Ditulis oleh - Diperbaharui 17 Januari 2019

Untuk yang lagi mencari lowongan pekerjaan, job fair bisa jadi jawabannya. Di sinilah tempatnya para perusahaan yang mencari tenaga kerja membuka pintu. Tidak heran kalau job fair selalu ramai pengunjung.

Ajang yang satu ini menjadi ajang wajib yang kerap didatangi mahasiswa yang baru lulus. Selain cukup menjanjikan, acara seperti ini juga menghemat waktu. Kita nggak perlu repot-repot pergi dari satu kantor ke kantor lainnya, karena di dalam satu area ini ada banyak perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan.

Sekali masuk, kita bisa menemukan banyak lowongan pekerjaan. Selain menghemat waktu, juga menghemat tenaga. Kita bisa mencoba mengajukan lamaran ke beberapa perusahaan sekaligus.

Kamu yang belum pernah ikut acara seperti sebelumnya mungkin bingung, bagaimana caranya ikut job fair? Tenang, artikel ini akan mengupas apa saja yang perlu dilakukan sebelum kamu ikut job fair.

10 Hal yang Harus Dilakukan Saat Job Fair

1. Cari Informasi

* sumber: unsplash.com

Sekarang mencari informasi sudah semakin mudah. Kamu bisa melakukannya sambil tidur-tiduran di kamar. Jangan malas meluangkan waktu untuk mencari informasi sedetil mungkin. Ini demi kelancaran karir kamu juga.

Sebelum melakukan persiapan selanjutnya, silakan cari informasi sebanyak mungkin, serinci mungkin supaya peluang diterima bekerja semakin besar. Jangan sungkan untuk bertanya kalau memang ada yang belum kamu pahami. Lebih baik bertanya daripada nantinya tersesat, kan?

2. Buat CV yang Menarik

Buat CV yang Menarik

* sumber: unsplash.com

Setiap perusahaan yang profesional pasti mengharuskan kamu untuk membuat CV. Maka, penting adanya untuk membuat CV semenarik mungkin supaya peluang diterimanya semakin besar. Perlu diingat, yang melamar ke perusahaan bukan cuma kamu seorang, apalagi di acara seperti ini.

Nanti, kamu harus bersaing dengan banyak pelamar kerja lainnya. Hal pertama yang akan menentukan langkah selanjutnya adalah CV. Di internet ada banyak sekali contoh-contoh CV yang menarik. Dengan niat yang kuat kamu tinggal menyesuaikannya saja supaya CV yang kamu buat sesuatu dengan karaktermu dan karakter perusahaan yang kamu incar.

Selain CV, ada juga yang disebut dengan resume. Dua hal itu sangatlah berbeda. Nah, agar kamu tidak bingung antara membuat CV atau resume, kamu bisa baca Perbedaan CV dan Resume ini. Tentukan mana yang lebih pas untukmu dan untuk perusahaan yang akan kamu lamar.

3. Penuhi Syarat Khusus

* sumber: unsplash.com

Terkadang ada beberapa perusahaan yang memberi syarat khusus. Maka dari itu, penting adanya mencari informasi yang rinci. Apalagi kalau kamu sudah punya target sendiri ingin melamar ke mana. Kalau mereka meminta syarat khusus, penuhi sebaik mungkin.

Syarat ini pasti berbeda tergantung perusahaan dan posisi yang kamu tuju. Jadi, kamu butuh effort lebih kalau memang ingin diterima bekerja. Syarat khusus ini biasanya berhubungan dengan posisi yang ditawarkan. Misalkan kamu ingin melamar sebagai desainer grafis, lalu perusahaan meberikan syarat lima proyek terakhir yang kamu kerjakan, maka kamu harus penuhi syarat itu.

4. Bawa Persiapan Lebih

* sumber: unsplash.com

Di sana, akan ada banyak sekali perusahaan yang mungkin belum kamu kenal. Bisa jadi kamu sudah punya tujuan sendiri dan memenuhi syarat-syarat yang diminta, namun ada baiknya kamu punya persiapan lebih. Siapa tahu di sana ada perusahaan yang menarik hatimu jadi kamu nggak perlu repot lagi kalau ingin mencoba melamar.

Dokumen-dokumen penting untuk melamar kerja sebaiknya dipersiapkan dengan jumlah yang lebih banyak. Lebih baik repot sebelum berangkat ke sana daripada repot ketika sudah sampai di sana. Jadi, ketika menemukan perusahaan yang menarik perhatian, kamu bisa langsung mengajukan lamaran.

5. Cukup Istirahat

* sumber: unsplash.com

Ini bukan tamasya atau hura-hura yang seperti akan menguras energi. Namun jangan salah, ikut job fair itu lumayan melelahkan, maka akan lebih baik kalau kamu dalam kondisi yang baik. Istirahat cukup, tidur cukup, supaya ketika pergi kamu bisa tampil prima.

Kondisi tubuh juga akan mempengaruhi pikiran kamu. Kalau tubuhmu kurang segar pada saat itu, kamu akan kehilangan fokus. Jangan sampai karena kurang istirahat kesempatan kamu untuk mendapatkan pekerjaan juga ikut berkurang.

6. Berpenampilan Rapi

* sumber: unsplash.com

Pada saat job fair, memang kamu belum sepenuhnya masuk ke dunia kerja. Namun, kamu sudah harus memperhatikan penampilan. Kalau biasanya kamu pergi kuliah cuma memakai celana jeans dan kaus, cobalah untuk tampil lebih rapi, minimal berkemeja.

Berpenampilan rapi juga menunjukkan keseriusan kamu. Seperti menjadi sebuah penegasan kalau kamu layak diberikan kesempatan. Kamu juga akan terlihat lebih siap dan profesional ketika berpenampilan rapi. Nggak perlu pakaian baru, tetapi pakailah yang terbaik yang ada di lemari bajumu.

7. Cari Kenalan Baru

Cari Kenalan Baru

* sumber: unsplash.com

Kamu akan bertemu dengan banyak orang yang punya tujuan sama. Sayang sekali kalau kamu cuma menyendiri atau berkumpul bersama orang-orang yang sudah kamu kenal. Ini waktu yang tepat untuk memperluas pergaulan, menambah kenalan. Setelah kamu memasuki dunia kerja, punya banyak kenalan akan sangat memudahkan.

Bersama mereka kamu bisa bertukar pikiran, pengalaman, dan pengetahuan. Bukan nggak mungkin juga nantinya kamu akan bekerja pada bidang yang sama. Untuk kamu yang masih sungkan berkenalan dengan orang asing, ayo berlatih! Demi kelancaran karirmu kemudian.

8. Bawa Perlengkapan Pendukung

* sumber: unsplash.com

Alat tulis, buku catatan, map atau amplop ekstra adalah beberapa di antara perlengkapan pendukung yang harus kamu perhatikan. Sesuatu yang nggak dijadikan syarat tetapi sepertinya akan dibutuhkan di sana. Penuh persiapan jauh lebih baik daripada kurang persiapan. Meskipun mungkin hal-hal yang kamu persiapkan nantinya tidak terpakai.

Kamu nggak tahu apa yang akan terjadi di sana, daripada harus repot ketika sudah sampai di sana lebih baik kalau kamu repot duluan sebelum pergi, kan? Kalau perlu buat daftar apa saja yang sekiranya akan diperlukan. Jangan lupakan hal-hal sepele, seperti klip, gunting, pulpen dan yang lainnya.

9. Percaya Diri

Percaya Diri

* sumber: unsplash.com

Kepercayaan diri sangat dibutuhkan di dunia kerja. Beberapa perusahaan mungkin akan langsung melakukan wawancara pada hari itu juga. Jadi alangkah baiknya kalau ketika sampai di sana, kepercayaan dirimu sudah siap. Jangan khawatir soal wawancara, kamu bisa menghadapinya dengan ikuti 10 Tips Menghadapi Interview Kerja ini.

Di sana kamu harus bisa menjual dirimu kepada perusahaan yang kamu incar. Tanpa kepercayaan diri, semua yang kamu tuliskan di surat lamaran akan sia-sia belaka. Jangan sampai kamu kehilangan kesempatan karena kurang percaya diri.

10. Berani Mencoba

* sumber: unsplash.com

Di sana, kamu akan menemui banyak perusahaan yang masih asing di telingamu. Kalau mereka menawarkan posisi yang sekiranya cocok dengan keterampilanmu, cobalah dulu. Jangan sungkan cuma karena kamu belum pernah mendengar apa-apa soal perusahaan itu.

Berani mencoba hal baru mendekatkan kamu dengan mimpimu. Perusahaan besar yang terkenal belum tentu cocok untukmu, bisa jadi malah perusahaan kecil yang masih berusaha berkembang yang cocok untukmu. Maka, beranikan dirimu untuk mencoba setiap peluang yang ada, sekecil apapun itu.

Cara-cara di atas nggak sulit untuk dipraktikan. Jadi, pastikan kalau kamu mempraktikan bukan cuma membacanya saja, ya. Mungkin ada rasa malas, atau kamu berpikir akan sangat merepotkan. Percayalah, semua yang kamu usahakan akan sepadan.

Mencari peluang kerja bisa jadi mudah, bisa jadi juga sangat susah, tergantung sekeras apa kamu rela berusaha. Kalau ada hal yang perlu dituliskan, kamu bisa menuliskannya di kolom komentar. Kamu boleh menambahkan, bertanya, atau sekadar bercerita.

Kita ada di sini untuk berbagi karena itulah yang membuat kita hidup. Kita juga nggak akan pernah tahu kebaikan akan yang akan datang di kemudian hari. Jadi, jangan sungkan untuk berbagi dengan tulisan, karena itu akan menjadi rantai yang tidak akan pernah putus.