Bacaterus / Hamster / Ini Dia Ciri-Ciri Hamster Peliharaanmu Sedang Hamil

Ini Dia Ciri-Ciri Hamster Peliharaanmu Sedang Hamil

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Anda memiliki hamster betina yang baru saja dibeli dari pet shop, atau mungkin Anda sudah punya hamster jantan di rumah lalu mereka berdua sempat terlihat bersamaan? Lalu setelah beberapa minggu hamster betina Anda mulai menunjukkan tanda-tanda keanehan? Coba dicek, siapa tahu hamster Anda hamil!

Sebenarnya hamster merupakan hewan yang kuat, walaupun Anda clueless tentang kehamilannya pun dia bisa melahirkan tiba-tiba tanpa bantuan Anda. Paling Anda saja yang kaget kenapa ada tumpukkan daging berwarna pink yang uget-uget di sekitar hamster dan suara berdecit seperti tikus yang tergencit.

Lalu, apa manfaat mengetahui kehamilan hamster? Jika sangat peduli dengan hewan peliharaan Anda, tentu Anda akan ingin mengetahui apapun yang terjadi pada si hamster, bukan?

Dengan mengetahui kehamilan hamster lebih awal, Anda juga bisa menyiapkan hal-hal yang sekiranya diperlukan hamster, sekaligus “membantu” memudahkan persalinannya nanti. Anda juga bisa memberikan keamanan dan kenyamanan untuk sang ibu hamster dan bayi-bayi hamster yang akan datang. Inilah ciri-ciri hamster hamil versi Bacaterus.

1. Pastikan Jenis Kelamin Hamster

* sumber: hamsterhideout.com

Pertama-tama sebelum Anda memikirkan apakah hamster Anda hamil atau tidak, Anda harus mengidentifikasi terlebih dahulu jenis kelamin si hamster. Soalnya, kalau hamster Anda ternyata jantan, tidak mungkin dia hamil, dong. Jadi, perbedaan kondisi fisik atau tingkah polahnya bukan tentang kehamilan kalau begitu.

Biasanya kalau Anda beli hamster di petshop suka ditanya mau yang jantan atau betina, Anda juga bisa bertanya-tanya pada petugas petshop-nya apa jenis kelamin hamster tersebut. Tapi, kalau Anda membeli hamster di “petshop” pinggir jalan atau mungkin dapat dari teman, bisa saja Anda tidak tahu apa jenis kelamin hamster tersebut.

Seperti kucing, hamster juga punya kulit yang longgar di sekitar pundak. Cara mengidentifikasi jenis kelamin hamster adalah dengan menarik secara lembut kulit longgar di atas pundak hamster (di sekitar bawah kepala). Lalu, balikkan hamster Anda dan tempatkan di telapak tangan Anda supaya hamster merasa nyaman.

Untuk hamster jantan akan terlihat testis di dekat ekornya, bahkan ada juga yang sangat jelas sehingga membuat bokongnya terlihat menonjol. Sedangkan untuk hamster betina tidak ada sesuatu yang menonjol di dekat ekor, melainkan ada puting (biasanya 8 puting).

2. Usia Hamster

Usia hamster juga bisa menjadi patokan awal, apakah kiranya hamster Anda hamil atau tidak. Hamster mengalami tumbuh kembang yang terbilang sangat cepat. Dalam beberapa hari saja setelah lahir, mereka sudah akan mulai tumbuh bulu. Dalam beberapa 1-2 minggu sudah buka mata dan sudah lincah. Dalam 4 minggu mereka sudah “remaja”, dan ketika usia 6-7 minggu sudah bisa bereproduksi alias sudah dewasa.

Jadi, kalau usia hamster Anda masih di bawah 6 minggu, kemungkinan besar belum bisa hamil, ya. Tapi, bukan berarti Anda cuek saja kalau hamster betina Anda belum hamil, karena dalam waktu 1 minggu ke depan mereka sudah bisa bereproduksi, loh. So, kalau hamster Anda sudah mau mendekati usia 6 minggu langsung pisahkan sesuai jenis kelaminnya, betina dengan betina, jantan dengan jantan.

Ini untuk Anda yang memiliki beberapa hamster dengan jenis kelamin berbeda, ya. Kalau Anda cuma punya 1 hamster saja tidak masalah. Yang perlu sekali diperhatikan jika Anda mengawinkan hamster betina Anda, lalu dia lahiran, di antara anaknya pasti ada beberapa yang jantan. Walaupun mereka satu darah (saudara kandung, bahkan anak-ibu) bisa kawin juga, loh! Mereka tidak pandang bulu, memang.

Author yang pernah memelihara hamster pun kaget bukan kepalang ketika si ibu belum lama lahiran sudah hamil lagi, padahal belum pernah dikawinkan lagi dengan “suaminya”. Ternyata author baru tahu kalau antara induk dan anak pun bisa berkembang biak. Jadi, kesalahan besar membiarkan hamster yang sudah berusia dewasa dalam satu kandang, biarpun mereka satu darah.

3. Apa Hamster Betina Pernah Satu Kandang dengan Jantan?

* sumber: www.thesprucepets.com

Seperti yang sudah disebutkan di atas, hamster betina dan jantan tidak bisa “hanya berteman”, mereka bahkan tidak bisa membedakan induk dan saudara kandungnya. Kalau beda jenis ya bisa berhubungan, itu pemikiran mereka. Jadi, jika Anda sudah terlambat memisahkan mereka, ternyata hamster betina dan jantan Anda sudah satu kandang sekitar 3 minggu, maka bisa saja dia hamil.

4. Perut Membesar, Puting Membengkak

* sumber: helpinghammie.weebly.com

Pada awal kehamilan hamster, tentu perutnya tidak akan terlalu besar. Tapi, seiring berkembangnya janin, tentu perut hamster akan semakin membesar. Tak hanya perut, puting hamster juga akan membengkak.

Walaupun membengkak, tetap saja puting hamster itu sangat kecil seperti titik, sehingga kalau membengkak pun tidak akan menjadi terlalu besar. Anda harus mengeceknya apakah puting hamster benar membengkak atau tidak dengan membelah bulu-bulu di sekitar putingnya terlebih dulu.

Anda bisa merabanya pelan-pelan apakah ada benjolan atau tidak. Jika terasa, berarti putingnya bengkak dan kemungkinan besar hamster Anda memang sedang hamil.

5. Gelisah

* sumber: sg.carousell.com

Pada awal kehamilannya, hamster mungkin akan merasa bingung dan resah hingga akhirnya menjadi gelisah. Beberapa tanda kegelisahan hamster bisa dilihat dari gelagatnya yang terlihat linglung. Sedikit-sedikit makan, lalu berhenti, termenung, menimbun diri di “sarang” barunya, menggigiti jeruji kandang dan sebagainya.

Mondar-mandir kompulsif juga menjadi ciri-ciri seekor hamster gelisah. Hamster yang sedang merasa gelisah akan mondar-mandir di kandang secara terus-menerus.

Apalagi jika masa kehamilan hamster sudah lewat 15 hari, maka intensitas kegelisahan hamster akan meningkat. Bahkan Anda akan menemukannya terus bergerak di siang hari di mana seharusnya itu adalah waktu tidur mereka (hamster aktif di malam hari).

6. Moody

* sumber: www.reddit.com

Sama seperti kita, manusia, hamster kalau sedang hamil bisa jadi moody juga. Moody-nya sendiri bisa berupa lebih galak, lebih agresif, atau lebih aktif. Rata-rata hamster betina suka tidak mau satu kandang lagi dengan hamster jantannya. Kalau satu kandang pun suka berantem terus, si jantan digigit lah, dicuekin lah. Kadang dia juga jadi sensitif dengan hamster jantan lainnya.

Bahkan dengan sesama betina pun hamster yang sedang hamil suka muncul “aura bertarungnya”. Mungkin untuk mempertahankan bayi-bayinya, kali, ya. Dan, jangan kaget kalau Anda kena imbasnya juga.

Pasti tidak terelakkan gigitan gemas dari hamster yang sedang hamil kalau Anda berani-berani mengganggunya, hihi. Kalau dia mendesis ketika tangan Anda mendekat, sudah deh, jangan jadi pegang-pegang dia. Berarti dia lagi sensi!

Kalau sudah dipastikan hamil, hamster betina memang sebaiknya dipisahkan dari jantan dan juga dari hamster betina lainnya, karena dia lebih sensitif. Belum lagi kalau mendadak lahiran, bayi hamster yang baru lahir rentan sekali dimakan oleh hamster lainnya.

Bahkan kadang dimakan juga oleh ibunya sendiri, katanya sih karena mereka tahu bayi itu tidak akan survive dan bayi hamster memiliki kandungan kalsium yang baik untuk induk hamster.

Tapi, tetap saja gimanaaa gitu, kan, kalau bayi hamster dimakan. Kalau menurut bahasa dokternya, sih, hamster yang stres sehabis lahiran pun bisa memakan bayinya, mungkin seperti baby blues yang dialami manusia.

7. Malas

* sumber: www.flickr.com

Walaupun beberapa tanda hamster hamil ada yang membuatnya lebih agresif, gesit, galak dan aktif, ada juga tanda lainnya yang begitu bertolak belakang.

Kadang hamster Anda bisa tiba-tiba jadi pendiam juga, loh. Ini akibat mereka merasa lebih cepat lelah dibandingkan ketika tidak sedang mengandung. Mereka jadi jarang main kinciran (roda putar), jarang berlari-larian, pokoknya mereka terlihat lebih “malas” dari biasanya.

8. Menimbun Makanan

Hamster adalah penimbun alami di alam liar. Mereka menimbun makanan takut-takut kalau persediaan makanan sulit ditemukan nanti, itu sudah tingkah alaminya, walaupun mereka sekarang telah menjadi hewan peliharaan yang makanannya disediakan.

Hamster akan menimbun makanan mereka lebih banyak ketika sedang hamil (terutama mendekati waktu kelahiran). Biasanya mereka menimbun makanannya di dekat sarang buatannya.

9. Membuat Sarang

* sumber: www.dwerghamster.nl

Sarang di sini bukan kandang yang Anda sediakan, ya. Sarang adalah tempat yang hamster buat sendiri di dalam kandang. Hamster akan mengumpulkan apa saja benda di sekitarnya lalu menumpuknya menjadi bukit di sekitarnya. Nanti dia akan masuk dan bersembunyi di sana. Mereka juga suka membawa timbunan makanan ke sarangnya yang baru untuk persediaan makan.

10. Pastikan Perut Membesar Bukan Karena Sakit

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=fmtYgQ-V1so

Terakhir, pastikan hamster Anda tidak sakit. Karena, ada penyakit yang membuat perut hamster menjadi buncit seperti sedang hamil.

Beberapa penyakit tersebut diantaranya adalah pyometra (infeksi rahim yang membuat perut hamster bengkak karena nanah), kanker yang menyebabkan pembesaran organ internal seperti hati atau limpa, penyakit jantung yang kemudian mengakumulasi cairan di dalam perut, serta masalah kandung kemih dan pencernaan.

Ya, itulah ciri-ciri hamster yang sedang mengandung. Jika dirasa ada yang aneh selama kehamilan, segera bawa hamster ke dokter hewan, ya!

Oh iya, selain membahas soal ciri-ciri hamster yang hamil, kami juga membahas tentang makanan hamster yang menyehatkan. Untuk mengetahui selengkapnya, Anda bisa cek di artikel Makanan Menyehatkan untuk Hamster.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *