6 Fakta tentang Black Adam yang Menarik untuk Diketahui

Ditulis oleh Dhany Wahyudi

Black Adam telah berhasil menjadi asa bagi fans DC untuk kembali melihat semesta superhero andalannya berada pada jalur yang benar. Dengan origin story yang cukup bagus, Black Adam mendirikan bangunan cerita dengan pondasi yang kokoh.

Sayangnya, kehadiran para superhero dari Justice Society of America (JSA) hanya ditampilkan dalam satu dimensi saja. Tapi yang paling menarik, Black Adam berhasil menempatkan kembali Henry Cavill sebagai Superman untuk proyek DC Extended Universe (DCEU) selanjutnya setelah hadir di adegan paling akhir film ini.

Latar belakang Black Adam memang sudah dibuka cukup banyak di dalam filmnya, tapi masih ada beberapa fakta lain tentang anti-hero ini yang patut kalian ketahui. Yuk, langsung simak artikel berikut!

Baca juga: Sinopsis & Review Black Adam (2022), Antihero dari Kahndaq

1. Berasal dari Mesir

Berasal dari Mesir

Black Adam pertama kali hadir di dunia komik sebagai supervillain dari Marvel Family di edisi pertamanya pada tahun 1945. Dia diceritakan berasal dari peradaban Mesir Kuno dengan nama Teth-Adam, artinya manusia perkasa. Ketika dia mengucapkan mantra “Shazam!”, dia berubah menjadi Mighty Adam dengan kekuatan dewa-dewa Mesir Kuno.

SHAZAM sendiri merupakan singkatan 6 dewa yang kekuatannya dimiliki Black Adam, yaitu:

  • S untuk stamina Shu. Dia memiliki tubuh dengan daya tahan yang sangat kuat. Dia bisa tahan tidak makan dan minum, juga tidak tidur. Hal ini membuatnya abadi.
  • H untuk kecepatan Horus. Dengan kekuatan ini, dia bisa mencapai kecepatan 500 mach (617 km/jam). Di luar angkasa pun, dia bisa terbang dengan kecepatan cahaya.
  • A untuk kekuatan Amon. Dengan kekuatan ini, dia mampu dengan mudah mematahkan dan menghancurkan benda-benda keras, seperti baja dan tembok. Bahkan dia bisa membuat gelombang kejut dengan tepukan tangannya.
  • Z untuk kebijaksanaan Zehuti. Kekuatan ini membuatnya mampu berbicara dalam berbagai bahasa dan memiliki banyak pengetahuan layaknya perpustakaan.
  • A untuk kekuasaan Aten. Kekuatan ini bisa membuatnya terbang dan menyerang lawannya dengan petir. Selain itu, dia juga bisa menangkal sihir dan pindah dimensi serta waktu.
  • M untuk keberanian Mehen. Hal ini membuatnya kuat tidak secara fisik saja, melainkan juga mental. Dia bisa bertarung menggunakan banyak strategi dan menguasai pikiran lawannya.

Dengan kekuatan sebesar ini, Black Adam memang sulit untuk ditaklukkan oleh Marvel Family. Satu-satunya cara mengalahkannya adalah memancing dia untuk mengucapkan “Shazam!” sehingga dia berubah menjadi manusia biasa, lalu mereka tutup mulutnya sehingga tidak bisa mengucapkan mantra itu lagi.

Fisik manusianya berubah mengikuti usia aslinya, yaitu 5.000 tahun, sehingga membuatnya langsung menjadi tulang belulang.

2. Mulanya adalah Seorang Budak

Mulanya adalah Seorang Budak

Black Adam telah melalui berbagai macam kisah kebangkitan, yaitu di komik Shazam! era 1970an dan The Power of Shazam! era 1990an. Namun origin story yang dipaparkan di dalam filmnya mengambil latar belakang yang ditampilkan di komik 52 yang terbit pertama kali di tahun 2006.

Di dalamnya, diceritakan bahwa Teth-Adam adalah seorang budak di Kerajaan Kahndaq yang mendapat kekuatan super dari para penyihir. Mulai saat ini, Black Adam bukan lagi seorang supervillain, tetapi lebih tepatnya anti-hero, karena dia menjadi penjaga Kahndaq dari serangan musuh-musuhnya.

Tapi dia tetap sering berseteru dengan para superhero lain. Sama dengan kisah yang terjadi di dalam filmnya, Black Adam berusaha membebaskan Kahndaq dari penjajahan Intergang.

Namun aksinya itu membuatnya berseteru dengan Justice Society of America yang datang untuk menghentikannya. Namun mereka lalu menyatukan kekuatan demi menghadapi Sabbac.

3. Sangat Mencintai Isis

Sangat Mencintai Isis

Dalam film, Black Adam dibangkitkan oleh mantra yang diucapkan ahli arkeologi Adrianna Tomaz saat dia mencoba mengambil mahkota Sabbac. Tahukah kalian jika dalam komiknya, Adrianna Tomaz dan Black Adam adalah pasangan suami istri?

Namun, sedikit berbeda dengan di film, dalam komik Adrianna adalah seorang budak yang dihadiahkan oleh Intergang kepada Black Adam. Kemudian Black Adam memberikan sebuah jimat magis yang ditemukannya kepada Adrianna yang mengubahnya menjadi Isis, superhero wanita.

Dengan disaksikan oleh Marvel Family, Black Adam dan Isis menikah dengan mas kawin sebuah permata milik Cleopatra. Isis mengajak adiknya, Osiris, untuk berjuang bersamanya. Namun karena bisikan dari Sobek, dewa buaya, Osiris berubah menjadi jahat dan menyerang Black Adam.

Terjadi sebuah peristiwa dimana Osiris akhirnya ditipu dan dibunuh oleh Sobek. Adrianna dan Amon yang kelak akan menjadi Isis dan Osiris ditampilkan dengan baik di filmnya.

Sarah Shahi sama sekali tidak mengecewakan sebagai Adrianna dan Bodhi Sabongui sebagai Amon tampil memikat dengan kecerdikan karakternya. Semoga di film selanjutnya, peran mereka lebih besar dengan menjadikan mereka superhero seperti dalam komiknya.

4. Memicu Perang Dunia III

Memicu Perang Dunia III

penjelmaan dari salah satu anggota Horsemen of Apokolips, yaitu Famine. Ketiga Horsemen lainnya datang menyerang. Dalam pertempuran tersebut Isis terluka parah dan melemah.

Namun dia sempat mengeluarkan kekuatan terakhirnya untuk melempar jauh Death ke luar bumi. Berduka atas kematian Isis dan Osiris, Black Adam kemudian memulai pembantaian kepada para musuhnya.

Aksinya ini memicu berbagai kelompok superhero dan supervillain ikut bertempur membela kepentingan masing-masing yang akhirnya menyebabkan Perang Dunia III. Ada beberapa supervillain yang berkoalisi dengan Black Adam tapi dengan niat mengkhianati di akhir perang nanti.

Seluruh kekuatan superhero di dunia turun ke perang ini, termasuk Global Guardians, Doom Patrol dan Teen Titans. Begitu pula Great Ten dari Cina dan Justice Society dari Amerika. Tapi mereka tidak bisa menghentikan langkah Black Adam yang telah banyak menelan korban jiwa dari para superhero.

Di saat genting, Green Lantern dan Power Girl akhirnya bisa menaklukkan Black Adam. Konsep Perang Dunia III ini sangatlah dahsyat dengan menampilkan seluruh superhero dan supervillain yang saling bertempur.

Mungkin butuh waktu lama bagi DC untuk mewujudkan kisah ini ke dalam film. Tapi cikal bakalnya sudah disinggung di film Zack Snyder’s Justice League (2021) dimana Superman dan rekan-rekannya melawan Steppenwolf atas perintah Darkseid dari Apokolips.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram