Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Februari 2019

Butter cream biasa digunakan untuk topping kue, terutama cupcakes. Di samping itu, butter cream juga bisa dikreasikan menjadi icing. Sayangnya, kadang kita terlalu banyak membuat butter cream atau mengeluarkan butter cream dari kemasan sehingga masih banyak butter cream yang tersisa dan sayang jika dibuang begitu saja.

Jangan buang butter cream sisa karena Anda bisa menyimpan butter cream tersebut untuk digunakan kembali di kemudian hari. Asalkan, cara menyimpan butter cream yang Anda gunakan benar, dijamin krim tersebut dapat awet berhari-hari sampai berminggu-minggu. Dari pada penasaran, simak panduan menyimpan butter cream yang benar dari Bacaterus berikut ini.

Cara Menyimpan Butter Cream Sisa

Cara Menyimpan Butter Cream Sisa

Terlalu banyak mengambil atau membuat butter cream adalah hal yang wajar, terutama bagi Anda yang baru saja mencoba resep kue baru dan belum mengetahui takaran butter cream yang digunakan.

Akan tetapi, jangan buang butter cream sisa begitu saja karena sejatinya butter cream bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Berikut ini adalah panduan cara menyimpan butter cream sisa agar bisa dipakai lagi di kemudian hari:

1. Simpan Butter Cream di Wadah Kedap Udara

Apabila ada butter cream yang masih tersisa, segera pindahkan butter cream tersebut ke dalam wadah kedap udara. Kemudian, letakkan wadah tersebut di dalam rak lemari es biasa, maka butter cream sisa yang ada di dalamnya bisa bertahan hingga 2 minggu. Butter cream yang tidak ditutup secara rapat dapat mengering dengan cepat sehingga tidak bisa dipakai untuk menghias kue lagi.

2. Simpan Butter Cream di Dalam Freezer

Ingin menyimpan sisa butter cream di dalam freezer? Boleh saja, Anda dapat menyimpan butter cream di dalam wadah kedap udara lalu menyimpannya di dalam freezer. Sisa krim yang disimpan di freezer bisa bertahan hingga 6 bulan.

Yang terpenting adalah Anda selalu menutup rapat wadah penyimpanan butter cream. Pasalnya, krim ini memiliki kemampuan untuk menyerap udara dan aroma di sekitarnya. Jadi, jika butter cream menghirup aroma ikan dan daging yang disimpan di freezer, maka aroma tersebut akan diserap oleh butter cream sehingga aromanya jadi terkontaminasi.

Setelah dikeluarkan dari dalam lemari es, biarkan suhu dingin dari butter cream menghilang dan sesuai dengan suhu ruang. Kembalikan konsistensi dan kelenturan butter cream yang akan digunakan dengan mengaduknya selama beberapa saat dengan menggunakan spatula.

Perbedaan Butter Cream dan Fondant

Setelah mengetahui cara menyimpan butter cream yang benar, kini saatnya kita mengetahui perbedaan antara butter cream dan fondant. Keduanya juga sama-sama dipakai sebagai topping atau untuk menghias kue. Berikut ini adalah perbedaan antara butter cream dan fondant yang harus Anda ketahui:

  • Fondant

Perbedaan Butter Cream dan Fondant

Fondant terbuat dari gula khusus atau yang biasa dikenal sebagai icing. Dewasa ini, lebih banyak pengusaha kue yang menggunakan fondant sebagai topping atau hiasan kuenya ketimbang butter cream.

Hal tersebut disebabkan karena fondant lebih awet dan tidak mudah rusak. Hanya saja jika Anda menggunakan fondant, maka pengerjaannya lebih lama dan tangan harus dalam keadaan bersih. Di samping itu, harga bahan-bahan untuk membuat fondant cenderung lebih mahal dibanding butter cream.

  • Butter Cream

Butter Cream

Dari namanya saja Anda pasti sudah bisa menebak bahwa butter cream terbuat dari mentega putih alias butter. Butter cream juga mengandung gula, hanya saja gula yang digunakan berbeda dengan gula yang dijadikan bahan dasar fondant.

Butter cream bisa dibuat sebagai topping cupcake atau dekorasi sederhana, seperti ombre atau rosette. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat butter cream juga lebih terjangkau. Hanya saja butter cream lebih mudah rusak jika tersentuh atau terguncang.

Baik butter cream atau fondant sama-sama bermanfaat. Keduanya masih dipakai sebagai bahan untuk menghias kue saat ini. Hanya saja untuk pemula sebaiknya Anda belajar membuat butter cream terlebih dahulu karena caranya lebih simple dibanding membuat fondant

Jenis-Jenis Butter Cream

Ingin coba membuat butter cream sendiri? Pahami dulu cara menyimpan butter cream yang benar agar tidak mubazir. Di samping itu, Anda juga harus mengenali jenis-jenis butter cream berikut ini:

1. American Butter Cream

American Butter Cream

Jenis butter cream yang satu ini memiliki tekstur yang sangat creamy dan manis. American butter cream adalah jenis butter cream yang paling mudah dibuat. Anda hanya memerlukan butter, krim, gula bubuk, dan sedikit vanilla.

Semua bahan ini hanya perlu diaduk dan tidak perlu dimasak. Sayangnya, American Butter Cream ini mudah meleleh sehingga Anda harus selalu menyimpannya di dalam lemari es agar teksturnya tetap terjaga.

2. Flour Butter Cream

Flour Butter Cream

Walaupun teksturnya mirip dengan American Butter Cream, rasa dari Flour Butter Cream ini tidak terlalu manis. Daya tahan butter cream jenis ini juga lebih kuat meskipun di suhu yang hangat karena kandungan lemak di dalamnya tidak terlalu banyak. Bentuknya juga lebih padat karena ada campuran pudding base di dalamnya.

Untuk membuat Flour Butter Cream, Anda hanya perlu mengaduk tepung dan gula agar tidak menggumpal, lalu tambahkan susu sambil diaduk. Selanjutnya, aduk semua bahan di atas kompor sampai mendidih. Setelah dipindahkan ke sebuah wadah, tutup wadah dengan plastik tahan panas sambil ditekan-tekan agar tekstur butter cream tidak mengeras.

3. German Butter Cream

German Butter Cream

Sebagai variasi hiasan untuk kue-kue buatan Anda, gunakan saja German Butter Cream yang warnanya kuning cantik dan lebih cerah dari kedua jenis butter cream yang sudah disebutkan di atas. Teksturnya lebih lembut dan rasanya lebih ringan dibanding butter cream jenis lain.

4. French Butter Cream

French Butter Cream

Selanjutnya, ada French Butter Cream yang cantik, bertekstur, dan kaya krim karena terbuat dari busa kuning telur. Mengingat butter cream ini terbuat dari kuning telur, maka cara menyimpan butter cream ini harus di tempat yang dingin seperti lemari es karena French Butter Cream lebih mudah meleleh di suhu panas atau hangat.

5. Italian Butter Cream

Italian Butter Cream

Terbuat dari Italian Meringue, warna Italian Butter Cream ini terbilang lebih cerah dan lebih terlihat seperti warna putih. Butter cream jenis ini cocok untuk kue-kue bernuansa tropical karena butter cream-nya tahan di suhu hangat. Italian Butter Cream tidak mudah meleleh karena terbuat dari busa putih telur.

6. Swiss Butter Cream

Swiss Butter Cream

Swiss Butter Cream adalah jenis butter cream yang paling sering digunakan. Tekstur dan tampilannya hampir sama dengan Italian Butter Cream hanya saja bahannya menggunakan Swiss Meringue. Rasanya sangat kaya dan terasa pas di lidah jika dipadukan dengan chocolate cake.

Nah, demikian panduan cara menyimpan butter cream yang benar dan serba-serbi lainnya mengenai butter cream. Apapun jenis butter cream yang Anda buat, memang sebaiknya krim ini disimpan di dalam lemari es agar lebih tahan lama dan bisa dipakai di kemudian hari.