Bacaterus / Lifestyle / Romansa / Ini Dia 10 Cara Menghadapi Istri Pemarah dan Sensitif

Ini Dia 10 Cara Menghadapi Istri Pemarah dan Sensitif

Punya istri yang sensitif dan pemarah memang harus ekstra sabar. Jika Anda ingin mempertahankan bahtera rumah tangga, maka Anda harus lebih banyak mengalah. Sikap keras sang istri tidak bisa diimbangi dengan sikap yang keras pula. Anda harus lebih melunak dalam menghadapi istri yang pemarah.

Ketika memilih dirinya sebagai istri, Anda harus siap untuk menerima kekurangannya, termasuk sifatnya yang sensitif dan pemarah. Nah, untuk semua para suami sabar yang membaca artikel ini, Bacaterus akan memberikan 10 cara menghadapi istri pemarah dan sensitif tanpa perlu menggunakan emosi berlebihan.

10 Cara Menghadapi Istri Pemarah

1. Jangan Selalu Bertanya, Cari Tahu Penyebabnya

Jangan Selalu Bertanya, Cari Tahu Penyebabnya Cara Menghadapi Istri Pemarah

Pernah mendengar opini mengenai: “wanita adalah makhluk yang sulit ditebak”? Ya, memang betul jika wanita adalah makhluk yang susah ditebak. Namun bagi para kaum hawa, pria lah yang tidak peka. Jadi, ketika sang istri marah, jangan selalu bertanya, “Apa salahku?” Cobalah untuk lebih peka untuk menyadari alasan istri marah.

Pertanyaan mengenai kesalahan diri Anda hanya akan membuat istri bertambah jengkel. Cara menghadapi istri pemarah adalah mencari tahu penyebabnya sendiri. Jadilah pria yang lebih peka untuk mengetahui penyebab istri marah. Kalau Anda sudah mengetahui penyebabnya, Anda bisa memikirkan tindakan selanjutnya.

2. Diam Lebih Baik

Diam Lebih Baik

Semakin Anda membantah dan memberi alasan, istri akan semakin marah. Cara menghadapi istri pemarah adalah diam. Namun, jangan diam terlalu lama karena bisa-bisa si dia semakin marah. Ada saat yang tepat untuk berbicara, tetapi ketika emosi sang istri masih membara maka sebaiknya diam saja terlebih dahulu.

Ketika emosi istri sudah mulai mereda, barulah Anda bisa mengakhiri sikap diam Anda dengan memberi sanggahan atau menjelaskan sesuatu hal. Ingat, jangan terlalu lama diam karena hal tersebut tidak menyelesaikan masalah.

3. Mengalah

Mengalah

Istri yang sering marah memang harus dihadapi dengan kesabaran. Pasalnya, jika Anda berusaha membantah atau memberikan perlawanan, maka situasi akan menjadi semakin panas dan tidak ada pihak yang mau mengalah. Nah, jika Anda ingin keadaan lebih kondusif, sebaiknya Anda mengalah kepada sang istri.

Mengalah bukan berarti kalah. Namun, sikap mengalah Anda ini merupakan jalan untuk menyurutkan emosi sang istri. Dengan mengalah, istri akan menjadi lebih dihargai. Bahkan, lama kelamaan ia akan merasa luluh dengan sikap Anda yang selalu mengalah dan hal tersebut akan berimbas pada frekuensinya marah-marah.

4. Tersenyum Tulus

Tersenyum Tulus

Bagaimana cara menghadapi istri pemarah? Apakah dengan teriakan, makian, atau tamparan? Sebagai pria yang gentleman, Anda tidak pantas membalas amarah istri dengan kekerasan. Cukup tersenyum tulus saat istri marah-marah tak jelas.

Senyuman suami akan membuat istri menjadi lebih tenang karena Anda memberi isyarat bahwa semuanya akan baik-baik saja. Sembari tersenyum, tunjukkan body language yang baik dengan mengelus punggung atau tangan istri. Dengan sentuhan tersebut, istri akan memahami bahwa senyuman Anda bermaksud untuk menenangkan dirinya, bukan memperoloknya.

5. Tidak Memarahi Istri di Depan Orang

Tidak Memarahi Istri di Depan Orang

Kami tahu bahwa sikap pemarah istri Anda yang meledak-ledak mungkin akan membuat diri Anda merasa malu. Bahkan, ketika istri marah di depan orang banyak, Anda pasti menahan malu yang teramat sangat. Akan tetapi, pantang bagi pria sejati untuk memarahi wanita, terutama istrinya sendiri, di depan orang banyak.

Cara menghadapi istri pemarah yang sering meledak-ledak di depan banyak orang adalah berusaha menarik tangannya agak menjauh dari kerumunan dan tenangkan dirinya. Katakan bahwa masalah rumah tangga Anda tidak seharusnya menjadi konsumsi publik. Jika istri tetap bersikeras marah-marah, maka ajak dirinya untuk menjauh dari orang banyak agar Anda dan dia tidak menjadi tontonan orang.

6. Bertanya Baik-baik

Bertanya Baik-baik

Anda memang harus mengalah dan diam ketika istri Anda marah-marah. Namun, itu bukan berarti Anda harus terus menerus diam. Ada kalanya Anda harus mengambil sikap yang tegas dengan bertanya kepadanya secara baik-baik.

Apabila Anda merasa sudah introspeksi diri tapi tetap tidak menemukan penyebab istri marah-marah, maka Anda harus bertanya kepadanya secara langsung. Jelaskan kepadanya bahwa Anda ingin tahu letak kesalahannya dan memperbaiki hubungan kalian. Kalau bertanya baik-baik, insya Allah istri pun juga akan melunak dan mulai membicarakan penyebab amarahnya kepada Anda.

7. Tawarkan Bantuan

Tawarkan Bantuan

Bagi istri yang pemarah, apapun yang dilakukan oleh sang suami pasti salah di matanya. Nah, kalau sudah begini, Anda pasti bingung mencari cara menghadapi istri pemarah. Meskipun bingung, Anda tidak boleh mengacuhkannya karena hal tersebut akan semakin menambah kesal hatinya.

Tips untuk menghadapi istri pemarah adalah berusaha untuk menawarkan bantuan yang meringankan pekerjaannya. Ketika ia sedang mengomel sambil mencuci baju, take over pekerjaan mencuci bajunya dengan kata-kata yang lembut, “Sini biar aku bantuin.” Awalnya istri pasti akan ngedumel sambil bersikeras tidak memberikan pekerjaannya kepada Anda. Namun, dengan sedikit usaha dan perlakuan mesra, istri pasti akan luluh kok.

8. Lebih Banyak Mendengarkan

Lebih Banyak Mendengarkan

Cara menghadapi istri pemarah sebenarnya simpel, kok. Anda hanya perlu menjadi pendengar yang baik untuknya. Jangan sesekali menasihati istri yang sedang marah karena hal itu akan mubazir dan semakin membuatnya kesal.

Dengarkan saja amarahnya sambil memberikan “sinyal” bahwa Anda menyimak setiap pembicaraannya. Suami yang baik pasti akan selalu setia mendengarkan amarah dan keluh kesah istrinya. Bila si istri meminta tanggapan Anda, berikan tanggapan secara hati-hati agar tidak menyinggung perasaannya.

9. Akui dan Minta Maaf

Akui dan Minta Maaf

Jalan keluar untuk menghadapi istri yang pemarah adalah mengaku dan meminta maaf kepada istri. Kalau tidak ada suatu hal yang harus diakui, maka sebaiknya Anda tetap minta maaf kepadanya. Minta maaf adalah cara terbaik untuk segera mengakhiri emosinya.

Bagaimana jika Anda merasa tidak bersalah? Apakah harus meminta maaf kepada istri? Jika Anda ingin hubungan rumah tangga Anda lebih kondusif, mintalah maafnya. Setidaknya Anda sudah menunjukkan diri Anda yang berjiwa besar kepada sang istri.

10. Minta Bantuan Pihak yang Tepat

Minta Bantuan Pihak yang Tepat

Bukankah masalah suami-istri seharusnya diselesaikan berdua saja? Memang benar jika Anda dan istri harus menyelesaikan masalah berdua saja. Akan tetapi, jika Anda sudah merasa stuck dan bingung menghadapi istri yang pemarah, Anda harus berani mengambil sikap dengan meminta bantuan yang tepat.

Temukan orang yang tepat untuk membimbing Anda ke jalan keluar yang baik, bukan orang yang sekedar kepo dengan masalah Anda atau justru menjadi “kompor” bagi Anda. Konsultasikan masalah ini kepada orang tua, sahabat, konselor, atau pemuka agama. Mintalah nasihat kepada mereka yang bijak dalam menghadapi istri yang pemarah ini.

10 cara menghadapi istri pemarah dan sensitif ini bisa menjadi petunjuk bagi Anda yang sudah mulai senewen dengan sifat pemarah sang istri. Bagi Anda yang ingin memiliki rumah tangga yang rukun, cobalah membahagiakan istri tercinta Anda melalui artikel cara membahagiakan istri ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment