Bacaterus / Buah / Inilah 5 Cara Menyimpan Buah Tanpa Kulkas dengan Mudah

Inilah 5 Cara Menyimpan Buah Tanpa Kulkas dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Juni 2019

Buah-buahan dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama di luar pendingin. Meskipun demikian, terdapat beberapa buah yang masa simpannya pendek, seperti pisang dan alpukat yang sudah matang.

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai cara menyimpan buah tanpa kulkas, kamu harus mengetahui dulu bagaimana cara memilih buah yang tepat. Jika kamu dapat menerapkan tips-tips berikut ini, menyimpan buah tanpa kulkas bisa lebih memungkinkan.

Tips Memilih Buah yang Tepat

Sebelum memasuki bahasan inti, sebaiknya Anda juga perlu mengetahui tips memilih buah yang benar agar tidak salah pilih. Dan berikut langkah yang tepat dalam memilih buah:

1. Beli Buah-Buahan Segar yang Belum Pernah Masuk Kulkas

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/[email protected]/

Membeli buah yang belum pernah dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau kulkas bisa lebih mudah untuk kamu simpan tanpa kulkas saat dibawa pulang ke rumah. Kecuali jika buah tersebut akan langsung dimakan saat itu juga, hal itu tidak masalah. Buah yang dibeli dari dalam lemari pendingin lalu menyimpannya dalam suhu ruang memungkinkannya lebih cepat busuk.

Tapi untungnya buah yang diperjualbelikan di pasaran umumnya tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin terlebih dahulu. Para penjual tentunya sudah paham akan hal ini sehingga buah-buah langsung mereka jajakan di keranjang-keranjang.

2. Pilih Buah yang Bagus

* sumber: www.publicdomainfiles.com

Jika kamu belum memiliki kulkas di rumah dan ingin membeli buah-buahan, kamu harus memilih buah yang kondisinya bagus. Amati setiap buah yang ingin dibeli dengan baik. Jangan memilih buah yang sudah memar, terlalu matang, lunak, berjamur, atau bahkan busuk.

Hindari buah-buahan yang sudah digeromboli lalat, karena itu pertanda bahwa buah tersebut sudah mulai rusak dan tidak layak dikonsumsi.

3. Beli Buah Secukupnya

* sumber: pixabay.com

Cobalah untuk tidak membeli buah secara berlebihan jika lemari pendingin di rumah sudah penuh dengan makanan-makanan lain. Ketika hal itu dipaksakan buah akan memar sehingga rasa dan teksturnya bisa berbeda. Jadi, hitung-hitungan sebelum membeli buah sangat diperlukan agar buah tidak mubazir di kemudian hari.

4. Bawa Buah dengan Hati-Hati

* sumber: pxhere.com

Agar buah masih dalam kondisi yang bagus saat tiba di rumah, kamu harus membawa buah dari tempat pembelian dengan hati-hati. Jangan menempatkan buah-buahan di bawah makanan lain karena bisa hancur dan memar (khususnya buah-buahan berkulit lunak). Hindari juga menjejalkan buah karena hal ini juga berpotensi merusak buah. Buah yang tergencet atau memar tidak akan bertahan lama!

Cara Menyimpan Buah Tanpa Kulkas

Nah, kini saatnya Anda perlu ketahui bahwa menyimpan buah tidak harus di kulkas dan bisa menyimpannya dengan cara berikut ini:

1. Cuci Buah

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/personalcreations/

Kamu dapat mencuci buah hingga bersih sebelum disimpan tanpa kulkas. Beberapa jenis buah yang biasa dikonsumsi seutuhnya seperti apel, jambu, dan pir bisa kamu bersihkan dulu permukaannya agar lebih siap dimakan saat masa penyimpanan.

Jika diperlukan kamu dapat menggunakan cairan pencuci khusus buah dan sayur agar kotoran yang menempel bisa hilang seluruhnya. Buah-buahan seperti salak dan rambutan mungkin tidak perlu dicuci dengan air, tetapi cukup dilap permukaannya hingga debu dan kotoran yang menempel terlepas.

2. Keringkan Buah

* sumber: pixabay.com

Periksa dengan seksama apakah masih ada kotoran yang tersisa atau belum. Jika proses ini selesai buah harus segera dikeringkan dengan cepat. Gunakan lap bersih atau tisu untuk menyerap air pada permukaan buah. Hindari pengeringan di bawah sinar matahari ya dan jangan menyimpannya sampai benar-benar kering.

Catatan: Saat pembilasan, segera sisihkan buah yang sudah cukup matang untuk segera dihidangkan. Jika ada buah yang sekiranya sudah rusak tapi masih layak makan, hidangkan juga karena sayang jika dibuang.

3. Siapkan Keranjang Buah yang Bersih

* sumber: pixabay.com

Buah-buah yang sudah dicuci dan dikeringkan harus disimpan di dalam keranjang khusus buah yang bersih. Keranjang buah biasanya dibuat berpori agar sirkulasi udara di dalamnya bagus untuk buah. Jadi, hindari menyimpan buah di mangkuk sayur atau wadah sejenis yang tidak berpori.

Isi keranjang buah secukupnya dan hindari menjejalkan buah saat hendak disimpan di dalam keranjang karena bisa cepat rusak.  Ingat, jangan simpan buah sampai benar-benar kering ya. Menggunakan keranjang kawat mungkin dapat menyebabkan titik-titik atau garis tekanan pada permukaan buah.

4. Simpan di Ruangan yang Berventilasi Baik dan Kering

* sumber: pixabay.com

Setelah selesai ditempatkan di dalam keranjang, keranjang buah harus disimpan di dalam ruangan yang berventilasi bagus dan kering. Tidak seperti sayuran, buah-buahan tidak perlu disimpan dalam ruangan yang gelap.

Keranjang buah juga harus ditempat di area-area yang mudah dijangkau karena kondisi buah perlu kita periksa dan pantau setiap harinya. Hindari menempatkan keranjang buah di atas lantai.

5. Cek Kondisi Buah

* sumber: pixabay.com

Buah yang disimpan tanpa kulkas harus dicek setiap hari. Jika ada buah yang sudah memar-memar, sebaiknya segera konsumsi daripada nanti terbuang sia-sia. Dan jika ada buah yang kamu lewatkan dan membusuk, segera buang agar kondisi buah yang lain tidak terganggu. Bersihkan pula keranjang buah jika ada cairan yang menempel akibat proses pembusukan.

Apabila lalat buah sudah bermunculan, itu berarti ada buah yang kondisinya sudah memburuk. Segera cari hingga kamu menemukannya agar sisa buah yang lain terselamatkan.

Informasi Penting yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menyimpan buah agar tetap fresh dan tidak mudah busuk. Inilah beberapa tips tambahan lainnya:

1. Pisahkan Jeruk dan Apel

Jeruk

* sumber: lifestyle.sindonews.com

Buah jeruk sebaiknya jangan disimpan di dekat buah apel karena dipercaya akan menyebabkan apel cepat membusuk. Sedangkan apel dipercaya dapat bertahan hingga sebulan jika buah itu terlindung dari memar-memar.

Agar jeruk dapat bertahan lama di luar lemari pendingin (hingga satu bulan), kamu dapat membungkusnya dengan kertas timah (aluminium foil). Pastikan permukaan jeruk sudah 100% kering sebelum dibungkus rapat-rapat. Jika disimpan di tempat terbuka, jeruk biasanya hanya mampu bertahan hingga 10 hari saja.

2. Pisang dan Alpukat Tidak Bisa Disimpan Lama-Lama

Pisang susu

* sumber: www.jussehat.com

Buah pisang yang sudah matang biasanya hanya memiliki masa simpan yang sangat pendek (bisa kurang dari dua hari). Pisang bisa lebih cepat matang dan membusuk sehingga harus segera dikonsumsi setelah membelinya. Pisang hijau mungkin dapat bertahan hingga seminggu lamanya.

Jika membeli pisang satu tandan, kamu harus menyimpannya dengan cara digantung. Jika hal ini tidak dilakukan, beberapa pisang bisa rusak karena tertindih pisang lainnya. Hindari juga menyimpan pisang di dekat apel karena dapat menyebabkan pisang terlalu matang.

Begitu juga dengan alpukat yang kamu beli matang-matang. Buah ini harus segera dikonsumsi agar tidak mubazir nantinya. Bahkan alpukat yang masih keras saja memiliki masa simpan yang tidak lama (kira-kira maksimalnya 10 harian).

3. Mangga

Perhatikan Tampilan Mangga

Kamu dapat membeli buah mangga dengan tingkat kematangan yang berbeda-beda. Pilihlah mangga yang cukup matang jika ingin segera dinikmati. Sebaliknya pilih mangga yang belum cukup matang jika ingin dinikmati dalam beberapa hari kedepan. Jika menemukan mangga yang sudah terlalu matang saat proses penyimpanan tanpa kulkas, kamu bisa membuatnya menjadi jus yang lezat (jika masih layak makan ya).

4. Strawberry dan Anggur

Anggur

Strawberry adalah buah yang mudah rusak. Menyimpan buah ini tanpa kulkas mungkin hanya akan bertahan dua hari saja. Sebaiknya konsumsi buah ini di hari yang sama ketika membeli. Sedangkan anggur biasanya mampu bertahan dua hingga empat hari tanpa kulkas. Selebihnya buah ini bisa mengeriput dan mengering (mungkin bisa menjadi kismis).

Jadi, kedua buah ini sebaiknya dikonsumsi sesegara mungkin setelah tiba di rumah (jika disimpan di dalam kulkas mungkin dapat bertahan sedikit lebih lama).

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar