Bacaterus / Dapur / Bahan Dapur / Ini Dia Cara Menyimpan Tempe agar Tidak Cepat Busuk

Ini Dia Cara Menyimpan Tempe agar Tidak Cepat Busuk

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Desember 2018

Tempe adalah makanan khas Indonesia yang rasanya enak dan harganya pun bersahabat. Sekedar informasi untuk Anda, meskipun harga tempe di Indonesia tergolong murah, di luar negeri harga tempe bisa mencapai ratusan ribu rupiah untuk satu lonjornya. Bahkan, sepotong kecil tempe yang biasanya dihargai 2 ribu rupiah dijual dengan harga 25 ribu rupiah di Eropa.

Berbahagialah kita karena bisa menikmati tempe dengan harga yang bersahabat. Jika Anda adalah salah satu penggemar tempe, ketahui cara menyimpan tempe yang benar biar awet dan tidak cepat busuk. Yuk, simak ulasan selengkapnya dari Bacaterus berikut ini.

Tips Membeli Tempe Berkualitas

Sebelum membahas seputar cara menyimpan tempe, Anda harus mengetahui beberapa tips untuk memilih tempe yang berkualitas. Daya tahan tempe juga tergantung pada kualitas dari tempe itu sendiri. Jika tempe yang Anda beli memiliki kualitas yang buruk, maka tempe tersebut akan cepat membusuk.

Berikut ini adalah tips memilih tempe yang berkualitas agar tahan lama disimpan dalam jangka waktu panjang:

1. Tempe Diselimuti Serabut Putih

Tempe diselimuti serabut putih Cara Menyimpan Tempe

* sumber: www.hitabatak.com

Ketika membeli tempe, Anda harus mencermati tampilan tempe tersebut. Tempe yang diselubungi serabut putih menandakan bahwa tempe itu segar dan layak dikonsumsi. Jangan membeli tempe yang serabutnya sudah berwarna abu-abu atau kehitaman karena itu tandanya tempe sudah tidak segar.

2. Aroma Segar dan Hangat

Aroma segar dan hangat

Jika Anda sering membeli tempe, Anda pasti sudah familiar dengan aroma tempe yang sangat khas. Aroma kedelai tempe memang lebih pekat dibanding kedelai yang terkandung di dalam tahu.

Selain itu, jika Anda memegang tempe tersebut dan tempenya masih terasa hangat, itu tandanya tempenya baru matang dan masih sangat fresh. Namun, jika saat dipegang tempenya tidak hangat bukan berarti tempenya sudah basi ya.

3. Tidak Berlendir

Tidak berlendir

* sumber: petanitop.blogspot.com

Untuk mendeteksi apakah tempe yang akan dibeli masih segar, Anda memang harus mencium aroma tempe dan memegang tempe tersebut. Bila permukaan tempe bersih dan tidak berlendir, maka tempe tersebut masih layak untuk dikonsumsi. Hindari membeli tempe yang berlendir dan aromanya sedikit busuk.

4. Beli Tempe Mentah

Beli tempe mentah

Tahukah Anda bahwa saat ini dijual tempe mentah yang dikemas di dalam plastik. Tempe ini berupa kacang kedelai yang belum menyatu. Namun, dalam waktu beberapa hari tempe akan matang dengan sendirinya dan kacang kedelai yang terurai akan membentuk tempe padat di dalam plastik.

Membeli tempe mentah ini sangat aman karena dijamin tempenya masih segar karena belum matang. Anda hanya perlu menunggu dalam hitungan hari saja, maka Anda bisa mengolah tempe yang baru matang itu.

Cara Menyimpan Tempe Agar Tidak Cepat Busuk

Cara Menyimpan Tempe Agar Tidak Cepat Busuk

* sumber: sajiansedap.grid.id

Tempe adalah salah satu makanan yang cepat busuk. Hal tersebut karena sebagian besar tempe memang tidak mengandung bahan pengawet. Jadi, daya tahan tempe memang terbilang alami tergantung dengan proses penyimpanannya. Berikut ini adalah panduan cara menyimpan tempe agar tidak cepat busuk untuk jangka waktu yang lebih panjang:

  1. Biarkan tempe dalam keadaan utuh, jangan dipotong-potong.
  2. Jika Anda membeli tempe yang dibungkus dengan daun pisang, biarkan daunnya tetap melekat pada tempe.
  3. Masukkan tempe di dalam wadah kedap udara yang tertutup rapat.
  4. Letakkan tempe di dalam lemari es.

Cara di atas bisa mengawetkan tempe hingga 3 hari. Namun, ada satu lagi cara menyimpan tempe yang perlu Anda coba. Cara ini memungkinkan Anda untuk langsung memasak tempe setelah disimpan berhari-hari:

  1. Cuci tempe sampai bersih.
  2. Potong tempe dengan ukuran dan ketebalan yang sesuai selera Anda.
  3. Masukkan tempe di dalam air yang sudah diberi bawang putih halus dan sedikit garam. Manfaat dari garam dan bawang putih ini untuk membasmi bakteri yang terdapat pada tempe sekaligus untuk memberi cita rasa pada tempe tersebut.
  4. Air rendaman tempe tidak perlu ditiriskan, langsung masukkan saja wadah berisi tempe yang direndam ini ke dalam chiller atau rak lemari es biasa (bukan freezer-nya).

Dengan cara di atas, daya tahan tempe juga bisa mencapai 3 hari. Sebelum dimasak, keluarkan tempe dari kulkas dan biarkan suhu dinginnya hilang. Jangan langsung memasak tempe dalam keadaan dingin agar tidak keras.

Cara Mengawetkan Tempe Secara Alami

Mau mengawetkan tempe tanpa kulkas? Ternyata ada beberapa bahan-bahan alami yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat tempe lebih tahan lama dan tidak cepat basi. Anda tak perlu menggunakan formalin atau bahan pengawet berbahaya lainnya, lho.

Dari pada pusing mencari cara menyimpan tempe agar lebih awet dan tidak cepat busuk, ikuti beberapa tips cerdas untuk membuat tempe lebih awet berikut ini:

1. Rendam Tempe di Air Kelapa

Rendam tempe di air kelapa

* sumber: harianterbit.co

Tips yang satu ini bukan sekedar isapan jempol belaka. Akbar Fahmi, seorang siswa asal Bojonegoro membuat penelitian bahwa tempe yang direndam dengan air biasa hanya bisa bertahan 2 hari saja.

Sementara itu, tempe yang direndam dalam air kelapa mampu bertahan lebih lama dan rasanya juga enak. Bila Anda ingin membuat tempe sendiri, silahkan ganti air biasa dengan air kelapa untuk menghasilkan tempet yang tidak mudah busuk.

2. Simpan di Dalam Freezer

Simpan di dalam freezer

* sumber: ardianadw.com

Bila Anda ingin tempe yang dibeli menjadi awet lebih lama, simpan saja tempe tersebut langsung di dalam freezer. Tak perlu memotong tempe, Anda bisa menyimpannya dalam keadaan utuh.

Cukup bungkus tempe dengan plastik agar tidak tercemar oleh aroma makanan lain yang disimpan di dalam freezer. Tempe yang disimpan di freezer bisa bertahan hingga 5 hari (tergantung kualitas tempe). Sebelum dimasak, cairkan tempe terlebih dahulu dan biarkan hawa dingin dari freezer hilang.

3. Direbus Terlebih Dahulu

Direbus terlebih dahulu

Selanjutnya, jika ingin membuat daya tahan tempe yang lebih lama saat disimpan, sebaiknya rebus tempe di dalam air mendidih. Matikan api sebelum tempe mengambang di permukaan air. Setelah itu, diamkan tempe di dalam air tersebut selama 24 jam. Jika sudah 24 jam, ganti air rendaman tempe dengan air matang. Tempe ini bisa bertahan hingga 5 hari.

4. Buat Pengawet Alami untuk Tempe

Buat pengawet alami untuk tempe

* sumber: tempebumbung.wordpress.com

Cara mengawetkan tempe yang satu ini boleh dicoba. Bahan-Bahan yang digunakan merupakan bahan alami yang tidak berbahaya untuk kesehatan. Rendam tempe di dalam campuran air lemon dan garam dapur. Kemas tempe dan larutannya itu di dalam wadah yang tertutup rapat. Sesudah itu masukkan wadah ke dalam lemari es. Cara ini bisa membuat tempe bisa bertahan hingga 10 hari.

Berbagai cara menyimpan tempe ini bisa Anda coba untuk mengawetkan tempe di rumah. Jangan lupa untuk memilih tempe yang terbaik agar tempe tersebut bisa disimpan lebih lama.

Masih malas mengkonsumsi tempe? Saat ini juga biasakan diri untuk mengkonsumsi tempe karena tempe termasuk makanan murah meriah yang dapat memperbaiki kesehatan kulit Anda. Yuk, beli dan masak tempe sekarang juga!

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a full-time writer. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for some Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Rexona, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, Berrykitchen, AsmaraKu, Carisinyal, Keluyuran, and Kamini.She also writes about Travelling, Culinary, Health, Lifestyle Tips, Romance, Mystery, and many mores.

2 Comments

  1. Alda handayani 15 November 2018 at 08:55 - Reply

    Terimakasih atas solusinya semoga blognya bermanfaat buar semua orang

    • Bacaterus 15 November 2018 at 11:33 - Reply

      Aamiin. ??

Leave A Comment