Bacaterus / Resep Kue / Aneka Cara Menyimpan Donat Agar Tahan Lama Berhari-hari

Aneka Cara Menyimpan Donat Agar Tahan Lama Berhari-hari

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bulet-bulet bolong tengahe, namanya kue donat” Lagu anak-anak yang dinyanyikan Joshua Suherman ini memang sangat populer di akhir tahun 90-an. Lagu yang diberi judul “Donat” ini bercerita tentang beberapa jenis makanan yang bergizi.

Meskipun lagu ini populer di tahun 90-an, tapi sampai sekarang donat memang masih menjadi makanan favorit bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, selain Dunkin Donuts, ada juga gerai-gerai yang menjual donat lainnya, seperti J.Co, Krispy Kreme, Mokko Factory, dan masih banyak lagi.

Apakah Anda juga gemar menyantap kue donat? Jika ya, apakah Anda lebih suka membuat donat sendiri atau membeli yang sudah siap makan? Kali ini, Bacaterus akan membahas seputar cara menyimpan donat agar tahan lama berhari-hari. Selain itu, kami juga akan memberikan tips menyimpan donat agar tidak cepat keras.

Cara Menyimpan Donat Agar Tahan Lama

Donat dan roti memiliki daya tahan yang berbeda. Jika roti tawar bisa bertahan sampai 4-5 hari, donat hanya bisa bertahan maksimal 3 hari saja. Itupun tekstur donatnya sudah menjadi sangat keras sehingga tidak nikmat lagi. Untuk membuat donat lebih awet dan tetap empuk ketika dimakan, ikuti beberapa cara menyimpan donat agar tahan lama berikut ini:

1. Simpan di Suhu Ruangan

Simpan di Suhu Ruangan Cara Menyimpan Donat Agar Tahan Lama

Beberapa orang menyarankan agar Anda menyimpan donat di dalam lemari es. Ya, lemari es memang dapat membuat makanan jadi lebih awet, tapi tidak dengan donat. Kue donat sebaiknya disimpan di dalam suhu ruangan saja.

Suhu dingin di dalam lemari es justru membuat tekstur donat menjadi sangat keras seperti batu. Donat yang disimpan di lemari es memang bisa bertahan hingga 4-5 hari, tapi untuk menjaga kesegaran donat seharusnya simpan donat di suhu ruangan saja.

2. Masukkan dalam Wadah Tertutup

Masukkan dalam Wadah Tertutup

Jika Anda membeli donat yang sudah jadi, biarkan saja donat tersebut berada di dalam kotaknya. Kotak donat dirancang dengan sedikit sirkulasi udara. Menyimpan donat di wadah kedap udara justru membuat donat lebih cepat berjamur. Jadi, biarkan saja donat yang Anda beli berada di dalam kotaknya dan letakkan kotak donat di ruangan yang sejuk, tapi tidak di dalam lemari es.

3. Jangan Beri Topping Sebelum Menyimpan

Jangan Beri Topping Sebelum Menyimpan

Yang satu ini adalah cara yang kami sarankan untuk Anda yang membuat donat sendiri dan ingin menyimpan donat tersebut untuk beberapa hari ke depan. Tips agar donat lebih awet saat disimpan adalah hindari pemberian topping di atas donat.

Topping akan membuat donat lebih cepat berjamur. Donat yang polos bisa bertahan lebih lama dibanding donat dengan topping. Akan tetapi, jika sudah diberi topping sebaiknya habiskan saja dalam waktu tidak lebih dari 2 hari.

Donat yang disimpan di dalam suhu ruangan juga akan memiliki tekstur yang keras setelah melewati waktu 24 jam sejak pembuatannya. Untuk membuat tekstur donat tetap empuk dan layak untuk dikonsumsi, hangatkan donat di dalam microwave sebelum dimakan. Cukup hangatkan donat selama 10-20 detik saja. Dijamin, tekstur donat lebih empuk dan terasa fresh seperti pertama membelinya.

Tips Menyimpan Donat untuk Para Penjual

Cara menyimpan donat agar tahan lama bagi para customer atau Anda yang membuat donat untuk dikonsumsi sendiri berbeda dengan cara yang dipakai oleh para penjual. Untuk menjaga kualitas dan kesegaran donat yang dijual, para penjual harus menyimpan donat dengan cara yang lebih hati-hati. Berikut adalah tips menyimpan donat untuk para penjual donat, baik yang memiliki toko atau online shop saja:

1. Simpan di Etalase Tertutup

Simpan di Etalase Tertutup

Bagi Anda yang menjual donat di toko, sediakan etalase tertutup untuk menyimpan dan memajang donat-donat yang dijual. Etalase yang tertutup akan melindungi donat dari bakteri dan udara yang membuat tekstur donat jadi lebih keras. Donat yang disimpan di etalase tertutup bisa bertahan kesegarannya selama 10-12 jam.

2. Tambahkan Alat Pemanas

Tambahkan Alat Pemanas

Toko-toko donat seperti Dunkin Donuts dan J.Co memiliki alat pemanas khusus di etalasenya. Manfaat dari pemanas ini untuk menjaga tekstur donat agar tetap empuk dan fresh ketika dibeli. Namun, suhu pemanas ini diatur serendah mungkin agar tidak melelehkan topping donat.

3. Gunakan Pembungkus Tipis

Gunakan Pembungkus Tipis

Rahasia cara menyimpan donat agar tahan lama dan layak dijual adalah membungkus donat dengan kertas tipis. Pembungkus ini akan mencegah donat agar tidak terpapar udara dan teksturnya menjadi keras. Bungkus donat satu persatu, jangan dibungkus sekaligus dalam jumlah banyak.

Rahasia Membuat Donat yang Lebih Tahan Lama

Rahasia Membuat Donat yang Lebih Tahan Lama

Ketahanan donat ternyata tidak hanya tergantung pada cara penyimpanannya, tetapi juga pada cara pembuatan dan bahan-bahan yang digunakan. Bahan berkualitas tinggi tidak akan membuat donat lebih awet jika cara pembuatannya salah. Apabila Anda ingin membuat donat yang lebih tahan lama, silakan perhatikan beberapa poin penting berikut ini:

  • Pilih Bahan Segar dan Berkualitas

Sebelum membuat donat, Anda harus menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu, mulai dari tepung terigu, ragi, telur, mentega, dan bahan-bahan lainnya. Pastikan semua bahan yang digunakan masih segar dan tidak kadaluarsa. Selain itu, pilih bahan-bahan yang berkualitas agar donat yang dihasilkan jadi lebih enak.

  • Gunakan Peralatan yang Higienis

Habis membuat cupcake, kini Anda bermaksud menggunakan semua peralatannya untuk membuat donat. Cuci dulu peralatan yang akan digunakan sampai bersih dan higienis. Kebersihan donat yang Anda buat tergantung pada peralatan yang Anda gunakan.

Donat yang bersih dan higienis tentu saja lebih tahan lama. Selain itu, menggunakan peralatan bekas membuat kue atau roti lain juga dapat merusak cita rasa donat.

  • Cuci Tangan atau Pakai Sarung Tangan

Tahukah Anda bahwa tangan kita merupakan sarang bagi bakteri tak kasat mata? Sementara untuk membuat donat, kita harus memegang adonannya langsung dengan tangan. Oleh karena itu, cuci tangan dulu sebelum membuat donat. Jika tidak ingin mencuci tangan, Anda bisa menggunakan sarung tangan yang higienis untuk memegang adonan.

  • Pilih Topping yang Tahan Lama

Tahukah Anda bahwa beberapa topping donat justru akan mempercepat pembusukan donat? Beberapa topping yang bisa merusak donat secara lebih cepat adalah keju, selai, dan sereal. Sementara itu, topping yang lebih tahan lama adalah meses cokelat dan kacang.

Jadi, jika ingin donat Anda bisa disimpan berhari-hari gunakan topping yang tahan lama atau sebaiknya tidak diberi topping sama sekali. Berikan topping ketika donat sudah dihangatkan di dalam microwave.

Panduan cara menyimpan donat agar tahan lama berhari-hari ini bisa mulai Anda coba ketika baru membeli donat atau membuat donat sendiri. Pastikan untuk selalu menghangatkan donat setelah disimpan berhari-hari karena bagaimana pun cara Anda menyimpan donat, pasti teksturnya akan keras karena disimpan berhari-hari.

Jika Anda membutuhkan rekomendasi ragi instan terbaik untuk membuat donat yang enak, silakan cek artikel berikut ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *