Bacaterus / Lifestyle / 10 Cara Menjadi Teman yang Baik Agar Persahabatanmu Awet

10 Cara Menjadi Teman yang Baik Agar Persahabatanmu Awet

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 November 2018

Sudahkah Anda menjadi teman yang baik untuk orang terdekat Anda? Tanpa kita sadari, kadang-kadang kita menjadi menyebalkan. Ironisnya, satu persatu teman mulai meninggalkan kita tanpa sebab yang pasti. Jika sudah seperti ini, saatnya untuk koreksi diri sendiri; apakah kita sudah menjadi teman yang baik bagi mereka yang meninggalkan kita?

Ingin persahabatan Anda dengan si dia awet? Bacaterus akan berbagi 10 cara menjadi teman yang baik. Menjadi teman yang baik tidak ada ruginya kok! Malah Anda bisa memperoleh lebih banyak teman setelah menjadi pribadi yang baik dan asyik untuk diajak berkawan.

10 Cara Menjadi Teman yang Baik

1. Jadilah orang yang ringan tangan

Jadilah orang yang ringan tangan Cara Menjadi Teman yang Baik

Ringan tangan dalam hal ini artinya suka membantu. Bila ada teman yang kesusahan, jangan segan untuk menawarkan bantuan meskipun ia belum meminta. Meskipun cara menjadi teman yang baik adalah suka menolong teman yang lain, tapi Anda pun harus memahami batas kemampuan diri sendiri.

Tak perlu memaksakan diri bila Anda tidak dapat membantu. Cukup berikan support dan doa bagi teman Anda. Namun, selagi Anda masih sanggup untuk membantu, maka jadilah orang yang ringan tangan bagi orang-orang di sekitar Anda, terutama bagi sahabat.

2. Jangan mengharapkan pamrih

Jangan mengharapkan pamrih

* sumber: www.youtube.com

“Ketika aku membantu dia, maka dia juga harus membantuku suatu saat nanti!” Nah, inilah yang dinamakan pamrih. Secara tidak langsung, Anda mengharapkan balasan setimpal atas perbuatan Anda dari seseorang yang pernah Anda bantu.

Seorang teman yang baik tidak akan memikirkan pamrih. Yang terpenting baginya adalah temannya dapat menyelesaikan permasalahannya. Belajarlah untuk ikhlas dan tidak mengharapkan pamrih walaupun hanya sekedar ucapan terima kasih. Percayalah, kebaikan Anda akan mendapat balasan yang sama dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

3. Silaturahmi meskipun tidak berkepentingan

Silaturahmi meskipun tidak berkepentingan

Jangan segan untuk mengajak teman melakukan silaturahmi, entah Anda mendatangi kediamannya atau Anda mengundang mereka untuk makan malam di tempat tinggal Anda. Silaturahmi harus dilakukan untuk menjaga hubungan pertemanan.

Jangan pernah mengajak kawan Anda untuk bersilaturahmi hanya karena Anda ingin meminjam uang, meminta tolong, atau sekedar kesepian. Bahkan, ketika teman Anda mengajak bertemu meskipun tidak ada sesuatu yang penting, maka sebagai seorang teman yang baik Anda dapat menyambut ajakan tersebut selagi Anda memiliki banyak waktu.

4. Jadilah pendengar yang baik

Jadilah pendengar yang baik

Terkadang yang dibutuhkan oleh teman kita bukan bantuan berupa materi, tetapi hanya telinga kita untuk mendengarkan keluh kesahnya. Cara menjadi teman yang baik adalah turut menjadi pendengar yang baik bagi teman yang ingin curhat atau sekedar bertukar pikiran.

Ketika ia berbicara, dengarkan dengan penuh perhatian tanpa perlu menyela kata-katanya. Bila ia membutuhkan solusi dari Anda, cermatilah masalah mereka dan berikan solusi terbaik menurut Anda. Seorang teman yang bisa menjadi pendengar yang baik lebih berharga dari apapun. So, sudahkah Anda menjadi a good listener bagi sahabat Anda?

5. Menegur atau menasehati tanpa menyakiti

Menegur atau menasehati tanpa menyakiti

Ada yang bilang bahwa teman yang baik adalah teman yang bisa berbicara blak-blakan satu sama lain. Blak-blakan sih boleh saja, tapi kita harus menyusun kata-kata agar tidak menyakiti hatinya. Jadilah orang yang peka, jika teman sedang bersedih dan butuh nasehat, Anda tidak bisa menasehatinya dengan kata-kata yang kasar dan terlalu terus terang

Anda bisa jujur dengan kata-kata yang lebih halus agar tidak menyakiti perasaannya. Kecuali jika Anda dan teman merupakan orang yang tidak mudah baper dan selalu berbicara blak-blakan, maka tak ada salahnya jika Anda menegur atau menasehati dia menggunakan bahasa yang biasa kalian pakai sehari-hari.

6. Jangan ragu memberi apresiasi

Jangan ragu memberi apresiasi

Merasa kagum dengan hasil kerja keras teman Anda? Berilah ia apresiasi dan pujian jika ia memang pantas mendapatkannya. Namun, jika hal yang dia lakukan kurang bagus, Anda bisa mengatakannya dengan jujur sembari memberikan pendapat Anda.

Sebuah apresiasi kepada teman bisa menjadi suatu bentuk dukungan yang berarti baginya. Jadi, mulai saat ini jangan ragu untuk memuji teman Anda sendiri jika ia memang patut memperoleh pujian.

7. Terimalah dia apa adanya

Terimalah dia apa adanya

Pernahkah Anda merasa iri dengan si A yang masuk ke dalam geng sosialita? Atau mungkin Anda merasa ingin masuk ke dalam suatu komunitas mobil sport seperti si B? Sementara teman Anda hanyalah orang-orang biasa yang hidup dalam kesederhanaan. Cara menjadi teman yang baik yang paling utama adalah Anda harus menerima teman Anda apa adanya seperti ia menerima Anda.

Tidak perlu iri dengan persahabatan orang lain karena kita tidak pernah tahu apakah persahabatan mereka benar-benar tulus atau dilandasi dengan hal-hal tertentu. Dengan menerima teman Anda apa adanya, hidup Anda pun menjadi lebih bahagia. Setidaknya Anda memiliki teman yang baik dan mau menerima kekurangan Anda, bukan?

8. Selalu ada saat susah maupun senang

Selalu ada saat susah maupun senang

Ciri-ciri seorang teman yang baik adalah berusaha selalu ada di kala temannya susah maupun senang. Sebagai manusia, terkadang kita hanya ada untuk teman saat pesta, makan-makan, atau bersenang-senang. Ketika teman kita susah, kita justru pura-pura tidak tahu.

Jika ingin menjadi teman yang baik, usahakan untuk selalu menempatkan diri di samping sahabat Anda ketika ia susah. Berikan dukungan atau sekedar menjadi pendengar yang baik untuk dia. Tak perlu mengharapkan lebih dari teman Anda, cukup ikhlas saja dan berikan penghiburan kepadanya yang sedang dirundung kesusahan.

9. Hindari mengungkit kebaikan diri sendiri

Hindari mengungkit kebaikan diri sendiri

Saat sedang bersilang pendapat dengan teman, pernahkah Anda mengungkit tentang apa saja yang sudah Anda perbuat untuknya? Perbuatan seperti ini bisa merusak hubungan pertemanan Anda, lho. Jadilah teman yang baik yang tidak mengungkit kebaikan diri sendiri.

Kebiasaan mengungkit kebaikan diri sendiri membuktikan bahwa kita belum menjadi orang yang tulus. Anda boleh mengingat kebaikan teman Anda, tapi jangan sekali-kali mengungkit kebaikan diri sendiri di hadapan teman Anda itu atau orang lain.

10. Jagalah kepercayaan teman

Jagalah kepercayaan teman

Seorang teman yang baik adalah seorang yang bisa dipercaya. Jadilah orang yang bisa dipercaya oleh teman Anda. Ketika ia curhat kepada Anda, maka simpanlah curahan hatinya itu baik-baik tanpa memberitahu orang lain. Cara lain untuk menjaga kepercayaan teman adalah dengan selalu menepati janji.

Apapun janji Anda kepada teman, usahakan untuk selalu menepatinya. Jika tidak yakin dapat menepati janji, janganlah membuat janji agar Anda selalu menjadi teman yang bisa dipercaya dalam segala hal.

10 cara menjadi teman yang baik ini sangat penting untuk kehidupan sosial Anda. Sebagai mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu, jadilah teman yang baik agar Anda selalu memiliki banyak teman. Mempertahankan persahabatan jauh lebih sulit dibanding mencari teman yang baru. Bersyukurlah atas teman-teman yang Anda miliki sampai hari ini dengan berusaha menjadi teman yang baik bagi mereka.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment