Bacaterus / Lifestyle / Romansa / 7 Cara Wanita Menggoda yang Bisa Bikin Pria Il-feel

7 Cara Wanita Menggoda yang Bisa Bikin Pria Il-feel

Ditulis oleh - Diperbaharui 21 Agustus 2018

Zaman sekarang, sudah bukan waktunya lagi perempuan cuma bisa menunggu aksi dari para pria. Nggak perlu takut dianggap murahan, kamu pun boleh melancarkan aksi-aksi duluan untuk menarik perhatian si dia, lho! Ada kalanya, perempuan yang berani memulai terlihat lebih menarik di mata pria. Bagaimana tidak, nyatanya banyak pria yang melihat bahwa wanita dengan kepercayaan diri tinggi terlihat lebih seksi dan keren!

Eitss, tapi kamu harus hati-hati, nih! Meskipun boleh memberi hint yang menunjukkan ketertarikanmu pada dirinya, tapi tetap saja kamu nggak boleh sembarangan. Soalnya, ada beberapa cara wanita menggoda yang bisa bikin pria justru nggak tertarik alias il-feel!

Uuups, kamu nggak mau, kan, si dia justru menjauh karena menganggapmu terlalu agresif? Agar tetap terlihat elegan, sebaiknya hindari cara menggoda seperti ini yang bisa membuat si dia merasa terganggu!

7 Cara Wanita Menggoda yang Bisa Bikin Pria Il-feel

1. Baby Talk

Baby talk

* sumber: www.psychologytoday.com

Setiap orang mungkin tahu kalau baby talk  (berbicara dengan nada manja) adalah hal yang menggemaskan, tapi dengan syarat kalau lawan bicaranya tepat! Baby talk biasanya wajar dilakukan ketika kamu berbicara dengan bayi atau anak kecil.

Tapi, kalau kamu menggunakan gaya bicara ini saat ngobrol sama si dia, its a big no! Pasalnya, gaya bicara yang dicadel-cadelkan atau menggunakan suara manja seperti anak kecil justru nggak lucu bagi sebagian pria, lho!

Bahkan, menurut mereka, baby talk justru membuat seorang wanita terlihat kekanak-kanakan dan mengganggu, karena bukan suara seperti itu yang ingin mereka dengar. Coba bicara dengan intonasi dan artikuliasi yang tegas dan dewasa agar kamu terlihat semakin cerdas dan memukau di depannya!

2. Membawa Hadiah di Kencan Pertama

Membawa Hadiah di Kencan Pertama

* sumber: www.feedster.com

Siapapun tentunya senang jika mendapatkan hadiah, apalagi kalau hadiah tersebut diberikan oleh orang yang spesial. Tapi, bukan berarti kamu bisa memberikan hadiah untuk si dia pada kencan pertama, ya! Meski dia nggak akan menolaknya, tapi percaya, deh ,bukan karena dia akan membalas perasaanmu melainkan karena tidak ingin menyakitimu!

Mungkin kalian sudah saling kenal lewat chatting atau sering teleponan sebelumnya. Kamu tahu musisi favoritnya atau bahkan hobi yang selalu dilakukannya saat libur. Memang, sih, kamu berniat baik untuk memberik tiket konser atau handband yang ia idam-idamkan selama ini.

Namun, ternyata bagi mereka, caramu memberi hadiah di kencan pertama terlalu berlebihan. Apalagi bila kamu memberikannya secara cuma-cuma tanpa ada perayaan apapun. Mungkin kamu bisa memberikannya di hari spesial selanjutnya, ya!

3. Menggandeng Tangan

Menggandeng Tangan

* sumber: pastordaveonline.org

Ketika jalan berdua di sampingnya, kadang bikin kita tergoda untuk bermanja-manja, seperti bersandar atau menggandeng tangannya. Stop, tahan dulu! Meskipun kontak fisik yang dilakukan hanya sebatas bergandeng tangan, namun cara ini bisa membuat si dia il-feel dan menganggapmu agresif, apalagi bila kamu baru beberapa kali jalan bersamanya.

Ingat, nggak semua orang merasa nyaman dengan sentuhan kecil yang kamu anggap bisa menghangatkan hatinya, begitupun dengan si dia. Pastikan kamu dan si dia saling mengenal satu sama lain sebelum bersikap selayaknya pasangan yang sebenarnya.

Jika kamu orang yang mudah nyaman dan senang dengan physical touch, ada baiknya cek ombak dengan menempelkan lenganmu dan lengannya saat jalan bersampingan. Bila si dia berusaha menjauh, artinya dia menunjukkan bahwa kamu belum boleh memegang tangannya.

4. Flirting ‘Menjurus’

Flirting ‘Menjurus’

* sumber: www.lehmiller.com

Siapa bilang otak pria hanya memikirkan topik mengenai seks? Jangan salah sangka, nyatanya, menggoda si dia dengan obrolan yang sedikit “menjurus” justru bisa membuat si dia menjauh darimu. Bagi mereka, obrolan seperti ini hanya seru untuk dibahas dengan teman-teman dekatnya dan bukan sama kamu.

Bukannya mencairkan suasana, obrolan seperti ini justru bisa membuat suasana terasa canggung. Selain itu, si dia juga akan menganggap kamu orang yang sedikit murahan dan sering membicarakan hal ini pada pria lain. Kamu tidak mau, kan, dianggap murahan? Sebaiknya, cari topik obrolan seperti tempat yang sudah pernah ia kunjungi atau aktivitasnya di akhir pekan yang membuat si dia mulai terbuka padamu.

5. Tidak Berhubungan Lagi Setelah Kencan yang Menyenangkan

Tidak Berhubungan Lagi Setelah Kencan yang Menyenangkan

* sumber: aformulatedphrase.com

Sebuah kencan yang menyenangkan tentunya akan berkesan untuk dikenang. Kalau sepulang dari kencan pertama kamu merasa ada chemistry di antara kalian dan dirimu berharap lebih, kamu boleh mengontaknya kembali, kok! Ucapkan terima kasih atas pertemuan yang menyenangkan. Selain menghargai usahanya, cara ini juga menunjukkan bahwa kamu siap untuk menerima ajakannya kembali di lain waktu.

Bila kamu diam dan hanya menunggu si dia mengontakmu kembali, hal ini justru bisa menjadi miskom baginya. Dikarenakan si dia nggak tahu perasaanmu, justru akan berpikir bahwa kamu tidak tertarik lagi dengannya dan berusaha menolak secara halus. Wah, bisa-bisa kamu justru mengganggap si dia memberi harapan palsu dan nggak bertanggung jawab karena membiarkanmu menunggu!

6. Pamer Kemesraan di Depan Keluarga

Pamer Kemesraan di Depan Keluarga

* sumber: nimis540.wordpress.com

Siapa yang nggak bangga dekat dengan pria keren dan baik hati? Apalagi bila kamu sudah mendeklarasikan hubungan sebagai sepasang kekasih. Rasanya ingin pamer terus kalau kalian adalah couple! Bukan hanya posting kemesraanmu di sosmed, kamu pun selalu terlihat menempel dengannya di setiap kegiatan.

Menjadi love birds, bukan berarti kamu dan pasangan bisa bermesra-mesraan di hadapan keluarga lho! Menurut seorang pria, hal tersebut kurang etis untuk dilakukan. Selain membuat risih, kamu juga bisa dianggap tidak sopan. Jangan harap kamu mendapat restu bila tidak pandai mengambil hati keluarganya. Tenang saja, si dia tetap sayang sama kamu, kok, meski tidak harus ditampilkan di depan umum.

7. Pura-pura Lugu

Pura-pura Lugu

* sumber: www.aconsciousrethink.com

Sebagian pria mungkin menganggap kepolosan adalah hal yang menggemaskan untuk dilihat pada seorang perempuan. Namun, nyatanya, wanita cerdas justru lebih keren untuk dijadikan sebagai pasangan hidup. Siapa yang betah ngobrol berjam-jam dengan obrolan yang nggak nyambung? Bukan hanya melihat fisik, pria juga akan menilaimu dari cara bersikap dan berpikir.

Jangan hanya membicarakan make up dan kelebihan fisik, mulai sekarang perluas wawasan kamu dengan membaca berita-berita umum, bukan sekedar membuat si dia terkesan, kebiasaan ini juga bisa mengembangkan diri kamu lebih baik, kok!

Lagipula, di era sekarang, para perempuan di luar sana berlomba-lomba untuk menjadi perempuan cerdas yang dapat memimpin. Masa, sih, kamu masih mau berpura-pura bodoh, lugu, atau konyol, untuk mendapatkan perhatian si dia? Pada akhirnya, berkencan memang penuh misteri dan sinyal-sinyal yang mungkin sulit dipahami. Pandailah membaca situasi ketika dia terlihat mulai tidak nyaman dan mengalihkan topik lain.

Jangan sampai kamu justru terlihat memaksakan diri hanya untuk merebut hatinya. Sebaliknya dari sisimu, stop memberi kode terus-menerus agar si dia tidak kebingungan dengan sikapmu. Bagaimanapun juga, dia bukan cenayang yang bisa membaca pikiranmu, bukan? Bertindak dewasa dan menjadi diri sendiri tanpa berpura-pura justru akan membuatnya semakin jatuh hati padamu.

Itu dia tips dan trik agar si dia tidak kabur saat kalian sedang PDKT. Nah, kalau kamu mau tahu cara PDKT jitu lainnya, coba baca artikel 10 Cara PDKT Lewat Chatting yang Paling Ampuh ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Freelance writer yang tertarik dengan topik beauty, relationship, dan career. Punya cita-cita sebagai editor majalah, tapi akhirnya sadar bahwa passion nggak harus dijadikan full time career.

Leave A Comment