Bacaterus / Kucing / 10 Cara Merawat Kucing Persia dengan Baik dan Benar

10 Cara Merawat Kucing Persia dengan Baik dan Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 4 September 2019

Kucing ras satu ini memang terkenal dengan sifatnya yang pendiam dan memiliki bulu yang panjang. Kucing Persia juga menjadi kucing peliharaan ideal untuk dipelihara di rumah. Kucing Persia memerlukan perlakuan istimewa dalam perawatannya, mulai dari memilih jenis makanan sampai perawatan bulu harus diurus satu per-satu.

Siap-siap mempersiapkan isi kantong kalian untuk membeli peralatan maupun kebutuhan bagi si Persian. Bagi kalian yang tertarik dengan kucing jenis ini dan ingin memelihara jenis kucing ras ini, boleh langsung intip artikel yang akan diulas Bacaterus kali ini, ya.

1. Perawatan Bulu

Perawatan Bulu

Kucing Persia identik dengan bulunya yang panjang dan lebat. Kalian harus rajin-rajin dalam mengurus bulu kucing Persia, salah satunya adalah menyikat bulunya secara rutin dan teratur. Kamu bisa menyikat bulu kucing Persia menggunakan sikat bulu berbahan logam dan tidak terlalu rapat. Sikat bulu jenis ini membantu merapikan bulu yang kusut dan tidak melukai kulit kucing Persia.

Kalian juga harus memerhatikan bulu kucing Persia. Jika ada jamur, segera bersihkan menggunakan alkohol 70% dan usap menggunakan kapas. Selain menyikat, kamu juga bisa memberi makanan berupa kuning telur selama seminggu sekali agar bulu kucing Persia kalian menjadi lebat dan indah.

2. Tempat Makan dan Minum

Tempat Makan dan Minum

Kucing Persia memiliki lidah yang pendek dan bentuk wajah yang datar. Maka dari itu, akan lebih mudah bagi mereka untuk makan dan minum di wadah yang datar dan pinggiran yang pendek. Usahakan untuk memberikan wadah dengan bahan aluminium agar lebih awet dan bisa mudah dibersihkan.

Tempatkan wadah makan dan minum kucing Persia di tempat yang bersih dan bisa mereka jangkau. Jangan biarkan makanan dan minuman terlalu lama ditinggal di ruangan terbuka. Beri porsi sedikit agar kucing Persia tidak meninggalkan makanan dan minumannya. Cara ini juga dilakukan agar Persia bisa menghabiskan makanannya dalam satu waktu.

3. Menyiapkan dan Membersihkan Pasir

Menyiapkan dan Membersihkan Pasir

Agar kucing Persia tidak kebingungan untuk membuang air besar maupun kecil, kalian harus menyiapkan kotak pasir khusus untuk mereka. Biasakan untuk mengajarkan mereka untuk membuang kotoran di dalam box pasir sejak umur dua bulan.

Siapkan kotak yang lebar dan sedikit tinggi. Hal ini bertujuan, ketika kucing menutupi kotorannya maka pasir tidak berhamburan keluar. Gunakan pasir yang beraroma wangi dan butiran pasir yang lumayan besar. Buang pasir kucing setidaknya dua atau tiga hari sekali. Mau tahu pasir kucing yang berkualitas? Baca referensinya di artikel ini.

4. Memandikan Kucing secara Rutin

Memandikan Kucing secara Rutin

Kucing Persia harus rutin dimandikan setidaknya satu minggu sekali atau per-sepuluh hari. Untuk cara memandikannya, kamu bisa mulai dengan membersihkan bagian pantat kucing menggunakan sikat gigi agar kotoran yang masih menempel bisa terlepas dari kulit dan bulu kucing. Lalu, bersihkan tubuh dan kaki kucing. Jangan lewatkan telapak kakinya juga, ya, karena telapak kaki mereka mungkin terkena sisa kotoran.

Khusus di bagian wajahnya, cukup kalian usap dengan air hangat menggunakan telapak tangan. Pastikan telinga kucing tidak kemasukkan air karena bisa mengganggu indera pendengaran mereka. Memandikan kucing juga sebuah rutinitas wajib agar kucing tidak menjilat sisa-sisa kotoran dan membuat mereka terserang penyakit.

5. Menjaga Kebersihan Hidung dan Telinga

Menjaga Kebersihan Hidung dan Telinga

Jika kucing Persia kalian tidak memiliki nafsu makan yang baik, coba periksa bagian hidung dan telinga mereka. Pastikan hidung mereka tidak basah dan bersihkan kotoran yang mengering pada hidung kucing. Jika hidung kucing Persia tetap basah, coba periksa ke dokter kucing karena mungkin kucing Persia kamu sedang sakit flu.

Jangan lupa membersihkan telinga kucing agar tidak terserang penyakit. Walaupun kucing bisa membersihkan dirinya sendiri tetapi di bagian telinga itu susah untuk dijangkau kucing. Pakai cotton bud atau kapas untuk membersihkan telinga kucing.

Caranya, masukkan cotton bud secara perlahan ke telinga kucing. Lalu, ambil secara perlahan kotorannya. Kalau kucing mulai bergerak-gerak, kamu bisa sambil mengelus-ngelus badannya agar kucing tetap tenang dan merasa nyaman. Tapi, kalau kamu tidak yakin bisa melakukan hal ini maka lebih baik untuk mengunjungi dokter hewan, ya.

6. Memberikan Makanan Penuh Gizi

Memberikan Makanan Penuh Gizi

Semua jenis kucing memerlukan makanan dengan protein yang tinggi seperti ikan, ayam dan lainnya. Hindari memberi makan kucing Persia dengan nasi dan makanan yang mengandung karbohidrat lebih. Ada dua jenis makanan kucing yang bisa dikonsumsi, yaitu dry food dan wet food.

Usahakan untuk memberikan dry food yang memiliki protein tinggi kepada kucing Persia. Jangan terlalu sering memberikan wet food kepada kucing Persia karena bisa membuat kotoran kucing menjadi cair dan membuat mulut kucing bau. Dry food menjadi makanan pokok kucing Persia dan wet food untuk snack satu kali seminggu.

7. Membersihkan Mata Kucing

Membersihkan Mata Kucing

Seperti halnya dengan membersihkan telinga dan hidung, mata kucing Persia juga harus rutin dibersihkan. Produksi air mata berlebih karena iritasi dan sakit flu pada kucing Persia dapat membuat mereka tidak nafsu makan. Hal tersebut disebabkan karena kotorannya dapat menutup dan akhirnya menyumbat lubang hidung mereka.

Air mata kucing yang tidak dibersihkan bisa merusak bulu di daerah wajah kucing Persia. Tidak menutup kemungkinan bahwa akan timbul jamur di daerah muka jika tidak secara rutin dibersihkan.

Untuk cara membersihkan mata kucing dengan benar, kamu cukup menyeka air mata yang berlebihan di mata kucing dengan tisu atau kain khusus. Kalian juga bisa membeli obat tetes mata di toko hewan. Kalau merasa tidak yakin bisa melakukannya, segera kunjungi dokter hewan.

8. Membersihkan Kandang

Memberishkan Kandang

Membersihkan ruangan atau kandang kucing juga sangat bermanfaat guna menjaga kesehatan mereka. Kucing suka bermain di lantai dan bersantai di mana pun dia berada. Maka dari itu, jangan sampai sisa kotoran dari kucing maupun manusia menempel di bulu maupun tubuh kucing.

Jangan lupa menyediakan tempat pasir untuk kotoran kucing agar kucing tidak sembarangan membuang kotoran mereka. Baik ruangan dan kandang harus rutin kalian bersihkan, ya, cat lovers.

9. Vaksinasi

Vaksinasi

Kalian harus rutin memberikan vaksin kepada kucing Persia agar metabolisme tubuh kucing menjadi lebih kebal dari virus maupun penyakit menular. Beberapa penyakit pada kucing juga bisa menular langsung kepada manusia. Maka dari itu, kucing membutuhkan vaksin setidaknya setiap satu tahun sekali atau jangka waktu sesuai jenis vaksin.

Vaksinasi juga meningkatkan daya tahan tubuh terhadap gejala demam maupun flu. Dengan melakukan vaksinasi, kesehatan kucing lebih terjaga terutama pada bagian saluran pernafasan kucing Persia. Kalian bisa mengunjungi dokter hewan terdekat untuk melakukan vaksinasi kepada kucing Persia.

10. Bermain dengan Kucing

Bermain dengan Kucing

Kucing jenis Persia terkenal sangat penyayang kepada pemiliknya. Walaupun cenderung kalem, sebagai pemiliknya juga harus mengajak mereka bermain untuk melatih kelincahan dan kedekatan antara kalian berdua.

Mulailah dengan bermain bola atau tongkat khusus untuk bermain bersama kucing. Agar kucing tidak bosan, kalian bisa mengajak mereka bermain di luar ruangan dan halaman depan rumah. Pergi ke pet park terdekat juga bisa kalian lakukan agar kucing tidak canggung saat bertemu dengan orang asing.

Nah, berikut penjelasan dari Bacaterus dalam kiat-kiat merawat kucing Persia. Merawat kucing memerlukan kesabaran dan ketelatenan. Kamu akan sangat menikmati momen merawat kucing Persia karena tingkahnya terkenal manja dan sangat penyayang kepada pemilik yang mengurus mereka. Dari semua tips tadi, kira-kira tips mana yang paling sering kamu lakukan? Atau punya tips lainnya? Silakan tuliskan di kolom komentar, ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar