Bacaterus / Lifestyle / Romansa / Jangan Bingung, Beginilah Cara PDKT yang Baik dan Sederhana

Jangan Bingung, Beginilah Cara PDKT yang Baik dan Sederhana

Ditulis oleh - Diperbaharui 27 November 2018

Masuk ke perusahaan idaman saja ada proses yang harus kita tempuh. Lalu kita mencari cara-cara yang baik untuk mendekati perusahaan itu supaya akhirnya diterima. Kita mempersiapkan diri supaya layak untuk menjadi bagian dari perusahaan itu. Mengembangkan keterampilan, mempersiapkan kertas-kertas sakti yang menggiurkan untuk perusahaan itu, baru melamar.

Kita juga harus membuat lamaran yang baik. Menjalani interview, lalu memasrahkan hasilnya. Itupun belum tentu bakal diterima. Namun, itulah hal terbaik yang bisa kita usahakan, karena hasil memang bukan kita yang menentukan. Hasil yang baik bukan sebuah kepastian, tetapi yang menjadi kepastian adalah, hasil yang baik datang dari proses yang baik.

Konsep itu berlaku untuk semua hal yang kita inginkan, salah satunya waktu kita mencari pasangan. Kita nggak bisa langsung masuk begitu saja ke hidup dia. Ada proses yang harus dijalani, bahasa gaulnya PDKT, tentu dengan cara-cara terbaik yang kita ketahui.

Banyak orang kemudian gagal karena nggak mempersiapkan apapun waktu PDKT. Mereka pasrah di waktu yang salah dengan bilang, ‘jalani aja dulu lah.’ atau ‘biarkan semuanya mengalir kayak air’ terdengar puitis tetapi agak kurang logis.

Dia adalah orang yang kita anggap spesial, karena itulah kita ingin melakukan pendekatan. Jadi, sudah sewajarnya kita berproses untuk itu. Mempelajari, kemudian mencoba dengan berproses, terakhir memasrahkan hasilnya. Pertanyaannya, PDKT yang baik itu kayak apa?

Tips dan Cara PDKT yang Baik

1. Memahami Batas

Memahami Batas

* sumber: unsplash.com

Batasannya cukup jelas, kamu belum jadi siapa-siapa buat dia. Mungkin dia sudah jadi orang yang spesial buat kamu, tetapi nggak berlaku sebaliknya. Untuk saat ini, belum berlaku demikian. Kamu cuma seorang asing yang lagi berusaha. Jadi, jangan dulu berharap dia menganggap kamu spesial sebagaimana dia yang spesial buat kamu.

Banyak orang gagal PDKT karena ini. Mereka berpikir kalau mereka sudah cukup spesial sehingga ada batas-batas yang mereka lewati. Waktu kemudian PDKT itu berhenti di tengah jalan, mereka bingung dan kecewa. Padahal sangat wajar dia ilfil dan menjauh dari kamu. Kalau PDKT saja sudah berani melewati batas, apa jadinya nanti kalau benar-benar jadian?

Kalau kamu mau PDKT yang baik, segera pahami batas-batas itu. Bisa jadi kamu melanggar batas tanpa disengaja karena kamu nggak berusaha memahami batas-batas yang ada. Ukuran sederhananya, kalian belum menjadi satu dalam ‘kita’. Kalian masih berupa dua orang, kamu dan dia.

2. Menyusun Rencana

Menyusun Rencana

* sumber: unsplash.com

Ini sering luput dari pikiran orang-orang yang lagi kasmaran. Karena itulah, banyak orang kasmaran mendadak bodoh, nggak tahu harus berbuat apalagi. Akhirnya, mereka melakukan semua cara yang kebanyakan nggak efektif.

Rencana itu penting, berproses tanpa rencana adalah akar dari bencana, terutama karena kamu sudah punya tujuan yang jelas, diterima oleh dia. Kita anggap dia belum punya tujuan itu. Makanya, kita harus punya rencana.

Luangkan waktu sedikit untuk mencari tahu, terutama karena hal seperti ini nggak diajari di bangku sekolah dan kuliah. Mungkin terdengar tabu kalau ditanya orang dan kita jawab, lagi belajar PDKT yang baik.

Jangan sungkan, nggak ada yang salah dengan belajar. Apalagi sekarang era internet yang mana kamu bisa mendapat banyak bahan dengan mudah. Ada banyak sumber yang bisa kamu pelajari demi memulai PDKT yang baik.

Dari mulai cara membuat gebetan penasaran, sampai cara halus mencari tanda dia suka sama kita. Semua yang ingin kamu tahu, pasti akan ada di internet, salah satunya di Bacaterus. Kamu tinggal meluangkan waktu untuk mencarinya, mempelajarinya, lalu mulai menyusun rencana untuk PDKT yang baik.

3. Tidak Menuntut

* sumber: unsplash.com

Ini sering datang karena ego, karena itu pula banyak orang gagal dan itulah di awal tertulis kalau PDKT yang baik itu memahami batas. Ini setingkat lebih sulit daripada itu, tetapi inilah yang harus dilakukan kalau kamu ingin punya proses PDKT yang baik.

Umumnya, orang yang lagi PDKT itu selalu punya dorongan untuk bersikap lebih dari sekadar teman biasa. Menuntut adalah salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan. Kamu ingin dia seperti ini, kamu ingin dia seperti itu. Tuntutan-tuntutan yang lama-lama membuat kamu melanggar batas.

Kamu boleh memberi, tetapi kamu belum boleh menuntut. Mungkin kamu memberi kepastian dengan nggak akan jalan sama cowok atau cewek lain selain dia. Kamu boleh melakukan itu dan itu baik. Namun, kamu belum boleh menuntut dia untuk melakukan hal yang sama. Kembali lagi, kamu belum menjadi siapa-siapa.

Mungkin ini yang agak susah karena berhubungan dengan ego. Monster dalam diri yang seringkali menghancurkan kita dari dalam. Susah bukan berarti mustahil, kamu pasti bisa mengusahakan ini demi PDKT yang baik.

Lakukan hal-hal yang kamu pikir baik untuk dilakukan. Express not to impress, lakukan setulus-tulusnya dan sebaik-baiknya. Biarkan dia menyikapi itu dengan caranya sendiri. Bisa jadi dia melakukan hal yang sama tanpa kamu minta, kamu boleh berbahagia karena itu. Tetapi jangan sampai menuntut dia melakukan itu.

4. Berikan yang Dia Butuhkan

Berikan yang Dia Butuhkan

* sumber: unsplash.com

Biasanya orang yang lagi PDKT itu selalu ingin banyak memberi, istilahnya memberikan segalanya. Padahal, belum tentu dia membutuhkan semua itu. Penting buat kamu memisahkan, mana hal yang dia butuhkan mana hal yang ingin kamu berikan. Lalu, berikan apa yang dia butuhkan bukan yang ingin kamu berikan.

Tantangannya, waktu PDKT orang jadi kelewat baik. Maunya banyak memberi tetapi jarang mempelajari. Makanya, kalau kamu ingin PDKT yang baik coba luangkan waktu sedikit untuk mengontrol. Lihat lagi rencana yang sudah kamu susun.

Bisa jadi kamu ingin memberikan sesuatu tetapi dia nggak butuh itu. Jadinya, pemberian itu sia-sia karena nggak berdampak besar atau malah nggak berdampak sama sekali. Barangkali kamu bingung, dari mana kamu tahu dia sedang butuh apa? Mari kita buat skenario.

Dia masih kuliah dan lagi banyak tugas. Tugas itu menyita seluruh perhatiannya sampai dia melupakan dirinya sendiri. Kamu ingin mengajak dia jalan-jalan karena kamu pikir itu bagus buat dia. Padahal yang dia butuh adalah, kamu nggak sering-sering menghubungi dia. Kamu hadir memberikan makan siang buat dia. Kamu menawarkan dia kalau seandainya dia butuh bantuan.

PDKT yang baik itu sederhana, cukup dengan cara-cara di atas. Satu hal yang harus diingat, hasil yang baik selalu datang dari proses yang baik. Tetapi proses yang baik belum tentu mendatangkan hasil yang baik. Karena bisa jadi kita sedang mengusahakan sesuatu yang salah, kan?

Kalau kamu punya cerita menarik masalah PDKT, kolom komentar terbuka lebar untuk kamu bercerita. Atau kamu punya cara PDKT yang baik versi kamu sendiri? Boleh dibagikan, nggak ada yang salah dengan berbagi siapapun kamu. Berbagi boleh dilakukan semua orang. Syaratnya cuma satu; punya. Kalau kamu punya hal yang bisa dibagikan, maka berbagilah.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

I’m not a good writer, I just trying so hard to be.

Leave A Comment