Bacaterus / Daging / 9 Cara Menyimpan Daging di Kulkas Supaya Tahan Lama

9 Cara Menyimpan Daging di Kulkas Supaya Tahan Lama

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Menyimpan daging tidak semudah langsung memasukkan daging tersebut ke dalam freezer dan memiliki perbedaan dengan cara menyimpan daging ayam di kulkas. Ada beberapa tips dan cara menyimpan daging di kulkas supaya tahan lama dan tekstur dagingnya tetap empuk. Tak masalah jika Anda tidak langsung memasak daging tersebut dan ingin menyimpannya untuk beberapa waktu karena daging bisa bertahan selama berminggu-minggu.

Bagaimana cara menyimpan daging di kulkas yang betul, khususnya untuk daging sapi dan daging kambing? Bacaterus akan berbagi tips dan cara menyimpan daging agar awet dan tetap segar meskipun berada berhari-hari atau berminggu-minggu di dalam kulkas.

1. Pilih Daging Segar yang Baru Dipotong

Pilih Daging Segar yang Baru Dipotong Cara Menyimpan Daging di Kulkas

Jika Anda berencana untuk menyimpan daging untuk beberapa waktu ke depan, maka Anda harus membeli daging yang benar-benar segar, kalau bisa baru dipotong pada hari yang sama. Biasanya pasar tradisional menjual daging yang segar, Anda hanya perlu mengkonfirmasi pada pihak penjual mengenai waktu pemotongan daging.

Anda pun dapat mengecek kesegaran daging dengan cara menekan daging itu. Bila saat ditekan daging kembali ke bentuk semula, maka daging itu segar. Warna daging segar juga tidak pucat dan aromanya khas seperti daging pada umumnya.

Sebaliknya jika Anda beli daging di supermarket, daging tersebut harus segera dimasak karena itu merupakan frozen meat (daging beku) yang sudah dipotong sejak berhari-hari atau berminggu-minggu sebelum Anda beli.

2. Apakah Daging Harus Dicuci Sebelum Dimasukkan ke Kulkas?

Apakah Daging Harus Dicuci Sebelum Dimasukkan ke Kulkas

Mencuci daging sebelum disimpan di dalam kulkas tetap menjadi perdebatan hingga saat ini, apakah daging harus dicuci dulu atau tidak. Ada yang mengatakan bahwa daging harus dicuci untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel di daging. Akan tetapi, ada juga yang mengatakan bahwa daging yang disimpan di dalam kulkas sebaiknya tidak dicuci terlebih dahulu.

Daging yang baru dibeli memang mengandung bakteri dan kuman. Proses pencucian memang dapat mengurangi bakteri pada daging, tetapi jika Anda mencuci dengan air kran, bakteri dalam air akan mengendap pada daging.

Tempat yang basah akan menjadi tempat perkembang biakan bakteri. Belum lagi jika Anda bermaksud mengeringkan daging dulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, bakteri dari udara pasti akan menetap pada daging. Jadi, daging yang akan disimpan di kulkas sebaiknya tidak dicuci terlebih dahulu. Cucilah daging sampai bersih ketika Anda akan segera memasaknya.

3. Potong Daging dalam Ukuran yang Lebih Kecil

Potong Daging dalam Ukuran yang Lebih Kecil

Anda membeli 2 kilogram daging untuk dimasak menjadi beberapa macam hidangan. Bahkan, Anda berencana menyimpan daging tersebut untuk beberapa hari ke depan agar tidak repot berbelanja ke pasar lagi. Cara menyimpan daging di kulkas yang paling benar adalah memotongnya menjadi beberapa bagian sebelum dibekukan di dalam freezer.

Siapkan plastik bening atau tupperware untuk menyimpan daging di dalam kulkas. Ketika Anda akan memasak, ambil saja satu potongan daging dan biarkan sisanya tetap membeku. Hal ini lebih praktis ketimbang Anda menunggu daging beku mencair, lalu memotong bagian yang akan dimasak hari ini.

4. Bolehkah Membumbui Daging Sebelum Disimpan?

Bolehkah Membumbui Daging Sebelum Disimpan

Pertanyaan yang satu ini juga sering ditanyakan saat hendak menyimpan daging di dalam kulkas. Biasanya, orang ingin membumbui daging sebelum dimasukkan ke dalam kulkas agar bumbu-bumbu tersebut dapat meresap ke dalam daging.

Usut punya usut, marinasi daging sebelum disimpan di dalam lemari es bisa membuat daging lebih tahan lama. Apalagi jika bumbu yang Anda pakai untuk memarinasi daging adalah kunyit, garam, gula, dan bawang.

Pasalnya, bumbu-bumbu tersebut mengandung zat-antibakteri alami yang dapat membunuh bakteri pada daging. Jika daging sudah dibumbui, Anda bisa langsung memasaknya ketika mengeluarkan daging dari dalam kulkas.

5. Masukkan Daging dalam Wadah Tertutup

Masukkan Daging dalam Wadah Tertutup

Sebelum menyimpan daging di dalam kulkas, tempatkan daging dalam wadah tertutup. Hal tersebut bukan untuk mencegah aroma daging mencemari cita rasa makanan lain, tetapi untuk mencegah penyebaran bakteri dari makanan lain.

Daging yang disimpan dalam wadah yang tidak tertutup rapat akan sangat mudah terkontaminasi oleh bakteri dari bahan makanan lain, entah itu ikan, ayam, atau sayuran yang disimpan dalam lemari es yang sama. Kontaminasi bakteri ini dapat membuat daging cepat membusuk.

6. Jangan Langsung Memasukkan Daging ke Freezer

Jangan Langsung Memasukkan Daging ke Freezer

Yang satu ini adalah cara menyimpan daging di kulkas yang tidak diketahui oleh banyak orang. Ya, ketika ingin menyimpan daging di dalam freezer, sebaiknya jangan langsung meletakkan daging di dalam freezer.

Letakkan daging di dalam rak lantai 3 atau 4 dalam lemari es Anda. Simpanlah dalam rak lantai 3 atau 4 selama kurang lebih 5 jam. Daging yang berasal dari suhu ruangan tidak baik jika langsung disimpan dalam freezer yang suhunya sangat rendah. Agar daging tidak keras, sebaiknya Anda memang harus menyimpan daging di kulkas biasa selama 5 jam sebelum dipindahkan ke dalam freezer.

7. Pisahkan Daging Sesuai Jenisnya

Pisahkan Daging Sesuai Jenisnya

Setelah mendapat jatah daging kurban, Anda mungkin langsung memasukkan daging tersebut ke dalam kulkas tanpa dilihat isinya terlebih dahulu. Siapa tahu di dalam kantong tersebut isinya adalah daging sapi dan daging kambing. Kedua jenis daging ini tidak boleh disimpan secara bersamaan, lho.

Daging sapi dapat tercemar dengan bau prengus dari daging kambing dan bakteri dari kedua daging ini bisa saling berpindah. Selain itu, Anda juga tidak diperkenankan untuk menyimpan daging dengan jeroan. Pasalnya, jeroan sapi dan jeroan lainnya mengandung bakteri yang lebih banyak dibanding daging.

8. Perhatikan Suhu Freezer

Atur Temperatur Secara Berkala

Saatnya menyimpan daging di dalam freezer! Namun, perhatikan dulu suhu freezer Anda untuk menjaga daging agar tetap segar dan awet. Suhu freezer yang sangat rendah dapat mematikan bakteri di dalam daging.

Sebaiknya atur freezer Anda dengan suhu minus 18 derajat celcius. Suhu ini memungkinkan Anda untuk menyimpan daging selama 3 bulan, lho. Syaratnya jangan terlalu sering membuka-tutup pintu freezer karena lonjakan kenaikan suhu dapat memberi celah bagi bakteri untuk berkembang biak.

9. Cara Mencairkan Daging Beku

Cara Mencairkan Daging Beku

Kini, tiba saatnya untuk memasak daging yang sudah disimpan di dalam kulkas selama beberapa waktu. Sebelum dimasak Anda harus mencarikan daging beku yang disimpan di dalam freezer ini.

Kebanyakan orang mencairkan daging beku dengan merendam daging di dalam air hangat. Cara ini salah karena bisa membuat daging menjadi alot dan bakteri di air akan masuk ke dalam daging. Cara yang paling tepat adalah membilas daging yang masih berada di dalam plastik di bawah pancuran air kran.

Itulah panduan cara menyimpan daging di kulkas supaya tahan lama dan tetap segar ketika dikonsumsi. Daging memang bisa disimpan di dalam kulkas hingga berbulan-bulan, tapi akan lebih nikmat jika Anda segera mengolah daging ketika baru dibeli.

Namun, sebelum Anda menyimpannya di dalam kulkas, ada baiknya jika daging kambing yang akan Anda simpan benar-benar terbebas dari bau. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya di 9 Cara Menghilangkan Bau pada Daging Kambing ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

2 Responses

  1. infonya sangat bermanfaat, semoga bermanfaat juga bagi pembaca yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *