bacaterus web banner retina
Bacaterus / Serba Serbi / 10 Cara Menghemat Uang Belanja untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghemat Uang Belanja untuk Ibu Rumah Tangga

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 29 Mei 2020

Belum akhir bulan tapi uang belanja sudah habis? Wah, mungkin ada yang salah dengan cara Anda mengatur uang belanja. Sebagai ibu rumah tangga, Anda harus lebih cermat dalam mengatur uang belanja. Anda harus pandai mengatur pengeluaran agar semua kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan uang belanja yang tersedia.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan. Terkadang uang belanja sudah keburu habis sebelum jatuh temponya. Nah, Bacaterus ingin berbagi 10 cara menghemat uang belanja untuk ibu rumah tangga yang biasa mengatur uang belanja mingguan atau bulanan. Yuk, jadi lebih hemat dengan cara-cara berikut.

10 Cara Menghemat Uang Belanja

1. Catat Rencana Pengeluaran

Catat Rencana Pengeluaran Cara Menghemat Uang Belanja

Bagi ibu rumah tangga tentu sudah memiliki rencana pengeluaran selama beberapa waktu ke depan, entah itu untuk membayar tagihan listrik, tagihan air, sampai dengan membeli bahan-bahan makanan sehari-hari. Nah, cara menghemat uang belanja adalah mencatat semua rencana pengeluaran Anda.

Catatan ini dapat mencegah Anda mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak perlu. Pastikan catatan tersebut berisi daftar pengeluaran yang memang harus dibeli atau dibayarkan. Rencana pengeluaran ini juga bisa menjadi pengingat agar Anda tidak membeli barang yang sudah dibeli.

2. Pisahkan Uang Sesuai Kebutuhan

Pisahkan Uang Sesuai Kebutuhan

Mengelompokkan uang dalam beberapa amplop adalah cara jitu untuk menghemat uang belanja. Sediakan beberapa amplop sesuai kebutuhan sehari-hari. Misalnya, amplop untuk bahan makanan, amplop untuk bayar tagihan listrik dan air, serta amplop untuk perlengkapan rumah tangga (sabun, shampoo, dll).

Dengan memisahkan uang belanja sesuai kebutuhan, Anda bisa lebih hemat. Setidaknya, semua kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi. Jika ada uang belanja lebih, simpan di amplop tersendiri. Uang belanja ekstra ini bisa Anda pakai untuk memenuhi kebutuhan yang sangat mendesak.

3. Berburu Promo dan Diskon Barang yang Dibutuhkan

Berburu Promo dan Diskon Barang yang Dibutuhkan

Sebagai ibu rumah tangga, kata “promo” dan “diskon” tentu sangat menarik hasrat Anda untuk berbelanja. Akan tetapi, pastikan Anda hanya berburu promo dan diskon barang yang memang benar-benar dibutuhkan.

Misalnya, minggu ini ada promo buah-buahan di supermarket, padahal biasanya Anda berbelanja di pasar tradisional. Tak masalah jika kali ini Anda membeli buah di supermarket, asalkan harga promonya benar-benar lebih hemat.

Hindari berburu promo dan diskon barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Meskipun “promo” dan “diskon” memang menggiurkan, tapi Anda tetap harus bijaksana dalam mengatur pengeluaran uang belanja.

4. Belanja Beberapa Hari Sekali

Belanja Beberapa Hari Sekali

Tahukah Anda bahwa cara menghemat uang belanja bisa dimulai dari hal-hal kecil yang tidak terpikirkan sebelumnya? Sebagai contoh, Anda adalah ibu rumah tangga yang setiap hari berbelanja bahan-bahan makanan ke pasar tradisional. Agar lebih hemat waktu, ongkos, dan tenaga sebaiknya belanjalah beberapa hari atau seminggu sekali.

Bahan makanan bisa disimpan di dalam lemari es agar tetap segar saat akan dimasak. Jadi, Anda tidak perlu khawatir bahan makanan menjadi basi atau tidak segar. Cari tahu cara menyimpan beberapa jenis bahan makanan dalam artikel cara menyimpan daging supaya tahan lama.

5. Memasak Sendiri Lebih Hemat

Memasak Sendiri Lebih Hemat

Suka beli makanan di luar? Jika ingin memulai cara menghemat uang belanja, Anda harus mulai membiasakan diri untuk memasak. Sudah menjadi rahasia umum jika memasak sendiri memang jauh lebih hemat ketimbang membeli makanan di luar.

Nah, mulailah menyusun daftar menu makanan selama seminggu ke depan. Buatlah daftar menu makanan yang bervariasi, mulai dari makanan berbahan dasar sayur, daging, ikan, dan ayam. Jangan melulu memasak menu daging karena hal tersebut merupakan pemborosan.

Sesekali buatlah masakan dari tempe, tahu, atau telur yang dapat membantu penghematan uang belanja. Variasi menu seperti ini bukan hanya menghemat pengeluaran uang belanja, tapi juga menghindari bosan karena menyantap makanan yang itu-itu saja.

6. Bandingkan Sebelum Membeli Sesuatu

Bandingkan Sebelum Membeli Sesuatu

Tak ada salahnya untuk membuat perbandingan sebelum membeli sesuatu. Sebagai contoh, ketika Anda hendak membeli sabun mandi, bandingkan beberapa merk dan pilih yang harganya ekonomis. Barang yang lebih murah bukan berarti murahan, lho. Anda harus pintar-pintar memilih barang murah dengan kualitas yang baik.

Hindari gengsi atau keinginan untuk mengutamakan sebuah merk ternama. Apabila Anda benar-benar ingin berhemat Anda harus membandingkan segala sesuatunya dengan baik. Jangan lupa untuk berbelanja di tempat yang harga barangnya terjangkau supaya Anda bisa lebih berhemat.

7. Utamakan Kebutuhan Rumah Tangga

Utamakan Kebutuhan Rumah Tangga

Terkadang kita pasti ingin membeli pakaian, sepatu, atau barang-barang lain selain kebutuhan rumah tangga. Bila Anda selalu menuruti keinginan hati, maka Anda tidak akan bisa berhemat.

Selalu tanamkan prinsip bahwa kebutuhan rumah tangga adalah hal yang harus diutamakan. Gunakan uang belanja untuk membelanjakan semua kebutuhan rumah tangga terlebih dahulu. Kalau ada sisa, baru Anda bisa menggunakannya untuk hal-hal lain. Akan tetapi, tetaplah bijaksana sebelum membelanjakan uang tersebut, ya!

8. Simpan Nota Pembelian

Simpan Nota Pembelian

Cara menghemat uang belanja dapat mulai dilakukan dengan membiasakan diri menyimpan nota pembelian secara rapi. Nota pembelian bisa menjadi bukti untuk setiap pengeluaran uang belanja Anda. Pasalnya, terkadang seseorang bisa lupa dengan pengeluarannya sendiri. Jadi, kehadiran nota pembelian bisa menjadi bukti ketika Anda mencatat semua pengeluaran uang belanja.

Di samping itu, Anda juga dapat membandingkan harga bulan ini dengan harga bulan lalu melalui nota pembelian. Apabila Anda mendapati ada harga barang yang naik, saatnya Anda mengganti dengan yang lebih murah atau mencari tempat lain yang menjual barang tersebut dengan harga yang lebih murah.

9. Gunakan Tunai, Hindari Kartu Kredit

Gunakan Tunai, Hindari Kartu Kredit

Dewasa ini, kartu kredit bisa diperoleh dengan sangat mudah. Membayar belanjaan atau tagihan dengan kartu kredit juga dapat meningkatkan gengsi.

Sayangnya, kartu kredit adalah pembayaran dengan sistem pakai dulu dan bayar kemudian. Cara seperti ini adalah hutang terselubung. Bahkan, kartu kredit dapat memberikan efek psikologis yang membuat seseorang merasa kaya mendadak, tapi menumpuk hutang.

Jika saat ini Anda terlanjur memiliki kartu kredit, gunakan seperlunya saja. Pakai kartu kredit jika memberikan keuntungan pada Anda. Misalnya, pembayaran dengan menggunakan kartu kredit memungkinkan Anda memperoleh diskon yang cukup besar.

10. Ajak Keluarga untuk Berhemat

Ajak Keluarga untuk Berhemat

Keluarga dapat berperan penting dalam menghemat uang belanja. Ajak seluruh keluarga untuk mendukung usaha Anda dalam menghemat uang belanja. Mintalah mereka untuk menghemat air, mematikan perangkat listrik jika tidak dipakai, dan menghemat penggunaan sabun mandi, shampoo, pasta gigi, dan sebagainya.

Dengan dukungan dari seluruh anggota keluarga, usaha Anda dalam menghemat uang belanja akan jadi lebih mudah. Selain itu, kebutuhan dan tagihan dalam rumah tangga juga jadi lebih irit.

10 cara menghemat uang belanja ini bisa menjadi panduan bagi ibu rumah tangga yang selama ini kesulitan dalam mengatur keuangan rumah tangganya. Dengan berhemat, Anda akan terhindar dari defisit atau hutang yang semakin menyulitkan kehidupan Anda dan keluarga.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram