Bacaterus / Nutrisi Otak / Susah Fokus? Terapkan 10 Cara Meningkatkan Konsentrasi Ini

Susah Fokus? Terapkan 10 Cara Meningkatkan Konsentrasi Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 April 2019

Ada saat di mana kita membutuhkan konsentrasi yang tinggi, entah saat mengerjakan sesuatu hal, menghitung uang, membaca, atau sekadar menonton film. Apabila kita memiliki minat terhadap suatu hal tersebut, maka kita dapat dengan mudah berkonsentrasi dengan sendirinya. Namun, tidak semua orang bisa langsung fokus dan berkonsentrasi pada suatu hal.

Bagi Anda yang mengalami kesulitan berkonsentrasi, Anda harus melatih fokus Anda secara berkala. Pelatihan fokus ini nantinya akan berdampak pada kemampuan berkonsentrasi Anda. Bacaterus akan membagikan hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan konsentrasi. Yuk, cari tahu cara selengkapnya di sini.

1. Kenali dan Hindari Faktor Penyebab Tidak Fokus

Kenali dan Hindari Faktor Penyebab Tidak Fokus

* sumber: digileaders.com

Pernahkah Anda mengalami kesulitan berkonsentrasi lantaran suatu hal? Misalnya, ketika Anda ingin konsentrasi pada buku yang sedang dibaca, lamunan Anda tiba-tiba kacau ketika mendengar lagu favorit yang sedang diputar. Nah, itu tandanya Anda tidak bisa berkonsentrasi lantaran ada lagu yang mengacaukan fokus Anda.

Jika ingin meningkatkan konsentrasi, kenali dulu faktor penyebab Anda tidak bisa berkonsentrasi. Apabila Anda sudah mengetahui penyebabnya, saatnya untuk menjauhi faktor tersebut agar Anda lebih bisa berkonsentrasi.

2. Latihan Meditasi

Latihan Meditasi

* sumber: www.oplexcareers.com

Meskipun terlihat sepele ternyata meditasi memberikan banyak manfaat positif untuk fisik dan psikologis. Orang yang sulit berkonsentrasi harus belajar meditasi. Pasalnya, meditasi adalah latihan paling dasar untuk fokus pada suatu hal. Meditasi juga dapat mencegah pikun di usia muda.

Sebagai pemula, mulailah meditasi dengan berfokus pada pernapasan Anda. Tumpukan fokus pada saat Anda menarik dan membuang napas secara perlahan. Pejamkan mata dan gunakan perasaan lebih banyak saat bermeditasi.

Seseorang dinyatakan sukses bermeditasi jika batinnya terasa tenang setelah melakukan latihan ini. Hindari meditasi di tempat yang ramai atau banyak dilalui orang agar Anda lebih mudah melatih konsentrasi saat melakukan latihan ini.

3. Atur Sebagai Prioritas Utama

Atur Sebagai Prioritas Utama

* sumber: www.cnbc.com

Apa kegiatan yang menurut Anda membutuhkan konsentrasi ekstra? Kini, saatnya mengatur mindset Anda untuk menempatkan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi sebagai prioritas utama. Apabila secara batin Anda sudah berpikir jika aktivitas tersebut adalah prioritas utama, maka Anda akan lebih mudah berkonsentrasi.

Manajemen waktu yang baik akan memudahkan Anda berkonsentrasi penuh pada suatu hal. Tanamkan pada diri sendiri manajemen waktu, mulai dari kapan harus fokus, kapan bisa bersantai tanpa perlu berkonsentrasi. Dengan demikian, fokus Anda akan semakin kuat dan Anda bisa berkonsentrasi secara lebih mudah.

4. Hindari Multitasking

Hindari Multitasking

* sumber: talkroute.com

Sering melakukan banyak aktivitas pada waktu yang sama? Memang benar jika tidak semua orang punya kemampuan multitasking. Namun, multitasking ini justru sering membuat Anda gagal fokus. Kebiasaan multitasking membuat Anda kesulitan untuk berkonsentrasi pada satu hal saja.

Sekadar informasi, otak yang dipaksa fokus terhadap banyak hal tidak akan memiliki kinerja yang baik. Untuk melatih konsentrasi, biasakan mengerjakan satu hal terlebih dahulu. Setelah satu hal selesai, baru Anda bisa mengerjakan hal lainnya.

Tentukan pekerjaan yang menjadi prioritas utama. Apabila deadline-nya masih lama, dahulukan untuk fokus pada pekerjaan yang harus cepat diselesaikan.

5. Sesekali Lakukan Refreshing

Sesekali Lakukan Refreshing

* sumber: www.hispotion.com

Darah bertugas untuk mengalirkan oksigen ke seluruh bagian tubuh, termasuk otak. Apabila otak mendapatkan asupan oksigen yang cukup, maka otak dapat lebih mudah berkonsentrasi dalam melakukan beragam aktivitas.

Nah, salah satu cara agar aliran darah ke otak menjadi lancar adalah melakukan refreshing. Refreshing bisa dilakukan dengan beragam aktivitas yang membuat Anda rileks, entah itu jalan-jalan, tidur, atau menonton film.

Lakukan hal-hal yang menyenangkan ketika sedang refreshing. Biarkan otak beristirahat agar peredaran darah di area otak lancar. Refreshing juga bisa dilakukan di tengah-tengah usaha Anda berkonsentrasi saat bekerja. Contoh kegiatan refreshing yang bisa dilakukan adalah menghirup udara segar di luar ruangan atau melihat tumbuhan-tumbuhan hijau.

6. Minum Air yang Cukup

Minum Air yang Cukup

* sumber: dentistry.uic.edu

Apa hubungan antara minum air dan meningkatkan konsentrasi? Dehidrasi bisa membuat seseorang jadi sulit konsentrasi, lho. Jika ingin belajar meningkatkan konsentrasi, Anda harus lebih dulu memenuhi kebutuhan cairan harian. Perbanyak minum air putih agar tubuh terhindar dari dehidrasi.

Kebutuhan cairan tubuh tidak hanya bisa diperoleh dari air saja. Anda pun bisa mengkonsumsi makanan berkuah atau buah-buahan yang kandungan airnya sangat tinggi. Lantas, bagaimana kita memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat sedang berpuasa? Usahakan untuk memenuhinya ketika buka puasa dan sahur.

7. Coba Menyendiri

Coba Menyendiri

* sumber: photos5.com

Kadang-kadang seseorang butuh ketenangan saat ingin berkonsentrasi. Tidak semua orang memiliki kemampuan konsentrasi di tempat yang ramai. Jadi, mengapa tak coba saja menyendiri untuk bisa berkonsentrasi lebih baik lagi?

Ketika Anda mengerjakan suatu hal yang membutuhkan konsentrasi penuh, kerjakan sendiri di tempat yang tenang. Kesendirian akan membuat Anda lebih mudah fokus pada hal yang sedang dikerjakan. Tak masalah menyendiri sejenak untuk kebaikan, toh Anda tidak dituntut untuk menyendiri selamanya, bukan?

8. Dengarkan Musik

Dengarkan Musik

* sumber: www.videoblocks.com

Ada sebagian orang yang tidak bisa berkonsentrasi ketika mengerjakan suatu hal sambil mendengarkan musik. Akan tetapi, musik bisa menjadi ‘vitamin’ yang ampuh untuk meningkatkan konsentrasi asalkan didengarkan sebelum Anda mulai bekerja.

Luangkan waktu beberapa saat untuk mendengarkan musik yang Anda sukai. Sekadar informasi, musik klasik juga bisa meningkatkan fokus, lho. Coba dengarkan instrumen musik klasik dan pejamkan mata sejenak. Kegiatan ini akan memberikan efek yang sama seperti meditasi.

9. Belajar Mengelola Stres

Belajar Mengelola Stres

* sumber: www.projectinspired.com

Stres adalah salah satu hambatan seseorang untuk berkonsentrasi. Jika Anda mengalami stres, sudah pasti kamu tidak bisa fokus terhadap hal yang Anda kerjakan. Nah, stres memang tidak bisa dihindari karena semua orang berpotensi mengalami stres. Namun, stres setidaknya bisa dikelola dengan benar agar tidak menghambat konsentrasimu.

Jika Anda rentan mengalami stres, cobalah belajar mengelola stres. Cara mengelola stres bisa bermacam-macam, mulai dari berbagi kepada orang lain (curhat), melakukan hal-hal yang menyenangkan, meditasi, sampai dengan beribadah. Dengan begitu, stres bukan lagi penghalang untuk Anda bisa berkonsentrasi.

10. Selalu Berpikir Positif

Selalu Berpikir Positif

* sumber: publishforprosperity.com

Tahukah Anda bahwa pola pikir ternyata mempengaruhi kemampuan konsentrasi? Jika Anda berpikir positif, maka Anda akan lebih mudah berkonsentrasi pada suatu hal. Namun, apabila pikiran Anda dipenuhi kekhawatiran atau pikiran negatif, tentu saja kemampuan berkonsentrasi akan langsung turun drastis.

Yuk, biasakan diri untuk berpikir positif. Jangan mudah terpengaruh pada pikiran-pikiran negatif yang berasal dari lingkungan sekitar Anda. Percayalah bahwa Anda akan lebih mudah berkonsentrasi jika pikiran Anda selalu positif.

Sudah paham dengan 10 cara meningkatkan konsentrasi ini, bukan? Nah, langsung terapkan dalam kehidupan Anda sehari-hari, yuk! Konsentrasi sangat dibutuhkan untuk melakukan berbagai macam hal, apalagi yang berkaitan dengan pekerjaan.

Untuk meningkatkan fungsi otak, kami menyarankan Anda untuk mengkonsumsi makanan yang terdapat dalam artikel makanan yang bagus untuk otak ini, lho.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar