Bacaterus / Film Animasi / 10 Film Animasi Terbaik yang Dibuat oleh Studio Pixar

10 Film Animasi Terbaik yang Dibuat oleh Studio Pixar

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pixar Animation Studio adalah studio animasi terkenal yang telah menghasilkan beberapa film animasi terbaik dan banyak meraih penghargaan serta pendapatan komersil yang tinggi dari peredarannya di seluruh bioskop dunia. Meski saat ini Studio Pixar adalah bagian dari Walt Disney Pictures, tetapi sejarah studio animasi dengan kantor utama di California ini cukup panjang.

Diawali sebagai bagian dari tim grafis di Lucasfilm yang membantu pengerjaan animasi special effect tambahan di beberapa proyek Lucasfilm, seperti Star Trek II: The Wrath of Khan dan Young Sherlock Holmes.

Lalu pada tahun 1986, tim grafis ini beserta perangkat teknologinya dibeli oleh Steve Jobs yang saat itu baru saja meninggalkan Apple Computer. Sejak tahun 2006, Studio Pixar berada di bawah bendera The Walt Disney Company.

Yang membedakan film-film animasi karya Studio Pixar ini selain cerita yang menarik dengan pesan moral yang menyentuh, adalah penggunaan teknologi PhotoRealistic RenderMan yang membuat tampilan animasi karya mereka lebih halus dan enak untuk dilihat. Untuk melihat perjalanan monumental Studio Pixar dari film ke film, kami pilihkan deretan karya terbaik studio ini.

10 Film Animasi Terbaik Buatan Studio Pixar

1. Toy Story Trilogy [1995, 1999, 2010]

film animasi terbaik toy story

Inilah film pertama Pixar Animation Studios yang didistribusikan oleh Walt Disney Pictures. Disutradarai oleh John Lasseter, film ini menceritakan persaingan antara Woody dan Buzz Lightyear untuk menjadi mainan nomor satu di rumah itu yang berakhir menjadi persahabatan antara keduanya. Tom Hanks dan Tim Allen adalah pengisi suara untuk kedua karakter ini yang berhasil menghidupkan film.

Berhasil meraih pendapatan sebesar $ 191 juta untuk peredaran di Amerika Serikat saja dan masuk ke tiga nominasi kategori Academy Awards adalah pencapaian terbaik untuk sebuah film animasi dengan full CGI yang pada saat itu adalah sebuah terobosan baru dalam dunia animasi. Saat ini, Toy Story sudah dianggap sebagai film klasik dan termasuk salah satu film Hollywood terbaik yang pernah dibuat.

Kemudian film ini dilanjutkan dengan sequel-nya pada tahun 1999. Masih dengan tim yang sama dengan film pertamanya, Toy Story 2 tambil melebihi harapan untuk sebuah sequel. Selain animasi yang lebih baik, ceritanya pun lebih menarik. Meraih pendapatan $ 245 juta yang jauh melebihi film pertamanya, tetapi hanya dinominasikan di satu kategori di Academy Awards.

Trilogy ini ditutup dengan Toy Story 3 yang dirilis pada tahun 2010 dengan perpindahan sutradara ke Lee Unkrich. Tema petualangan dan komedi masih melekat kental, tetapi kali ini nuansanya lebih dewasa karena adanya perpisahan yang mengharukan di ending filmnya.

Meraih pendapatan sebesar $ 415 juta dan meraih Piala Oscar untuk kategori Best Animated Feature dan Best Original Song di Academy Awards, sering dianggap sebagai film terbaik dari keseluruhan trilogy. Kabarnya akan dibuatkan film Toy Story 4 yang akan dirilis pada tahun 2017 nanti.

2. A Bug’s Life [1998]

Menyusul kesuksesan Toy Story, Pixar kemudian memproduksi film keduanya yaitu A Bug’s Life, yang menceritakan perjuangan bangsa semut melawan kekejaman bangsa belalang. Disutradarai oleh John Lasseter, banyak adegan lucu dan memorable di dalam film yang juga didistribusikan oleh Walt Disney Pictures ini.

Salah satu film animasi terbaik ini meraih pendapatan sebesar $ 162 juta dan satu nominasi Oscar untuk kategori Best Original Score. Film ini juga sukses melalui penjualan merchandise karakter-karakternya yang disukai oleh anak-anak.

3. Monsters, Inc. [2001]

https://www.youtube.com/watch?v=8IBNZ6O2kMk

Film pertama Pixar yang diproduksi di studio baru mereka di area Emeryville, California ini adalah film yang sangat menghibur bagi seluruh anggota keluarga dengan petualangan yang seru dan tampilan animasi yang menakjubkan.

Salah satu adegan yang paling berkesan adalah penggambaran gudang pintu dengan segala mekanismenya yang tampaknya rumit sekali saat pembuatannya. Mengantungi pendapatan sebesar $ 289 juta dan meraih Best Original Song di Academy Awards, film ini memiliki rendering yang mutakhir untuk penggambaran dan pergerakan bulu-bulu di tubuh Sulley.

Film ini kemudian dibuatkan prequel-nya pada tahun 2013, Monsters University, yang menceritakan pertemuan Sulley dan Mike ketika mereka masih kuliah di universitas para monster. Meraup pendapatan yang tidak jauh dari film sebelumnya, $ 268 juta, tetapi banyak kritikus yang menilai cerita di film ini lebih lemah jika dibandingkan film pertamanya. Tetapi di atas semua itu, faktor fun yang ditampilkan tidak berkurang.

4. Finding Nemo [2003]

Film tentang petualangan seekor ayah ikan yang mencari anaknya dan berpetualang melintasi samudera di Australia ini semakin memperpanjang catatan kesuksesan Pixar Animation Studio. Cerita yang penuh makna, petualangan di dunia laut yang seru, mencekam sekaligus lucu, adalah sebuah paket hiburan yang lengkap bagi keluarga.

Bahkan saat ini sudah ada wahana Finding Nemo di Disney Animal World di Orlando, Florida, Amerika Serikat. Meraup pendapatan sebesar $ 380 juta dan meraih Piala Oscar di kategori Best Animated Picture, sudah membuktikan kehebatan film ini yang rencananya akan dibuatkan sekuelnya untuk tahun 2016.

5. The Incredibles [2004]

The Incredibles

Film yang disutradarai oleh Brad Bird, adalah proyek pertama Pixar Animation Studio yang digarap oleh sosok dari luar studio dan pertama kali pula menggunakan karakter utama berupa manusia. Craig T. Nelson sangat pas menyumbangkan suaranya sebagai Mr. Incredible yang jenuh dengan kegiatan hariannya dan ingin kembali menjadi superhero.

Syndrome sebagai musuh utama membuat dirinya dan keluarganya kembali beraksi. Film ini meraih pendapatan sebesar $ 261 juta dan membawa pulang Piala Oscar untuk kategori Best Animated Feature dan Best Sound Editing.

6. Cars [2006]

Cars

Kali ini dunia otomotif yang menjadi lahan cerita bagi Pixar Animation Studio untuk diolah. John Lasseter kembali menyutradarai film yang berhasil meraih box-office sebesar $ 244 juta dan masuk nominasi Academy Awards. Banyak kritikus film yang bilang jika ceritanya lemah dan klise, tetapi animasi yang ditampilkan, terutama di adegan balapan sangat memukau mata.

Karena kesuksesannya, maka dibuatlah sequel-nya di tahun 2011 yang meski menjadi box-office dengan pendapatan $ 191 juta tidak bisa mengulangi kesuksesan film pertamanya, dan membuat karakter utamanya, Lightning McQueen menjadi seperti supporting karena Mater yang lebih banyak mendapat adegan di film Cars 2 ini.

7. Ratatouille [2007]

Ratatouille

Bagaimana jika ada seekor tikus mempunyai impian untuk menjadi chef dan memasak di dapur? Premise itu kemudian dikembangkan oleh tim Pixar Animation Studio menjadi film yang memiliki detil Kota Paris yang mengagumkan ini.

Dunia kuliner ditampilkan dengan kelezatan animasi dan racikan resep karakter-karakternya yang unik, membuat film ini mampu meraih $ 206 juta di Amerika Serikat dan Piala Oscar sebagai Best Animated Feature di Academy Awards.

8. WALL-E [2008]

wall-e

Kali ini Pixar Animation Studio melayangkan pandangan dan idenya ke luar angkasa dan masa depan, dimana Bumi sudah usang dan ditinggalkan umat manusia. WALL-E adalah sebuah robot yang bertugas membersihkan puing-puing yang berserakan di Bumi seorang diri tanpa teman.

Di beberapa menit awal film, tidak akan ada dialog yang terdengar, hanya kesepian yang ada, sehingga penonton ikut terbawa dengan suasana yang tercipta dan perasaan sang robot tersebut.

Dengan film ini, Pixar berhasil kembali membawa pulang Piala Oscar di kategori Best Animated Feature dari Academy Awards dan hasil box-office sebesar $223 juta. Pesan moral yang disampaikan tentang pelestarian lingkungan dan kehidupan sosial manusia sangat mengena ke hati kita.

9. Up [2009]

Kedetilan dalam menampilkan background dan landscape adalah kehandalan tim Pixar Animation Studio. Hal ini dibuktikan kembali lewat film yang membuat para animator Pixar harus riset selama beberapa minggu untuk mendapatkan nuansa pegunungan di Venezuela.

Tidak hanya itu, dari segi cerita pun, Up sangat kuat. Tidak meninggalkan sisi komedi tapi lebih mengedepankan banyak pesan moral yang sangat bagus untuk disampaikan kepada keluarga, terutama anak-anak.

Berhasil meraih Oscar sebagai Best Animated Feature dan Best Original Score, film ini juga meraup hasil box-office sebesar $ 293 juta. Banyak moment yang tidak bisa dilupakan dari film yang juga dinominasikan di kategori Best Picture ini.

10. Brave [2012]

Brave

Keunikan dari Pixar Animation Studio lainnya adalah cerita yang ditampilkan semuanya adalah naskah orisinil dan bukan merupakan adaptasi. Meski cerita Brave seperti dongeng dari negeri Skotlandia, tetapi sebenarnya itu adalah cerita orisinil dari sutradara wanita pertama Pixar, Brenda Chapman, yang terinspirasi dari hubungan dia dan anaknya.

Layaknya dongeng, cerita ini juga berhubungan dengan magis dan kutukan. Berhasil menjadi Best Animated Feature di Academy Awards dan raupan box-office sebesar $ 237 juta.

11. Coco [2017]

Coco

Coco menjadi sebuah film animasi terbaik dari Pixar Animation Studio yang paling sukses di tahun 2017. Film ini berhasil meraih pendapatan sebesar $ 780 juta selama penayangannya di bioskop. Coco juga berhasil membawa pulang piala Oscar ke-90 untuk nominasi Best Animated Feature Film dan Best Original Song.

Sinopsis Coco menceritakan tentang Miguel, seorang anak laki-laki yang bermimpi untuk menjadi musisi. Namun, sang keluarga sangat menentang keinginan Miguel.

Secara misterius Miguel bisa masuk ke alam orang-orang mati. Miguel berpetualang dengan Hector untuk menemukan sosok nenek moyangnya yang konon adalah seorang musisi handal.

12. Finding Dory [2016]

Finding Dory

Kalau Anda pernah menonton salah satu film animasi terbaik dari Pixar, yakni Finding Nemo, maka Anda wajib menonton Finding Dory. Fokus film ini ada pada ikan biru yang merupakan sahabat Nemo. Kini, Dori yang pelupa ini ingin mencari jejak-jejak keluarganya.

Dory ditemani oleh Marlin, Nemo, dan si gurita baik hati, Hank, untuk menemukan keluarganya. Lautan mereka jelajahi hanya untuk menemukan keluarga Dory. Mampukah Dory bertemu kembali dengan keluarganya?

13. Inside Out  [2015]

Inside Out

Inside Out merupakan film animasi anak yang mengajarkan begitu banyak tentang kehidupan. Dikisahkan bahwa seorang anak perempuan usia 11 tahun, Riley, memiliki gejolak emosional yang tak terkendali ketika sang ayah memindahkan dirinya dari Midwest ke San Fransisco.

Di dalam pikiran Riley terdapat lima bentuk emosi, Joy (bahagia), Fear (takut), Anger (marah) dan Disgust (jijik). Semua emosi ini berada di dalam kepala Riley dan saling bergejolak satu sama lain ketika Riley dipindahkan ke tempat baru.

14. The Good Dinosaur [2015]

The Good Dinosaur

Sebuah film animasi terbaik yang satu ini wajib Anda tonton. The Good Dinosaur adalah film yang mengisahkan tentang persahabatan antara anak manusia dan dinosaurus yang baik hati.

Petualangan antara anak manusia dengan dinosaurus ini sangat menyentuh hati. Mereka berpetualang ke sebuah daerah yang misterius, di mana mereka harus menghadapi ketakutan dari dalam diri mereka sendiri. The Good Dinosaur juga memberikan edukasi kepada anak bahwa perbedaan bukan masalah untuk tetap bersahabat satu sama lain.

Itulah keseluruhan film animasi terbaik yang pernah diproduksi oleh Pixar Animation Studio yang membuat standar kualitas untuk film animasi menjadi tinggi. Film-film mereka selalu identik dengan persaingan di tangga box-office dengan DreamWorks Pictures, beradu kualitas juga komersialitas.

Patut ditunggu gebrakan apa lagi yang akan diberikan Pixar Animation Studio untuk penonton dan penikmat film animasi di seluruh dunia dengan karya-karya berikutnya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *