Bacaterus / Nutrisi Anak / 7 Cara Mengkonsumsi Minyak Ikan yang Benar untuk Kesehatan

7 Cara Mengkonsumsi Minyak Ikan yang Benar untuk Kesehatan

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 April 2019

Pernah mendengar tentang sejumlah manfaat minyak ikan? Kabarnya minyak yang berasal dari hati ikan cod ini memang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Namun, banyak orang yang enggan minum minyak ikan karena tidak tahan terhadap bau amis ikan yang menyengat.

Mengingat minyak ikan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, maka sangat disayangkan jika Anda tidak mau mengonsumsi minyak ikan secara teratur. Bacaterus akan memberikan panduan cara mengkonsumsi minyak ikan yang benar untuk anak maupun dewasa. Di tulisan ini, Anda juga bisa mencari tahu mengenai cara mengonsumsi minyak ikan tanpa bau amis.

7 Cara Mengkonsumsi Minyak Ikan yang Benar

1. Pilih suplemen kapsul atau cair

Pilih suplemen kapsul atau cair Cara Mengkonsumsi Minyak Ikan yang Benar

Dewasa ini, minyak ikan dikemas dalam bentuk kapsul maupun cair. Suplemen cair memiliki rasa minyak ikan yang lebih kuat, sehingga bagi sebagian orang aroma dan rasanya cukup mengganggu. Akan tetapi, suplemen cair cepat larut dalam organ pencernaan dan darah.

Sementara itu, suplemen kapsul tidak berbau dan umumnya berbentuk softgel. Anda bisa langsung menenggak suplemen kapsul tanpa terganggu dengan rasa dan bau amis minyak ikan. Cara mengkonsumsi minyak ikan yang benar adalah memilih bentuk suplemen minyak ikan yang paling nyaman untuk dikonsumsi.

2. Periksa label kandungan pada kemasan

Periksa label kandungan pada kemasan

Sebelum membeli produk minyak ikan, sebaiknya periksa label kandungan pada kemasan. Kami lebih menyarankan Anda untuk mengonsumsi suplemen yang sudah terdaftar di BPOM karena lebih terjamin keamanannya. Pada umumnya, suplemen minyak ikan juga dikombinasikan dengan Vitamin A dan D.

Sebagai konsumen, Anda harus cermat akan hal ini karena sejatinya kita tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi vitamin. Orang dewasa tidak memerlukan Vitamin A lebih dari 10000 IU dan Vitamin D lebih dari 5000 IU setiap harinya. Jadi, pilih minyak ikan yang kandungan Vitamin A dan D-nya tidak lebih dari jumlah tersebut.

3. Konsultasi kepada dokter

Konsultasi kepada dokter

Bila Anda bingung mencari cara mengkonsumsi minyak ikan yang benar, sebaiknya konsultasikan masalah ini kepada dokter Anda. Dokter akan memberi petunjuk waktu yang tepat minum minyak ikan karena bisa saja kondisi kesehatan Anda tidak memungkinkan untuk minum minyak ikan.

Selain itu, jika Anda masih mengonsumsi beberapa obat tertentu, maka Anda harus menanyakan kepada dokter apakah minyak ikan aman diminum bersama dengan obat tersebut. Namun, ada beberapa kondisi kesehatan yang justru aman jika dibarengi dengan konsumsi minyak ikan. Misalnya, obat hipertensi akan jadi lebih efektif jika dikonsumsi bersama dengan minyak ikan.

4. Konsumsi sesuai dosis yang tepat

Konsumsi sesuai dosis yang tepat

Meskipun memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan, minyak ikan harus dikonsumsi sesuai dosis yang tepat. Dosis minyak ikan bagi orang dewasa tidak lebih dari 3 gram sehari. Sementara untuk anak dosisnya kurang dari 2 gram sehari.

Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa kandungan minyak ikan dalam setiap suplemen berbeda-beda. Ada suplemen yang 1 kapsulnya hanya mengandung 1 gram minyak ikan. Oleh karena itu, kembali lagi ke poin kedua yaitu periksa kandungan minyak ikan pada suplemen yang Anda beli. Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan lebih dari dosis yang dianjurkan dapat menyebabkan beberapa efek samping.

5. Ketahui efek samping konsumsi minyak ikan

Ketahui efek samping konsumsi minyak ikan

Konsumsi minyak ikan bukan berarti tanpa efek samping. Walaupun Anda sudah menerapkan cara mengkonsumsi minyak ikan yang benar, Anda perlu mengetahui bahwa minyak ikan memiliki efek samping. Efek samping minyak ikan antara lain adalah sendawa, bau mulut, penyakit maag, dan juga mimisan.

Apabila Anda mengonsumsi minyak ikan dengan dosis lebih dari yang ditentukan, maka ada beberapa efek samping yang lebih serius seperti pendarahan, pembekuan darah, mual, dan diare. Namun, apabila Anda sudah berkonsultasi dengan dokter dan mengonsumsi minyak ikan sesuai dosis yang ditentukan maka tidak akan terjadi apa-apa pada diri Anda.

6. Kondisi yang tidak aman untuk mengonsumsi minyak ikan

Kondisi yang tidak aman untuk mengonsumsi minyak ikan

Tidak semua orang dapat mengonsumsi minyak ikan, terutama minyak hati ikan cod. Pasalnya, ada beberapa kondisi kesehatan yang diklaim tidak aman untuk mengonsumsi minyak ikan. Misalnya, seseorang yang hipersensitif, alergi seafood, penderita kanker payudara dan prostat atau penderita penyakit jantung.

Di samping itu, wanita hamil dan menyusui juga sebaiknya menghindari konsumsi minyak ikan terlebih dahulu. Jika Anda sendiri tidak yakin dengan kondisi kesehatan diri sendiri untuk mengonsumsi minyak ikan, bertanyalah kepada dokter Anda sebelum mengonsumsinya.

7. Campurkan pada makanan dan minuman

Campurkan pada makanan dan minuman

Apakah Anda salah satu dari sekian banyak orang yang merasa terganggu dengan aroma dan rasa amis dari minyak ikan? Jangan jadikan hal ini sebagai halangan untuk tetap mengonsumsi minyak ikan. Cara mengkonsumsi minyak ikan yang benar tanpa terganggu dengan aromanya adalah mencampurkan minyak ikan pada makanan dan minuman.

Campurkan minyak ikan cair ke dalam jus buah atau salad yang akan dimakan. Jika tidak tahan dengan rasa dan aromanya, kombinasikan minyak ikan dengan madu yang manis dan aromanya harum. Manfaat madu dan minyak ikan ini benar-benar luar biasa bagi kesehatan Anda.

Tips memilih minyak ikan berkualitas

Tips memilih minyak ikan berkualitas

Selain mengetahui cara mengkonsumsi minyak ikan yang benar, Anda juga harus mengetahui beberapa tips penting dalam memilih minyak ikan berkualitas. Simak tipsnya berikut ini.

  • Transparasi kandungan di label

Ketika membaca label di kemasan minyak ikan yang Anda beli, coba cek jumlah kandungan EPA dan DHA yang terdapat di dalamnya. EPA dan DHA adalah bagian dari Omega-3 yang berfungsi untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Kandungan EPA + DHA ini minimal adalah 1 gram. Anda juga harus mencari tahu jenis ikan yang digunakan dalam suplemen ini. Ikan cod adalah yang paling populer, meskipun ada beberapa merk suplemen yang menggunakan salmon, sarden, atau anchovies.

  • Proses manufaktur dan lokasi

Proses pembuatan dan pengemasan minyak ikan sangat penting untuk menjamin kualitas minyak ikan yang akan Anda konsumsi. Usahakan memilih produk yang memiliki label grade farmasi manufaktur yang membutuhkan GMP. Fasilitas GMP biasanya diperuntukkan obat dengan kontrol yang kuat. Selain itu, pilih suplemen yang pabriknya dekat dengan sumber ikan untuk menjamin kesegaran ikan yang digunakan.

  • Sumber ikan

Perhatikan sumber ikan yang dipakai untuk membuat suplemen minyak ikan. Informasi mengenai lokasi sumber ikan biasanya dicantumkan pada kemasan. Ikan yang diternakkan memiliki kandungan asam lemak Omega-3 yang rendah. Sementara itu, jika sumber ikan berasal dari laut Arctic dianggap memiliki Omega-3 tinggi dan belum tercemar oleh limbah beracun.

Nah jika Anda masih belum yakin memilih minyak ikan yang cocok, silakan simak rekomendasi kami mengenai merk minyak ikan yang bagus ini.

Serba-serbi cara mengkonsumsi minyak ikan yang benar ini dapat membantu Anda untuk mengoptimalkan manfaat dari minyak ikan. Perhatikan juga tips dalam memilih minyak ikan yang berkualitas agar Anda tidak membeli minyak ikan dengan mutu yang kurang bagus. Untuk kesehatan diri sendiri dan keluarga tentu Anda menginginkan produk minyak ikan yang terbaik, bukan?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

3 pemikiran pada “7 Cara Mengkonsumsi Minyak Ikan yang Benar untuk Kesehatan”

  1. APAKAH DENGAN MEMINUM MINYAK IKAN BESERTA KULITNYA MEMBERIKAN REAKSI UNTUK KITA

    • Tidak juga. Yang memberikan efek adalah minyak ikannya.

Tinggalkan komentar