Bacaterus / Pisang / 7 Cara Menyimpan Pisang Agar Tahan Lama dengan Mudah

7 Cara Menyimpan Pisang Agar Tahan Lama dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 Juli 2019

Pisang merupakan buah yang masa simpannya tergolong pendek, terutama setelah matang. Selain itu, pisang yang sudah matang juga bisa mudah rusak atau memar jika tertindih benda-benda lain. Oleh karena itu, Anda harus hati-hati saat menempatkan buah yang satu ini.

Buah yang memiliki banyak manfaat kesehatan ini mudah sekali di dapatkan, baik di warung, di pasar, hingga di supermarket. Agar buah pisang yang Anda beli dapat bertahan lebih lama, Anda dapat mengikuti beberapa cara menyimpan pisang agar tahan lama yang kami sajikan di bawah ini.

1. Simpan Pisang dengan Benar

Agar pisang yang baru Anda beli bisa tahan lebih lama, Anda harus menyimpan pisang tersebut dengan benar. Maksudnya? Setelah tiba di rumah, segera keluarkan pisang dari kantong plastik/kertas atau tas. Suhu di dalam pembungkus bisa lebih hangat dari suhu kamar sehingga dapat menyebabkan pisang akan lebih cepat matang.

Suhu kamar dapat mendorong pisang untuk matang lebih lambat dan merata. Hindari menempatkan buah pisang di dekat alat-alat yang menghasilkan panas seperti kompor dan pemanas. Pastikan juga tidak disimpan di tempat-tempat yang terkena sinar matahari secara langsung.

Pisang sebaiknya disimpan di tempat yang berventilasi baik, dingin, dan gelap. Jika Anda membeli seikat pisang, menggantungnya bisa menjadi metode penyimpanan yang baik agar terhindar dari memar.

2. Simpan Pisang di dalam Kulkas

* sumber: pixabay.com

Jika pisang yang baru Anda beli tidak akan langsung dimakan, sebaiknya segera simpan di dalam lemari pendingin atau kulkas. Menyimpan buah-buahan termasuk pisang di dalam kulkas membantu memperpanjang masa simpan buah.

Sebelum disimpan di kulkas, bungkus pisang rapat-rapat dengan plastik khusus makanan terlebih dahulu. Selama masa penyimpanan, kulit pisang bisa berubah gelap, tetapi hal itu tidak akan berpengaruh pada daging buahnya.

Jika Anda ingin mengkonsumsinya, keluarkan pisang dari dalam kulkas dan biarkan selama beberapa saat hingga suhunya sama dengan suhu kamar. Setelah itu Anda baru dapat memakannya. Anda bisa menyimpan pisang matang di dalam kulkas setidaknya selama satu minggu.

Catatan:

  • Jangan memasukkan pisang yang belum matang ke dalam kulkas karena tidak akan matang dengan benar. Bahkan, pisang-pisang ini tidak akan dapat melanjutkan proses pematangan setelah kembali ke suhu kamar.
  • Pisang yang Anda bekukan akan sulit untuk dikupas ketika dikeluarkan. Bahkan daging buahnya bisa menjadi lembek setelah kembali ke suhu kamar. Jika terlanjur demikian, Anda dapat mengambil daging pisang lembek tersebut, menyimpannya di dalam wadah tertutup, lalu bekukan kembali di dalam freezer.
  • Anda dapat menggunakan pisang ini untuk membuat olahan makanan di lain waktu. Jangan lupa untuk mengoleskan jus lemon di atasnya agar daging buah pisang tidak berubah menjadi cokelat.

3. Pisahkan Pisang dari Buah Lainnya

Pisang

* sumber: www.livestrong.com

Selanjutnya agar pisang yang Anda simpan lebih tahan lama yaitu tempatkan pisang secara terpisah dengan buah-buahan matang lainnya. Hal itu karena buah yang matang menghasilkan etilen yang dapat membuat pepaya atau buah mentah lain yang terkena senyawa tersebut lebih cepat matang.

4. Bungkus Batang Pisang

* sumber: brooklynfarmgirl.com

Agar etilen yang dilepaskan oleh buah-buahan matang di dekat dengan pisang tidak diserap, Anda dapat membungkus batang atau mahkota pisang dengan plastik makanan atau kertas timah. Selain itu, cara ini juga dapat mencegah etilen keluar dari batang pisang dan mencegah terjadinya penguapan kelembaban.

Jangan lupa untuk membungkusnya kembali setiap kali Anda mengambil salah satu buah pisang dari tandan. Hal ini dapat membantu pisang tetap segar lebih lama. Anda dapat menggunakan cara lainnya di bawah ini jika ingin pisang-pisang yang Anda beli bertahan selama mungkin.

5. Bungkus Batang Pisang Tunggal

* sumber: www.unknownlist.com

Membungkus batang pisang tandanan mungkin tidak bisa sepenuhnya rapat karena terdapat celah di antara buah pisang. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda dapat memisahkan pisang dan membungkus batangnya satu per satu. Sangat mudah untuk membungkus batang pisang tunggal dibandingkan dengan membungkus batang pisang tandanan.

Setelah proses membungkus selesai, tempatkan masing-masing pisang di atas nampan atau di atas serbet kertas dan sisakan ruang di antara pisang. Dengan melakukan cara ini, proses yang mengarah pada pengembangan bintik-bintik cokelat pada kulit pisang bisa sedikit melambat. Hasilnya pisang bisa bertahan lebih lama.

Saat Anda ingin memakan pisang-pisang tersebut, Anda tidak perlu melepas bungkus batangnya karena kulit pisang bisa langsung Anda buka. Selain itu, batang yang dibungkus juga bisa berguna sebagai pegangan.

6. Simpan Pisang di dalam Wadah Khusus Pisang

Cara yang ini sangat berguna ketika Anda ingin membawa pisang sebagai bekal makan di sekolah atau tempat kerja. Pisang bisa mudah rusak atau memar jika tertindih barang lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah wadah khusus agar pisang tetap aman selama penyimpanan di dalam tas,

Casing pisang ini memiliki bentuk yang mirip dengan pisang agar penyimpanan tidak terkendala. Selain itu, wadah ini juga dilengkapi dengan lubang-lubang kecil untuk ventilasi. Wadah khusus pisang yang tersedia dalam berbagai varian warna ini bisa Anda dapatkan dengan mudah secara online, seperti di Bukalapak lewat link ini.

7. Mengoleskan Jus Lemon

Jus lemon

Daging buah pisang yang Anda potong-potong bisa berubah coklat jika tidak segera dimakan. Jika Anda ingin menyimpannya untuk dimakan nanti, Anda dapat mencegah hal ini terjadi dengan menaburkan potongan nanas, jeruk, hingga jus lemon di atas irisan. Anda bahkan dapat merendam potongan buah pisang di dalam jus lemon selama 2 hingga 3 menit.

Agar lebih mudah, Anda bisa mengoleskan jus lemon dengan menggunakan kuas. Atau, campurkan ¼ gelas jus lemon dan segelas air, aduk rata, lalu celupkan pisang yang sudah dikupas selama 3 menit.

Dengan menggunakan cara ini, buah pisang yang Anda kupas dan potong-potong dapat terhindar dari proses perubahan warna, sehingga tetap terlihat segar hingga Anda siap memakannya nanti (dalam jangka waktu yang dekat ya agar pisang tetap baik dikonsumsi).

Nah, itulah beberapa cara menyimpan pisang agar tahan lama yang dapat Anda ikuti dengan mudah. Jika Anda berencana menikmati buah pisang untuk beberapa hari kedepan, belilah buah pisang yang sudah matang dan yang belum matang.

Pisang yang sudah matang dapat Anda langsung konsumsi begitu tiba di rumah, sedangkan pisang yang belum matang dapat Anda simpan untuk dikonsumsi di lain hari begitu sudah matang. Hitung-hitungan sebelum membeli buah ini sangat penting agar tidak terjadi kelebihan yang pada akhirnya terbuang sia-sia.

Jika buah pisang sudah terlanjur lembek (dengan catatan masih bisa dikonsumsi), jangan dibuang dulu. Anda masih dapat mengolahnya menjadi makanan lain seperti bolu pisang, roti pisang, dan lain-lain (cek di sini).

Jika hal ini ingin Anda coba, Anda perlu melakukan riset kecil terlebih dahulu untuk mendapatkan resep yang tepat. Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari buang-buang makanan.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar