Bacaterus / Rumah / 5 Cara Sederhana yang Patut Dicoba untuk Menghemat Air PDAM

5 Cara Sederhana yang Patut Dicoba untuk Menghemat Air PDAM

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 Agustus 2019

Perusahaan Daerah Air Minum atau yang sering disingkat dan yang dikenal dengan PDAM merupakan bidang usaha yang bergerak di pendistribusian air bersih bagi masyarakat umum. Kini masyarakat sudah banyak yang menggunakan air PDAM, mungkin kamu juga termasuk salah satu penggunanya.

Penggunaan air PDAM ini memang tidak gratis alias ada biaya yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Tagihan biaya PDAM setiap bulannya pun dapat berbeda tergantung dengan pemakaiannya. Semakin banyak penggunaan air maka semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan. Begitu pula sebaliknya, jika penggunaan air sedikit maka biayanya pun kecil.

Seperti sudah disebutkan diatas, penggunaan air PDAM ini akan berpengaruh pada tagihan air bulanan. Menghemat air PDAM sama dengan menghemat tagihan air PDAM juga. Nah, kali ini Bacaterus akan membahas mengenai tips untuk menghemat air PDAM agar tagihannya tidak membengkak. Berikut 5 cara yang patut kamu coba untuk menghemat air PDAM .

1. Mengatur Penggunaan Air

Pengaturan penggunaan air dirumah memang sangat penting karena kalau kamu tidak bijak menggunakan air bisa-bisa nanti tagihanmu membengkak. Jika kamu memiliki anggota keluarga yang banyak, sudah pasti penggunaan air pun akan banyak. Maka dari itu kamu perlu mengatur penggunaan airnya seperti beberapa cara dibawah ini :

  • Mandi
Penggunaan Air untuk Mandi

* sumber: www.indiependent.co.uk

Kebiasaan banyak orang tanpa sadar sering berlama-lama di kamar mandi, tanpa sadar sudah menggunakan air banyak dan terbuang begitu saja. Apalagi jika kamu hobi menyanyi di kamar mandi coba persingkat waktu mandimu untuk menghindari air yang terbuang tanpa sadar dan menjadi sia-sia.

Biasanya orang yang mandi menggunakan gayung dan air sudah tersedia di bak penampungan air atau ember akan lebih memperhatikan air yang digunakan. Jika kamu mandi menggunakan shower, lebih baik matikan shower jika sedang tidak digunakan. Kemudian nyalakan kembali shower jika memang akan digunakan untuk membilas tubuh, dan gunakanlah secukupnya saja. Gunakanlah shower hemat air juga ya untuk menghemat air.

  • Mencuci Piring

Penggunaan Air untuk Mencuci Piring

Gunakanlah keran hemat air untuk mencuci piring agar air yang keluar bisa menghemat sekitar 30% – 50% karena debit air yang keluar dari keran tersebut lebih efektif dan deras. Keran model ini sudah banyak dijual di toko-toko perkakas baik offline maupun online. Selain itu matikanlah keran wastafel pencucian jika tidak digunakan.

Atau pernahkah kamu melihat seorang pedagang kaki lima semisal baso, baso tahu atau batagor dan lain sebagainya yang menggunakan ember untuk mencuci piring atau mangkuk? Nah, bisa juga kamu mencuci piring dengan cara seperti itu, karena mencuci piring menggunakan dua wadah dapat menghemat penggunaan air.

  • Mencuci Baju
Mencuci Baju

* sumber: www.rubandscrub.co.uk

Jika kamu mencuci baju menggunakan mesin cuci untuk mencuci baju biasanya memerlukan banyak air untuk merendam baju. Ada baiknya tunggu cucian kotormu agak banyak dahulu baru dicuci agar dapat menghemat penggunaan air. Atau jika bisa gunakanlah mesin cuci hemat air yang kini sudah banyak dijual.

Sama halnya jika kamu masih mencuci baju dengan cara manual. Cucilah baju ketika sudah agak banyak dibandingkan mencuci setiap hari tapi hanya sedikit yang dicuci.

  • Memandikan Hewan Peliharaan
Memandikan Hewan Peliharaan

* sumber: www.k9ofmine.com

Jika kamu memiliki hewan peliharaan dan akan memandikan hewan tersebut, kamu bisa melakukan dua aktivitas sekaligus. Caranya adalah dengan memandikan hewan peliharaan di taman rumahmu. Jadi hewan peliharaanmu bersih juga kamu bisa sekaligus menyiram tanaman yang ada di halaman rumahmu deh.

  • Mencuci Kendaraan
Mencuci Kendaraan

* sumber: www.odishabytes.com

Sama halnya dengan memandikan hewan peliharaan, ada baiknya kamu mencuci kendaraanmu di taman rumah agar airnya bisa digunakan untuk menyiram tanaman juga. Untuk penggunaan airnya lebih baik kamu menggunakan ember agar bisa mengirit penggunaan air.

Namun jika kamu menggunakan selang air sebaiknya kamu gunakan pressure washer untuk menghemat penggunaan air. Biasanya selang ini digunakan juga di tempat jasa pencucian kendaraan. Karena diyakini dengan menggunakan selang tersebut dapat menghemat penggunaan air.

  • Menyiram Tanaman
Menyiram Tanaman

* sumber: www.goodhousekeeping.com

Agar menghemat air untuk menyiram tanaman kamu bisa memanfaatkan penggunaan air sisa mencuci baju atau piring. Atau bisa juga seperti yang sudah disebutkan di poin atas yaitu mencuci kendaraan di halaman taman rumah supaya air yang digunakan untuk mencuci kendaraan bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

Jika sedang musim kemarau, lebih baik menyiramnya di pagi hari atau di sore hari supaya air yang digunakan untuk menyiram tidak menguap dengan cepat ya. Dan jika sedang musim hujan, biarkan tanaman di rumahmu tersiram secara alami oleh air hujan.

2. Cek Kebocoran Pipa Air

Cek Kebocoran Pipa Air

* sumber: www.aetra.co.id

Jangan sepelekan kebocoran pada pipa atau pun keran air. Walaupun kebocoran air tidak seberapa tetap jangan disepelekan ya. Karena jika diakumulasikan tetesan dari kebocoran itu bisa memakan jumlah yang cukup banyak jika tidak segera diperbaiki. Selain itu air yang bocor dari pipa ataupun keran air tetap akan tercatat pada meteran yang sudah dipasang.

Untuk sementara jika kebocoran terjadi di pipa atau keran air kamu bisa coba untuk menampung kebocoran dari pipa atau keran yang bocor itu supaya airnya tidak terbuang percuma dan dapat digunakan untuk keperluan kamu yang lainnya.

Jika meteran pada alat PDAM tetap bergerak walau tidak ada kebocoran di saluran pipa air atau keran air dan  aliran air di rumahmu sedang mati, segeralah hubungi petugas PDAM untuk pengecekan lebih lanjut dan agar segera dibetulkan jika ada kerusakan.

3. Cek Meteran Pengukur Air

Cek Meteran Pengukur Air

* sumber: www.cermati.com

Air yang digunakan pasti akan tercatat oleh alat meteran pengukur air dari PDAM. Kamu bisa mencoba mencatat penggunaan air apakah sudah sesuai dengan tagihan bulanan atau belum. Karena dikhawatirkan jika tagihanmu membengkak tapi penggunaan air sedikit, kemungkinan ada kebocoran atau ada terjadi kesalahan dari PDAM. Dan jika hal tersebut terjadi, segera hubungi PDAM setempat ya.

4. Tampung Air

Tampung Air

* sumber: www.bhg.com

Ketika sedang musim hujan, lebih baik kamu menampung air hujan tersebut supaya bisa digunakan saat musim kemarau yang akan datang. Jangan lupa juga untuk menutup bak-bak penampungan air supaya tidak menjadi sarang nyamuk untuk bertelur.

Air hujan yang sudah ditampung itu bisa kamu manfaatkan untuk kebutuhan lain seperti untuk mencuci kendaraan baik motor ataupun mobil, menyiram tanaman, ataupun sekedar untuk mengepel lantai rumahmu.

5. Penggunaan Kembali Air yang Sudah Dipakai

Penggunaan Kembali Air yang Sudah Dipakai

* sumber: www.ruvival.de

Reuse water atau penggunaan kembali air yang sudah dipakai ini bisa kamu manfaatkan untuk kebutuhan lain loh. Seperti sudah dijelaskan juga beberapa di poin mengatur penggunaan air.

Jangan buang air rendaman cucian baju, air bekas membilas cucian baju atau piring begitu saja. Karena kamu bisa gunakan air bekas tersebut untuk menyiram tanaman, atau mencuci kendaraanmu juga dengan air itu. Selain kamu bisa menghemat air juga tidak ada air yang terbuang percuma.

Itulah 5 tips menghemat air dan tagihan PDAM. Belum lagi jika air yang dialirkan dari PDAM tidak lancar,  kamu harus pintar dan bijak mengatur penggunaan air. Kalau kamu bisa menghemat penggunaan air PDAM, kamu juga sekaligus menghemat uang bulanan dan juga ikut membantu menghemat air bersih bumi. Jika kamu ingin menghemat pemakaian listrik, kunjungi artikel cara mengakali listrik prabayar ini, ya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar