromatik inilah yang memberi setiap jenis kopi rasa, aroma, warna, serta tekstur yang unik. Jadi aromatik kopi adalah alasan mengapa kopi terasa dan aromanya sangat enak.

Floral, nutty, fruity, smokey, herbal merupakan beberapa aspek utama dari aroma kopi. Mirip dengan anggur, kopi juga mempunyai kompleksitas yang indah yang ditimbulkan dari perpaduan aspek yang seimbang dan para penikmat kopi mencari rasa ini untuk mendapatkan cangkir kopi terbaik.

Seperti halnya anggur, aroma kopi juga disebut bouquet atau hidung. Bouquet berbeda dengan baunya, yaitu uap kopi dan gas yang dilepaskan saat dipanggang. Istilah itu digunakan mendiskripsikan aroma segar pada kopi bubuk.

7. Kopi Adalah Buah

Kopi Adalah Buah

* sumber: pixabay.com

Biji kopi tumbuh di semak-semak. Tumbuhan ini sebenarnya adalah lubang beri karena itu kopi termasuk dalam jenis buah. Ada dua varietas biji kopi yang utama, yaitu biji kopi hijau dan biji kopi merah.

Biji kopi merah mempunyai aroma yang lebih enak dan kurang asam dan digunakan untuk menghasilkan kopi yang lebih ringan. Semakin lama biji kopi dipanggang akan semakin sehat rasanya. Kopi tanpa kafein berasal dari proses kimia pengeluaran kafein dari kacang. Kafein ini kemudian dijual ke Coca-Cola.

8. Kopi Mempunyai Banyak Manfaat Kesehatan

Kopi Mempunyai Banyak Manfaat Kesehatan

* sumber: www.theguardian.com

Kopi mengandung banyak antioksidan yang bisa membantu tubuh melakukan perlawanan terhadap radikal bebas. Karena itulah, para peminum kopi memiliki resiko yang lebih rendah lebih untuk terkena penyakit Parkinson, Diabetes Tipe II juga penyakit jantung tertentu.

Akan tetapi banyak para peminum kopi yang sering mempunyai kebiasaan yang tidak sehat, seperti minum alkohol dan merokok. Nikotin yang terkandung dalam rokok mempunyai efek mempercepat penghapusan kafein dari dalam tubuh sehingga sering perlu untuk meningkatkan asupan kafein.

Namun penelitian itu masih harus disesuaikan dengan beberapa faktor lain, contohnya gaya hidup, olahraga, dan pola makan. Tak hanya itu, kopi juga ternyata bisa memperkecil resiko orang terkena penyakit serta demensia yang umumnya ditandai dengan daya ingat yang melemah.

Resiko penyakit lain bisa diperkecil oleh kopi adalah gangguan otak dalam melakukan penalaran, perencanaan, persepsi juga berbahasa. Penyakit seperti ini umumnya diderita oleh orang yang berumur 65 tahun lebih.

Bahkan minum sebanyak empat cangkir kopi tiap hari bisa membantu untuk mengurangi 80% kemungkinan orang mengalami pengembangan sirosis atau kondisi yang mengakibatkan berkembangnya beberapa penyakit yang bisa mempengaruhi kesehatan hati.

Orang juga akan terhindar dari mudah lupa dengan meminum dua cangkir kopi tiap hari. Kebiasaan ini bisa meningkatkan memori jangka pendek juga kecepatan reaksi. Selain itu, kopi juga dipercaya bisa membuat orang jadi lebih cerdas karena kafein akan diserap ke dalam aliran darah lalu mengalir ke otak.

9. Kamu Tak Perlu Minum Kopi Segera Setelah Kamu Bangun

Kamu Tak Perlu Minum Kopi Segera Setelah Kamu Bangun

* sumber: unsplash.com

Secara alami tubuh manusia memproduksi hormon kortisol. Hormon ini memiliki efek yang mirip dengan kafein yang terkandung dalam kopi. Tiap harinya kortisol diproduksi tubuh di saat-saat tertentu. menurut ritme sirkadian tubuh. Jadi penting untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk minum kopi.

Menurut Steven Miller, ahli syaraf dari Uniformed Services University of the Health Sciences dari Bethesda, minum kafein, termasuk kopi, akan lebih baik jika dilakukan sesudah pukul 09.00 pagi. Berdasarkan hasil riset, hormon kortisol akan meningkat di pagi hari.

Pengingkatan hormone kortisol tersebut khususnya akan terjadi pada pukul 08.00-09.00 pagi. Jika tubuh mengonsumsi kafein ketika hormon kortisol tinggi, maka akan membuat tubuh jadi kecanduan. Juga tidak disarankan untuk minum kopi atau kafein 6 jam sebelum tidur.

Minum kopi atau minuman lain yang mengandung kafein mendekati tidur bisa mengganggu waktu tidurmu. Karena akan menyebabkan kamu terus terjaga diakibatkan oleh efek kafein dalam kopi atau minuman tersebut.

10. Kopi Mengilhami Penemuan Webcam di Dunia

Kopi Mengilhami Penemuan Webcam di Dunia

* sumber: pixabay.com

Siapa sangka ternyata kopi mengilhami penemuan webcam. Jadi para peneliti di University of Cambridge di Inggris di tahun 1991 memasang kamera yang memberikan gambar langsung sebuah mesin kopi di “Ruang Trojan” sehingga karyawan bisa melihat apakah potnya penuh atau tidak.

Jika mereka bisa melihat lebih awal bahwa potnya kosong, hal iku akan menyelamatkan mereka dari harus berjalan ke mesin kopi dan kecewa karena kopinya habis. Beberapa tahun kemudian, kamera terhubung ke internet dan segera menjadi sensasi internasional.

Itulah sekelumit fakta unik tentang kopi yang menarik untuk diketahui. Apakah kamu juga baru tahu bahwa ternyata kopi ditemukan oleh penggembala kambing? Atau ternyata kopi mengilhami ditemukannya webcam? Atau fakta lain yaitu, kopi ternyata termasuk ke dalam buah-buahan?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *