Bacaterus / Daging Ayam / Cara Menyimpan Daging Ayam di Kulkas yang Benar Agar Awet

Cara Menyimpan Daging Ayam di Kulkas yang Benar Agar Awet

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 April 2020

Ternyata cara menyimpan daging ayam di kulkas tidak sama dengan ketika kita menyimpan daging di kulkas, lho. Daging ayam tergolong lebih cepat rusak jika dibandingkan dengan daging sapi atau daging kambing. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena daging ayam bisa bertahan selama beberapa hari jika disimpan di dalam lemari es.

Mau tahu rahasia cara menyimpan daging ayam di kulkas agar awet? Bacaterus akan memberi panduan dan tips menyimpan daging ayam yang benar. Buat daging ayam yang Anda beli tetap fresh dan layak dikonsumsi meskipun disimpan berhari-hari dengan cara berikut ini.

Cara Menyimpan Daging Ayam Utuh

Cara Menyimpan Daging Ayam Utuh

Saat berbelanja di pasar tradisional atau supermarket, kita bebas memilih potongan ayam yang diinginkan. Akan tetapi, ada juga pembeli yang ingin membeli daging ayam utuh untuk dipotong sendiri sesuai keinginan.

Ternyata ada perbedaan dengan cara menyimpan daging ayam yang utuh atau yang sudah dipotong, lho. Berikut adalah panduan cara menyimpan daging ayam di kulkas secara utuh:

  1. Pisahkan jeroan ayam dengan dagingnya karena jeroan tidak boleh dibiarkan di dalam daging ayam. Pasalnya, jeroan lebih banyak mengandung bakteri yang dapat mempercepat proses pembusukan ayam
  2. Buang bagian ayam yang berlemak sebelum Anda menyimpan ayam di dalam kulkas
  3. Keringkan ayam dengan tisu dapur sampai sisa airnya hilang
  4. Bungkus ayam dengan plastic wrap lalu masukkan daging ayam utuh ini ke dalam freezer

Cara Menyimpan Daging Ayam Potong

Cara Menyimpan Daging Ayam Di Kulkas

Untuk menyimpan daging ayam potong caranya cukup mudah. Anda hanya perlu memisahkan daging ayam sesuai potongannya. Misalnya, potongan paha dan dada bisa disimpan dalam satu wadah. Kemudian, kepala dan ceker ayam disimpan secara terpisah agar bakteri pada bagian ceker dan kepala tidak mencemari daging ayam

Jika Anda ingin memasak paha ayam maka bisa dibuat untuk ayam goreng, sedangkan bagian dada ayamnya dimasak kare, simpan keduanya secara terpisah. Tujuannya adalah agar yang dikeluarkan dari freezer hanya potongan daging ayam yang akan dimasak, sementara potongan daging lainnya tetap disimpan di dalam kulkas.

Cara Menyimpan Daging Ayam yang Sudah Dibumbui

Cara Menyimpan Daging Ayam yang Sudah Dibumbui

Kedua cara di atas adalah cara menyimpan daging ayam yang masih mentah. Nah, bagaimana jika daging ayam tersebut sudah dibumbui dan kita ingin menyimpannya di kulkas agar keesokan hari bisa langsung dimasak?

Anda dapat menyimpan daging ayam yang sudah dibumbui. Cara menyimpan daging ayam yang sudah dibumbui sangat mudah, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Setelah daging ayam dibumbui, masukkan daging ayam tersebut ke dalam wadah tertutup (lebih baik jika dimasukkan ke dalam tupperware)
  2. Daging ayam yang sudah dibumbui tidak bisa disimpan terlalu lama, sebaiknya simpan daging ayam di dalam rak kulkas biasa (chiller), bukan di dalam freezer
  3. Waktu penyimpanan daging ayam yang sudah dibumbui adalah 2-3 hari saja

Mengapa daging ayam yang sudah dibumbui tidak dimasukkan ke dalam freezer? Ketika daging ayam dimasukkan ke dalam freezer, daging akan membeku. Butuh waktu untuk mencairkan daging ayam tersebut sebelum dimasak.

Ketika Anda mencairkan daging ayam itu, bumbu yang sudah melekat pada daging ikut mencair. Alhasil, citarasanya akan berkurang jika Anda tidak membumbuinya lagi.

Tips Memilih dan Menyimpan Daging Ayam

Daging ayam bisa Anda temukan dengan mudah di supermarket maupun pasar tradisional. Untuk memperoleh daging ayam yang segar dan berkualitas Anda harus mengikuti beberapa tips saat memilih daging ayam. Berikut ini adalah tips dalam memilih dan menyimpan daging ayam di kulkas yang harus Anda ketahui:

  • Kenali Jenis Daging Ayam

Kenali Jenis Daging Ayam

Sebelum membeli daging ayam, Anda wajib mengenal jenis-jenis daging ayam yang biasa dijual di pasaran. Yang pertama ada ayam broiler (ayam pejantan) yang merupakan jenis ayam petelur (dari bibit impor) yang saat ditetaskan berjenis kelamin jantan dengan bobot 700-800 gram.

Jenis ayam yang paling sering dicari di pasaran adalah ayam buras (ayam kampung) dari bibit lokal yang beratnya mulai dari 500 – 800 gram. Ada juga ayam organik yang dibesarkan tanpa diberi bahan kimia sedikit pun. Terakhir, ada juga ayam organik murni yang berasal dari induk yang memang sudah menjadi ayam organik sepenuhnya.

  • Hindari Merendam Ayam di Air Secara Langsung

Jangan langsung merendam ayam di dalam air untuk mencairkannya

Untuk cara menyimpan daging ayam di kulkas secara benar maka Kami menyarankan Anda untuk menyimpan ayam di dalam freezer. Saat ingin memasak daging ayam tersebut, Anda diperkenankan untuk mengeluarkannya dari freezer. Namun, agar tekstur daging tidak alot, sebaiknya jangan langsung mencairkan potongan ayam beku di dalam wadah berisi air.

Sebaiknya, ketika keesokan hari Anda akan memasak daging tersebut, di malam hari Anda pindahkan ayam ke kulkas di rak lantai 3 untuk menghilangkan kebekuan pada daging ayam. Dengan demikian, daging ayam tetap terasa segar dan tidak beku lagi, sehingga bisa langsung dimasak sesuai selera.

  • Cuci Daging Ayam Sebelum Disimpan

Cuci daging ayam sebelum disimpan

Bolehkah kita mencuci daging ayam terlebih dahulu sebelum disimpan? Jawabannya adalah ya, Anda memang bisa mencuci daging ayam sampai bersih sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Proses pencucian daging ayam akan melunturkan berbagai jenis bakteri yang terdapat pada ayam.

Setelah proses pencucian, keringkan ayam terlebih dahulu sampai benar-benar kering. Jika Anda ingin langsung membumbui ayam, tak masalah asalkan Anda sudah mencucinya lebih dulu sebelum dibumbui.

  • Hindari Penambahan Garam untuk Membumbui Ayam

Hindari penambahan garam untuk membumbui ayam

Setiap orang tentu memiliki bumbu rahasia tersendiri untuk mengolah daging ayam. Apapun bumbu daging ayam yang akan digunakan, Anda dihimbau untuk tidak memakai garam dalam membumbui ayam. Mengapa? Bukankah garam adalah bahan dapur sederhana yang dipakai di setiap masakan?

Garam dapat menyerap kadar air dari daging ayam, sehingga daging ayam yang disimpan di dalam kulkas akan menjadi kering. Bumbui ayam dengan garam ketika Anda sudah benar-benar akan memasak.

  • Belilah Daging Ayam Segar

Pilih daging ayam segar saat membeli

Sebagai pembeli, kita berhak untuk memilih dan mendapatkan daging ayam terbaik yang berkualitas. Oleh karena itu, Anda bisa sedikit “cerewet” ketika membeli daging ayam. Untuk dikonsumsi sendiri memang sangat disarankan untuk memilih ayam kampung saja. Akan tetapi, jika ingin daging ayam yang lebih besar pilih saja ayam broiler.

Kemudian, tanyakan waktu pemotongan ayam pada pedagang. Selain itu, Anda juga bisa mencermati dari tampilan ayam. Ayam yang segar dan baru dipotong memiliki kulit yang pink keputihan. Sementara itu, aroma khas dari daging ayam segar pasti sangat terasa.

Itulah serba-serbi cara menyimpan daging ayam di kulkas agar awet dan tidak mudah rusak. Apabila Anda ingin menambahkan tips lain saat memilih dan menyimpan ayam di kulkas, silahkan tulis tambahan tips dari Anda di kolom komentar untuk berbagi kepada pembaca lain.

Tapi, Anda jangan buru-buru beranjak dari sini, ya. Karena, kali ini Bacaterus ingin memberikan informasi seputar hati ayam yang lazim dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ingin tahu manfaat memakan hati ayam? Cari tahu selengkapnya di artikel Manfaat Hati Ayam untuk kesehatan Anda.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

2 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *