10 Fakta Menarik dari Money Heist yang Mesti Kamu Tahu

Ditulis oleh Siti Hasanah

Salah satu serial Netflix yang menghebohkan dan banyak ditonton adalah La Casa De Papel atau Money Heist. Semenjak dirilis pertama kali, serial TV ini langsung memenangkan hati banyak penggemar bahkan dari Indonesia.

Serial TV ini sukses memecahkan semua rekor sebagai acara Netflix yang paling banyak ditonton di banyak negara, seperti India, Spanyol, Argentina, Portugal dan Prancis.

Serial TV yang sudah mencapai season 5 ini dibintangi oleh aktor dan aktris Spanyol, seperti Alvaro Morte, Ursula Cobero, Pedro Alonso, Miguel Herran, Jaime Laronte, Alba Flores, Enrique Arce, Itziar Ituno, dan lain-lain.

Bercerita tentang perampokan bank, Money Heist memiliki fakta-fakta unik yang mungkin belum banyak orang tahu. Apa sih faktanya? Yuk simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: Inilah 9 Fakta Squid Game yang Menarik Diketahui!

1. Setting Season Pertama Seluruhnya di Madrid

1. Setting Season Pertama Seluruhnya di Madrid

Season pertama serial TV ini berhasil dibuat hanya dengan anggaran yang kecil. Selain itu, adegannya juga dibuat lebih sederhana.

Selama pembuatan serial TV season pertama, para pemain bahkan tidak pernah meninggalkan ibu kota Madrid. Perubahan besar terjadi saat Netlix melirik serial ini dan memberikan budget dalam jumlah yang besar.

Seketika serial TV ini mengubah setting pengambilan gambarnya. Setelah diambil Netflix, setting-nya jadi beragam, seperti di pulau-pulau pribadi, kuil Buddha Thailand, juga penggunaan properti seperti helikopter yang mahal.

Semua ini tentunya menghabiskan banyak uang, tapi efeknya adalah meningkatkan jumlah penonton karena mereka menikmati setting yang beragam tersebut.

Sesudah Netflix mengakuisisi serial ini, pengambilan gambar tiap episode banyak dilakukan di luar Spanyol. Masih ingat Rio dan Tokyo yang menikmati liburan di pulau terpencil? Itu adalah fakta. Mereka berdua memang berada di pulau terpencil di luar negeri.

2. Hampir Tidak Tayang Sebelum Diselamatkan Netflix

Hampir Tidak Tayang Sebelum Diselamatkan Netflix

Le Casa de Papel, yang merupakan judul serial ini dalam bahasa Spanyol, ditayangkan pertama kali di saluran Spanyol Antena 3 pada tahun 2017. Episode pertamanya sukses besar, tapi ternyata saat serial ini berlangsung, terjadi jumlah penonton terus menurun.

Bahkan, dilaporkan para pemain dan kru sudah mengundurkan diri. Mereka berpikir serial ini hanya bisa bertahan sampai season pertama.

Namun, diam-diam Netflix mengakuisisi serial ini dan mengganti judulnya menjadi Money Heist untuk para penonton di Amerika Serikat.

Walaupun pemasang iklan dan mereka yang menonton streaming masih sedikit, serial ini terbukti meraih sukses besar dan semenjak itu Money Heist menjadi semakin tak terbendung.

3. Asal Usul Nama Tokyo Berasal dari Sebuah Kemeja

Asal Usul Nama Tokyo Berasal dari Sebuah Kemeja

Salah satu bagian terbaik dalam serial Money Heist adalah transformasi karakter Tokyo. Penonton merasa puasa dengan perkembangan karakter Tokyo dari satu season ke season lainnya.

Namun, mungkin ada satu fakta karakter Tokyo yang tidak banyak tidak diketahui oleh para penggemarnya, yaitu tentang asal usul namanya.

Nama Tokyo berawal dari Alex Pina, sang pencipta serial TV Money Heist. Suatu hari, saat pergi untuk bekerja, dia mengenakan sebuah kemeja.

Kemeja tersebut dilihat oleh rekannya yang menjadi produser serial TV tersebut, Jesus Colmenar. Di kemeja tersebut tertulis kata “Tokyo”. Begitu Jesus Colmenar melihatnya, muncullah ide dan dari situlah semua nama berasal.

4. Nama Profesor Berasal dari Nama Kota

Nama Profesor Berasal dari Nama Kota

Hal yang paling menarik dari serial TV Money Heist adalah fakta bahwa tiap karakter menggunakan nama kota ternama di dunia. Namun, ada satu yang tidak menggunakan nama kota, yaitu Profesor.

Profesor merupakan karakter yang paling berbeda dan unik, tapi banyak penggemar yang tidak menyadari kalau Profesor pun memiliki nama kota tidak resmi, yaitu Vatikan.

Kota Vatikan merupakan sebuah kota yang misterius, sangat terlindungi, dan penuh dengan pengetahuan. Vatikan merupakan nama yang tepat untuk karakter Profesor yang diperankan oleh lvaro Morte.

Ada fakta lain tentang tokoh Profesor ini. Ternyata di kehidupan sehari-hari, dia tidak menggunakan kacamata, lho! Jadi, dia butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan kacamata.

5. Seharusnya Berjudul "The Outcasts" Bukan La Casa de Papel

Seharunya Berjudul "The Outcasts" dan Bukan La Casa de Papel

Untuk sebuah serial TV atau film, salah satu hal yang paling penting saat membangun sebuah konsep yaitu judul. Tentunya judul harus menarik agar mudah menempel di ingatan penonton.

La Casa de Papel merupakan judul asli serial ini dalam bahasa Spanyol. Walaupun judul ini terdengar sempurna, ternyata judul tersebut bukanlah pilihan pertama Alex Pina.

Sang pencipta serial ini, Alex Pina, sebelumnya sudah memilih judul “Los Desahuciados”. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris jadi "The Outcasts".

Akhirnya diputuskanlah kalau serial TV tersebut akan diberi judul La Casa de Papel karena adegan pembukanya memperlihatkan perampokan di Royal Mint yang bertanggung jawab untuk memproduksi perangko juga uang kertas Spanyol.

6. Yang Menjadi Narator Seharusnya Profesor

Yang Menjadi Narator Seharusnya Profesor

Selama ini penonton sudah terbiasa mendengar suara karakter Tokyo yang berperan sebagai narator untuk serial Netflix tersebut. Bagaimana kalau narator serial tersebut bukan Tokyo, melainkan tokoh lain?

Ternyata, usut punya usut, narator itu seharusnya buka Tokyo melainkan Prosesor. Namun, akhirnya tim serial TV ini memutuskan untuk mengubahnya dan menjadikan Tokyo sebagai narator.

Awalnya para sutradara berniat menjadikan Profesor sebagai narator, tapi mereka berubah pikiran saat mengetahui kalau serial ini pemerannya didominasi oleh laki-laki.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram