Bacaterus / Cicak / 10 Kadal dan Cicak Terbesar di Dunia, Berani Menangkapnya?

10 Kadal dan Cicak Terbesar di Dunia, Berani Menangkapnya?

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sebagian dari Anda mungkin pernah menangkap cicak karena merasa keberadaannya di rumah sudah sangat mengganggu. Namun, masihkah Anda berani menangkap cicak jika ukurannya berkali-kali lipat lebih besar dibanding ukuran cicak normal pada umumnya?

Kali ini, Bacaterus akan membahas 10 spesies kadal dan cicak terbesar di dunia yang bikin Anda ngeri. Dijamin, Anda sendiri pasti merasa takut kalau harus menangkap salah satu dari 10 kadal dan cicak jumbo ini. Bahkan, beberapa di antaranya dianggap sebagai hewan reptil yang berbahaya.

10 Kadal dan Cicak Terbesar di Dunia

1. Komodo

Komodo Cicak Terbesar di Dunia

* sumber: www.welove-indonesia.com

Urutan pertama daftar cicak terbesar di dunia diisi dengan komodo. Hewan ini termasuk kadal raksasa yang pernah ada di dunia. Menariknya, hewan ini hanya ada di Indonesia, tepatnya di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Meskipun bentuknya menyerupai tokek raksaa, tetapi secara ilmiah komodo ini termasuk jenis kadal. Berat komodo bisa mencapai 135 kilogram dengan panjang hingga 3 meter.

Hati-hati dengan komodo karena meskipun terlihat tenang, hewan ini bisa berjalan dengan cepat dan menyerang manusia. Jadi, jika Anda berkunjung ke Pulau Komodo untuk melihat kadal raksasa ini sebaiknya jaga jarak dan jangan mengusik ketenangan merekan.

2. Cecak Batu (Cnemaspis Purnamai)

Cnemaspis Purnamai

Pada tahun 2017 lalu ditemukan seekor cicak dengan ukuran 2 kali lebih besar dari ukuran cicak pada umumnya. Ini merupakan spesies cicak baru yang juga dikenal sebagai cicak batu. Bahkan, hewan ini langsung diberi nama ilmiah Cnemaspis purnamai karena spesies pertama cicak ini ditemukan di Belitung yang notabene sebagai kampung halaman Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Cicak ini memiliki warna gelap dengan motif tubuh yang nampak seperti permukaan batu. Jadi, ketika cicak ini menempel di batu, tubuhnya akan tersamarkan dengan warna batu sehingga tampak serupa dengan bunglon.

3. Cyrtodactylus Boreoclivus

Cyrtodactylus Boreoclivus

Yang satu ini juga merupakan tokek yang belum diketahui namanya. Cyrtodactylus boreoclivus ini masuk dalam golongan cicak raksasa dengan tubuh berwarna abu-abu gelap dengan sedikit corak kuning. Pada umumnya, hewan ini sangat suka menempel di pohon untuk menyamarkan warna tubuhnya sehingga keberadaannya tidak diketahui oleh hewan pemburu lainnya.

Spesies tokek besar yang langka ini banyak ditemukan di Hutan Pegunungan Foja di Papua. Apakah Anda juga berminat untuk menangkap tokek yang ukurannya digadang-gadang lebih besar dibanding tokek pada umumnya?

4. Monster Gila

Monster Gila

Berpikir bahwa ini hanya tokek biasa? Nanti dulu sampai Anda mengetahui fakta yang sebenarnya mengenai hewan bernama Monster Gila ini. Cicak terbesar di dunia ini memiliki bentuk tubuh yang gemuk, ekor pendek, dan kulit yang tebal. Motif kulitnya seperti motif kulit ular. Monster Gila akan makan di malam hari saat cuaca sedang hangat. Mangsa dari hewan ini antara lain adalah mamalia kecil, burung, dan telur.

Hewan ini memiliki kepala besar dan rahang dengan otot yang kuat sehingga menghasilkan gigitan yang kuat pada mangsanya. Selagi menggigit, Monster Gila akan mengeluarkan racunnya yang merembes ke dalam luka. Racun yang dihasilkan hewan ini dapat mematikan mangsanya.

5. Kadal Manik-Manik Meksiko (Heloderma Horridum)

Heloderma Horridum

Kadal memang memiliki kemiripan dengan cicak karena pada dasarnya keduanya adalah keluarga reptil. Sama halnya dengan Kadal Manik-Manik Meksiko atau yang dikenal dengan nama ilmiah Heloderma horridum. Hewan ini memiliki banyak kesamaan dengan Monster Gila, termasuk tampilannya.

Sama seperti Monster Gila, Kadal Manik-Manik Meksiko juga mencari makan di musim panas dan menggunakan cadangan lemak untuk bertahan hidup di musim dingin. Kesamaan lainnya juga terdapat pada kemampuannya menggigit mangsa dan menyalurkan racun. Hanya saja, belum dilaporkan kematian manusia yang disebabkan oleh gigitan hewan yang mulai dipeliharaan di berbagai negara ini.

6. Cicak Terbang

Cicak Terbang

*

Ada yang berbeda dengan tampilan Cicak Terbang ini. Ya, tubuhnya hampir mirip dengan katak karena memiliki sayap. Hewan ini mungkin jarang terlihat oleh Anda karena pada dasarnya cicak terbang memang lebih banyak tinggal di hutan.

Habitat hewan ini adalah pepohonan dan pada musim kawin sering terlihat cicak terbang jantan berkejar-kejaran dengan betinanya pada satu pohon yang sama. Wah, romantis sekali, ya? Panjang cicak terbang bisa mencapai 200 mm. Sementara itu, ukuran cicak ini memang terlihat lebih besar dibanding cicak tembok yang biasa Anda temukan di rumah.

7. Cicak Gula

Cicak Gula

* sumber: www.sepenuhnya.com

Dinamakan cicak gula karena spesies cicak terbesar di dunia ini memang menyukai gula atau sumber makanan karbohidrat lainnya. Cicak ini juga sering kita jumpai di rumah dan ukurannya lebih besar dibanding cicak tembok pada umumnya. Bahkan, kadang-kadang kita bisa menemukan cicak ini masuk ke dalam gelas yang berisi sisa minuman.

Cicak gula lebih aktif berkeliaran pada malam hari, meskipun terkadang mereka juga keluar di siang hari. Habitat asli dari hewan ini sebenarnya di bukit batu atau celah pepohonan. Ciri tubuh dari cicak gula ini adalah gemuk, pendek, dan terdapat bintik-bintik gelap pada kulitnya.

8. Giant Gecko

Giant Gecko

Yang satu ini adalah tokek terbesar yang biasa tinggal di rumah-rumah. Sesuai dengan namanya, Giant Gecko atau yang juga dikenal dengan nama Tokek Leachianus ini memiliki tubuh yang besar dan gemuk dibanding tokek jenis lainnya.

Kalau diperhatikan lebih lama, kedua mata tokek ini menyerupai mata buaya. Selain itu, tokek ini didominasi dengan warna kuning dengan sedikit bercak putih di tubuhnya. Jika Anda bisa menangkap giant gecko ini, Anda bisa menjualnya dengan harga fantastis, yakni sampai 3 milyar rupiah!

9. Tokek Hutan

Tokek Hutan

* sumber: bumisamin.blogspot.co.id

Tokek Hutan merupakan spesies cicak terbesar dalam suku Gekkonidae. Ukuran tokek hutan yang terbesar bisa mencapai panjang 376 mm. Ciri lain dari salah satu cicak terbesar di dunia ini adalah matanya yang hijau. Tubuh tokek ini tampak besar, kekar, dan memiliki sisik granular dan bintil yang memanjang sampai ke ekor.

Hutan adalah habitat asli dari tokek ini, meskipun kadang-kadang kita juga bisa menemukan tokek ini di rumah-rumah yang beratap tinggi. Menariknya, seekor tokek hutan bisa dijual hingga 50 juta rupiah.

10. Kadal Sailfin Filipina

Kadal Sailfin Filipina

Tampilan hewan yang memiliki nama ilmiah Hydrosaurus Pustulatus ini nampak seperti hewan-hewan yang biasa kita lihat dalam film Jurassic. Namun, hewan ini bukan salah satu dinosaurus karena Anda masih bisa menemukan kadal ini sampai saat ini.

Ini merupakan hewan omnivora amfibi pemakan buah-buahan, kacang-kacangan, dan serangga kecil lainnya. Yang membuat kadal terbesar ini terlihat menarik adalah bentuk ekornya yang unik. Tertarik untuk memelihara kadal Sailfin Filipina ini?

Nah, itulah sejumlah kadar dan cicak terbesar di dunia yang beberapa di antaranya hidup di Indonesia. Sejatinya, cicak merupakan salah satu hama di dalam kehidupan manusia. Anda bisa mencari cara untuk mengusir cicak dengan membaca artikel ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *