Bacaterus / Food and Recipe / Makanan dan Minuman / Cara Mengupas Jeruk Bali yang Bisa Kamu Coba dengan Mudah

Cara Mengupas Jeruk Bali yang Bisa Kamu Coba dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 Desember 2018

Saat ini kamu bisa menemukan beragam buah jeruk yang dijual di pasaran, dari mulai jeruk lokal hingga jeruk impor. Setiap pedagang buah-buahan di berbagai sudut kota pasti selalu menyertakan buah jeruk dalam lapak mereka. Rasanya kurang lengkap jika menjual buah-buahan tanpa adanya buah yang menyegarkan tersebut.

Sepertinya jeruk memang buah yang populer, baik itu anak-anak atau orang dewasa banyak yang menyukai buah ini. Minuman-minuman rasa jeruk juga bisa dibilang paling mendominasi di antara minuman rasa buah lainnya. Bahkan, ada juga minuman rasa jeruk yang menyertakan bulir-bulir jeruk aslinya.

Ukuran buah jeruk ini bermacam-macam tergantung jenisnya. Ada yang berukuran kecil dan imut seperti jeruk santang dan ada juga yang berukuran besar seperti jeruk bali. Karena artikel ini tentang jeruk bali, jadi mira kita bahas buah yang satu ini.

Sekilas Tentang Jeruk Bali

Pamelo

* sumber: pixabay.com

Perlu kamu ketahui bahwa jeruk bali ini tidak ada kaitannya dengan pulau Bali. Nama sebenarnya dari buah ini adalah pamelo. Karena tidak memiliki hubungan apapun dengan Bali, Departemen Pertanian menyarankan untuk menggunakan nama pamelo saja.

Pamelo ini adalah jenis terbesar di keluarga jeruk-jerukan (Rutaceae family). Dibanding jeruk biasa yang sering kita lihat di pasar, ukuran pamelo bisa berkali lipat lebih besar. Ukuran jumbo dari pamelo bukanlah hasil rekayasa genetika, melainkan sudah dari sananya seperti itu (besar secara alami atau non-hybrid). Pamelo merupakan buah asli dari kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Kandungan Nutrisi Pamelo

Pamelo Nutrition

* sumber: www.google.com

Buah pamelo memiliki banyak kandungan nutrisi di dalamnya. Seperti jeruk lain pada umumnya, kandungan vitamin yang paling besar pada Pamelo adalah vitamin C (60 mg per 100 gram buah pamelo). Ada juga kandungan mineral, seperti magnesium, zat besi, potasium, sodium, zinc, mangan, dan fosforus.

Selain itu, pamelo juga membawa karbohidrat, protein, dan lemak. Jumlah energi yang tersaji dalam 100 gram buah pamelo adalah 38 kalori. Untuk melihat data nutrisi lengkap dari buah pamelo, kamu bisa berkunjung ke situs Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) di sini.

Manfaat Buah Pamelo

Pamelo Fruit

* sumber: pixabay.com

Buah pamelo biasanya dapat ditemui di pasar-pasar saat sedang musimnya saja. Harga yang ditawarkan biasanya tidak per kilo, namun per satu buah. Satu buah pamelo bisa dimakan oleh beberapa orang. Jika kamu makan sendiri pasti perut kamu akan kewalahan.

Apakah pamelo memiliki manfaat bagi tubuh kita? Tentu saja ada. Kandungan vitamin C yang tinggi pada pamelo berguna untuk menjaga daya tahan tubuh kita. Selain itu, jika kamu sedang sariawan, maka kamu bisa mengonsumsi buah pamelo sebagai obat.

Vit C

* sumber: www.flickr.com

Buah ini juga mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita. Manfaat lain dari pamelo seperti dilansir laman Manfaat.co.id antara lain dapat mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, membersihkan sel darah merah, memperbaiki sel tubuh yang rusak, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain baik bagi kesehatan tubuh kita, rasa buah pamelo yang asam manis dan mengandung banyak air ini sangat menyegarkan bagi tubuh. Menikmati buah ini juga bisa jadi hal yang menyenangkan karena bulir-bulirnya yang besar bisa dimakan satu-satu.

Olahan Buah Pamelo

Kalua_jeruk_khas_ciwidey

Jika kamu pernah berwisata ke daerah Ciwidey di kawasan Bandung Selatan, kamu akan menemukan banyak toko yang menjual makanan berbahan buah pamelo. Makanan itu disebut dengan kalua jeruk. Kalua ini tidak dibuat dari bulir-bulir jeruk bali, melainkan dari kulitnya yang tebal!

Kok bisa sih? Bagaimana bisa kulit jeruk yang rasanya pahit bisa jadi makanan? Bagian kulit yang diolah adalah bagian dalamnya yang mirip busa. Sedangkan bagian luarnya yang berwarna hijau pucat kekuningan (saat matang) tetap dibuang.

Kalua jeruk ini rasanya manis dan berwarna-warni. Proses pembuatannya juga sangatlah mudah. Kulit pamelo yang sudah dipotong-potong sesuai keinginan direndam dalam air kapur sirih semalaman. Esoknya, mereka dicuci dan rebus selama kurang lebih tiga jam.

Pamelo Skin

* sumber: www.pinterest.com

Proses selanjutnya adalah merebus ulang kulit pamelo tersebut dengan air gula. Kamu bisa juga bisa memberikan pewarna makanan sesuai dengan keinginanmu. Jika sudah siap dihidangkan, kamu bisa menikmati kalua ini dengan teh hangat. Saat suhu dingin adalah waktu terbaik untuk menyantap kuliner ini. Hingga sekarang, kalua jeruk adalah komoditas buah tangan bagi tamu-tamu yang berkunjung ke Ciwidey dan sekitarnya.

Menemukan toko yang menjual oleh-oleh ini tidak susah kok. Bila ada makanan warna-warni yang disimpan dalam kotak kaca di toko sepanjang Jalan Raya Ciwidey, maka bisa dipastikan itu adalah kalua. Atau tanyakan saja kepada warga setempat toko mana yang menjual kalua jika belum menemukannya. Kamu juga bisa mencari produk khas Ciwidey ini melalui Bukalapak, klik saja di sini.

Cara Mengupas Pamelo atau Jeruk Bali

1. Siapkan Cutter

Cutter

* sumber: www.maxpixel.net

Hal yang perlu kamu lakukan pertama kali adalah menyiapkan cutter atau pisau. Karena kulit pamelo cukup tebal, alat pemotongnya juga harus tajam agar mudah dalam proses pengupasan.

2. Cuci Buah Pamelo

Keran Air

* sumber: pixabay.com

Biasanya kulit terluar buah pamelo mengandung banyak debu dan kotoran. Agar tetap bersih saat proses pemotongan, sebaiknya kamu cuci dulu pamelonya. Penulis pernah mengupas buah pamelo tanpa dicuci sebelumnya. Hasilnya adalah bagian dalam pamelo yang bersih menjadi kotor. Hal itu karena zat-zat yang ada dalam kulit pamelo membuat kotoran tetap menempel lekat.

3. Mulai Pengupasan

Ngupas Pamelo

* sumber: www.youtube.com

Bagian yang perlu kamu kupas pertama kali dari buah pamelo ini adalah bagian bawah dan atasnya. Ukur ketebalannya kira-kira 1 hingga 2 cm. Lalu potong dan buang bagian itu. Setelah itu, buat sayatan secara vertikal (ketebalan sayatan kira-kira 1-2 cm) di kulit pamelo sebanyak 6 hingga 8 sayatan. Jika sudah, kamu tinggal menarik bagian-bagian di antara sayatan dengan ibu jarimu.

4. Bersihkan Sisa Kulit

Pamelo Skin

* sumber: www.superfoodly.com

Jika kulit luar dan sebagian kulit dalam pamelo sudah terlepas, kini saatnya bagi kamu untuk membersihkan sisa kulit dalamnya yang berwarna putih. Hilangkan semuanya hingga yang tersisa adalah lapisan kulit yang di dalamnya tersimpan bulit-bulit pamelo yang lezat.

5. Belah Pamelo

Bulir Pamelo

* sumber: www.wikihow.com

Sekarang yang tersisa adalah bagian utama dari buah pamelo yang berisi bulir-bulir yang menyegarkan. Kulit bagian ini juga tetap masih cukup keras. Kamu bisa membelahnya menggunakan tanganmu. Namun jika tidak kuat, gunakanlah cutter agar lebih mudah.

Seperti hanya jeruk biasa, pamelo juga terdiri dari banyak pilahan. Setiap pilahan cukup untuk satu orang karena ukuran buah ini cukup besar. Bulir-bulirnya bisa kamu ambil dengan tangan dan langsung dimakan sesuai jumlah yang kamu ambil.

Hal menyenangkan saat menikmati pamelo bersama teman-teman adalah dengan mengambil dan memakan bulirnya satu-satu agar awet dan suasana berkumpul jadi lebih lama. Pernah ngalamin hal kaya gini tidak? Seru loh.

Nah, itulah langkah-langkah untuk mengupas buah pamelo yang bisa kamu lakukan dengan mudah di rumah. Karena ukuran buah ini cukup besar, sebaiknya kamu menikmatinya bersama-sama, ya.

Jika kulit pamelo bisa diolah menjadi makanan, maka kulit jeruk lain bisa digunakan untuk kesehatan. Cari tahu hal tersebut di artikelĀ 8 Manfaat Kulit Jeruk untuk Kulit Wajah dan Kesehatan.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

A bad writer but loves to write

Leave A Comment