Bacaterus / Cabe / Cara Menyimpan Cabe Agar Tahan Lama dan Tidak Cepat Busuk

Cara Menyimpan Cabe Agar Tahan Lama dan Tidak Cepat Busuk

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Februari 2019

Cabe sudah menjadi bahan utama saat membuat berbagai hidangan Indonesia. Bahkan, banyak orang Indonesia yang menyukai makanan dengan cita rasa pedas. Apakah Anda termasuk salah satu penggemar makanan pedas? Jika ya, stock cabe di rumah Anda pasti sangat banyak. Agar cabe tidak cepat membusuk, mari cari tahu berbagai cara menyimpan dan mengawetkan cabe.

Pada dasarnya, cabe adalah buah yang cepat membusuk. Bagaimana cara menyimpan cabe agar tahan lama dan tidak cepat busuk? Bacaterus memiliki beberapa tips agar Anda bisa menyimpan cabe segar lebih lama nih. Simak tips dan caranya di bawah ini.

Cara Menyimpan Cabe Di Luar Kulkas

Cara Menyimpan Cabe Di Luar Kulkas

Sejatinya, cabe adalah tumbuhan yang dapat bertahan sampai berminggu-minggu atau berbulan-bulan sejak dibeli. Akan tetapi, kualitas cabe yang buruk atau cara menyimpan cabe yang salah membuat cabe tidak bertahan lama. Berikut adalah cara menyimpan cabe di luar kulkas agar lebih tahan lama dan tidak mudah membusuk:

  1. Bersihkan cabe yang baru dibeli dengan menggunakan tisu. Lap seluruh bagian cabe untuk membersihkan air dan kotoran yang menepel pada bagian luar cabe.
  2. Masukkan cabe yang baru dibeli di tupperware yang bersih atau wadah plastik lainnya.
  3. Letakkan wadah di tempat yang sejuk dan kering tanpa perlu ditutup.

Dengan cara penyimpanan ini, cabe-cabe yang dibeli bisa bertahan sampai 1-2 minggu. Namun, Anda harus rutin memeriksa cabe yang disimpan di luar kulkas ini. Segera pisahkan dan buang cabe yang membusuk agar cabe lainnya yang masih segar tidak terkontaminasi dengan bakteri dari cabe yang busuk tersebut.

Cara Menyimpan Cabe Di Dalam Kulkas

Cara Menyimpan Cabe Di Dalam Kulkas

Sudah menjadi rahasia umum jika kulkas memberikan manfaat bagi kehidupan kita sehari-hari. Kita bisa menyimpan buah di kulkas sampai dengan bahan makanan seperti cabe. Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa kita tidak bisa sembarangan menyimpan cabe begitu saja di dalam kulkas. Ada beberapa tips yang harus dilakukan agar cabe tidak mudah membusuk.

Penasaran bagaimana cara menyimpan cabe di kulkas agar lebih tahan lama? Simak saja penjelasan selengkapnya berikut ini:

  1. Pisahkan cabe dari tangkainya.
  2. Tidak perlu mencuci cabe dengan air, cukup lap cabe dengan menggunakan tisu untuk menghilangkan air dan kotoran pada permukaan cabe yang bisa mempercepat proses pembusukan.
  3. Masukkan cabe ke dalam wadah, Anda boleh simpan di tupperware atau wadah yang terbuat dari plastik atau kaca. Sebelumnya, lapisi bagian dalam wadah dengan tisu kering untuk menyerap kelembaban agar cabe tidak basah. Jangan memasukkan cabe sampai wadahnya penuh, sisakan sedikit ruang agar cabe tidak berdesakan di dalamnya.
  4. Masukkan 1 siung bawang putih yang sudah dikupas. Bawang putih akan membantu proses pengawetan cabe secara alami.
  5. Tutup wadah berisi cabe rapat-rapat.
  6. Masukkan ke dalam kulkas.

Ketika Anda ingin menyimpan cabe di dalam kulkas, Anda hanya perlu memasukkan wadah berisi cabe ke chiller atau rak kulkas biasa. Tidak perlu membekukan cabe di dalam freezer. Setiap beberapa hari ganti tisu yang melapisi wadah cabe. Jagalah cabe yang disimpan ini agar tidak basah atau lembab untuk menghambat proses pembusukan cabe.

Metode Pengeringan untuk Mengawetkan Cabe

Metode Pengeringan untuk Mengawetkan Cabe

Ingin mencari cara mengawetkan cabe agar tahan lama? Anda tidak perlu membeli formalin, lho. Melalui metode pengeringan, cabe bisa menjadi lebih awet dibanding disimpan di freezer atau suhu ruangan biasa. Walaupun cita rasa cabe kering dan cabe segar berbeda, tapi itu tidak mengurangi rasa pedas dari cabe itu sendiri.

Bila Anda ingin mencoba cara menyimpan cabe dengan metode mengeringkan cabe, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Cuci cabe sampai bersih untuk menghilangkan kotoran dan debu yang menempel. Gunakan sarung tangan saat mencuci cabe karena buah ini mengandung zat kapsaisin, yang dapat memberikan efek rasa terbakar bila bersentuhan dengan kulit.
  2. Jemur cabe sampai air di kulit cabe mengering. Tempat paling cocok untuk menjemur cabe adalah di dalam ruangan tapi terkena sinar matahari.
  3. Gantung cabe di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik, seperti halaman belakang atau teras rumah. Anda bisa menggantung cabe selama 3-7 hari sebelum menjadi cabe kering yang siap untuk digunakan.

Cabe kering ini bisa bertahan hingga 1 bulan. Setelah Anda berhasil mengeringkan cabe, simpan di tempat yang kering dan sejuk. Jauhkan cabe dari tempat lembab untuk mencegah pembusukan.

Metode Mengasinkan Cabe

Metode Mengasinkan Cabe

Yang satu ini adalah cara menyimpan cabe agar lebih tahan lama dengan mengasinkan cabe-cabe segar. Jika proses mengeringkan cabe bisa membuat kulit cabe menjadi kering dan layu, proses mengasinkan cabe ini bisa menjaga agar kulit cabe tetap terlihat segar. Berikut adalah langkah-langkah mengawetkan cabe dengan metode pengasinan:

  1. Cuci cabe sampai bersih dan belah cabe menjadi 2 bagian untuk membersihkan bagian dalam cabe. Namun, jika Anda tetap ingin mempertahankan biji cabe biarkan saja tanpa perlu membelah cabe.
  2. Masukkan cabe ke dalam toples kaca dengan tutup yang rapat. Jika Anda ingin memberikan rasa asin yang kuat pada cabe, tambahkan garam dan sahang ke dalam toples yang berisi cabe.
  3. Panaskan cuka sampai mendidih, kemudian setelah agak hangat tuangkan cuka tersebut ke dalam toples berisi cabe tadi. Untuk memberikan sedikit rasa manis pada cabe, tambahkan gula ke dalam toples tersebut.
  4. Setelah panasnya mereda, masukkan toples berisi cabe ke dalam lemari es.

Asinan cabe buatan sendiri ini bisa dimakan dengan berbagai macam hidangan. Proses pengasinan cabe tidak akan mengurangi sensasi pedas dari cabe. Hanya saja cabe memiliki sedikit rasa asam akibat direndam di dalam cuka.

Metode Pengawetan Cabe dengan Minyak Zaitun

Metode Pengawetan Cabe dengan Minyak Zaitun

Manfaat minyak zaitun bagi kesehatan dan kecantikan memang tak perlu diragukan lagi. Minyak zaitun juga bisa menjadi pengganti minyak goreng kelapa sawit. Namun, siapa sangka jika minyak zaitun bisa menjadi bahan alami untuk mengawetkan cabe? Penasaran bagaimana cara menyimpan cabe dengan metode pengawetan menggunakan minyak zaitun? Simak langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Setelah cabe dicuci sampai bersih, potong cabe secara memanjang jadi 2 bagian.
  2. Panggang potongan cabe di atas alat pemanggang dengan bantuan kompor gas. Anda harus memanggang cabe sampai sedikit hangus.
  3. Jika cabe sudah dipanggang, masukkan potongan cabe tersebut ke dalam toples.
  4. Tuang minyak zaitun sampai semua bagian cabe terendam.

Cara mengawetkan cabe dengan minyak zaitun ini bisa membuat cabe bertahan hingga 1-2 bulan. Cita rasa pedas dari cabe juga tidak akan berkurang meskipun sudah direndam di dalam minyak zaitun.

Ada berbagai cara menyimpan cabe lainnya yang bisa Anda coba sendiri, mulai dengan cabe giling, cabe bubuk, sampai dengan sambal. Jadi, bukan hanya cabe segar saja yang bisa menghasilkan rasa pedas. Berbagai metode pengawetan cabe secara alami juga bisa memberikan rasa pedas pada masakan Anda.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar