Bacaterus / Food and Recipe / Makanan dan Minuman / 5 Cara Menyimpan Madu Agar Tahan Lama dan Bebas Semut

5 Cara Menyimpan Madu Agar Tahan Lama dan Bebas Semut

Saat membeli madu murni biasanya kita tidak langsung menghabiskan madu tersebut. Kadang-kadang madu disimpan untuk beberapa waktu sebelum dikonsumsi kembali. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak mengetahui cara menyimpan madu yang benar. Ada yang masih menyimpan madu di lemari es atau ada juga yang madunya dikerubungi semut.

Bacaterus punya panduan cara menyimpan madu agar tahan lama dan bebas semut nih! Jadi, buat Anda yang selama ini masih sering menyimpan madu di dalam lemari es, sebaiknya ikuti panduan menyimpan madu berikut ini.

Cara Menyimpan Madu Agar Tahan Lama

1. Simpan dalam Wadah Plastik atau Kaca

Simpan dalam wadah plastik atau kaca Cara Menyimpan Madu

Banyak orang yang menyimpan madu di wadah terbuka dengan alasan agar madu tidak kadaluarsa. Padahal, menyimpan madu di wadah yang terbuka bisa mengundang semut. Apalagi madu bersifat higroskopis yang artinya madu akan mengeluarkan air jika disimpan di wadah yang terbuka.

Akibatnya, madu jadi lebih encer dan citarasanya pun berubah. Menyimpan madu dalam wadah logam juga dapat memicu reaksi kimia. Jadi, wadah yang paling tepat untuk menyimpan madu adalah yang terbuat dari plastik atau kaca.

Jika Anda berencana menyimpan madu dalam jangka waktu yang lama sebaiknya gunakan wadah kaca. Pasalnya, kaca bersifat netral dan tidak mudah terurai saat terkena panas sehingga citarasa madu tetap terjaga.

2. Simpan Madu di Wadah Kering

Simpan madu di wadah kering

Berencana untuk menyimpan madu di wadah tertentu? Cuci wadah tersebut sampai benar-benar bersih. Pastikan bahwa wadah yang akan dipakai untuk menyimpan madu sudah bebas bau dan benar-benar kering.

Setetes air yang berada dalam wadah bisa membuat madu jadi lebih cepat rusak. Jangan ambil risiko, sebaiknya keringkan wadah sampai benar-benar kering. Anda pun harus memastikan bahwa wadah sudah bebas bau agar aroma madu tidak tercemar.

3. Tutup Wadah Rapat-Rapat

Tutup wadah rapat-rapat

Cara menyimpan madu yang paling benar adalah dengan menutup wadah madu secara rapat sehingga kedap udara. Apakah cara mengemas madu secara rapat ini aman dan tidak membuat madu kadaluarsa? Jawabannya adalah tidak.

Ketika Anda menutup wadah penyimpanan madu secara rapat, maka madu tidak akan menyerap uap air di sekitarnya. Alhasil, madu jadi lebih kental dan tidak encer karena wadah tertutup rapat dan tidak ada uap air di sekitar madu.

4. Hindari Madu dari Sinar Matahari Langsung

Hindari madu dari sinar matahari langsung

Banyak yang tidak menyadari bahwa setelah menggunakan madu kita meletakkan wadahnya begitu saja tanpa memperhatikan sinar matahari yang tampak menyinari wadah madu. Bila Anda sudah menyimpan madu di dalam botol plasti atau kaca bening, maka sebaiknya hindari meletakkan wadah berisi madu di bawah sinar matahari secara langsung.

Paparan sinar matahari bisa merusak zat anti-bakteri dalam madu dan mengoksidasi zat besi pada madu sehingga manfaat dan kualitas madu jadi menurun. Simpan di tempat kering yang tidak terpapar sinar matahari agar madu Anda jadi lebih tahan lama.

5. Letakkan di Dalam Suhu Ruangan

Letakkan di dalam suhu ruangan

Sebagian besar orang masih menyimpan madu di dalam kulkas. Tujuannya agar madu lebih awet dan tidak dikerubungi semut. Lantas, benarkah cara menyimpan madu di dalam kulkas?

Madu sebaiknya disimpan adalam suhu ruangan yang wajar. Kenapa madu tidak boleh disimpan di tempat dingin? Karena madu dapat mengkristal dan berubah warna jadi keputihan. Hal ini disebabkan karena kandungan dextrosa yang ada di dalam madu.

Sejatinya, pengkristalan bukan bagian dari ciri madu kadaluarsa atau rusak. Madu tetap dapat dikonsumsi hanya saja bentuknya jadi kasar dan sulit disajikan. Apabila saat ini Anda terlanjur menyimpan madu di dalam kulkas, cairkan madu yang mengkristal dengan cara merendam wadah penyimpanan madu di dalam air dengan suhu 40o celcius selama 15 menit.

Berapa Lama Madu Bisa Disimpan?

Berapa lama madu bisa disimpan

Setelah mengetahui cara menyimpan madu yang benar, Anda tentu ingin mengetahui berapa lama madu bisa disimpan. Jika Anda menyimpan madu murni di wadah kaca atau plastik secara tertutup rapat, maka bisa dipastikan madu akan bertahan dalam waktu 1 tahunan.

Mungkin madu bisa bertahan lebih dari 1 tahun. Akan tetapi, untuk menjamin kualitas madu agar Anda bisa turut memperoleh manfaatnya, sebaiknya konsumsi madu sebelum 1 tahun sejak label kemasan dibuka. Beberapa madu murni juga dikemas dalam wadah yang dilengkapi dengan tanggal kadaluarsa, sehingga Anda tidak perlu lagi repot-repot menghitung masa kadaluarsa madu.

Tips Menyimpan Madu Agar Bebas dari Semut

Tips menyimpan madu agar bebas dari semut

Saat Anda menutup wadah penyimpanan madu rapat-rapat, maka Anda tak perlu khawatir madu dikerubungi oleh semut. Namun, untuk meyakinkan Anda bahwa madu benar-benar bebas dari semut, sebaiknya ikuti cara menyimpan madu agar bebas semut berikut ini.

  • Air

Cara sederhana untuk menghindari madu dari semut adalah meletakkan wadah madu di atas mangkuk atau piring berisi air. Semut akan putus asa berenang mencapai wadah madu dan mati dengan sendirinya. Dijamin madu Anda akan terhindar dari semut walaupun tutupnya tidak terlalu rapat.

  • Kapur Semut

Yang satu ini adalah cara klasik yang bisa Anda coba untuk menjaga madu agar bebas semut. Berilah kapur semut di sekitar tempat Anda menyimpan madu. Pastikan bahwa garis yang Anda buat dengan kapur semut sudah benar-benar menutup jalan untuk mencapai wadah berisi madu. Beberapa hari sekali Anda harus menebalkan garis kapur semut tersebut.

  • Tutup Ganda

Berikan proteksi ganda pada tutup wadah penyimpanan madu untuk menghalau semut. Caranya cukup mudah, lapisi wadah yang terbuka dengan plastik, lalu ikat dengan karet gelang. Sesudah itu tutup wadah dengan penutupnya.

  • Minyak Goreng atau Minyak Zaitun

Tips terakhir mungkin belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Akan tetapi, tak ada salahnya untuk mencoba tips ini agar madu benar-benar bebas dari serbuan semut. Olesi minyak goreng atau minyak zaitun di sekitar tutup wadah. Aroma minyak akan menyamarkan aroma manis madu sehingga semut-semut pun akan terkecoh.

Sekarang Anda sudah mengetahui cara menyimpan madu yang benar. Baik madu murni atau madu yang tidak murni sama-sama berpotensi dikerubungi semut karena keduanya memiliki rasa yang manis.

Keuntungan membeli madu murni adalah daya tahannya yang kuat sehingga bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, madu murni juga memiliki berbagai macam khasiat bagi kesehatan. Meskipun harganya lebih mahal tetapi manfaat yang Anda peroleh cukup sebanding.

Akan lebih baik jika Anda membeli madu murni yang di kemasannya tertera tanggal kadaluarsanya. Meskipun ciri madu kadaluarsa bisa dideteksi dari teksturnya yang encer dan aromanya yang tidak sedap, tetapi akan menjadi lebih baik jika Anda mengonsumsi madu sebelum tanggal kadaluarsanya.

Bagaimana jika di kemasan tidak ada tanggal kadaluarsa? Hitung saja masa kadaluarsanya sejak pertama kali Anda membuka kemasannya. Madu murni bisa bertahan hingga satu tahun setelah kemasannya dibuka. Jika Anda ingin mengetahui jenis-jenis madu yang terkenal di Indonesia, silakan baca artikel ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment