Bacaterus / Bank / Inilah Cara Mengurus ATM Hilang dengan Benar dan Aman

Inilah Cara Mengurus ATM Hilang dengan Benar dan Aman

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Automated Teller Machine (Anjungan Tunai Mandiri) atau yang lebih akrab disapa ATM sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Pasalnya, hampir semua kantor menggunakan bank untuk memberikan gaji kepada karyawannya. Anak-anak kuliah dan sekolah pun banyak yang sudah diwajibkan menggunakan kartu ATM sebagai tanda pengenal sekaligus kartu pembayaran biaya pendidikan.

Makanya, ATM memegang peranan penting dalam kehidupan kita. ATM memang sangat praktis. Dengan menggunakan ATM, kita bisa melakukan transaksi tanpa batasan jarak dan waktu.

Sayangnya, kartu ATM merupakan benda gaib. Pasalnya, kartu ATM mudah sekali hilang. Ada masalah seperti kartu ATM tertelan mesin, tidak terbaca oleh mesin, bengkok/patah, dan hilang karena kecerobohan sendiri atau karena dicuri orang lain. Ada juga yang kartu ATM-nya terblokir karena salah memasukkan pin hingga tiga kali.

Bagaimanapun cerita kehilangan kartu ATM Anda, cara mengurus ATM hilang sama saja. Jika hal-hal yang Bacaterus sebutkan di atas kejadian pada Anda, jangan dulu panik. Tetap tenang, dan ikuti tata cara mengurus ATM hilang dengan benar berikut ini.

Tata Cara Mengurus ATM Hilang

1. Tenang

Tenang cara mengurus ATM hilang

* sumber: www.masterfile.com

Ketika Anda sadar kehilangan kartu ATM, kemungkinan besar Anda akan merasa panik. Tapi, jangan kalang kabut dulu! Tenangkan diri Anda. Kalau Anda resah, bukannya cepat-cepat menemukan kartu ATM yang hilang, Anda malah bisa terjerumus ke keadaan lainnya yang lebih membahayakan. Banyak kasus penipuan yang dimulai dengan hilangnya atau tertelannya kartu ATM, jadi Anda harus ekstra hati-hati.

2. Hubungi Customer Service Bank

Hubungi Customer Service Bank

* sumber: indosurat.com

Langkah ke-2 dalam cara mengurus ATM hilang adalah dengan menghubungi call center atau customer service bank Anda. Jika Anda tidak menyimpan nomornya di telepon genggam Anda, sebaiknya buka situs resmi bank atau lihat di buku tabungan Anda terlebih dahulu untuk mendapatkan nomornya. Soalnya, kalau Anda menelepon nomor yang ada di mesin ATM, bisa saja itu penipuan juga.

Salah satu modus penipuan adalah dengan membuat stiker yang persis seperti stiker official dari bank. Tapi, nomor yang tertera di sana bukanlah customer service bank melainkan nomor si penipu.

Karena itulah Anda harus tenang ketika kartu ATM hilang atau tertelan, jadi Anda bisa membedakan mana customer service resmi dari bank Anda dan mana yang palsu. Yang jelas, bahkan bank tidak akan meminta pin ATM Anda. Jika nomor yang Anda hubungi meminta pin, berarti dia adalah penipu.

Selain menghubungi call center bank dengan menelepon, Anda bisa juga melakukannya via media sosial, yaitu Twitter. Caranya Anda cukup mention akun resmi bank atau akun resmi customer service bank, bilang Anda kehilangan kartu ATM. Biasanya mereka akan mengirimkan DM alias direct message (pesan personal) dan meminta data Anda seperti nomor rekening, nama yang tertera atas kartu ATM tersebut, dan nomor ponsel Anda.

3. Blokir

Blokir cara mengurus ATM hilang

* sumber: askmehindi.com

Setelah konfirmasi pada pihak bank kalau kartu Anda hilang, cara mengurus ATM hilang yang selanjutnya adalah dengan memblokir kartu debit/ATM Anda. Pemblokiran kartu ATM bisa dilakukan oleh pihak bank. Anda minta saja kartunya diblokir lalu sertakan nomor rekening beserta nama lengkap (a/n) kartu tersebut. Pemblokiran kartu bisa juga Anda lakukan sendiri jika Anda memiliki layanan e-banking atau SMS banking.

Kenapa kartu Anda harus diblokir, kan, sudah hilang? Jadi, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi jika kartu ATM Anda jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggungjawab. Bisa saja saldo Anda dikuras, atau mereka melakukan kejahatan dengan mengatasnamakan kartu ATM Anda, bukan?

4. Transfer Semua Saldo ke Rekening Lain

Transfer Semua Saldo ke Rekening Lain

* sumber: www.berbagiinfo4u.com

Kalau Anda tidak mau memblokir kartu ATM, atau sebelum Anda memblokirnya, Anda bisa juga memindahkan semua dana ke rekening Anda yang lain. Tapi, langkah ini hanya bisa dilakukan jika Anda menggunakan layanan e-banking atau SMS banking, ya. Karena hanya dengan dua cara itulah Anda bisa bertransaksi tanpa kartu ATM.

Jangan lupa sisakan sedikit saldo karena ketika mengurus kartu ATM yang diblokir biasanya akan dikenakan biaya yang langsung dipotong dari saldo Anda, walaupun ada juga bank yang melakukannya secara cuma-cuma.

Jika Anda meminta pihak bank yang melakukan pemindahan saldo biasanya mereka tidak akan menerima. Mereka hanya akan langsung menuju opsi yang paling aman dan praktis, yaitu memblokir kartu Anda. Selain kartu ATM, Anda bisa juga meminta layanan SMS banking atau e-banking Anda diblokir juga untuk perlindungan yang lebih maksimal.

5. Buat Surat Kehilangan di Kantor Polisi

Surat Kehilangan di Kantor Polisi

* sumber: www.mildaini.com

Cara mengurus ATM hilang selanjutnya adalah dengan membuat surat kehilangan di kantor polisi. Sebenarnya, jika Anda sudah memblokir kartu ATM berarti dana Anda sudah aman. Tapi, kalau Anda ingin segera memiliki kartu ATM lagi, maka cepat-cepatlah minta surat kehilangan dari kantor polisi.

Syarat meminta surat kehilangan adalah dengan membawa KTP dan buku tabungan. Membuat surat kehilangan tidak perlu diurus oleh Anda, bisa diwakilkan, asalkan orang yang mewakilkan membawa surat kuasa yang sudah bertanda tangan atas nama Anda. Proses membuat surat kehilangan sangat cepat jika tidak ada antrean. Dan, mengurus surat kehilangan ini sama sekali tidak dikenakan biaya, ya.

6. Datang ke Bank

Datang ke Bank 

* sumber: finansial.bisnis.com

Kartu ATM sudah diblokir, surat kehilangan dari kantor polisi sudah di tangan, maka cara mengurus ATM hilang yang selanjutnya adalah dengan datang langsung ke bank. Biasanya di pintu masuk bank Anda akan ditanya oleh satpam ada urusan apa, mau menuju teller atau customer service.

Jelaskan maksud kedatangan Anda, dan satpam biasanya akan mengambilkan nomor antrean untuk Anda atau mengarahkan Anda untuk menekan tombol customer service (CS). Antrean menuju CS biasanya cukup panjang, karena satu nasabah bisa menghabiskan 15 menit – 1 jam untuk mengurusi keperluan masing-masing. Jadi, Anda perlu bersabar.

Jika giliran Anda telah tiba, jelaskan pada CS letak permasalahan Anda, yaitu kehilangan kartu dan kartu Anda telah diblokir atas permintaan pribadi. CS akan meminta kartu identitas (KTP/SIM/Kartu Pelajar) dan buku tabungan Anda.

7. Membuat Kartu ATM Baru

Mengisi Formulir

Di Customer Service, anda akan diminta mengisi beberapa formulir berisi permintaan kartu ATM baru. Akan ada selembar formulir yang harus ditandatangani di atas materai Rp 6.000. Jika Anda tidak membawa materai tidak apa-apa, karena biasanya pihak bank menyediakannya. Nanti paling Anda diminta untuk membayar materai juga ketika melakukan pembayaran permintaan kartu ATM baru.

Biasanya akan ada beberapa pertanyaan pribadi yang ditanyakan oleh CS, seperti kapan transaksi terakhir dan berapa saldo terakhir di rekening Anda. Mendapatkan kartu ATM baru bisa memakan waktu hingga setengah jam.

Hanya kartu ATM-nya saja yang baru, sedangkan nomor rekening Anda tetap sama. Untuk mengaktifkan kartu ATM baru, CS akan mempersilakan Anda memasukkan pin ATM di mesin Electronic Data Capture (EDC) yang ada di meja CS. Anda bisa menggunakan pin yang dulu atau pun pin baru.

Jika sudah, Anda biasanya akan diminta menandatangani belakang kartu ATM yang baru. Dan, selesai. Kartu ATM baru pun sudah ada di tangan Anda. Jika Anda memblokir layanan e-banking atau SMS banking Anda, mintalah pada CS untuk diaktifkan kembali.

Sama seperti kartu ATM, id dan password e-banking biasanya masih sama. Anda bisa request penggantian kata sandinya kalau mau. Untuk memastikan kartu ATM Anda tidak disalahgunakan oleh orang jahat, minta bukti print out transaksi terakhir Anda.

8. Biaya Membuat Kartu ATM Baru

Membuat Kartu ATM Baru

* sumber: www.icbc-us.com

Biaya penggantian kartu ATM tidak mahal. Rata-rata bank memiliki kisaran harga yang sama. Berikut adalah beberapa biaya permintaan penggantian kartu ATM baru di bank-bank besar:

  • Bank Mandiri: Rp 15.000
  • Bank Central Asia (BCA): mulai dari Rp 10.000 – Rp 20.000 (tergantung jenis kartu)
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI): Rp 15.000
  • Bank Negara Indonesia (BNI): Rp 15.000
  • Bank Tabungan Negara (BTN): Rp 15.000

9. Nomor Call Center Resmi

Nomor Call Center Resmi

* sumber: infoperbankan.co

Inilah beberapa nomor resmi call center perbankan di Indonesia:

  • Bank Mandiri: 14000 atau (021)52997777
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI): Call BRI 14017 atau (021)1500017
  • Bank Negara Indonesia (BNI): BNI Call 1500046
  • Bank Central Asia (BCA): Halo BCA 1500888
  • Bank Tabungan Negara (BTN): 1500286

Nah, itulah tata cara mengurus ATM hilang dengan benar dari Bacaterus. Seandainya kartu ATM yang hilang berhasil ditemukan, tapi Anda sudah terlanjur melakukan pemblokiran, maka Anda bisa datang ke bank yang bersangkutan untuk membuka blokir. Makanya, sebelum panik memblokir kartu, sebaiknya Anda pastikan terlebih dulu apakah kartu Anda memang benar-benar hilang.

Untuk memastikan kartu ATM baru Anda bisa digunakan dengan baik, tidak ada salahnya untuk Anda mencobanya di mesin ATM yang ada di lingkungan bank. Jadi, kalau ada kesalahan Anda bisa langsung kembali lagi ke customer service. Semoga informasi ini dapat membantu Anda.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *