Bacaterus / Penyakit Dalam / 12 Ciri-Ciri Gejala Tipes dan Cara Pengobatannya

12 Ciri-Ciri Gejala Tipes dan Cara Pengobatannya

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Februari 2019

Tipes bukanlah suatu penyakit ringan. Pada awalnya, gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini mungkin akan terlihat sama dengan penyakit ringan lain, seperti flu atau masuk angin biasa. Akan tetapi, jika penyakit ini tidak segera diobati, maka dapat mengakibatkan pasiennya harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Apa ciri-ciri gejala tipes tersebut? Nah, kali ini Bacaterus akan membahas mengenai hal tersebut. Pasalnya, penyakit ini dapat ditemukan pada bayi, anak-anak, dan orang dewasa. Namun, pada setiap usia penyakit ini menunjukkan gejala yang berbeda-beda. Berikut ulasan selengkapnya mengenai gejala tipes dan pengobatannya.

Gejala Tipes Pada Bayi dan Anak-Anak

ciri-ciri gejala tipes

Anak-anak cukup rawan terkena tipes jika minim pengawasan dari orang tua ketika bermain. Pada umumnya, tipes yang dialami oleh bayi atau anak-anak disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung bakteri penyebab tipes atau bermain di tempat yang kotor. Berikut adalah gejala tipes yang biasa muncul pada anak-anak:

  • Demam

Gejala utama yang dirasakan oleh bayi dan anak-anak adalah demam tinggi yang disertai dengan sakit kepala. Gejala ini sering kali membuat orang tua terkecoh dan hanya memberikan obat penurun panas pada anaknya. Secara tidak langsung, tipes akan semakin berkembang karena tidak kunjung ditangani.

  • Gangguan Pencernaan

Tipus merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Selain itu, penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang mengganggu pencernaan. Oleh karena itu, anak-anak dan bayi akan mengalami gangguan pencernaan, seperti diare. Hal ini karena usus mereka terinfeksi oleh bakteri penyebab tipes.

  • Kehilangan Kesadaran

Akibat diare yang terus menerus dan rasa sakit yang tidak dapat ditahan, maka bayi dan anak-anak yang menderita tipes dapat mengalami pingsan. Jika keadaannya sudah seperti ini, maka tidak ada solusi lain kecuali membawanya rumah sakit atau puskesmas terdekat.

  • Demam Naik Turun

Tidak hanya demam berdarah yang membuat demam menjadi naik turun. Akan tetapi, tipes juga ditandai dengan gejala tersebut. Misalnya, di pagi hari demam anak menjadi tinggi, tetapi sore harinya turun. Begitu sebaliknya hingga beberapa hari.

  • Kehilangan Nafsu Makan

Karena demam, sakit kepala, dan diare, maka bayi atau anak-anak yang terkena tipes menjadi kehilangan nafsu makan. Karena hilanya selera makan ini, berat badan anak jadi menurun drastis.

Gejala Tipes Pada Orang Dewasa

Mengobati Demam

Secara umum tidak ada perbedaan yang signifikan antara gejala tipes pada anak-anak dan orang dewasa. Namun orang dewasa tentunya sudah bisa merasakan sendiri gejala-gejala tersebut hingga yang paling kecil sekalipun. Nah, berikut beberapa gejala tipes pada orang dewasa:

  • Sakit Perut, Mual, dan Muntah

Sama seperti anak-anak, gejala tipes pada orang dewasa juga ditandai dengan sakit perut. Sakit perut ini disebabkan karena pembengkakan pada limfa dan hati. Selain itu, infeksi di usus 12 jari juga mengakibatkan penderita tipes mengalami diare.

Bahkan, tipes juga dapat membuat penderitanya mengidap maag dan rasa sakit di bagian ulu hati. Kondisi ini juga membuat penderita tipes sering merasakan mual bahkan tidak jarang disertai juga dengan muntah-muntah.

  • Demam Tinggi

Orang dewasa yang mengalami tipes juga akan mendapatkan demam tinggi dengan suhu tubuh menjadi 40 derajat celcius. Demam ini dapat berlangsung selama beberapa hari dan tak jarang juga disertai dengan sakit kepala yang tidak tertahankan. Kondisi ini akan membuat tubuh penderitanya menjadi lemah dan tidak dapat beraktivitas.

  • Nyeri Otot dan Pegal-Pegal

Rasa pegal dan nyeri otot kerap kali dirasakan oleh pasien tipes. Padahal, mereka tidak melakukan aktivitas berat yang membuat tubuh mereka mengalami gejala ini. Gejala ini juga akan sangat mengganggu di malam hari sehingga penderitanya kesulitan tidur.

  • Lidah Putih dan Bergetar

Lidah penderita tipes memiliki warna putih di tengahnya dan bintik-bintik merah di tepinya. Bahkan, penderita tipes juga kerap kali mengalami tremor, yakni lidah bergetar dengan sendirinya.

  • Denyut Nadi Melambat

Jika diperhatikan, orang yang memiliki demam tinggi maka denyut nadinya akan meningkat. Akan tetapi, hal itu tidak terjadi pada pasien tipes. Meskipun suhu tubuhnya tinggi karena demam, denyut nadi mereka justru semakin lambat. Kondisi ini diakibatkan karena racun dari bakteri penyebab tipes melemahkan denyut nadi penderitanya.

  • Kebingungan

Kondisi tubuh yang makin melemah dan demam tinggi dapat mengakibatkan penderita tipes jadi lebih mudah kebingungan. Mereka akan kesulitan berkonsentrasi pada suatu hal. Akibatnya, aktivitas sehari-hari penderita tipes jadi terganggu.

  • Kehilangan Nafsu Makan

Tak hanya anak-anak yang kehilangan nafsu makan saat sedang sakit tipes, tetapi orang dewasa juga bisa kehilangan nafsu makannya. Jika ini dibiarkan terus menerus, pasien tipes akan semakin lemah dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Cara Mengobati Gejala Tipes

cara mengobati gejala tipes

Setelah membahas mengenai ciri-ciri gejala tipes, kini kita akan membahas seputar pengobatannya. Untuk memastikan apakah Anda atau orang terdekat Anda sedang terkena tipes, maka lakukanlah pemeriksaan secara medis dengan kontrol ke dokter.

Dokter akan meresepkan suatu obat untuk meredakan penyakit ini agar tidak semakin bertambah parah. Di samping itu, dokter juga akan menyarankan penderita tipes agar beristirahat total untuk memulihkan kondisi.

Pengobatan tipes harus diimbangi dengan konsumsi makanan yang lunak dan mudah dicerna oleh usus. Hal ini dikarenakan usus penderita tipes terinfeksi oleh bakteri, maka penderitanya harus mengkonsumsi makanan lunak agar usus tidak menjadi semakin luka.

Jika penyakit tipes ini tidak membaik dalam waktu 3-5 hari, maka penderita tipes harus mengalami pengobatan dengan melakukan rawat inap di rumah sakit. Karena jika dibiarkan begitu saja, tipes dapat mengancam jiwa pasiennya.

Lama rawat inap bagi penderita tipes tergantung dengan kondisi tubuh masing-masing pasien. Karena jika pasien dapat pulih dengan cepat, maka ia hanya perlu menjalani rawat inap selama 3-5 hari saja. Akan tetapi, jika proses pemulihan lebih lama, maka pasien tipes dapat menjalani rawat inap selama 7-14 hari.

Berbagai ciri-ciri gejala tipes dan pengobatannya ini dapat membantu Anda untuk mendeteksi gejala tipes secara dini. Pasalnya, penyakit ini harus memperoleh penanganan yang serius agar tidak mengancam nyawa pasiennya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

11 pemikiran pada “12 Ciri-Ciri Gejala Tipes dan Cara Pengobatannya”

  1. Saya mau tanya, sodara saya sebelumnya pernah menderita tipes Lalu sembuh. sekarang sodara saya sakit Dam gejala nya sama seperti gejala tipes. itu sudah pasti terkena tipes apa tidak ya? Mohon penjelasannya. 🙂

    • Lebih baik diperiksa ke dokter ya kak 🙂

  2. Saya sering sekali.kambuh gejala typesnya tapi oleh dokter dikira sakit maag dan flu..apanperbedaannya yangnsignifikan

    • Sebaiknya Anda menanyakan hal tersebut kepada dokter. Semoga cepat sembuh. 🙂

  3. Saya mau tanya,apakah kaki keram dan tgn keram itu gejala types?

    • Kemungkinan bukan. Gejala-gejala tipes seperti yang disebutkan di artikel di atas. Tapi jika Anda ragu, kami sarankan diperiksa oleh dokter untuk memastikan. Terima kasih.

  4. Saya mau tanya memang klo gejala tipes mau nya mkn pedes mulu trima kasih mohon du bls y

    • Sepertinya belum tentu. Banyak juga yang hobinya makan makanan pedes. Terima kasih.

  5. Saya mau nanya, kondisi badan saya sering kali keluar keringat dingin setelah itu mengigil apakah itu juga types

    • Belum tentu. Silakan periksa ke puskesmas atau rumah sakit. Semoga cepat sembuh.

  6. Gejala di atas saya alami semua, apakah saya tipes atau ada penyakit lain yg sama gejalanya?

Tinggalkan komentar