Bacaterus / Kaldu / Cara Menyimpan Kaldu Berhari-hari Agar Tidak Rusak

Cara Menyimpan Kaldu Berhari-hari Agar Tidak Rusak

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2019

Bagi Anda yang hobi memasak, Anda pasti tahu bahwa kaldu adalah “ramuan” untuk membuat masakan jadi lebih sedap. Meskipun saat ini sudah banyak kaldu instan, tetapi membuat kaldu sendiri dari daging atau tulang ayam maupun sapi tetap lebih nikmat.

Seringkali saat memasak, kita hanya membutuhkan dagingnya saja, sedangkan kaldunya tidak terpakai atau bahkan terbuang. Perlu Anda ketahui bahwa kaldu ternyata bisa disimpan berhari-hari dengan cara yang tepat. Anda bisa menggunakan kaldu yang disimpan ini untuk menyedapkan masakan di kemudian hari.

Supaya Anda tidak membuang kaldu dengan percuma, Bacaterus akan memberikan panduan cara menyimpan kaldu berhari-hari agar tidak rusak. Anda juga perlu mengetahui manfaat kaldu murni bagi kehidupan kita sehari-hari.

Cara Menyimpan Kaldu yang Benar

Pernahkah Anda membuang kaldu dengan percuma lantaran Anda hanya membutuhkan daging ayam atau sapinya saja? Padahal, kaldu bisa dipakai untuk memasak makanan berkuah atau tumisan.

Untuk menyimpan kaldu, Anda tidak bisa sembarangan menggunakan berbagai cara. Anda harus menggunakan cara khusus agar cita rasa dari kaldu tersebut tetap terjaga. Bagi Anda yang belum mengetahui cara menyimpan kaldu yang benar, simak beberapa metode penyimpanan kaldu berikut ini:

1. Bekukan dalam Cetakan Es Batu

Bekukan dalam Cetakan Es Batu

Cara menyimpan kaldu yang satu ini paling banyak dipakai oleh ibu-ibu rumah tangga. Bahkan, cara penyimpanan kaldu dengan menggunakan cetakan es batu ini juga aman bagi Anda yang akan menggunakan kaldu sebagai MPASI (Makanan Pendamping ASI).

Tuangkan kaldu yang tidak panas ke dalam cetakan es batu, tapi jangan mengisi cetakan sampai penuh karena saat beku kaldu akan mengembang. Agar kaldu tidak terkontaminasi bakteri atau aroma dari makanan lain yang ada di kulkas, tutup cetakan es batu dengan plastic wrap. Selanjutnya, masukkan cetakan es batu ke dalam freezer.

2. Bekukan dalam Kantong Plastik

Bekukan dalam Kantong Plastik

Jika Anda merasa bahwa menyimpan kaldu di dalam cetakan es batu terlalu merepotkan, gunakan saja kantong plastik es mambo. Tuangkan kaldu ke dalam kantong plastik, lalu ikat dengan karet atau tali simpul. Setelah itu, masukkan kantong plastik berisi kaldu ke dalam freezer.

3. Simpan dalam Panci Stainless Steel

Simpan dalam Panci Stainless Steel

Satu lagi cara menyimpan kaldu dalam jumlah banyak yang sangat praktis. Biarkan kaldu di dalam wadah stainless steel, lalu tutup wadah dengan penutup panci atau plastic wrap. Setelah itu, masukkan wadah ke rak kulkas (tidak perlu freezer) di bagian paling atas. Cara menyimpan kaldu yang satu ini berlaku untuk penyimpanan kaldu dalam waktu kurang satu minggu saja.

Pada dasarnya, kaldu yang disimpan di dalam freezer bersuhu 1-2oC bisa bertahan hingga 3 bulan. Sementara itu, jika Anda menyimpan kaldu di dalam rak kulkas biasa, maka daya tahannya tidak akan lebih dari 1 minggu. Gunakan cara menyimpan kaldu yang paling nyaman bagi Anda.

Untuk mencairkan kaldu yang dibekukan, Anda perlu melakukannya secara bertahap. Pindahkan cetakan es dari freezer ke rak kulkas biasa. Setelah itu, biarkan kaldu dalam suhu ruang. Jika ingin lebih cepat, Anda bisa meletakkan es tray di atas air panas. Jangan melelehkan kaldu dengan air karena bisa merusak cita rasa dari kaldu tersebut.

Manfaat Kaldu untuk Kehidupan Sehari-hari

Dewasa ini, Anda bisa menemukan kaldu instant dengan mudah. Sayangnya, kaldu instant ini mengandung MSG yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan tubuh. Selain itu, cita rasa makanan yang menggunakan kaldu murni berbeda dengan yang menggunakan MSG. Makanan yang menggunakan kaldu murni tentu lebih sedap.

Setelah mengetahui cara menyimpan kaldu agar tahan sampai berhari-hari, saatnya Anda mengetahui manfaat dari kaldu tersebut. Ternyata ada manfaat lain selain untuk menyedapkan cita rasa makanan, lho.

  • Sebagai MPASI

Sebagai MPASI Cara Menyimpan Kaldu

MPASI adalah makanan pengganti ASI yang diberikan ketika bayi memasuki usia 6 bulan. Jadi, setelah menginjak usia 6 bulan, bayi akan dibiasakan untuk mengkonsumsi makanan lain selain ASI. Kaldu ayam murni bisa menjadi MPASI yang sehat dan aman untuk bayi. Bahkan, kaldu untuk MPASI ini juga bisa disimpan berhari-hari dengan cara di atas.

  • Sumber Protein

Sumber Protein

Kaldu dibuat dari rebusan daging ayam atau sapi. Sementara itu kita tahu bahwa daging ayam dan sapi adalah sumber protein hewani yang bagus. Saat daging direbus, kandungan proteinnya akan tertinggal pada kaldu. Oleh karena itu, kaldu bisa menjadi sumber protein yang baik, nikmat, dan tidak menyebabkan kolesterol.

  • Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Ketika sedang sakit, pernahkah Anda merasa tubuh jadi lebih segar setelah makan sup? Hal tersebut disebabkan oleh kandungan kaldu pada sup yang Anda makan. Selain untuk menghangatkan badan, kaldu juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami. Alhasil, pemulihan tubuh pasca sakit jadi lebih cepat jika diimbangi dengan konsumsi makanan yang mengandung kaldu murni.

  • Meningkatkan Kekuatan Sendi

Meningkatkan Kekuatan Sendi

Kaldu mengandung beberapa zat, seperti glukosamin dan kondroitin. Kedua zat ini dapat meningkatkan kekuatan sendi-sendi di seluruh tubuh. Bila saat ini Anda memiliki penyakit yang berkaitan dengan sendi, maka konsumsi saja makanan yang mengandung kaldu murni setiap hari.

  • Sumber Kalsium

Memperkuat tulang

Siapa sangka jika kaldu adalah sumber kalsium yang baik untuk tubuh? Bahkan, kaldu ayam murni memiliki kandungan kalsium yang tinggi untuk menjaga kesehatan tulang Anda. Berikan anak-anak Anda makanan yang terbuat dari kaldu murni. Pasalnya, kaldu murni dapat memperkuat tulang anak dan mencegah osteoporosis di kemudian hari.

  • Mengatasi Radang Tenggorokan

obat tradisional radang tenggorokan

Saat sedang sakit tenggorokan, Anda harus menghindari makanan berminyak dan pedas. Semangkuk sup dengan kaldu murni dipercaya mengandung zat-zat tertentu yang dapat meredakan penyakit tenggorokan.

Selagi Anda pantang mengkonsumsi gorengan dan makanan bersifat panas lainnya, konsumsi saja kaldu ayam atau sapi setiap hari. Dijamin proses pemulihan radang tenggorokan Anda akan jadi lebih cepat.

  • Mengatasi Insomnia

Mengatasi Insomnia

Tahukah Anda bahwa di dalam kaldu terdapat asam amino bernama glisin? Glisin ternyata dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak. Selain itu, glisin dapat memperbaiki memori dan meningkatkan konsentrasi Anda saat sedang tidur.

  • Obat Diare Alami

diare

Ketika sedang diare, Anda harus segera mengkonsumsi obat untuk menghentikan diare. Namun, Anda bisa mempercepat proses penyembuhan diare ini dengan mengkonsumsi sup yang terbuat dari kaldu murni. Pasalnya, kaldu dapat meredakan permasalahan di sistem pencernaan. Tak hanya diare saja, kaldu murni dipercaya dapat mengatasi sembelit dan luka pada usus.

Sejumlah manfaat kaldu di atas meyakinkan Anda untuk selalu membuat kaldu murni sendiri. Hindari penggunaan kaldu instan karena selain kurang sedap, kaldu instant termasuk jenis vetsin yang mengandung MSG.

Sempatkan diri untuk membuat kaldu ayam atau sapi murni. Apabila kaldu yang Anda buat tersisa banyak, gunakan cara menyimpan kaldu yang kami berikan di atas. Dijamin, kaldu yang tersisa akan lebih awet dan bisa dikonsumsi kembali di kemudian hari.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar