Bacaterus / Tempat Unik / 10 Danau Terbesar di Indonesia yang Indah dan Eksotis

10 Danau Terbesar di Indonesia yang Indah dan Eksotis

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Tak hanya laut dan gunung, Indonesia juga memiliki banyak danau, baik danau buatan maupun danau alami. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup, jumlah danau di Indonesia sekitar 840 danau besar dan 735 danau kecil. Dari data tersebut disimpulkan bahwa danau di Indonesia mampu menampung 72% total persediaan air permukaan di Indonesia.

Beberapa danau digunakan untuk pengaliran air di sektor pertanian, perikanan, PLTA, sumber air untuk masyarakat, sampai pariwisata. Nah, apakah kamu tahu apa saja danau terbesar di Indonesia yang bisa kamu kunjungi? Simak daftarnya berikut ini ya.

1. Danau Toba

Danau Toba

Danau terbesar pertama di Indonesia adalah Danau Toba. Lokasinya berada di Sumatra Utara dan sudah menjadi salah satu tujuan wisata. Ya, kalau kamu memutuskan mengunjungi Medan, masukkan Danau Toba ke dalam daftar tujuan wisata. Kamu tak akan menyesal bila memang mengunjunginya.

Pesona indahnya danau dan beragam aktivitas yang bisa kamu lakukan. Bahkan di setiap sudut Danau Toba akan terlihat berbeda sekaligus magis. Menarik, ya. Danau Toba memiliki luas 1.130 km² dengan kedalaman sekitar 529 meter. Danau Toba merupakan jenis danau vulkanik, yaitu danau yang terbentuk karena adanya aktivitas vulkanis atau gunung berapi.

2. Danau Towuti

Danau Towuti

Berlokasi di Sulawesi Selatan, tepatnya Kabupaten Luwu Timur, Danau Towuti menjadi danau kedua terbesar di Indonesia. Luasnya mencapai 561 km² dengan kedalaman 203 meter.  Danau ini menjadi bagian dari kawasan Taman Wisata Alam Danau Towuti dan juga menjadi salah satu dari 12 danau purba yang ada di dunia.

Danau Towuti merupakan danau tektonik yaitu danau yang terbentuk karena penurunan muka bumi yang disebabkan adanya patahan atau pergeseran. Nah, kalau kamu ke Makassar, tak ada salahnya meluangkan waktu satu hari untuk mengunjungi Danau Towuti.

3. Danau Poso

Danau Poso

Danau Poso merupakan danau terbesar ketiga yang  perlu kamu ketahui. Lokasinya berada di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Poso. Danau Poso memiliki luas 323,3 km² dan kedalaman maksimal 450 meter. Danau ini merupakan danau tektonik dengan pemandangan yang menyejukan hati.

Kalau mau mengunjungi Danau Poso, kunjungan terbaik adalah saat ada Festival Danau Poso. Tapi bila ingin mendapatkan suasanya nyaman berkunjung, bisa kunjungi saat hari biasa. Nah, di sini kamu bisa menemukan spesies ikan endemik, lho, yaitu Adrianichthys, Mugilogobius amadi, M. sarasinorum, Nomorhamphus celebensis, hingga Oryzias nebulosus.

4. Danau Sentarum

Danau Sentarum

Membicarakan danau terbesar keempat di Indonesia, membuat Danau Sentarum masuk ke peringkat ini. Danau Sentarum memiliki luas 275 km² dengan jenis danau Floodplain. Danau floodplain adalah danau yang terbentuk karena sungai-sungai yang banjir lalu menutupi dataran.

Danau yang terletak di Kalimantan Barat ini bisa dikatakan adalah sumber air Sungai Kapuas. Pada musim hujan, kamu akan melihat bahwa danau ini menjadi tadahan air hujan bagi Sungai Kapuas. Sedangkan pada musim kemarau akan menjadi lapangan kering. Air di danau berpindah mengisi air di Sungai Kapuas.

Kalau ingin mengunjungi Danau Sentarum, kamu perlu menyusuri sungai ratusan kilometer dan berpetualangan di antara keindahan flora, fauna serta budaya. Ini karena danau ini merupakan bagian dari Taman Nasional Danau Sentarum. Jika beruntung, kamu bisa melihat bekantan, beruang madu, bekakak, enggang gading, sampai rangkong dari dekat.

 5. Danau Matano

Danau Matano

Danau Tektonik dengan luas 164,1 km² ini menempatkan Danau Matano menjadi danau terbesar nomor lima di Indonesia. Kedalaman danau ini adalah 590 meter dan menjadikan ia menjadi danau terdalam ke-11 di dunia serta terdalam di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Lokasi Danau Matano ada di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Jangan kaget bila kamu melihat keindahan Danau Matano. Ia memberikan pemandangan menakjubkan dengan tambahan sejarah kehidupan purba. Tak hanya itu, danau ini merupakan danau penghasil ikan tawar. Di sini kamu bisa menemukan Ikan Buttini, yaitu ikan purba endemik dengan ukuran besar dan mata yang sedikit menonjol keluar.

Bila ingin mengenal lebih dekat Danau Matano, kamu bisa menuju Gua Tengkorak. Namun kamu perlu menyewa perahu dan juga kemampuan berenang. Ini karena saat air naik, kamu perlu berenang dahulu untuk masuk melewati pintu masuknya.

6. Danau Jempang

Danau Jempang

Mungkin belum banyak yang mendengar tentang Danau Jempang. Padahal danau ini merupakan danau keenam terbesar di Indonesia. Luasnya mencapai 150 km² dengan kedalaman maksimum 6 meter. Danau yang berada di Kalimantan Timur ini merupakan jenis danau floodplain.

Untuk bisa mengeksplor Danau Jempang, kamu perlu menggunakan perahu ketinting atau speedboat. Selama perjalanan, kamu akan melewati perkampungan tepi Sungai Mahakam. Nikmati kearifan lokal yang masih dipegang di kawasan ini. Uniknya, Danau Jempang akan mengering setiap lima tahun sekali sampai menyerupai gurun pasir.

7. Danau Paniai

Danau Paniai

Satu lagi danau tektonik yang menempati urutan ketujuh danau terbesar di Indonesia, yaitu Danau Paniai. Berlokasi di Papua, keeksotisan danau ini menunggu untuk dinikmati. Luas danau ini sebesar 145 km² dengan kedalaman maksimal 50 meter. Dikarenakan lokasinya berada pada ketinggian 1.700 mdpl maka hawa sejuk terasa saat kamu ke sini.

Ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di sini, seperti memancing dari atas perahu, mencari Udang Selingkuh sampai mengelilingi danau. Tertarik bermalam di sini? Kamu bisa menyewa rumah penduduk untuk menikmati keindahan Danau Paniai lebih lama.

8. Danau Rombebai

Danau Rombebai

Papua memang menyajikan keindahan alam yang tak terhingga. Salah satu danau yang menyertakan keindahan sekaligus budaya penduduknya adalah Danau Rombebai. Danau floodplain ini memiliki luas 137,49 km². Lokasinya tepat berada di tepi Sungai Memberamo dan berdekatan dengan Samudera Pasifik.

Karena berlokasi dekat dengan Samudera Pasifik, biasanya kamu akan menemukan hiu masuk ke perairan tersebut pada musim tertentu. Ditambah danau ini merupakan danau terbuka sehingga aliran sungai bisa cukup deras saat musim hujan. Saat ke sini kamu juga akan melihat sumber gas alam di sisi lain danau ini.

9. Danau Tempe

Danau Tempe

Berlokasi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Danau Tempe memiliki luas sebesar 130 km² dengan kedalaman 5 meter. Kamu bisa mengunjungi Danau Tempe saat mereka menyelenggarakan festival Maccera Tappareng.

Acara ini adalah upacara penyucian danau dengan memotong sapi dipimpin ketua nelayan. Selain itu, kamu bisa melihat ragam acara seru lain seperti lomba permainan tradisional, atraksi, sampai pertunjukan seni.

10. Danau Semayang

Danau Semayang

Berada di Desa Semayang, Kenohan, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, danau berjenis floodplain ini memiliki luas 130 km². Kedalamannya sekitar 6 meter dengan keunikan yang pasti kamu senangi. Di sini kamu bisa melihat ikan pesut. Ikan pesut merupakan evolusi lumba-lumba air laut menjadi ikan air tawar.

Selain itu, ada keajaiban lain saat ke sini. Kamu bisa melihat Danau Semayang dan Danau Melintang yang terletak bersebelahan bisa menyambung dan juga terpisah. Kedua danau ini memang dihubungkan dengan Sungai Mahakam. Saat Sungai Mahakam surut, danau menyatu. Sebaliknya danau akan terpisah bila Sungai Mahakam pasang.

Untuk menikmati suasana di Danau Semayang, kamu bisa menyewa lazy bag atau melakukan ski air. Sambil leyeh-leyeh sambil menikmati sinar matahari di sisi lain Kalimantan. Tak hanya itu, sesekali kamu bisa melihat teknik tangkap ikan tradisional sekaligus perkampungan nelayan.

Sudah mengetahui danau terbesar di Indonesia dengan segala keindahannya, adakah yang masuk ke dalam daftar tempat wisata selanjutnya? Mari bagikan pemikiranmu di kolom komentar di bawah ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *