Bacaterus / Guru / Bingung Cara Menghadapi Guru Killer? Ini Tipsnya!

Bingung Cara Menghadapi Guru Killer? Ini Tipsnya!

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Punya guru atau dosen yang killer di sekolah atau kampus? Setiap guru memang memiliki karakter yang berbeda-beda. Kamu tidak perlu membenci guru yang killer karena siapa tahu itu adalah cara untuk membuat murid-muridnya lebih rajin belajar dan berprestasi.

Keberadaan guru killer bukan menjadi penghalang bagi kita untuk mencari ilmu dan meraih prestasi. Jika saat ini kamu bingung mencari cara menghadapi guru killer yang terkesan sentimen dan mudah marah, Bacaterus punya sejumlah tips untuk menghadapi guru yang killer. Yuk, langsung saja simak tipsnya berikut ini!

10 Cara Menghadapi Guru Killer

1. Selalu hadir tepat waktu

Selalu hadir tepat waktu Cara Menghadapi Guru Killer

Cara menghadapi guru killer yang paling sederhana adalah jangan membuat ia marah dengan datang terlambat. Usahakan untuk selalu hadir tepat waktu di setiap mata pelajarannya. Pasalnya, guru seperti ini biasanya tidak akan memberikan toleransi kepada siswanya yang terlambat datang.

So, alangkah baiknya kalau kamu sudah berada di kelasnya sebelum gurumu itu datang. Jangan sampai dia mempermalukanmu di depan kelas dan tidak memperbolehkanmu ikut pelajarannya hanya karena terlambat. Wah, kalau tidak boleh ikut pelajarannya rugi dong kamu jadi tidak mendapatkan ilmu apa-apa!

2. Bersikap sopan dan ramah

Bersikap sopan dan ramah

Percayalah, “mangsa” empuk bagi guru killer adalah anak-anak yang tengil dan suka semaunya sendiri. Jika kamu tidak bisa menjadi murid yang berprestasi setidaknya jadilah murid yang sopan agar tidak memancing amarah gurumu.

Hal ini juga berlaku saat kamu sedang tidak mengikuti kelasnya. Ketika bertemu di luar kelas, sapalah gurumu ini terlebih dahulu. Bila perlu berilah senyum yang paling tulus kepada guru yang selama ini dianggap killer.

3. Jangan takut jika kamu benar

Jangan takut jika kamu benar

Ingat, guru killer bukan monster atau hantu, lho. Jadi, kamu tidak perlu takut saat harus menghadapi guru killer. Apabila ia menyalahkanmu atas hal yang tidak pernah kamu perbuat, jangan takut untuk menghadapinya. Kamu harus berani untuk menegakkan kebenaran jika memang kamu tidak bersalah.

Misalnya, ketika gurumu menuduh kamu menyontek padahal kamu tidak melakukannya, jawablah dengan tetap sopan dan tegas, “Maaf, Bu. Saya tidak pernah melakukannya. Orang tua saya tidak pernah mengajarkan hal seperti itu kepada saya.” Namun sekali lagi keberanian harus ditegakkan jika memang kamu benar-benar tidak bersalah ya, guys!

4. Kumpulkan tugas tepat waktu

Kumpulkan tugas tepat waktu

Tak perlu bingung mencari cara menghadapi guru killer, kamu hanya perlu menghindari cari-cari masalah dengan gurumu tersebut. Kumpulkan tugas-tugas dari beliau secara tepat waktu. Akan tetapi, kerjakan tugasnya dengan baik dan benar agar dia tidak menganggapmu bekerja secara asal-asalan.

Percayalah, dengan mengumpulkan tugas tepat waktu, kamu sudah menghindari masalah dengan guru killer-mu itu. Kalau kamu tidak memahami tugas yang ia berikan, jangan takut untuk bertanya kepadanya. Gurumu juga menjadi tahu bahwa kamu benar-benar serius dalam mengerjakan setiap tugas yang ia berikan.

5. Aktif di kelasnya

Aktif di kelasnya

Guru yang killer akan menaruh respect kepada siswa yang aktif dan tertarik pada materi pelajaran yang ia berikan. Tak ada salahnya jika mulai hari ini kamu menjadi murid yang aktif di kelas. Misalnya, ketika ia meminta seorang siswa mengerjakan soal yang ia berikan, jangan ragu untuk maju dan menyanggupi permintaannya.

Saat gurumu bertanya, “Ada yang mau bertanya?” Kamu bisa menanyakan materi pelajaran yang tidak kamu pahami. Lama kelamaan ia akan menaruh respect padamu. Menjadi aktif di kelas juga tidak memberikan kerugian apapun kepada dirimu, malah kamu akan menjadi semakin cerdas dan berpengetahuan luas.

6. Jadilah murid yang berprestasi

Jadilah murid yang berprestasi

* sumber: www.wikihow.com

Selain menjadi murid yang aktif, kamu juga harus bisa mengambil hati guru killer-mu ini dengan menjadi murid yang berprestasi di setiap mata pelajaran, terutama di mata pelajaran yang ia berikan.

Jika sebelumnya ia tidak memandang sebelah mata pun kepada dirimu, dengan prestasi yang kamu buat ia akan menaruh respect terhadapmu. Bahkan, jika selama ini kamu menjadi murid yang tidak pernah luput dari amarahnya, kini ia akan lebih banyak diam dan menyimpan kagum terhadap prestasi yang telah kamu raih.

7. Tak perlu ragu menawarkan bantuan

Tak perlu ragu menawarkan bantuan

* sumber: tzuchischool.com

Sama seperti ketika kamu melakukan PDKT kepada cewek atau cowok idamanmu, kamu juga harus melakukan PDKT dengan guru yang killer. Nah, cara menghadapi guru killer ini bisa dengan menawarkan bantuan. Ajak serta teman-temanmu untuk turut membantu gurumu agar kamu tidak dinilai caper alias cari perhatian.

Bantuan bisa berupa apa saja yang memang ia butuhkan. Misalnya, ketika hendak keluar kelas ia kesulitan membawa buku berserta tasnya, kamu harus segera tanggap dan menawarkan bantuan untuk membawa sebagian buku-bukunya.

Saat pulang sekolah, kamu melihat guru killer ini menunggu angkot yang tak kunjung datang, kalau kamu membawa sepeda motor atau mobil, cobalah menawarkan bantuan untuk mengantar dia pulang.

8. Ajak diskusi di luar kelas

Ajak diskusi di luar kelas

Guru killer tidak seseram yang kamu bayangkan. Apabila kamu ingin mengambil hatinya, ajaklah ia berdiskusi mengenai pelajaran di luar waktu mengajarnya. Mintalah dengan sopan kepadanya untuk mengajarkan materi yang belum kamu mengerti.

Jangan lupa untuk ajak serta teman-temanmu belajar bersama guru killer tersebut. Akan tetapi, jika ia menolakmu, maka kamu tak perlu membencinya. Anggap saja kamu memang harus berusaha belajar sendiri.

9. Jangan ngobrol, tidur, atau main ponsel di kelas

Jangan ngobrol, tidur, atau main ponsel di kelas

Ngobrol, tidur, dan main ponsel di kelas adalah beberapa tindakan yang sangat dibenci oleh guru yang killer. Ibaratnya, kamu berani bermain-main dengan api jika kamu nekat melakukan tindakan-tindakan yang dibenci oleh gurumu.

Jika tidak ingin terkena “semprot” dari guru killer-mu, hindari aktivitas-aktivitas tersebut saat mengikuti kelasnya. Tekunlah memperhatikan materi yang ia jelaskan. Meskipun selama ini kamu selalu lolos jika ketiduran atau main ponsel di kelas, tapi sebaiknya jangan coba-coba mencari masalah jika kamu tidak ingin dibenci oleh gurumu yang killer itu.

10. Jadikan gurumu sebagai motivasi belajar

Jadikan gurumu sebagai motivasi belajar

Apakah selama ini kamu selalu menjadi bulan-bulan guru killer? Kamu tidak perlu membencinya. Yang harus kamu lakukan adalah mengubah sudut pandangmu terhadap guru yang selama ini dinilai killer. Jika biasanya kamu merasa beliau sentimen terhadapmu, mungkin saja selama ini ia memberikan perhatian khusus kepadamu karena ingin dirimu menjadi siswa yang berprestasi.

Jadikan guru killer-mu itu sebagai motivasi untuk semangat belajar. Percayalah, jika kamu berhasil menjadi murid yang berprestasi, maka gurumu akan menaruh respect terhadapmu.

Itulah 10 cara menghadapi guru killer versi Bacaterus. Guru killer bukan alasan untuk malas belajar atau tidak menyukai mata pelajaran yang memang diajarkan guru tersebut. Kamu harus tetap mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya meskipun gurumu killer. Mulai sekarang, cobalah ikuti cara-cara di atas untuk menghadapi guru killer yang selama ini dinilai kejam oleh siswa-siswanya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *