Bacaterus / Bawang / Inilah Berbagai Cara Menyimpan Bawang agar Lebih Awet

Inilah Berbagai Cara Menyimpan Bawang agar Lebih Awet

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berbicara mengenai bawang, kita pasti tidak pernah bisa lepas dari bumbu dapur yang satu ini. Bawang memang merupakan bumbu wajib untuk semua masakan, terutama saat memasak makanan khas Indonesia. Tanpa menggunakan bawang, makanan yang dimasak jadi kurang sedap.

Jika Anda membeli bawang dalam jumlah banyak, cobalah untuk lebih memperhatikan cara menyimpan bawang agar lebih awet. Pada dasarnya, bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay bisa disimpan di suhu ruangan biasa. Namun, tidak ada salahnya jika Anda turut mencoba beberapa cara menyimpan bawang yang berhasil dirangkum oleh Bacaterus ini.

Cara Menyimpan Bawang Bombay

Di antara ketiga jenis bawang yang paling umum di Indonesia, bawang bombay memiliki ukuran yang paling besar jika dibandingkan dengan bawang merah dan bawang putih. Bawang bombay biasa dipakai untuk pelengkap masakan, seperti ketika membuat saus asam manis atau saus steak.

Di samping itu, bawang bombay juga bisa diolah menjadi hidangan pembuka, yakni onion ring. Berikut ini adalah tips dan cara menyimpan bawang bombay yang benar agar tetap segar meskipun disimpan dalam jangka waktu yang lama:

  • Simpan Bawang Bombay Sisa di Dalam Plastik

Simpan bawang bombay sisa di dalam plastik

Tips yang satu ini bermanfaat bagi Anda yang hanya menggunakan separuh bagian bawang bombay saja. Untuk menyimpan sisa bawang bombay, sediakan plastik kedap udara. Masukkan sisa bawang bombay ke dalam plastik, lalu tutup rapat. Plastik akan mencegah kontaminasi udara yang dapat menyebabkan bawang bombay mengalami pembusukan lebih cepat.

  • Jangan Menyimpan Bawang Bombay di Dalam Kulkas

Jangan menyimpan bawang bombay di dalam kulkas

Pilih tempat yang sejuk dan kering untuk menyimpan bawang bombay. Udara dingin dan lembab di dalam kulkas hanya akan mempercepat pembusukan bawang bombay. Usahakan untuk menjaga kelembaban tempat penyimpanan bawang antara 65-70 persen.

  • Simpan Bawang Bombay di Dalam Stoking

Simpan bawang bombay di dalam stoking Cara Menyimpan Bawang

Cara yang satu ini terbilang unik, tetapi boleh saja dicoba untuk membuat bawang bombay lebih awet. Gunakan stoking lama yang sudah tidak terpakai, tapi pastikan bawah stoking tersebut bersih dan sudah dicuci sebelumnya.

Ikat bagian dasar stoking, masukkan bawang di bagian atas, dan ikat kembali bagian atas stoking sampai bawang tertutup rapat. Mode penyimpanan seperti ini akan membuat bawang dapat bernafas dengan baik dan terhindar dari kelembaban.

Cara Menyimpan Bawang Putih

Beda jenis bawang, beda pula cara penyimpanannya. Jadi, Anda tidak bisa menggunakan cara menyimpan bawang bombay untuk menyimpan bawang putih. Jenis bawang yang satu ini bisa disimpan dengan cara yang berbeda-beda. Bahkan, bawang putih disebut sebagai bawang yang memiliki daya tahan paling kuat dibanding bawang merah atau bawang bombay.

Untuk menyimpan bawang putih, Anda bisa menggunakan beberapa cara berikut ini agar stock bawang putih Anda tetap awet sampai lama:

  • Simpan Bawang Putih Utuh di Suhu Ruang

Simpan bawang putih utuh di suhu ruang

Ketika Anda membeli beberapa buah bawang putih utuh, simpan saja di tempat yang sejuk dan kering tanpa perlu dimasukkan ke dalam kulkas. Memasukkan bawang putih ke dalam lemari es adalah ide yang buruk.

Pasalnya, kelembaban di dalam kulkas akan membuat permukaan bawang lebih cepat ditumbuhi jamur. Proses pembekuan bawang putih juga dapat mengubah cita rasa dari bawang itu sendiri.

  • Bawang Putih Giling dan New Season Bisa Disimpan di Kulkas

Bawang putih giling dan new season bisa disimpan di kulkas

Berbeda dengan bawang putih utuh yang harus disimpan di dalam kulkas, bawang giling dan bawang putih muda (new season) harus disimpan di dalam kulkas. Masukkan bawang giling atau bawang yang baru dipanen ke dalam wadah kedap udara. Simpan bawang ini di dalam lemari es selama seminggu.

  • Penyimpanan Bawang Putih di Dalam Minyak

Penyimpanan bawang putih di dalam minyak

Tak banyak yang mengetahui bahwa minyak goreng bisa menjadi media penyimpanan bawang putih. Pasalnya, merendam bawang putih yang sudah dikupas di dalam minyak dapat membuat bawang putih jadi lebih awet.

Bawang putih yang sudah dikupas akan dimasukkan ke dalam wadah berisi minyak, lalu tutup wadah tersebut serapat mungkin. Setelah itu, masukkan bawang putih ke dalam freezer untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

  • Menyimpan Bawang Putih dengan Cuka

Menyimpan bawang putih dengan cuka

Ternyata bawang putih juga bisa dijadikan acar, lho. Bawang putih yang dijadikan acar ini bisa bertahan hingga 4 bulan. Masukkan bawang putih yang sudah dikupas ke dalam wadah berisi cuka, lalu tutup rapat wadahnya dan masukkan ke dalam lemari es. Untuk membuat cita rasa acar bawang putih jadi lebih sedap, tambahkan saja garam dan herba kering.

Cara Menyimpan Bawang Merah

Bawang merah memiliki kadar air yang cukup banyak di dalamnya. Meskipun memiliki banyak kandungan air, bawang merah lebih cepat mengering dan membusuk dibanding bawang putih. Ada beberapa cara menyimpan bawang merah yang bisa Anda coba untuk membuatnya jadi lebih awet.

Ikuti beberapa tips dan cara menyimpan bawang merah berikut ini agar bawang tersebut tidak cepat membusuk:

  • Menyimpan Bawang Merah di Suhu Ruang

Menyimpan bawang merah di suhu ruang

Pada dasarnya, bawang merah utuh memang lebih baik disimpan di dalam suhu ruang. Menyimpan bawang merah utuh di kulkas hanya akan membuatnya cepat busuk. Jika ingin menyimpan bawang merah di suhu ruang, simpanlah di dalam jaring lalu gantung jaring tersebut.

Cara penyimpanan ini dapat membuat udara menyebar secara merata ke seluruh bagian bawang. Sirkulasi udara yang baik dapat menghambat pembusukan bawang. Dengan menggunakan cara ini, bawang merah bisa bertahan hingga 2 bulan.

  • Menyimpan Bawang Merah di Dalam Kulkas

Menyimpan bawang merah di dalam kulkas

Bisakah kita menyimpan bawang merah di dalam lemari es atau freezer? Bisa, tetapi Anda harus mengupas bawang terlebih dahulu sebelum disimpan di dalam lemari es. Anda bisa mengupas, mengiris, atau menghaluskan bawang merah yang akan disimpan di lemari es. Gunakan cara apapun asalkan kulit bawang sudah dikupas sebelumnya.

Apabila bawang sudah dikupas, masukkan bawang tersebut ke dalam wadah tertutup yang kedap udara agar bawang tidak kering karena terpapar suhu dingin lemari es. Jika disimpan di dalam chiller atau rak lemari es biasa, bawang merah bisa bertahan hingga 1 bulan. Namun, jika bawang merah disimpan di freezer maka daya tahannya bisa mencapai 3 bulan.

Selain menggunakan cara menyimpan bawang di atas, Anda pun dapat mengiris bawang merah atau bawang putih, lalu menggorengnya di dalam minyak panas. Bawang merah dan bawang putih goreng bisa awet hingga berbulan-bulan, lho.

Nah, itulah berbagai cara menyimpan bawang sesuai dengan jenis bawangnya. Sebelum kulkas ditemukan, nenek moyang kita menyimpan bawang di dalam suhu ruang. Keberadaan kulkas memang membantu kita untuk mengawetkan bawang lebih lama, tapi Anda harus memperhatikan aturan-aturannya agar bawang tidak busuk.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *