bacaterus web banner retina
Bacaterus / Dapur / Cara Merebus Singkong yang Benar Agar Empuk Saat Dimakan

Cara Merebus Singkong yang Benar Agar Empuk Saat Dimakan

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 12 April 2021

Menikmati pagi hari dengan sepiring singkong rebus dan segelas teh hangat atau kopi. Siapa yang tak tergoda? Di kawasan pedesaan Jawa Barat, singkong rebus merupakan sebuah camilan yang tersaji pagi dan sore hari. Biasanya para ibu menyajikan sajikan ini untuk suaminya yang hendak berangkat ke sawah. Singkong rebus memang camilan yang nikmat, akan tetapi cara mengolah umbi ini ternyata tidak mudah.

Sekilas, mengolah singkong terlihat sepele. Tetap untuk membuat singkong rebus yang empuk perlu tehnik dan cara khusus agar semua daging singkong empuk merata. Berikut ini kami membahas  cara merebus singkong agar empuk beserta hal-hal yang perlu kamu perhatikan dari ketela pohon yang tumbuh sepanjang tahun ini. Ada juga contoh olahan singkong rebusnya. Yuk intip artikel di bawah ini.

Singkong dan Racun di Dalamnya

Singkong atau cassava atau yang biasa disebut juga dengan ketela pohon merupakan salah satu makanan utama di beberapa daerah tropis. Di beberapa kampung di Nusantara warga kampung tradisional mengolah singkong sebagai makanan pokok. Misalnya saja di Kampung Cireundeu Cimahi.

Warga mengolah singkong untuk kemudian dijadikan Rasi, Beras Singkong. Singkong diolah sedemikian rupa sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pokok utama dan sebagai bahan untuk membuat penganan lainnya.

Namun, siapa sangka bahwa di dalam singkong yang kaya manfaat ini terkandung zat racun sianida yang apabila tak dimasak dengan benar, akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh. 

Di alam liar, singkong menghasilkan sianida dalam wujud senyawa glikosida sianogenik yang disebut dengan linimarin. Senyawa tersebut sebetulnya relatif tidak beracun, akan tetapi proses enzimatik yang terjadi di dalam tubuh dapat mengurai senyawa ini menjadi hidrogren sianida.

Hidrogen sianida merupakan salah satu bentuk dari racun sianida yang paling beracun. Jika dosis racun sianida ikut terbawa masuk ke dalam tubuh tidak terlalu besar maka zat racun tersebut akan diubah menjadi tiosianat yang lebih aman dan bisa dieksresikan dari tubuh.

Namun, jika sianida terbawa masuk ke dalam tubuh dalam jumlah yang besar dampaknya sangat fatal. Zat beracun ini menghambat kerja enzim dalam Cytochrome X Oxidase yang dalam mitokondria ia berfungsi untuk mengikat oksigen yang dibutuhkan kebutuhan pernafasan sel-sel tubuh.

Jika enzim tersebut terhambat racun sianida, sel-sel di dalam tubuh akan mengalami kematian. Racun sianida berdampak buruk pada sistem kardiovaskular tak terkecuali meningkatkan resistensi vascular dan tekanan darah di dalam otak, sistem pernafasan dan sistem susunan saraf pusat.

Fakta lain dari singkong yang mengandung racun mengatakan bahwa di beberapa negara singkong telah terbukti menyerap bahan kimia berbahaya dari dalam tanah seperti arsenik dan kadmium. Dua zat ini dapat memicu kanker pada orang yang mengkonsumsi singkong sebagai makanan pokok.

Namun, kamu tak perlu takut untuk mengkonsumsi singkong. Sebab singkong aman dikonsumsi jika diolah dan dimasak dengan benar, serta dalam jumlah yang wajar. Pasalnya tak bisa dibantah lagi meski singkong punya kadar racun, ketela pohon ini punya segudang manfaat yang baik bagi kesehatan.

Cara Merebus Singkong Agar Empuk dan Lezat

Nah agar kamu bisa menyajikan singkong yang sehat dengan cita rasa enak dan tekstur yang empuk kami punya beberapa cara yang bisa kamu lakukan nih. Yuk simak cara-cara berikut ini.

1. Diamkan Singkong Selama 1-2 Hari

Kamu pasti senang melihat hasil panen singkong melimpah bukan? Melihat tumpukan singkong-singkong berukuran besar dan gemuk bikin kita gak sabar untuk segera mengolahnya. Namun, kamu harus sabar menunggu. Pasalnya jangan langsung mengolah singkong yang baru dicabut dari tanah.

Tunggulah selama 1-2 hari. Mendiamkan singkong yang baru dipanen bertujuan agar kandungan racun sianida yang terdapat di dalamnya bisa menguap. Ini akan menghindarkan resiko keracunan sianida yang mungkin terjadi jika kita mengkonsumsi singkong.

Namun, jika kamu membeli singkong dari pasar tradisional atau supermarket, tidak perlu khawatir lagi sebab singkong tersebut pasti sudah beberapa hari tersimpan. Untuk lebih jelasnya kamu bisa tanyakan kepada penjual mengenai kapan singkong tersebut tiba di pasar.

2. Kupas Kulit Singkong

Kulit singkong punya dua lapisan, yaitu lapisan terluar yang tipis tapi bertekstur kasar dan lapisan kedua yang lebih lembut tapi lebih tebal. Agar tidak sulit mengupas kulitnya, potong-potong singkong menjadii beberapa bagian kecil. Kemudian kupas salah satu lapisannya searah sampai seluruh kulitnya terlepas.

Pastikan kulitnya terkelupas dengan baik. Karena kulit singkong merupakan bagian yang punya kadar racun sianida paling tinggi.

3. Cuci Bersih Singkong pada Air Mengalir dan Rendam

Setelah singkong dipotong menjadi bagian-bagian kecil, cuci potongan singkong dengan air yang mengalir sampai semua kotoran dan tanah hanyut. Pastikan permukaan singkong tidak terasa licin.

Setelah dicuci bersih, rendam singkong sampai benar-benar tenggelam selama beberapa saat. Merendam singkong di dalam air seperti ini bertujuan untuk melarutkan sianida yang masih ada. Setelah proses perendaman selesai, cuci kembali singkong di air mengalir.

Rendam kembali singkong dengan diberi tambahan garam dan bumbu yang kamu sukai. Misalnya diberi tambahan bawang putih giling dan ketumbar bubuk.

Baca juga: 10 Jajanan Pasar dari Singkong yang Unik dan Lezat

4. Rebus Singkong Terlebih Dahulu

Agar mendapatkan singkong yang empu dan lezat singkong perlu direbus terlebih dahulu. Masukan singkong ke dalam air mendidih. Rebus singkong setengah matang.

Jangan masukan singkong saat air belum mendidih agar singkong tidak lembek. Setelah singkong setengan matang, angkat dan tiriskan sampai tidak ada air yang menetes dari singkong tersebut.

5. Tanak Singkong di dalam Dandang

Setelah singkong ditiriskan dan sudah kering airnya, tanak singkong tersebut di dalam dandang. Jika kamu tidak punya dandang kamu bisa gunakan peralatan lain yang ada. Yang penting singkong bisa empuk.

Jangan terlalu lama menanak singkong karena singkong sudah direbus setengah matang sebelumnya jadi proses pematangan terakhir ini tidak akan memakan waktu lama. Singkong yang sudah matang ditandai dengan dagingnya yang merekah dan lebih empuk.

Sajikan singkong yang sudah empuk tadi. Kamu bisa nikmati singkong rebus tanpa perlu diolah lagi atau bisa pula kamu olah singkong menjadi penganan makanan lain yang tak kalah nikmat.

Contoh Olahan Singkong Rebus

Singkong rebus yang sudah matang bisa digunakan untuk membuat penganan lain. Olahan makananya sangat bragam. Hampir di setiap wilayah indonesia punya makanan tradisional yang terbuat dari bahan singkong.

Misalnya di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat di daerah tersebut mengolah singkong rebus menjadi camilan manis yang dinamai gethuk. Singkong rebus dihaluskan kemudian dibentuk. Beri sejumput garam sebagi penambah rasa.

Selain gethuk, daerah Jawa juga punya klepon yang biasa dijadikan sebagai camilan. Tekstur singkong yang lembut dibalut kelapa dan diberi isian gula merah ini terasa nikmat dilidah. Makanan ini sering disajikan dalam wadah yang terbuat dari daun pisang.

Di Jawa Barat singkong rebus diolah menjadi tape singkong. Tape fermentasi bakteri ini merupakan camilan khas dari kota Bandung yang sangat popular. Sering dijadikan sebagai buah tangan orang yang berkunjung ke Bandung.

Masih belum cukup? Tenang di wilayah Indonesia lainnya masih banyak lagi makanan tradisional lain yang terbuat dari singkong rebus. Rasanya tak kalah nikmat dan prosesnya mudah. kamu bisa tiru resepnya nanti. Yang penting perhatikan cara merebus yang telah dipaparkan di atas pasalnya merebus singkong yang benar akan menghasilkan singkong yang sedap.

Kamu juga bisa membuat inovasi camilan baru yang terbuat dari singkong rebus sendiri loh. Ketersediaan singkong yang melimpah di Indonesia pun menjadi peluang yang bagus untuk berkreasi dengan bahan yang selalu tersedia di mana-mana ini. Sayang sekali kalau dibiarkan tumbuh tanpa diambil manfaatnya. Nah, kamu punya stok singkong di rumah? Mau dibuat apa?

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram