Bacaterus / FYI / Wajib Tahu! Inilah 6 Cara Menghadapi Gunung Meletus

Wajib Tahu! Inilah 6 Cara Menghadapi Gunung Meletus

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Agustus 2019

Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan dengan meningkatnya aktivitas gunung berapi yang ada di Tatar Sunda, yakni Gunung Tangkuban Perahu. Setelah sebelumnya berita tentang erupsi dari Gunung Agung di Provinsi Bali juga santer terdengar. Tak pelak, kabar tersebut membuat banyak orang yang tinggal di sekitar gunung berapi tersebut panik dan ketakutan. 

Pada kesempatan kali ini, Bacaterus akan membahas mengenai cara menghadapi gunung meletus agar kita semua tahu, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat bencana tersebut akan atau sedang terjadi di wilayahmu. Yuk, simak pembahasan berikut untuk mengetahuinya. 

Ciri-ciri Gunung akan Meletus

Ada beberapa ciri-ciri umum dari gunung api yang akan meletus atau mengalami erupsi. Apa sajakah itu? Berikut pembahasannya.

1. Terjadi Gempa Tremor

gempa tremor cara menghadapi gunung meletus

* sumber: www.batamnews.co.id

Salah satu ciri-ciri paling umum dan mudah dikenali ketika gunung berapi hendak meletus adalah, terjadinya gempa tremor. Gempa tremor sendiri merupakan gempa yang diakibatkan oleh aktivitas vulkanik yang meningkat di sebuah gunung berapi. 

Dikutip dari baliberkarya, gempa tremor sendiri memiliki ragam jenis. Di antaranya adalah gempa tremor harmonic, tremor non- harmonic dan gempa tremor menerus. Gempa tremor harmonic bisa dibilang merupakan gempa beruntun. Misalnya, gempa tremor yang pertama muncul. Nah, gempa tersebut belum selesai, namun sudah terjadi gempa susulan. Gempa tremor harmonic umumnya terjadi di kedalaman yang dangkal dari tubuh sebuah gunung berapi.

Nah, gempa tremor non-harmonic umumnya terjadi di dalam tubuh gunung berapi yang kedalamannya lebih jauh. Dan gempa tremor menerus biasanya menjadi puncak dari kedua gempa tremor tadi. Gempa tremor menerus ini berhubungan dengan aktivitas yang terjadi di permukaan dan menjadi penanda paling akhir sebelum sebuah gunung berapi meletus.

2. Adanya Perubahan Suhu

perubahan suhu cara menghadapi gunung meletus

* sumber: ajikotapurwokerto.or.id

Selain terjadi gempa tremor, saat gunung berapi akan meletus, biasanya suhu di sekitar lokasi gunung tersebut akan naik. Perubahan suhu ini diakibatkan oleh meningkatnya aktivitas magma. Selain berubahnya suhu, suara gemuruh yang terdengar serta adanya debu juga gas yang bersifat vulkanis bisa menjadi pertanda sebuah gunung berapi akan meletus, lho.

3. Mata Air Kering

mata air kering

* sumber: kupang.tribunnews.com

Meningkatnya aktivitas gunung berapi bisa membuat mata air menjadi kering. Menurut penuturan dari ilmugeografi, menguapnya air tanah dan keringnya sumber mata air ini diakibatkan oleh panas yang dihasilkan magma yang posisinya tak jauh dari permukaan tanah. 

4. Perubahan Perilaku pada Hewan

Harimau Sumatera

Di antara ketiga ciri-ciri gunung meletus di atas, mungkin inilah yang paling banyak diketahui oleh masyarakat kita. Ya, perubahan sikap atau perilaku pada hewan biasanya menjadi pertanda akan datangnya suatu bencana. 

Percaya atau tidak percaya, ini bukan sekadar isapan jempol saja. Jika banyak hewan yang turun dari gunung, bisa diartikan bahwa aktivitas gunung berapi sedang naik dan suhu di sekitarnya memanas. Sehingga, hewan-hewan tersebut merasa kurang nyaman.

Cara Menghadapi Gunung Meletus

Nah, sekarang kita menuju ke pembahasan utama mengenai cara menghadapi gunung meletus. Simak pembahasan dari Bacaterus berikut ini untuk mengetahui informasi selengkapnya.

1. Kenali Ciri-cirinya

gunung sanggar

Nah, cara menghadapi gunung meletus yang pertama adalah dengan mengenali ciri-ciri dari sebuah gunung berapi yang akan meletus. Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu tanda paling umum adalah turunnya para hewan dari kawasan hutan yang berada di lereng gunung tersebut. Jika kamu melihat peristiwa ini, ada baiknya untuk berhati-hati.

Kalau kamu tinggal tak jauh dari lokasi tempat gunung berapi berdiri, mungkin kamu bisa dengan mudah mengetahui tanda-tanda kalau gunung tersebut akan meletus. Meski begitu, tetap berusaha untuk mencari informasi dari sumber lain seperti berita dari televisi, radio hingga sosial media tentang kondisi terkini dari gunung berapi tersebut. 

Kamu juga bisa manfaatkan aplikasi informasi gempa dan bencana yang bisa diunduh di ponselmu untuk mengetahui kondisi terkini dari aktivitas gunung berapi dan potensi bencana lainnya, lho.

2. Persiapkan Diri untuk Melakukan Proses Evakuasi

Hurricane route marker

* sumber: www.accuweather.com

Jika kamu sudah mengetahui kondisi terkini dari gunung berapinya dan statusnya dinyatakan ada di level yang berbahaya, sebaiknya segera persiapkan diri untuk melakukan proses evakuasi. Ingat, jangan abaikan instruksi dari pemerintah setempat bila peringatan akan datangnya bencana disertai dengan perintah evakuasinya sudah ada.

Letusan gunung terkadang bisa terjadi secara tiba-tiba atau tak dapat diprediksi meski tanda-tandanya sudah terlihat jelas. Sebaiknya mengungsilah ke tempat yang lebih tinggi dan hafalkan rute alternatif untuk menuju ke tempat yang lebih aman. Pastikan seluruh anggota keluarga kamu juga siap untuk melakukan proses evakuasi  ini.

Jangan lupa bawalah peralatan penting seperti selimut atau pakaian hangat, kotak P3K dan obat-obatan yang diperlukan. Oh ya, proses evakuasi ini dapat dilakukan bila kamu tinggal di wilayah yang termasuk dalam zona berbahaya.

Jika tidak, kamu bisa tetap berada di dalam rumah dan sebaiknya tutuplah pintu serta jendela agar tak ada abu vulkanik yang masuk.Oh ya, kalau kamu punya hewan peliharaan, ada baiknya bawa mereka ke tempat penampungan yang dinilai aman.

3. Lindungi Diri dari Material Letusan Gunung

material letusan cara menghadapi gunung meletus

* sumber: wartakota.tribunnews.com

Seperti yang sudah disampaikan di atas, jika kamu hendak keluar ruangan saat letusan gunung akan atau sedang terjadi, sebaiknya segera cari tempat yang aman. Jangan lupa lindungi dirimu dengan menggunakan pakaian dan celana panjang. 

Jika ada, pakailah kacamata pelindung dan masker agar kamu tak terpapar gas beracun atau abu vulkanik dari letusan gunung. Berhati-hatilah juga dengan bebatuan yang dimuntahkan gunung saat meletus, ya.

4. Tetap Tinggal di Tempat yang Aman

shelter

* sumber: www.xinhuanet.com

Nah, saat letusan telah terjadi, usahakan untuk tetap tinggal di tempat yang aman. Jauhi area-area berbahaya, seperti tempat yang dilanda hujan abu vulkanik. For your information, menghirup abu vulkanik bisa membahayakan kesehatan hingga membuat mesin kendaraan kamu menjadi rusak. Jauhilah aliran sungai yang menjadi tempat berkumpulnya material erupsi gunung berapi seperti lahar.

So, tetaplah tinggal di tempat yang dinilai aman, ya. Untuk kamu yang rumahnya masuk zona aman, jangan pergi keluar rumah sebelum situasi di sekitarmu membaik dan ada pernyataan resmi dari pihak terkait bahwa gunung berapi sudah dalam kondisi normal.

5. Bersihkan Sisa Abu Vulkanik

bersihkan abu vulkanik

* sumber: www.japantimes.co.jp

Tahukah kamu, material erupsi berupa abu vulkanik dalam jumlah banyak yang menutupi atap rumah bisa saja membuat rumah roboh. Jadi, setelah situasi aman dan kamu yang mengungsi diperbolehkan pulang ke rumah, sebaiknya usahakan untuk membersihkan rumah dan atapnya  dari sisa abu vulkanik.

Jangan lupa kenakan pakaian yang aman, masker dan kacamata yang bisa melindungi mata kamu  saat akan membersihkan sisa abu vulkanik, ya. Buanglah sisa abu vulkanik ke dalam karung atau kantong sampah. 

6. Tetap Waspada

tetap waspada

* sumber: publicdomainvectors.org

Nah, meski situasi sudah dinyatakan aman, pastikan untuk tetap waspada akan adanya gempa hingga letusan susulan. Seperti yang kita ketahui, bencana kadang bisa terjadi secara tiba-tiba bahkan tidak mudah diprediksi. 

Itulah pembahasan dari Bacaterus tentang cara menghadapi gunung meletus. Ya, menghadapi bencana berupa erupsi dari gunung berapi tidaklah mudah, namun setidaknya, jika kita melakukan hal-hal diatas, kita bisa terhindar dari segala jenis bahaya yang mengancam keselamatan jiwa.

Kalau kamu punya informasi bermanfaat lainnya tentang cara menghadapi gunung meletus, silakan sampaikan langsung melalui kolom komentar yang tersedia di bawah.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar