Ditulis oleh - Diperbaharui 28 Februari 2019

Bekerja merupakan hal yang dilakukan oleh banyak orang untuk mendapatkan uang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Bekerja biasa dilakukan oleh orang dewasa atau orang yang telah melampaui standar untuk bekerja. Usia bekerja di Indonesia yaitu sekitar 15-64 tahun. Dengan bekerja, seseorang bisa memenuhi kebutuhannya karena bekerja dapat menghasilkan uang.

Untuk mendapatkan pekerjaan, seseorang biasanya melamar pekerjaan pada instansi-instansi tertentu. Meskipun ada pula sebagian orang yang memilih untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri atau yang biasa disebut berwirausaha. Namun, jika kamu adalah tipe orang yang mencari pekerjaan dengan cara melamarnya pada instansi atau perusahaan, biasanya kamu akan diwawancara terlebih dulu.

Interview adalah kegiatan wawancara yang dilakukan oleh pelamar kerja dengan orang instansi yang menangani ketenagakerjaan. Pada interview, biasanya pelamar kerja akan diberikan beberapa pertanyaan yang apabila bisa menjawab dengan baik, maka ia akan lulus dalam tahap interview dan berkemungkinan besar diterima pada instansi tersebut.

Bagi sebagian orang, interview merupakan kegiatan yang sangat harus dihadapi dengan serius. Sehingga tak sedikit orang yang merasa takut, cemas, atau canggung saat melakukan interview kerja. Akan tetapi, dengan rasa takut dan cemas berlebihan saat melakukan interview kerja, akan memperburuk suasana.

Lalu, bagaimana cara menghadapi interview kerja agar berjalan dengan baik dan lancar sehingga berkemungkinan besar dapat diterima pada instansi tersebut? Di bawah ini kami telah merangkum beberapa cara yang harus kamu lakukan saat menghadapi interview kerja. Silakan disimak baik-baik.

10 Tips Menghadapi Wawancara Kerja

1. Persiapkan Mental

* sumber: infoaupair.com

Sebelum melakukan interview kerja ke kantor atau instansi yang dituju, pastikanlah mentalmu siap. Dengan mental yang siap, maka kamu akan siap juga dalam menghadapi semuanya, termasuk menghadapi semua pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan kepadamu oleh pewawancara.

Kamu bisa melewati semuanya dengan baik dan benar juga lancar ketika mentalmu telah siap sebelumnya. Mempersiapkan mental bisa dengan cara berpikiran positif bahwa kamu mampu lulus dalam tahap interview tersebut.

2. Perhatikan Penampilan

* sumber: www.qerja.com

Pakaian yang kamu kenakan juga harus terlihat menarik di depan pewawancara agar ia tertarik dan memberimu nilai lebih. Dengan ini, maka kesempatan untuk diterima pada instansi tersebut menjadi lebih  besar. Pastikan bajumu tak kusut dan telah disetrika terlebih dahulu. Selain itu, pastikan dirimu wangi dan bersih terhindar dari bau yang tidak sedap.

Selain pakaian, pastikan seluruh anggota tubuhmu bersih dari mulai rambut yang tak boleh berantakan hingga ujung kaki yang harus selalu kamu perhatikan kebersihannya. Jika tidak, tentu saja pewawancara akan merasa tidak tertarik dengan penampilanmu sehingga bisa membuatmu gagal dalam proses interview.

3. Datang Lebih Awal

* sumber: glitzmedia.co

Untuk menjadi orang disiplin, seseorang harus pandai mengatur waktu, seperti misalnya datang on time atau tepat pada waktunya. Akan lebih baik lagi, jika seseorang datang lebih awal. Terutama kamu yang akan melakukan interview, maka disarankan untuk datang lebih awal sebelum jam yang telah ditentukan.

Dengan kamu yang datang lebih awal, bisa jadi kamu dinilai sebagai orang yang disiplin dan bisa menjadi nilai lebih untuk dirimu sendiri. Tak ada salahnya kita menunggu satu jam dari pada harus terlambat satu menit. Jika kamu terlambat untuk datang pada waktu yang telah ditentukan, bisa jadi kamu akan segera kehilangan kesempatan interview, lho.

4. Jabat Tangan

* sumber: david-pranata.com

Saat kamu dipersilakan untuk masuk pada suatu ruangan yang menjadi tempatmu interview oleh pewawancara, maka kamu harus melakukan jabat tangan terlebih dahulu agar menambah kesan sopan dan ramah. Hal ini dilakukan sebagai cerminan etika dan sopan santun yang dimiliki.

Jabat tangan ini bisa menjadi awal yang baik agar interview-mu berjalan dengan lancar dan kamu bisa diterima pada instansi tersebut. Saat menjabat tangan, jangan lupa untuk mengucapkan salam, misalnya “selamat pagi” atau “selamat siang.” Duduklah pada kursi yang telah disediakan ketika kamu sudah dipersilakan untuk duduk.

5. Kontrol Diri

* sumber: www.wartamadrasahku.com

Saat interview, kamu juga harus pandai mengontrol diri agar kamu bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik dan tenang. Dengan dirimu yang terkontrol, kamu akan lebih nyaman dan terhindar dari rasa canggung berlebihan yang bisa membuat interview-mu menjadi kurang baik.

Kontrol dirimu sebaik mungkin dan jawablah pertanyaan tanpa terburu-buru agar tidak ada kesalahan saat menjawabnya. Diri yang terkontrol akan membuahkan hasil yang maksimal karena diri yang tenang dapat mengeluarkan kata-kata yang seharusnya dikeluarkan dengan baik dan benar tanpa keambiguan.

6. Jawab Pertanyaan Secukupnya

* sumber: news.efinancialcareers.com

Ketika pertanyaan demi pertanyaan mulai diajukan padamu, maka kamu harus menjawab semua pertanyaan tersebut dengan baik dan benar. Jawablah pertanyaan tersebut menggunakan bahasa yang baik sesuai kaidah. Jawab pertanyaan itu dengan singkat, padat, dan jelas tanpa harus berbelit-belit.

Jawab pertanyaan-pertanyaan secukupnya asalkan mengenai inti dari jawaban yang dibutuhkan. Jika jawaban terlalu panjang bahkan berbelit-belit, maka jawabanmu bisa jadi tak dimengerti oleh pewawancara atau bahkan berbeda makna denganmu. Hal ini bisa mengurangi point-mu dalam menjawab pertanyaan.

7. Tebarkan Senyum

Awali dengan senyuman

* sumber: artikelsenyuman.blogspot.com

Tersenyum merupakan hal yang harus kamu lakukan karena dengan menebar senyum maka dirimu bisa mendapatkan kesan ramah dan nilai lebih untuk diterima di instansi tersebut. Dengan tersenyum, semua orang akan terlihat lebih baik dan menarik. Jangan memasang wajah kecut dan cuek karena bisa menimbulkan kesan yang tidak baik. Jadi, selalu tebarkan senyuman saat interview untuk membuka peluang besar diterima pada instansi yang dituju.

8. Gunakan Bahasa yang Baik dan Benar

Memiliki Bahasa yang Baik

* sumber: aksi.id

Bahasa yang digunakan pun harus bahasa yang baik dan benar sesuai standar. Interview kerja bisa dilakukan dengan berbagai bahasa tergantung di mana kamu melamar pekerjaan tersebut asalkan dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti oleh semua orang.

Tidak diperkenankan menggunakan bahasa gaul atau bahasa tidak baku karena dapat menimbulkan kesan tidak sopan dan kurangnya pemahaman dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar.

9. Tatap mata

* sumber: www.qerja.com

Saat menghadapi interview kerja, terutama sedang mengobrol dan menjawab pertanyaan dengan pewawancara, maka kamu harus menatap matanya agar lebih sopan. Saat komunikasi berlangsung, sorot mata tidak boleh berkeliaran kemana-mana karena itu melanggar aturan saat berkomunikasi.

10. Perlihatkan Semangat untuk Bekerja

Belajar Mencintai Pekerjaan dan Lingkungannya

Rasa semangat dan serius untuk bekerja sangatlah diharapkan oleh pihak instansi. Maka dari itu, tunjukkanlah semangat dan keseriusan untuk bekerja pada instansi tersebut agar dirimu bisa lulus dan bekerja pada instansi yang dituju. Jangan tunjukkan rasa malas, bosan, dan lemas saat interview kerja.

Tunjukan semangatmu untuk mengabdi pada perusahaan tersebut dengan sebaik-baiknya agar pewawancara yakin dan mempercayaimu untuk bergabung pada perusahaannya.

Itu dia beberapa cara untuk menghadapi interview kerja. Ada beberapa hal yang harus kamu lakukan, ada pula beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan saat melakukan interview kerja. Sudah siap untuk bergabung dalam intsansi yang kamu harapkan? Maka ikuti terlebih dahulu tahapan demi tahpannya dengan baik dan benar.

Tapi, kalau kamu masih bingung untuk membuat surat lamaran kerja, maka kamu bisa baca artikel Cara Membuat Surat Lamaran Kerja agar kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Selamat mencoba!