Bacaterus / Kesehatan / 10 Cara Membersihkan dan Merawat Softlens Dengan Benar

10 Cara Membersihkan dan Merawat Softlens Dengan Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Agustus 2018

Softlens atau lensa kontak merupakan benda alternatif yang sangat dibutuhkan orang dengan masalah mata minus. Banyak orang menggunakan softlens karena lebih praktis, dapat meningkatkan rasa percaya diri, dilarang menggunakan kacamata di tempat kerja, dan masih banyak lagi asalan lainnya. Ada juga orang yang menggunakan softlens hanya untuk kepentingan kecantikan, yaitu dengan menggunakan softlens warna-warni.

Walau tidak digunakan setiap hari, softlense harus selalu dibersihkan secara rutin. Mungkin Anda berpikir dengan disimpan di tempatnya, maka softlense akan baik-baik saja. Padahal, banyak hal perlu dilakukan agar softlense Anda selalu berada di kondisi prima, sehingga tidak akan membuat mata Anda terkena masalah seperti perih dan iritasi.

Untuk itu, Bacaterus telah mengumpulkan cara membersihkan dan cara merawat softlens dengan benar untuk Anda.

Cara Membersihkan dan Merawat Softlens

1. Catat Tanggal Kadaluarsa

Catat Tanggal Kadaluarsa

* sumber: www.opsm.com.au

Setiap produk softlens baru pasti memiliki tanggal expired pada kemasannya. Namun, Anda pasti memindahkan softlense yang baru ke tempat lain, bukan? Pada saat itu, tempat dan kemasan softlense biasanya dibuang begitu saja. Waktu berlalu, lalu Anda mulai kebingungan. Kiranya kapan Anda membuka kemasan softlense ini.

Usia softlense rata-rata bulanan. Ada yang tiga bulan, enam bulan, dan ada juga yang satu tahun. Nah, saat Anda membuka kemasan softlense, langsung catat di kalender atau di ponsel Anda, agar Anda tahu kapan waktunya Anda mengganti softlense. Jika Anda ingin yang lebih higienis lagi, gunakan yang sekali pakai. Jenis softlense itu masa expired-nya adalah satu hari.

2. Cairan Pembersih

Cairan Pembersih cara merawat softlens

Cara merawat softlens yang ke-2 adalah selalu menyiapkan cairan softlens. Cairan ini berguna sebagai pembersih saat softlense akan dipakai dan juga yang kotor sehabis dipakai. Cairan pembersih juga berguna untuk merendam softlens di tempatnya ketika sedang tidak dipakai. Anda juga harus memperhatikan tanggal kadaluarsanya, ya!

Jika Anda tidak rutin menggunakan softlens, Anda mungkin tidak terlalu memperhatikan kondisi softlens Anda yang berada dalam tempat penyimpanan. Softlens yang jarang dipakai akan menyerap cairan pembersih ini hingga habis. Makanya, setidaknya setiap 3 hari sekali Anda harus melihat isi kotaknya, apakah airnya sudah habis atau belum. Jangan sampai softlens Anda jadi kering karena Anda lupa mengisi ulang cairannya.

3. Obat Tetes Softlens

Obat Tetes Softlens

Mata Anda juga tidak boleh luput dari perawatan. Saat sedang menggunakan softlens, mata bisa jadi kering dan perih. Untuk itu, Anda memerlukan obat mata khusus untuk softlens. Obat tetes ini memiliki khasiat untuk mengurangi rasa kering dan pegal pada mata disaat sedang menggunakan softlens. Lalu, obat tetes mata ini juga merupakan pembersih enzimatik untuk menghilangkan penumpukan protein pada softlens.

Perlu diingat, bahwa Anda harus menggunakan obat tetes mata khusus softlens. Jangan pernah menggunakan obat tetes mata reguler saat Anda sedang menggunakan softlens, karena efeknya bisa berbahaya. Mungkin efek sampingnya tidak akan Anda rasakan langsung, tapi di kemudian hari. Tapi, jika di obat tetes mata biasa milik Anda ada tulisan “aman untuk penggunaan softlens” maka Anda boleh menggunakannya.

4. Tangan Harus Bersih

Tangan Harus Bersih

Jika Anda tidak memakai alat bantu untuk memasang softlens, maka pasti Anda memasangnya menggunakan jari, bukan? Nah, sebelum memakaikan softlens pada mata Anda, pastikan bahwa tangan Anda bersih.

Untuk amannya, lebih baik jika Anda mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan softlens. Untuk sabun pencuci tangan pun, sebaiknya Anda menggunakan sabun pencuci barang bayi, sabun anti bakteri, dan sabun yang tidak mengandung parfum.

Lalu, sebelum memasang softlens pada mata Anda, dianjurkan untuk membersihkan softlensnya terlebih dahulu dengan cairan pembersih. Caranya adalah dengan menyimpan softlens pada jari Anda, lalu teteskan cairan pembersih secukupnya.

Setelah itu, gosok softlens Anda dengan lembut. Finishing-nya, teteskan lagi cairan solution. Jangan pernah membersihkan sofltens menggunakan air keran karena air di Indonesia tidak ada yang bisa langsung diminum, berarti masih sangat kotor.

5. Kuku Bersih dan Pendek

 Kuku Bersih dan Pendek

Anda penggemar kuku panjang? Kalau begitu, Anda perlu alat bantu dari plastik yang bentuknya mirip seperti pipa penyedot wc dan juga capitan. Tapi, kalau Anda tidak masalah dengan kuku pendek, maka Anda tidak memerlukan alat bantuan untuk memakai softlens.

Dalam proses pemasangan softlens, tentunya kita akan melibatkan tangan, khususnya jari. Bayangkan oleh Anda, jika Anda memiliki kuku jari yang super panjang. Jika Anda sudah ahli, tak masalah. Tapi, jika Anda masih newbie dalam bidang softlens, Anda pasti akan merasa kesulitan. Dan lagi, khawatirnya kuku yang panjang bisa merobek softlens yang memang sangat rapuh.

6. Kosmetik Dulu, Baru Softlens

Kosmetik Dulu, Baru Softlens

Jika Anda menonton make up tutorial di YouTube, rata-rata orang pasti menggunakan softlens terlebih dahulu baru mulai mengaplikasikan riasan. Begitu pula jika Anda didandani oleh MUA, Anda pasti diminta untuk menggunakan softlens terlebih dahulu untuk menghindari riasan luntur karena tergesek atau karena terkena air mata.

Padahal, pemakaian softlens sebelum make up tidak dianjurkan. Sebab, kemungkinan besar make up seperti eyeshadow, bedak, dan eyeliner bisa masuk ke dalam mata dan mengenai softlens Anda. Khawatirnya, jika hal itu terjadi, mata Anda jadi iritasi.

7. Jangan Pakai Softlens Seharian

 Jangan Pakai Softlens Seharian

Karena sibuk seharian, sehingga banyak orang yang tidak memerhatikan berapa lama waktu terlewati ketika mereka menggunakan softlens. Padahal, waktu maksimal menggunakan softlens adalah 12 jam. Kalau bisa tentu lebih kurang dari itu. Ada yang menganjurkan untuk melepas softlense setelah 6 jam pemakaian. Jika Anda mau memakainya lagi, biarkan mata Anda “beristirahat” terlebih dahulu selama 10 – 30 menit.

8. Lepaskan Softlens Sebelum Tidur

Lepaskan Softlens Sebelum Tidur

Anda mungkin pernah mendengar cerita yang viral tentang beberapa orang yang kehilangan penglihatannya, baik permanen atau pun tidak, akibat menggunakan softlens? Memang ada beberapa kemungkinan kenapa hal tersebut bisa terjadi. Tapi, salah satunya bisa disebabkan karena penggunaan softlens ketika tidur.

Sejatinya softlens merupakan benda yang harus selalu lembab dan basah. Ketika kita tidur, mata kita tertutup, sehingga tidak ada gerakan sama sekali dari mata kita yang dapat membasahi softlens. Hal ini dapat membuat softlens Anda cepat kering dan rusak, mengganggu kenyamanan tidur Anda, dan tentu saja dapat membuat mata Anda iritasi.

9. Jaga Kebersihan Totak Softlens

Jaga Kebersihan Totak Softlens

* sumber: makeupandbeauty.com

Menjaga kebersihan tempat penyimpanan softlens sama pentingnya dengan menjaga kebersihan softlens itu sendiri. Apalagi jika Anda tidak menggunakan softlens tersebut setiap hari. Pastikan tempat softlens Anda bersih dari kotoran dan debu. Anda bisa merendam tempat softlens menggunakan air panas, keringkan, lalu diisi dengan cairan softlens yang baru.

10. Rutin Mengganti Tempat Softlens

Rutin Mengganti Tempat Softlens

Ternyata tidak hanya softlens saja yang harus diganti setelah beberapa bulan, tapi tempatnya juga. Tempat softlens selalu basah dan lembab, sehingga dapat memicu perkembangan bakteri dengan cepat. Walaupun Anda rajin membersihkannya, tetap saja tempat softlense perlu diganti setidaknya 3 bulan sekali.

Ya, itulah sepuluh cara membersihkan dan cara merawat softlens ala Bacaterus. Sebenarnya masih ada beberapa cara merawat dan tips dalam menggunakan softlens. Diantaranya adalah: jangan memakai softlens bekas orang lain, jangan mencoba softlens yang ada display toko penjual softlens, gunakan softlens dengan sisi yang benar, dan jangan merokok.

Apakah Anda punya tips tambahan? Beritahu kami di kolom komentar, ya.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Syuri, ’94 liner, make up enthusiast, smeraldo flower admirer, calico cat snuggler.

Leave A Comment