Bacaterus / Food and Recipe / Makanan dan Minuman / 8 Cara Menyeduh Kopi Ala Barista dengan Benar dan Mudah

8 Cara Menyeduh Kopi Ala Barista dengan Benar dan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Kopi adalah minuman favorit banyak orang yang dapat dinikmati kapan saja, baik pagi, siang ataupun malam. Kopi dengan kandungan kafein yang ada di dalamnya dapat membantu sebagian dari kita untuk tetap fit dan segar setiap hari. Tidak sedikit orang yang mengunjungi coffee shop ataupun kafe untuk sekedar minum kopi dan menghilangkan kantuk serta rasa lelah. Kamu salah satunya?

Hmmm, bagaimana jika kamu ingin membuat kopi yang enak ala barista di rumah? Tentu bisa. Nah, Bacaterus akan membagikan 8 cara menyeduh kopi ala barista dengan benar buat kamu, agar kamu bisa menyeduh kopi yang enak, langsung dari rumah. Penasaran? Check this out!

 8 Cara Menyeduh Kopi Ala Barista

 1. French Press

cara menyeduh kopi dengan benar frenchpress (Copy)

* sumber: www.craftcoffee.com

Yep, yang pertama ada french press. Cara menyeduh kopi dengan metode french press adalah salah satu metode penyeduhan kopi yang umum dan paling sering digunakan oleh para barista.

Untuk menyeduh kopi dengan metode french press, pertama-tama kamu harus menyiapkan alat dan bahannya. Alat yang dibutuhkan di sini tentu adalah alat french press. Belum punya alatnya? Beli di Bukalapak lewat link ini. Setelah punya alatnya kini siapkan juga air mendidih dengan suhu sekitar 80 derajat celcius serta bubuk kopinya.

Cara membuatnya cukup mudah, kamu hanya perlu memasukkan bubuk kopi (sekitar 2 sendok atau sesuai keinginan) kemudian tambahkan air panas ke dalam alat french press secara perlahan, lalu aduk kopinya. Setelah itu, diamkan kopi di dalam french press selama 3 sampai 4 menit. Jika sudah, masukkan plunger (alat pompa pendorong) kedalam alat french press dan tekan sampai kebawah. Voila, kopinya siap disajikan.

2. Pour Over

pourover (Copy)

* sumber: kurasu.kyoto

Selanjutnya, kamu bisa menyeduh kopi dengan metode pour over atau seduh tuang. Alat yang paling umum digunakan untuk membuat kopi dengan metode ini adalah chemex dan hario V60 yang saat ini sedang populer dan sering dipakai para barista.

Cara menyeduhnya cukup mudah, kamu hanya perlu menyiapkan alat seperti filter dan filter holder-nya. Kemudian didihkan air panas dan biarkan selama 1 sampai 2 menit, lalu taruh dripper (alat untuk menyangga saringan kertas) pada mesin pour over, lalu letakkan filter atau saringan ke dalam dripper.

Tambahkan bubuk kopi kedalam filter dan ratakan. Setelahnya, tambahkan ¼ gelas air dan tunggu selama 30 detik lalu siram kembali dengan air 2-3 kali, pastikan ada jeda saat penyiramannya ya. Nah, kopinya sudah siap disajikan! Alat seduh kopi pour over tersedia di Bukalapak lewat link ini.

3. Cold Brew

coldbrew (Copy)

* sumber: www.thekitchn.com

Next, ada cold brew. Cara menyeduh kopi dengan metode cold brew juga terbilang mudah, lho. Pertama, bubuk kopi dimasukkan ke dalam gelas yang agak besar (kalau kamu tidak memiliki alatnya) kemudian diaduk hingga rata, lalu tutup gelas dan tunggu selama 18 sampai 24 jam. Setelah itu, ampas kopi disaring menggunakan kain penyaring atau saringan ke dalam wadah dan kopi siap disajikan.

4. Aeropress

aeropress (Copy)

* sumber: bluebottlecoffee.com

Selain ketiga cara di atas, kamu bisa menggunakan cara menyeduh kopi yang juga tidak kalah populer, aeropress. Metode ini mengandalkan gaya gravitasi untuk menghasilkan rasa dari biji kopi.

Kopi yang diseduh dengan metode aeropress memiliki kadar PH yang lebih tinggi daripada kopi yang dibuat dengan metode drip. Menyeduh kopi dengan cara ini hanya membutuhkan waktu sekitar 30 detik saja, lho. Untuk selengkapnya, kamu bisa menonton tutorial cara membuat kopi dengan metode aeropress melalui video ini.

5. Percolator

precolator (Copy)

* sumber: www.kitchensanity.com

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan percolator atau alat penyeduh kopi yang ditaruh di atas kompor. Percolator ini sudah ada sejak dulu dan sempat populer di tahun 70’an sebelum akhirnya digantikan oleh mesin pembuat kopi otomatis. Satu gelas kopi yang dibuat dengan metode percolator memiliki kadar kafein sekitar 200 mg.

Cara membuat kopi dengan alat ini juga lumayan gampang. Pertama, siapkan air dan bubuk kopi. Takar air dan masukkan ke dalam badan percolator, kemudian pasangkan ke batang percolator.

Lalu tambahkan bubuk kopi. Setelahnya, tutup dan letakkan percolator di atas kompor lalu panaskan d atas api. Tunggu sampai cairan kopi mengeluarkan bunyi dan berbuih seperti air mendidih. Setelah itu, matikan api dan sajikan kopinya. Silakan kunjungi link ini untuk membeli alatnya di Bukalapak.

6. Moka Pot

moka pot (Copy)

* sumber: www.yuppiechef.com

Nah, cara menyeduh kopi ala barista lainnya adalah dengan menggunakan moka pot. Alat ini tidak memerlukan listrik. Sama seperti preculator, moka pot hanya memerlukan kompor. Alat penyeduh ini biasanya digunakan untuk membuat kopi yang mirip dengan espresso. Jadi, kalau kamu ingin minum espresso tetapi nggak punya mesinnya, kamu bisa menggunakan moka pot sebagai alternative mesin espresso.

Membuat kopi dengan moka pot juga tidak terlalu sulit. Kamu hanya perlu menyiapkan kopi, air mendidih dan moka pot itu sendiri. Untuk lebih lengkapnya lagi, kamu bisa simak video tutorial membuat kopi dengan moka pot dengan cara klik link ini.

7. Turkish Coffee

turkish coffee (Copy)

* sumber: food52.com

Selanjutnya, ada cara menyeduh kopi ala turki dengan menggunakan pot atau ceret yang dinamakan cezve yang punya tangkai panjang. Menurut ottencoffee, cara membuat kopi dengan alat ini cukup mudah.

Langkah pertama, kamu perlu mendidihkan air, kemudian masukkan air dan bubuk kopi kedalam cezve. Jika kamu menyukai kopi dengan rasa manis, kamu bisa menambahkan gula sesuai selera. Setelahnya, taruh cezve diatas kompor, panaskan dan tunggu hingga kopi mendidih serta mengeluarkan buih. Lalu sajikan kopi yang sudah kamu buat tadi.

8. Automatic Drip

autobrew (Copy)

* sumber: www.craftcoffee.com

Cara menyeduh kopi yang terakhir adalah dengan menggunakan mesin kopi otomatis yang biasa di gunakan di rumah. Pertama, siapkan dulu kertas penyaring kopi, kemudian masukkan kopi sesuai takaran yang diinginkan pada wadah yang telah dilapisi kertas tadi.

Hubungkan mesin pembuat kopi ke saluran listrik kemudian hidupkan mesinnya. Bila mesin tidak memiliki pengatur waktu, maka tunggu hingga mesin selesai membuat kopi dan sajikan dalam gelas. Alat penyeduh kopi ini dijual di toko online Bukalapak lewat link ini.

Nah itu dia 8 cara menyeduh kopi ala barista dengan benar. Ternyata, membuat kopi ala kafe sendiri di rumah tidak sesulit yang dipikirkan ya? Alat-alat untuk menyeduh kopi seperti french press, cold brew, percolator, moka pot hingga cezve juga sudah banyak dijual di toko online dengan kisaran harga yang bervariasi. Apalagi mesin kopi otomatis sudah menjamur dan sangat mudah ditemukan dimana-mana.

Oh ya, untuk membuat kopi yang benar-benar enak, sebaiknya gunakan biji kopi yang baru digiling. Caramu menggiling kopi juga ternyata berpengaruh terhadap rasa kopi yang dihasilkan setelah proses penyeduhan. Setelah digiling, kamu harus segera menyeduh kopi tersebut agar rasanya tidak mengecewakan.

Kalau kamu punya sisa biji kopi, usahakan simpan dengan cara yang baik dan benar. Masukkan biji kopi tersebut ke dalam toples agar rasa asli yang dihasilkan dari kopi tersebut tetap awet.

Sekarang sudah tahu, kan, bagaimana caranya menyeduh kopi ala barista dengan benar? Semua cara ini bisa kamu praktikkan di rumah. Tertarik untuk mencoba sendiri semua metode yang ada? Kalau kamu belum pernah mencoba kopi Vietnam, simak artikel mengenai Cara Minum Kopi Vietnam dari Bacaterus ya. Jangan lupa tinggalkan komentar kamu di kolom komentar di bawah.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Saya senang menulis topik tentang musik, makanan, kecantikan, film dan hal yang berbau teknologi. Saya sudah menulis sejak duduk di bangku SMP. Saat ini saya juga mengelola blog pribadi. Saya juga pernah menjadi penulis artikel untuk blog resmi Floating Market Lembang.Saya pernah mengikuti lomba menulis artikel dalam Pemilihan Duta Sanitasi Jawa Barat pada tahun 2010 lalu serta pernah mengikuti lomba menulis cerpen tingkat Kabupaten di tahun yang sama.

Leave A Comment