Bacaterus / Sosis / Cara Menyimpan Sosis Biar Awet dan Tidak Mudah Rusak

Cara Menyimpan Sosis Biar Awet dan Tidak Mudah Rusak

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Maret 2019

Siapa yang tak suka sosis? Makanan berbentuk lonjong ini memang bisa dinikmati kapan saja. Dibuat cemilan atau lauk rasanya sama-sama enak. Bahkan, kita bisa menemukan sosis dengan mudah di pedagang kaki lima sampai dengan di restoran bintang lima. Pokoknya, sosis adalah makanan yang sudah sangat familiar di Indonesia.

Untuk membeli sosis, kita bisa menuju ke bagian makanan beku (frozen food) di supermarket. Di sana terdapat beraneka macam sosis dari berbagai merk. Daya tahan sosis sebenarnya terbilang cukup lama karena sosis merupakan makanan beku yang sudah diawetkan.

Namun, bagaimana dengan sosis yang sudah dibuka? Apakah sosis tersebut akan tahan lama? Bacaterus akan berbagai rahasia cara menyimpan sosis biar awet dan tidak mudah rusak sehingga bisa dinikmati bersama-sama.

Cara Menyimpan Sosis Sesuai Jenisnya

Tahukah Anda bahwa tidak semua sosis bisa disimpan di dalam kulkas. Ada beberapa jenis sosis yang memang sebaiknya disimpan selain di kulkas, yakni di suhu ruang. Beda jenis sosis, beda pula cara penyimpanannya.

Apakah jenis sosis yang akan Anda simpan? Berikut ini Bacaterus akan memberikan panduan cara menyimpan sosis sesuai dengan jenisnya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini.

1. Sosis Mentah

Sosis Mentah

* sumber: www.pertanianku.com

Sosis mentah merupakan sosis yang biasa dijual di supermarket. Sosis ini biasanya dipajang di freezer saat berada di supermarket. Jenis sosis yang satu ini memang harus disimpan di tempat yang dingin untuk memastikan sosis tahan lama. Akan tetapi, sosis mentah yang kemasannya masih utuh sejatinya hanya perlu disimpan di rak kulkas biasa.

Sementara itu, sosis yang sudah dibuka bisa dimasukkan ke dalam freezer. Daya tahan sosis mentah yang kemasannya masih utuh bisa disimpan sesuai tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan. Sementara itu, sosis mentah yang sudah dibuka hanya tahan dalam waktu 3-5 hari meskipun disimpan di dalam freezer.

2. Sosis Asap

Sosis Asap

Ada beberapa jenis sosis asap yang dijual di pasaran, seperti frankfurter, bologna, dan knackwurst. Dinamakan sosis asap karena proses pembuatan sosis jenis ini adalah diasapi. Sosis asap dikenal lebih awet dan bisa disimpan tanpa kulkas.

Anda hanya perlu menyimpan sosis asap di tempat yang sejuk dan kering. Bahkan, sosis asap yang kemasannya sudah dibuka sebelumnya bisa bertahan hingga 2 minggu.

3. Sosis Siap Makan

Sosis Siap Makan Cara Menyimpan Sosis

Dewasa ini, ada berbagai merk sosis siap makan yang dijual di supermarket bahkan kantin-kantin sekolah. Cara menyimpan sosis ini sebenarnya sangat mudah karena tidak memerlukan kulkas. Bahkan, jenis sosis ini juga tidak disimpan di dalam freezer saat dijual di supermarket. Meskipun kemasannya sudah dibuka, sosis siap makan ini bisa tahan lama sampai tanggal kadarluarsanya.

4. Sosis Kering

Sosis Kering

Jenis sosis kering ini memang lebih tahan lama jika dibanding jenis sosis lainnya. Sosis kering bisa bertahan dalam suhu ruangan selama 3 minggu. Namun, jika Anda ingin sosis kering lebih tahan lama, simpanlah di dalam freezer. Sekedar informasi, sosis kering adalah sosis yang dimasak dengan cara fermentasi, seperti dry salami, pepperoni, dan cervelat.

Di Indonesia sendiri keempat sosis ini bisa Anda temukan di supermarket atau meat shop modern. Namun, jenis sosis yang paling banyak digunakan adalah sosis mentah. Pasalnya, sosis mentah bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan bisa dimasak dengan cara apapun.

Cara Menyimpan Sosis Di Lemari Es

Cara Menyimpan Sosis Di Lemari Es

Mengingat sosis mentah adalah jenis sosis yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia, Bacaterus akan berbagi tips cara menyimpan sosis yang benar di dalam lemari es. Cara mengawetkan sosis di dalam kulkas ini sudah pasti digunakan oleh sebagian besar orang. Berikut adalah langkah-langkah menyimpan sosis di dalam kulkas:

  • Setelah membeli sosis, segera masukkan sosis yang kemasannya masih utuh ke dalam rak kulkas (chiller), tetapi jika ingin sosis yang Anda beli lebih awet, masukkan ke dalam freezer dengan pengaturan suhu 10-16 derajat celcius.
  • Sosis yang kemasannya sudah dibuka harus segera disimpan di dalam freezer agar lebih tahan lama.
  • Jika ingin sosis yang disimpan lebih tahan lama, keluarkan sosis yang kemasannya sudah dibuka, lalu bungkus sosis dengan aluminium foil sampai rapat. Masukkan bungkusan sosis tersebut ke dalam freezer. Aluminium foil yang kedap udara akan menjaga sosis tetap segar dan tidak terkontaminasi aroma makanan lain yang juga disimpan di dalam freezer.
  • Apabila Anda hendak menggunakan sosis tersebut, keluarkan sosis dari kulkas dan biarkan pada suhu ruang selama 1 jam atau sampai hawa dingin dari sosis tersebut benar-benar hilang.

Idealnya, sosis yang kemasannya belum dibuka juga bisa disimpan di dalam freezer. Namun, penyimpanan di dalam freezer tidak bisa memperpanjang masa kadaluarsa sosis. Anda tetap harus menghabiskan sosis tersebut sebelum masa kadaluarsanya tiba.

Tips Memilih Sosis yang Terbaik dan Berkualitas

Tips Memilih Sosis yang Terbaik dan Berkualitas

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa di supermarket ada merk sosis yang sama dan jenisnya pun juga sama, tapi warnanya berbeda. Yang satu warnanya cerah dan satunya lagi warnanya cerah.

Perbedaan warna dan tampilan ini bisa disebabkan karena salah satu dari kedua sosis tersebut sudah rusak. Walaupun masa kadaluarsanya masih lama, sosis tetap bisa rusak karena cara pengemasan yang kurang tepat atau cara menyimpan sosis yang salah. Agar Anda tidak salah memilih sosis yang sudah rusak atau kualitasnya menurun, ikuti tips memilih sosis yang terbaik berikut ini:

  • Pilih sosis yang kemasannya masih bagus. Hindari memilih sosis yang kemasannya sudah robek, cacat, atau sudah terbuka.
  • Jangan ragu untuk mengambil sosis yang masa kadaluarsanya masih lama. Pastikan Anda mengambil sosis dari freezer (khusus untuk membeli sosis mentah).
  • Sosis yang baik adalah sosis bebas pewarna. Meskipun sosis tersebut menggunakan pewarna, maka pilih yang menggunakan pewarna makanan (food grade). Hindari sosis yang warnanya terlalu merah terang karena bisa jadi produsen menggunakan pewarna secara berlebihan. Warna sosis yang ideal adalah merah pucat untuk sosis sapi dan putih pucat untuk sosis ayam. Selain itu, serat daging masih terlihat jika sosis dipotong
  • Amati kemasan sosis secara detail. Pasalnya, jika terdapat lendir atau cairan seperti susu di dalam kemasan sosis, itu artinya sosis sudah rusak dan jangan dibeli meskipun harganya sangat murah.
  • Jika memungkinkan, cium aroma sosis karena sosis yang berkualitas beraroma khas daging, bukan beraroma asam atau aroma lain yang tidak jelas.

Demikian cara menyimpan sosis, pengenalan mengenai jenis-jenis sosis, dan juga tips membeli sosis yang berkualitas. Ingat, Jangan tergoda untuk membeli sosis yang harganya sangat murah sebelum Anda melakukan pengecekan melalui poin-poin di atas.

Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi Anda yang sering membeli sosis dan ingin menyimpan sosis lebih lama. Jika Anda memiliki tips lainnya untuk menyimpan sosis, silahkan bagikan dengan kami di kolom komentar.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar