Bacaterus / Serba Serbi / Basmi Hama / Kenali Bahaya, Gejala, dan Cara Mengobati Gigitan Kelabang

Kenali Bahaya, Gejala, dan Cara Mengobati Gigitan Kelabang

Ditulis oleh

Kelabang adalah hewan yang cukup sering kita jumpai di rumah. Hewan ini masuk ke dalam rumah melalui saluran pembuangan air atau pintu maupun jendela yang terbuka. Kelabang sangat suka bersarang di tumpukan barang-barang, tempat yang gelap dan lembab, sampai dengan kamar mandi Anda.

Jangan remehkan hewan yang satu ini karena kelabang dapat menggigit Anda dan menimbulkan rasa sakit. Kenali bahaya, gejala, dan cara mengobati gigitan kelabang yang akan Bacaterus bagikan ini sebagai langkah antisipasi. Jika suatu saat Anda atau kerabat digigit oleh hewan ini, Anda bisa mengambil tindakan yang tepat untuk segera mengobati gigitan kelabang.

Bahaya Gigitan Kelabang

Bahaya Gigitan Kelabang

Hewan dengan jumlah kaki yang banyak ini tidak bisa diremehkan begitu saja. Pasalnya, kelabang menyebarkan bisa atau racun melalui gigitannya. Namun, racun kelabang tidak berbahaya bagi manusia. Mungkin Anda akan merasakan komplikasi setelah digigit kelabang, tapi racun kelabang tidak akan menghilangkan nyawa manusia.

Sebagai contoh, kelabang tertentu yang masuk dalam kelas chilopoda dikenal sebagai kelabang yang cukup berbahaya. Jenis kelabang ini memiliki racun yang disebut venom. Racun ini diproduksi di bagian dasar taring kelabang sehingga ketika menggigit korbannya, racun tersebut dapat dengan mudah tersalurkan ke kulit korbannya.

Pada saat kelabang menggigit kulit korban, kelenjar racun kelabang langsung menyemburkan racunnya melalui saluran bagian depan taring yang bentuknya seperti jarum.

Meskipun racun kelabang tidak masuk berbahaya, Anda harus segera mencari cara mengobati gigitan kelabang setelah Anda digigit oleh hewan ini. Apalagi jika kelabang menggigit Anda di area yang sensitif, tentu saja rasa sakitnya semakin berlipat-lipat.

Gejala Gigitan Kelabang

Gejala Gigitan Kelabang

Sebelum membahas mengenai cara mengobati gigitan kelabang, Bacaterus ingin terlebih dulu mengajak Anda mengenal gejala gigitan kelabang. Seperti yang sudah kami informasikan sebelumnya, racun kelabang tidak berbahaya bagi manusia, tapi dapat menimbulkan komplikasi yang mengganggu. Adapun gejala dari gigitan kelabang adalah sebagai berikut:

  • Area bekas gigitan akan terasa nyeri, bengkak, dan kemerahan.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (kasus ini jarang terjadi).
  • Mati rasa atau kebas di area yang bekas digigit kelabang.
  • Bagi orang yang sangat sensitif atau alergi pada racun kelabang, mereka akan mengalami reaksi anafilaktik berupa kesulitan bernafas, denyut jantung meningkat, dan bengkak di area tenggorokan.
  • Sakit kepala.
  • Mual dan muntah (jarang terjadi).
  • Tubuh terasa lemah.

Dari sekian banyak gejala gigitan kelabang, gejala yang paling umum adalah nyeri, bengkak, dan kemerahan di area bekas gigitan kelabang. Namun, tidak menutup kemungkinan jika Anda juga mengalami gejala lainnya. Tak perlu mengambil risiko dengan membiarkan bekas gigitan kelabang, segera temukan cara mengobati gigitan kelabang secepat mungkin.

Cara Mengobati Gigitan Kelabang

Cara Mengobati Gigitan Kelabang

Gigitan kelabang memang tidak akan membunuh Anda. Namun, sudahkah Anda siap dengan sekian banyak gejala yang mungkin akan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari? Berikut adalah cara mengobati gigitan kelabang secara medis.

  • Bersihkan area kulit yang digigit kelabang di bawah air yang mengalir. Untuk membersihkan racunnya, basuh bekas gigitannya dengan sabun antiseptik dan bilas kembali sampai residu sabunnya hilang.
  • Kompres dengan air dingin selama 10 menit untuk mengurangi rasa nyeri. Apabila nyerinya masih terasa, kompres kembali area bekas gigitan kelabang tersebut.
  • Obati dengan obat antiseptik (sejenis Betadine) atau alkohol agar bekas gigitan kelabang tidak menimbulkan infeksi pada kulit.
  • Apabila rasa nyeri bekas gigitan kelabang sangat tidak tertahankan, beli obat anti-nyeri (paracetamol) yang dijual bebas di apotik. Obat ini biasanya merupakan obat oral tapi dapat meredakan nyeri bekas gigitan kelabang.
  • Oleskan salep atau krim yang mengandung kortikosteroid jika bekas gigitan kelabang menimbulkan gatal atau ruam.

Cara mengobati gigitan kelabang ini merupakan pertolongan pertama yang harus Anda lakukan ketika diri sendiri atau orang lain baru saja digigit kelabang. Akan tetapi, jika korban gigitan kelabang merasakan gejala yang tidak lazim, seperti mual dan muntah terus menerus ditambah suhu tubuhnya jadi meningkat, maka segera bawa korban ke IGD untuk mendapatkan pertolongan medis yang lebih mumpuni.

Cara Meredakan Nyeri Gigitan Kelabang Secara Tradisional

Cara Meredakan Nyeri Gigitan Kelabang Secara Tradisional

Selain cara medis, ternyata ada cara mengobati gigitan kelabang secara tradisional. Cara ini bukan untuk mengobati, lebih tepatnya hanya untuk meredakan nyeri akibat gigitan kelabang. Gunakan bahan-bahan berikut ini untuk mengatasi nyeri akibat gigitan kelabang:

  • Minyak Tawon

Minyak serbaguna ini dapat dioleskan pada area bekas gigitan kelabang untuk mengecilkan pembengkakan. Minyak tawon juga berkhasiat untuk meredakan nyeri. Meskipun demikian, pengobatan medis lebih dianjurkan ketimbang hanya mengolesi minyak tawon saja.

  • Biji Asam Jawa

Satu lagi pengobatan tradisional yang banyak digunakan oleh orang-orang zaman dulu untuk mengobati gigitan kelabang, yakni dengan menggunakan biji asam jawa. Biji asam jawa ditumbuk sampai halus, lalu taburkan bubuk ini ke kulit yang digigit kelabang.

Komplikasi Gigitan Kelabang

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Sejatinya, gigitan kelabang mungkin terlihat sepele, tetapi gigitan tersebut dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. Agar Anda tidak menyepelekan gigitan kelabang, kenali komplikasi yang mungkin terjadi setelah digigit kelabang:

  • Tetanus

Gigitan kelabang dapat menimbulkan infeksi yang berujung pada tetanus. Tentu saja tetanus adalah kondisi yang tidak dapat disepelekan begitu saja. Korban yang terinfeksi akibat gigitan kelabang harus segera mendapatkan perawatan dari pihak medis dan jika perlu harus diberikan suntikan tetanus.

  • Gangguan Fungsi Jantung

Apabila kelabang menggigit orang yang sensitif atau memiliki alergi terhadap racunnya, maka orang tersebut akan mengalami jantung berdetak lebih cepat. Detak jantung yang abnormal ini dapat membahayakan kesehatan jantung. Lama kelamaan orang tersebut detak jantungnya akan melemah dan mengalami gangguan fungsi jantung.

Oleh karena itu, apabila orang yang baru digigit kelabang merasa mual, sakit kepala, dan jantung berdetak lebih cepat, segera bawa orang tersebut ke IGD untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pada beberapa kasus, orang yang digigit kelabang akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Hal ini disebabkan karena tubuh membentuk antibodi untuk mencegah racun kelabang menimbulkan infeksi pada bagian tubuh lainnya.

Kondisi orang yang mengalami pembengkakan kelenjar getah bening akibat gigitan kelabang akan berangsur-angsur pulih dengan sendirinya. Namun, jika dalam waktu 24 jam kondisi korban tidak menjadi lebih baik, bawalah korban ke IGD.

Bahaya, gejala, komplikasi, dan cara mengobati gigitan kelabang ini bisa membantu Anda segera bertindak dengan tepat ketika digigit oleh hewan tersebut. Namun, perlu Anda ingat bahwa tidak semua orang mengalami gejala atau komplikasi akibat gigitan kelabang. Ada orang-orang yang kebal sehingga tidak merasakan gejala atau komplikasi apapun setelah digigit kelabang.

Sebagai langkah antisipasi agar tidak digigit kelabang, sebaiknya usir hewan ini dari rumah Anda dengan cara-cara yang ada di artikel cara mengusir kelabang yang masuk ke rumah.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment