Bacaterus / Jagung / Inilah Cara Merebus Jagung agar Tingkat Kematangannya Pas

Inilah Cara Merebus Jagung agar Tingkat Kematangannya Pas

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Saat malam hari yang dingin datang, tentu paling enak makan makanan yang hangat-hangat, seperti jagung rebus, misalnya. Jagung rebus yang sudah dipipil terlebih dahulu memang enak, tapi tidak ada sensasinya—tidak ada yang nyangkut di gigi.

Menyiapkan jagung rebus sebenarnya tidak sulit. Anda tinggal masukkan jagung ke dalam panci berisi air, terus rebus, deh. Mungkin yang perlu diketahui semua orang adalah persiapannya dan waktu kematangan yang tepat untuk jagung rebus.

Karena, kalau terlalu sebentar nanti jagungnya kurang matang. Tapi, kalau kelamaan jagungnya bukan cuma empuk tapi malah jadi lembek. So, Bacaterus mempersembahkan cara merebus jagung yang benar untuk Anda.

1. Memilih Jagung

* sumber: scitechdaily.com

Pertama-tama, Anda harus menggunakan bahan yang segar agar hasil masakannya bagus, dong. Begitu pula ketika merebus jagung. Pilihlah jagung yang masih segar.

Jagung bukan sayuran musiman, jadi biasanya akan selalu ada di swalayan, pasar tradisional, hingga warung di dekat rumah Anda juga pasti ada. Tapi, kalau sedang musimnya (seperti mendekati tahun baru), Anda bisa memilih jagung lebih leluasa karena stoknya melimpah.

Ciri-ciri jagung segar adalah yang kelobot (kulit luar)-nya berwarna hijau terang. Lihat juga biji-biji jagungnya. Jagung yang masih segar bijinya rapat-rapat, simetris, ranum, gemuk dan berwarna kuning cerah. (Kalau Anda membeli jagung dari luar negeri mungkin akan ada berbagai warna).

2. Mengupas Kelobot Jagung

* sumber: www.thekitchn.com

Berbeda dengan membuat jagung bakar, untuk merebus jagung sebaiknya kita tidak menggunakan kelobotnya. Karena media untuk memasak jagungnya adalah air, dan airnya harus langsung mengenai biji-biji jagung agar matang sempurna. Kelobot jagung itu berlapis dan sangat tebal. Jika Anda merebus jagung dengan kelobotnya, yang ada nanti jagungnya tidak matang-matang.

Jadi, kupaslah kelobot jagung sebelum merebusnya. Tapi, jangan dulu dikupas kalau Anda belum siap memasak jagungnya. Tanpa kelobot, jagung akan lebih cepat kering. So, kupaslah kelobotnya ketika Anda akan memasak jagungnya. Sedangkan kelobotnya bisa Anda pakai untuk pupuk kompos atau dikeringkan dan dijadikan bungkusan wajit.

3. Buang Rambut Jagung

* sumber: cookinglsl.com

Eits, masih belum selesai! Di balik kelobot, masih ada rintangan untuk mendapatkan jagung, yaitu rambut-rambut jagung yang berwarna pirang. Anda harus membuangnya juga. Akan mudah menarik sebagian besar rambutnya, tapi beberapa helai mungkin akan tersangkut.

Anda bisa memanfaatkan serbet kertas yang telah dibasahkan untuk membersihkan semua rambut jagung dengan sempurna. Anda juga bisa sekalian menarik kelobot jagung beserta rambut-rambutnya jika pangkal jagungnya belum dipotong saat Anda membelinya.

4. Microwave Jagung

* sumber: www.onegoodthingbyjillee.com

Ada cara lain untuk mengelupas kelobot dan rambut jagung secara bersamaan, yaitu dengan menggunakan microwave. Metode ini akan menghindarkan Anda dari kekacauan. Cara yang sederhana, tak akan membuat dapur berantakan, tapi ini akan membutuhkan waktu. Jadi, kalau Anda sedang terburu-buru mungkin tak akan menyukai cara ini.

Panggang jagung (yang masih ada rambut dan kelobotnya lengkap) di dalam microwave selama 1-2 menit untuk membuat rambut dan kelobotnya terpisah dari bongkol jagung. Anda bisa juga memanggangnya selama 4 menit tapi nanti jagungnya ikut matang. Karena Anda berniat merebusnya lagi, panggang jagung 1-2 menit saja, ya.

Saat waktu di microwave berhenti, ambil jagung Anda. Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan oven agar kulit Anda tidak terbakar! Taruh jagung di tempat yang datar, lalu potong ujung bawahnya menggunakan pisau (ini akan sangat mudah). Lalu, tekan saja nanti jagung Anda akan meluncur mulus tanpa ada kelobot atau pun rambut yang menempel!

5. Isi Air

* sumber: commons.wikimedia.org

Selagi membersihkan kelobot dan rambut jagung, Anda bisa memasak air. Isi panci dengan air keran atau air bersih lainnya. Pastikan panci yang Anda gunakan cukup untuk menampung semua jagung, jangan sampai ada jagung yang mencuat keluar dari air. Tutup panci dan didihkan airnya.

5. Masukkan Jagung

Setelah air mendidih, masukkan jagung Anda. Nanti airnya akan mendadak “diam”, karena ada beban baru sehingga airnya akan berhenti mendidih. Tapi tak apa, biarkan saja, nanti juga airnya mendidih kembali setelah beberapa saat. Anda bisa menutup pancinya agar air lebih cepat mendidih. Menutup panci juga bisa menahan jagung agar tidak mengapung.

6. Angkat Jagung

* sumber: cookinglsl.com

Masak jagung selama 3-4 menit, dan jagung rebus Anda pun siap! Gunakan penjepit makanan untuk mengambil jagung-jagung Anda. Atau, buang semua air dari panci dan tiriskan jagungnya.

Jangan berpikir “semakin lama direbus semakin baik”, karena jagung yang terlalu lama dimasak akan jadi terlalu lembek, tidak enak untuk dikunyah. Tapi, jika Anda menyuguhkan jagung untuk orang tua yang sudah tidak kuat giginya, bisa saja merebus jagung hingga 10 menit.

7. Tambah Susu dan Mentega

* sumber: onepotrecipes.com

Jagung itu ada yang manis secara natural dan ada juga yang kurang manis. Jika Anda salah beli, malah beli jagung yang tidak manis, Anda bisa memberi sedikit gula saat merebusnya. Ini akan membuat jagung jadi terasa manis. Tapi, jangan pernah memasukkan garam ke dalam rebusan air, karena garam akan membuat biji jagung menjadi keras.

Selagi merebus jagung, Anda bisa menambahkan susu dan mentega! Dua bahan ini akan membuat jagung jadi lebih lezat. Setelah diangkat, Anda bisa menaburkan sedikit garam dan merica, bubuk paprika dan peterseli cincang juga, pasti rasanya sedap banget.

Jika ada sisa jagung yang belum termakan, bisa disimpan di kulkas. Nanti Anda bisa memakannya lagi dalam keadaan dingin (sensasinya berbeda dengan memakan jagung rebus panas, dan teksturnya lebih crunchy).

Atau, Anda bisa menyerut biji-biji jagungnya dan menyulapnya menjadi masakan lain. Tapi, ini khusus untuk jagung yang belum Anda bumbui apapun, ya. Ikuti resep jagung manis di artikel ini.

Gampang banget, kan, cara merebus jagung agar tingkat kematangannya pas? Nah, Anda bisa mencoba cara-cara tadi di rumah. Atau, jika Anda punya tips lain soal merebus jagung, bisa ceritakan pengalamannya di kolom komentar, ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *