Bacaterus / Fakta Ikan / Menarik Diketahui, Inilah Fakta-Fakta Ikan Buntal yang Unik

Menarik Diketahui, Inilah Fakta-Fakta Ikan Buntal yang Unik

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 Februari 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ikan buntal atau yang dikenal juga dengan nama white-spotted puffer atau Arothron hispidus ini merupakan salah satu jenis ikan laut yang memiliki banyak keunikan. Ikan buntal sendiri termasuk ke dalam keluarga Tetraodontidae. Nah, sejauh ini ikan ini diketahui memiliki lebih dari 120 spesies yang tersebar di berbagai perairan tropis yang ada di dunia.

Ikan buntal sendiri cukup populer dan kerap menjadi buruan para kolektor ikan laut karena bentuknya yang cukup menarik. Selain itu, ikan jenis ini juga menyimpan misteri yang cukup menarik untuk dibahas.

Jadi, biar kamu mengetahui lebih jauh mengenai ikan ini, kali ini Bacaterus telah merangkum beberapa fakta menarik tentang ikan ini khusus untuk kamu. Seperti apa keunikan ikan yang dikenal juga dengan nama ikan fluffy ini? Berikut adalah penjelasannya.

Mampu Membesarkan Ukuran Perutnya

* sumber: www.pikiran-rakyat.com

Ikan buntal adalah salah jenis ikan yang terkenal karena memiliki ciri khas unik yang dapat memesona orang yang melihatnya. Secara morfologi, ikan buntal memiliki karakteristik yang hampir mirip dengan jenis ikan yang termasuk dalam keluarga ikan landak, di mana bagian tulang belakang ikan ini cukup besar dan luas.

Meskipun demikian, ikan buntal berbeda dengan jenis ikan landak lainnya karena ikan ini sendiri memiliki tulang belakang yang lebih tipis dan tersembunyi. Namun, bagian tersebut akan terlihat ketika ikan ini mulai menggembungkan perutnya.

Ikan buntal sendiri diketahui dapat membesarkan ukuran tubuhnya bahkan hingga tiga kali lebih besar dari ukuran tubuhnya. Hal itu disebabkan karena ikan jenis ini memiliki kulit yang sangat elastis. Kemampuan unik inilah yang pada akhirnya membuat ikan buntal dikenal luas oleh masyarakat dunia.

Kondisi membesarkan perut tersebut bisa terjadi ketika ikan yang dikenal sangat suka berada di perairan tropis ini merasa keberadaannya terancam oleh predator lain. Hal tersebut dilakukan oleh ikan ini untuk mempertahankan diri dari serangan pemangsa.

Nah, karena ukuran tubuhnya yang membesar, predator akan mengalami kesulitan saat mencoba untuk memakan ikan ini. Dalam membesarkan tubuhnya sendiri, ikan buntal tidak menggunakan udara yang terjebak dalam tubuhnya akan tetapi memanfaatkan kemampuannya yang cepat dalam meminum air ke dalam perutnya.

Memiliki Racun Berbahaya dan Mematikan

* sumber: arenahewan.com

Meskipun penampilannya sangat lucu dan menggemaskan, namun ikan yang kerap memangsa krustasea dan moluska sebagai santapannya ini dikenal cukup mematikan tidak hanya bagi para predatornya, tapi juga bagi manusia.

Ikan buntal dikenal sebagai ikan paling beracun di dunia. Dalam tubuh ikan ini terdapat kandungan senyawa racun yang bersifat neurotoksin yang dikenal dengan tetrodotoksin. Racun ini sendiri bekerja dengan menyerang bagian sel saraf.

Menurut para ahli, racun ikan buntal sendiri diketahui 200 kali lebih berbahaya dari racun sianida. Efek racunnya sendiri akan bekerja dengan sangat cepat menyerang sel saraf mulai dari gejala awal seperti kebas, mati rasa di sekitar mulut, lumpuh, dan bisa berujung ke kematian. Racun yang terdapat pada ikan buntal sendiri diketahui paling banyak berada pada bagian ovarium, hati dan usus.

Para peneliti sendiri menduga racun yang ada dalam ikan ini berasal dari jenis hewan yang memiliki kandungan bakteri tetrodotoxin-laden yang telah ikan ini konsumsi. Hanya saja, ikan ini diduga berhasil mengembangkan kekebalan tubuhnya sehingga kebal terhadap racun tersebut.

Santapan Cukup Terkenal di Jepang

* sumber: www.japantrips.co

Meskipun ikan buntal dikenal berbahaya karena kandungan racun dalam tubuhnya, namun di Jepang sendiri ikan jenis ini kerap dijadikan sebagai santapan lezat yang berharga sangat mahal. Ikan buntal sendiri diperkirakan mulai dikonsumsi oleh masyarakat Jepang sejak ratusan tahun silam. Hal tersebut berdasarkan penemuan tumpukan tulang ikan ini pada era Jomon (14.500–2.300 tahun sebelum sekarang).

Masyarakat Jepang sendiri kerap menyebut ikan ini dengan nama fugu atau babi sungai. Fugu merupakan ikan buntal dari genus Lagocephalus atau Sphoeroides.

Karena ikan buntal termasuk ke dalam salah satu jenis ikan beracun dan sangat mematikan yang ada di dunia, maka pengolahan jenis ikan ini sendiri diawasi ketat oleh pemerintah Jepang maupun oleh beberapa negara di yang ada dunia. Selain itu, untuk mencegah kesalahan saat pengolahan ikan, pemerintah sendiri menetapkan aturan yang sangat ketat bagi para koki yang ingin menyajikan hidangan ini.

Beberapa di antaranya adalah memiliki sertifikasi resmi serta harus memiliki pelatihan khusus sebelum mulai terjun menyajikan ikan jenis ini di atas meja sebagai sashimi atau chirinabe. Pemerintah Jepang sendiri telah melarang untuk menyajikan jenis ikan ini sejak tahun 1984. Meskipun demikian, masih ada pula restoran bersertifikat yang menyajikan hidangan ikan buntal.

Nah, ikan buntal menjadi salah satu spesies ikan yang masuk dalam daftar sebagai ikan yang hampir punah. Salah satu penyebabnya sendiri karena perburuan liar baik untuk dikonsumsi maupun dijadikan sebagai ikan hias untuk akuarium.

Crop Circle Ala ikan Buntal

* sumber: creation.com

Ikan buntal adalah salah satu ikan unik yang banyak membuat orang terpesona. Salah satu yang sempat membuat para peneliti di dunia heboh adalah ketika ditemukannya crop circle yang dibuat ikan buntal di dasar laut.

Jika sebelumnya kita mengenal crop circle sebagai jejak alien yang dibuat di atas ladang pertanian, maka crop circle yang ada di dasar laut merupakan jejak yang dibuat oleh ikan buntal untuk menarik perhatian pasangannya.

Crop circle ala ikan buntal sendiri pertama kali ditemukan di wilayah perairan yang ada di Pulau Amami-Oshima, Jepang pada tahun 1995, di mana saat itu ditemukan sebuah lingkaran dengan struktur yang cukup rumit dan juga rapi di dasar laut.

Hal tersebut tentu menimbulkan rasa penasaran dari beberapa peneliti yang ada di dunia. Asal usul crop circle sendiri mulai menemukan titik terang ketika sejumlah peneliti melakukan penelitian terhadap tanda tersebut.

Pada tahun 2011 baru diketahui bahwa crop circle tersebut merupakan hasil karya ikan buntal dalam rangka untuk menarik lawan jenisnya. Selain bentuknya yang unik, proses pembuatan crop circle pun berhasil membuat kagum para peneliti.

Para ahli menjelaskan bahwa pada awalnya ikan buntal akan membuat lingkaran dasar menggunakan sirip dada, sirip anal, dan sirip ekor. Setelah itu ikan buntal akan mulai menghiasi lingkaran yang dibuatnya dengan struktur geometri yang sangat indah untuk memikat ikan buntal betina. Sehingga membuat para ahli berkesimpulan bahwa ikan buntal memiliki kecerdasan yang luar biasa.

Nah, itulah beberapa fakta ikan buntal, ikan unik dengan banyak pesona yang berhasil Bacaterus rangkum untuk kamu. Dibalik bentuknya yang lucu, ikan buntal ternyata menyimpan racun yang sangat berbahaya dan mematikan jika masuk ke dalam tubuh manusia. Jangan lupa untuk membaca artikel tentang 10 hewan paling berbahaya dari Bacaterus.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *