Bacaterus / AC / 8 Cara Merawat AC Agar Lebih Awet dan Tidak Mudah Rusak

8 Cara Merawat AC Agar Lebih Awet dan Tidak Mudah Rusak

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Februari 2019

AC sudah menjadi kebutuhan sekunder dalam kehidupan kita sehari-hari. Bayangkan saja, semua perkantoran, minimarket, bahkan ATM sudah dilengkapi dengan AC. Selain itu, AC juga dipasang di rumah pribadi agar aktivitas kita di rumah jadi lebih nyaman. Sayangnya, sama seperti peralatan elektronik lainnya, AC juga bisa rusak jika tidak dirawat dengan baik.

Nah, agar AC di rumah Anda jadi lebih awet dan tidak mudah rusak, coba terapkan 10 cara merawat AC secara sederhana ini, yuk! Bacaterus akan memberikan tips dan cara perawatan AC yang bisa membuat AC Anda awet hingga bertahun-tahun.

8 Cara Merawat AC Agar Lebih Awet

1. Bersihkan Filter AC

Bersihkan Filter AC Cara Merawat AC

Ciri-ciri AC kotor adalah udara yang dikeluarkan tidak sedingin biasanya. Umumnya, masalah ini bisa disebabkan oleh filter AC yang kotor. Filter AC dirancang agar bisa dilepas dan dipasang dengan mudah.

Untuk membersihkan filter AC, Anda bisa melakukannya sendiri tanpa memanggil jasa pembersih AC. Filter yang terlampau kotor akan menghalangi aliran udara yang keluar dari AC. Jika dibiarkan terus menerus, maka AC akan menjadi rusak.

Waktu yang ideal untuk membersihkan filter AC adalah 1-2 bulan sekali. Lepas filternya dan cuci dengan menggunakan air bersih dan sikat gigi bekas. Apabila filternya terlalu kotor sebaiknya segera ganti dengan filter yang baru dan sesuai dengan model AC Anda.

2. Lakukan Pemeliharaan Secara Rutin

Lakukan Pemeliharaan Secara Rutin

Cara merawat AC bisa dimulai dari melakukan pemeliharaan secara rutin. Untuk melakukan pemeliharaan ini sangat disarankan untuk menggunakan jasa service perawatan AC yang sudah ahli. Perawatan ini tidak hanya meliputi pembersihan filter, tapi juga pembersihan AC secara keseluruhan. Jika Anda menggunakan AC split, maka mesin indoor dan outdoor-nya akan dibersihkan.

Gunakan jasa service perawatan AC ini minimal 3 bulan sekali. Dengan melakukan pemeliharaan secara berkala, maka kinerja dan kebersihan AC dapat tetap terpantau. Selain itu, pemeliharaan rutin juga dapat mengurangi beban kerja AC karena bagian dalamnya terlalu kotor.

3. Pasang Termometer di Ruangan

Pasang Termometer di Ruangan

Salah satu cara merawat AC adalah dengan memantau kinerja AC setiap hari. Tanda-tanda AC yang hampir rusak dapat dideteksi dengan termometer yang dipasang di ruangan tempat AC tersebut berada. AC yang rusak akan mengeluarkan suhu udara yang tidak sesuai dengan pengaturan suhu yang Anda lakukan di remote AC.

Misalnya, Anda mengatur suhu AC di angka 25 derajat celcius. Namun, suhu di dalam ruangan tetap panas dan ketika mengecek suhu ruangan di termometer ternyata angkanya menunjukkan 30 derajat celcius. Bila menemukan kasus seperti ini teliti dulu permasalahannya, siapa tahu ketidaksesuaian suhu ini disebabkan karena ruangan terlalu besar atau terlalu banyak orang di dalam sebuah ruangan.

Apabila AC sudah berada di ruangan dengan ukuran yang sesuai dan tidak terlalu banyak orang di dalam ruangan tersebut, cek kembali termometernya. Kalau masih tidak sesuai, segeralah memanggil jasa service AC untuk mencegah kerusakan AC yang lebih serius.

4. Menutup Pintu, Jendela, dan Ventilasi Saat Menyalakan AC

Menutup Pintu, Jendela, dan Ventilasi Saat Menyalakan AC

Punya kebiasaan membuka pintu atau jendela saat sedang menyalakan AC? Waspada, kebiasaan tersebut hanya akan membuat kompresor AC bekerja lebih ekstra sehingga dapat mengalami kerusakan.

Usahakan untuk selalu menutup rapat segala celah yang ada di ruangan ber-AC. Tujuannya agar AC terfokus untuk mendinginkan ruangan tersebut dan waktu yang dibutuhkan mesin kompresor untuk mengkondisikan ruangan tidak terlalu lama.

Cara ini akan meringankan tugas kompresor dengan tidak terlalu lama bekerja menyesuaikan aliran udara dari AC untuk mendinginkan ruangan. Dengan demikian, cara ini dapat mencegah kerusakan dini pada kompresor AC.

5. Cek Tekanan Freon

Cek Tekanan Freon

Freon adalah salah satu bahan pendukung untuk menentukan dingin atau tidaknya sebuah pendingin ruangan. Apabila terjadi kebocoran, maka tekanan freon dapat berkurang dan hal tersebut berimbas pada AC yang tidak dingin atau justru menyebabkan AC mati-nyala dengan sendirinya.

Oleh karena itu, cara merawat AC agar awet dan selalu dingin adalah dengan melakukan pengecekan tekanan freon setiap 6 bulan sekali. Hal ini harus dilakukan oleh orang yang ahli dan berpengalaman. Jika terbukti tekanan freon berkurang, mintalah jasa service AC untuk menambah tekanan freon agar AC dapat bekerja dengan baik.

6. Manfaatkan Fitur Timer

Timer

* sumber: www.sempurna.net

AC pasti dilengkapi dengan fitur timer. Untuk merawat AC agar lebih tahan lama, sebaiknya manfaatkan fitur timer yang tersedia ini. Timer berfungsi untuk mengatur waktu operasional AC selama beberapa waktu ke depan. Misalnya, ketika Anda mengatur timer untuk dua jam, maka AC akan mati dalam waktu dua jam kemudian.

Fitur timer ini dapat mencegah kasus lupa mematikan AC sehingga membiarkan AC terus menyala meskipun tidak ada orang di dalamnya. Keberadaan timer akan membantu untuk meringankan kinerja AC. AC akan bekerja sesuai dengan kebutuhan Anda saja dan akan mati secara otomatis sesuai dengan pengaturan timer.

7. Hindari Merokok di Ruangan Ber-AC

Hindari Merokok di Ruangan Ber-AC

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa di smooking room jarang dipasang AC? Jawabannya adalah asap rokok dapat meningkatkan risiko kerusakan AC. Jadi, cara merawat AC yang benar adalah dengan tidak merokok di dalam ruangan yang ber-AC.

Asap rokok dapat membuat bagian dalam AC lebih cepat kotor dan membuat body AC indoor terlihat lebih dekil. Parahnya lagi, kandungan nikotin di dalam rokok dapat mengendap di evaporator sehingga udara yang dikeluarkan dari AC menjadi pengap dan kurang dingin.

Hindari merokok di ruangan yang ber-AC. Jika memang terpaksa, sebaiknya matikan AC, buka jendela lebar-lebar dan hidupkan exhaust fan agar asap rokok tidak mengendap di dalam ruangan.

8. Gunakan AC Sesuai Kebutuhan

Gunakan AC Sesuai Kebutuhan

Waktu ideal penggunaan AC adalah 5 jam. Setelah 5 jam beroperasi, sebaiknya AC harus dimatikan agar dapat beristirahat. Akan tetapi, ada sebagian orang yang harus menggunakan AC lebih dari 5 jam. Cara merawat AC yang dipakai lebih dari 5 jam sehari adalah pasang fitur otomatis, fitur yang memungkinkan AC untuk berhenti sejenak dan menyala kembali secara otomatis.

Fitur otomatis akan memberikan waktu istirahat sejenak pada AC yang terus menerus dipakai. Setelah mati selama beberapa saat, AC akan kembali menyala ketika suhu di dalam ruangan tidak terlalu dingin.

Tak hanya itu saja, Anda juga harus menggunakan AC sesuai kebutuhan. Hindari kebiasaan meninggalkan ruangan kosong dalam kondisi AC tidah pernah dimatikan. Matikan AC ketika Anda tidak sedang menggunakan ruangan tersebut. Jika ingin berpergian jauh, matikan saklar AC atau cabut dari stop kontaknya untuk menghindari korsleting.

Masa pakai AC rumah ditentukan dari seberapa sering Anda merawatnya. 8 cara merawat AC secara sederhana ini dapat menambah usia AC di rumah Anda. AC jarang dipakai sekalipun tetap harus dirawat dengan baik, lho. Apabila Anda belum mengetahui cara menggunakan AC yang benar, silakan baca artikel cara menggunakan AC ini sebagai panduan.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar