Bacaterus / Lintah / 8 Cara Menghentikan Darah Bekas Gigitan Lintah dengan Cepat

8 Cara Menghentikan Darah Bekas Gigitan Lintah dengan Cepat

Ditulis oleh - Diperbaharui 20 Februari 2019

Ancaman lintah memang lebih sering dijumpai ketika kita berada di alam bebas. Namun, terkadang hewan penghisap darah ini juga bisa muncul di dalam atau di sekitar rumah. Pasca banjir, biasanya lintah juga bisa berada di pemukiman penduduk lantaran terbawa air sungai yang meluap. Anda harus hati-hati jika rumah Anda sering mendapat musibah banjir akibat luapan air sungai ini.

Sejatinya, kita bisa membasmi lintah dengan mudah. Namun, bagaimana jika sudah terlanjur digigit lintah? Konon, lintah yang sedang menempel erat di kulit tidak boleh langsung dicabut karena darahnya bisa meluber ke mana-mana. Anda cukup menaburkan garam saja ke lintah, maka hewan tersebut akan lepas dan jatuh dengan sendirinya.

Ketika lintah sudah berhasil dilepaskan, Anda hanya perlu mencari cara menghentikan darah bekas gigitan lintah. Bacaterus akan memberikan beberapa cara alami dan sederhana yang bisa Anda pakai untuk menghentikan pendarahan yang disebabkan oleh gigitan lintah.

8 Cara Menghentikan Darah Bekas Gigitan Lintah

1. Daun Bandotan

Daun Bandotan Cara Menghentikan Darah Bekas Gigitan Lintah

Tanaman bandotan adalah sejenis gulma pertanian yang tumbuh liar di dekat ladang persawahan. Dinamakan bandotan karena tanaman ini mengeluarkan aroma yang sama seperti bau prengus pada tubuh kambing. Bandotan bisa menjadi bahan alami untuk menghentikan pendarahan di kulit akibat gigitan lintah.

Cara menghentikan darah bekas gigitan lintah dengan daun bandotan adalah ambil sehelai daunnya, lalu linting secara perlahan-lahan tetapi jangan sampai daunnya robek. Setelah itu, buka gulungan daun bandotan tadi dan letakkan daun di bekas luka yang masih mengeluarkan darah. Apabila darahnya masih mengalir, ulangi cara ini hingga 2-3 kali dengan menggunakan daun bandotan yang baru.

2. Getah Pisang

Cara Menghilangkan Getah Pisang di Kulit

Terapi pengobatan dengan media lintah memang sedang sangat populer akhir-akhir ini. Lintah akan sengaja ditempelkan pada kulit untuk menyedot darah kotor yang konon merupakan sumber penyakit. Pelaku pengobatan dengan media lintah ini membagikan cara mengobati bekas gigitan pacet atau lintah dengan memanfaatkan getah pisang.

Jadi, getah pisang yang masih segar diteteskan pada kapas, lalu kapas tersebut ditekan pada bekas gigitan lintah selama kurang lebih 5 menit. Ulangi cara ini sampai 2-3 kali agar pendarahannya benar-benar berhenti. Terakhir, ambil kapas baru yang sudah diteteskan dengan getah pisang, lalu gunakan plester untuk menutup luka tersebut dengan kapas berlumur getah pisang tadi.

3. Tepung Maizena

Digigit Lintah

Tepung maizena juga bisa menjadi bahan alami sebagai pertolongan pertama untuk menghentikan pendarahan akibat gigitan lintah.

Ketika lintah sudah berhasil dilepaskan dari kulit, segera taburkan bubuk tepung maizena secukupnya. Tekan secara perlahan pada kulit, tetapi Anda harus hati-hati agar tepung ini tidak menimbulkan goresan tambahan pada luka tersebut. Jika luka sudah berhenti, segera basuh kulit yang diberi tepung maizena tadi dengan air bersih.

4. Teh Celup

Teh Celup

Cara menghentikan darah bekas gigitan lintah ternyata sangat mudah. Anda bisa memanfaatkan teh celup bekas yang sudah tidak terpakai. Akan tetapi, pastikan dulu bahwa teh celup tersebut tidak dalam keadaan panas karena bisa membuat luka semakin melepuh.

Rendam teh celup di air dingin terlebih dahulu, tekan kantong tehnya untuk meniriskan air. Selanjutnya, kompres bekas luka yang masih mengeluarkan darah dengan menggunakan teh celup selama beberapa menit. Pendarahan akan berhenti dengan sendirinya setelah dikompres dengan teh celup ini.

5. Es Batu

Cara Mempercepat Es Batu Membeku

Sejatinya, air liur lintah memang mengandung zat alami untuk menghentikan pendarahan akibat bekas gigitannya. Akan tetapi, jika lintah dicabut dengan paksa, maka bekas gigitannya tersebut pasti akan mengeluarkan darah lantaran air liurnya tidak sempat menghentikan pendarahan.

Ambil es batu untuk membekukan pendarahan akibat gigitan lintah tersebut. Kompres luka dengan es batu sampai pendarahannya berhenti. Setelah berhenti, segera bersihkan luka dengan air bersih, lalu langsung diplester atau diberi obat antiseptik untuk mencegah infeksi.

6. Kaca

Kaca

Salah satu bahaya lintah adalah, hewan ini dikenal sebagai hewan penghisap darah. Tak tanggung-tanggung, setelah menghisap darah, bobot lintah bisa bertambah 5 kali lipat dari bobot awalnya. Nah, bisa Anda bayangkan berapa banyak darah yang disedot oleh seekor lintah jika bobotnya saja bisa bertambah 5 kali lipat?

Salah satu media yang dapat menghentikan pendarahan akibat gigitan pacet adalah kaca. Jadi, Anda hanya perlu mengambil sebuah gelas kaca bening, lalu tempelkan bagian dasar gelas ke luka yang masih mengeluarkan darah.

Usut punya usut, kaca mengandung elektro-negatif yang dapat mengaktifkan proses pembekuan darah secara alami. Apabila pendarahannya sudah berhenti sebaiknya segera obati lukanya agar tidak menjadi infeksi.

7. Sarang Laba-laba

Sarang Laba-laba

Cara menghentikan darah bekas gigitan lintah yang satu ini menggunakan bahan yang bisa terbilang ekstrem. Namun, cara ini bisa Anda coba ketika Anda digigit lintah di alam bebas dan tidak sempat membawa obat antiseptik atau bahan-bahan lainnya yang kami sebutkan di sini.

Manfaatkan sarang laba-laba untuk menghentikan pendarahan ketika Anda mencabut paksa lintah yang masih menempel di kulit. Ambil sarang laba-laba (usahakan yang sudah tidak ada laba-labanya), lalu gulung dan tempelkan di bekas gigitan lintah. Tekan sarang laba-laba selama beberapa menit untuk menghentikan pendarahan.

Penggunaan sarang laba-laba untuk menghentikan darah bekas gigitan lintah ini hanya bersifat sementara. Anda tetap harus membersihkan luka dengan air bersih.

8. Tawas

Tawas

Tawas biasa digunakan untuk menjernihkan air. Akan tetapi, kali ini kita akan menggunakan tawas untuk menghentikan pendarahan bekas gigitan lintah.

Cukup gunakan sebongkah tawas yang sudah dibersihkan dengan air, lalu gosokkan tawas secara perlahan pada luka yang masih mengeluarkan darah tersebut. Jangan memberikan tekanan pada tawas tersebut, cukup diamkan saja selama beberapa menit maka pendarahan akan berhenti dengan sendirinya.

Pertolongan terbaik untuk menghentikan darah bekas gigitan lintah adalah menggunakan obat antiseptik khusus luka. Pasalnya, pendarahan yang diakibatkan karena gigitan lintah tentu tidak terlalu banyak, sehingga bisa dihentikan dengan menggunakan obat antiseptik.

Tak hanya sekedar menghentikan pendarahan saja, obat luka antiseptik juga bisa mencegah infeksi pada luka gigitan lintah tersebut. Setelah Anda berhasil menghentikan pendarahannya, gunakan plester untuk mencegah luka terkena debu atau kotoran lain.

Semua cara menghentikan darah bekas gigitan lintah ini bisa Anda gunakan. Bahkan, ketika Anda ingin mencoba manfaat lintah untuk pengobatan, Anda bisa menggunakan bahan-bahan di atas untuk menghentikan pendarahan setelah pengobatan.

Lantas, adakah cara menghilangkan gatal bekas gigitan lintah? Tentu saja ada. Anda bisa menggunakan cairan witch hazel untuk mengatasi rasa gatal ketika luka bekas gigitan lintah ini mengering.

Bahkan, witch hazel juga bisa dipakai untuk menghentikan pendarahan ketika lintah menggigit kulit Anda. Sementara untuk bekas luka karena gigitan lintah juga bisa dihilangkan dengan menggunakan obat-obatan tertentu. Anda bisa menemukan merk obat penghilang bekas luka terbaik di artikel ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *